
"Oh begitu ceritanya Lex, Makasih ya Lex, kamu udah anterin Najwa ke rumah" ucap Endah kepada Alex, dengan mengucapkan terima kasih sudah mengantarkan Najwa ke rumah
"Justru saya yang berterima kasih tante, kalau nggak ada Najwa, mungkin keadaan Mama udah parah di apa-apain sama Siska, tapi menurut Alex, Siska udah mendapatkan balasannya kok dari Najwa, dan Mama minta sama Alex untuk tidak memperpanjang masalah ini" ucap Alex kepada Endah dengan jelas
"Iya Lex, sama-sama, justru gue senang kok bisa bantuin nyokap Lo, Maaf sebelumnya gue nggak nyangka, kalau seorang ibu-ibu yang gue tolong itu, nyokap Lo" ucap Najwa kepada Alex dengan jelas
"Jangan-jangan kalian jodoh, hahaha" ucap Endah kepada Alex dan Najwa, sambil tersenyum dan bercanda, untuk cairkan suasana yang serius
"Ah, Mama apa-apaan sih ma, Najwa jadi malu nih" jawab Najwa kepada Endah, dengan malu-malu
"Hahaha" Najwa, Endah, dan Alex, tertawa bersama
"Oh ya tante, Najwa, Maaf Alex nggak bisa lama-lama, Alex pamit pulang dulu ya tante" ucap Alex kepada Endah, sembari berdiri sambil menyalami tangan Endah
"Iya Lex, hati-hati di jalan ya" jawab Endah kepada Alex dengan tersenyum
"Iya, tante, Alex pamit dulu ya, Oke Najwa, Assalamualaikum" jawab Alex kepada Endah dan Najwa, dengan mengucapkan salam, sebelum menginjakkan kakinya untuk pulang ke rumahnya
"Waalaikumsalam" jawab Endah dan Najwa, dengan menjawab salam dari Alex
__ADS_1
Seiring berjalannya waktu, pagi hari pun datang, dan awan pun mulai berubah, dari gelap menjadi terang, waktu sudah menunjukkan pukul 07.00 WIB, Alex, Najwa, Andre dan Emir, sudah tiba di kampus, dan sudah duduk di dalam ruang perkuliahan, kemudian bersiap-siap untuk menunggu kedatangan dosen, dengan mahasiswa lainnya, untuk perkuliahan dimulai, setelah satu jam kemudian, dosen pun sudah tiba dan sudah menduduki kursi yang ada di dalam ruang perkuliahan, kemudian setelah itu, Bu Lia memberikan tugas kelompok meneliti tentang bisnis.
"Baiklah Ananda sekalian, sekarang ibu akan memberikan Anda semua tugas, tentang meneliti bisnis, terserah bisnisnya apa, bebas, yang penting hasil yang kalian teliti itu bisa memuaskan, sebentar lagi Anda semua akan menyusun skripsi, sebelum menyusun skripsi, alangkah baiknya Ibu memberikan tugas tentang penelitian, supaya kalian paham Bagaimana tentang proposal penelitian, dan penelitian hasil setelah proposal penelitian dilaksanakan, Ibu tidak akan membagikan kelompok baru, tetapi kelompok yang lama itulah kelompok kalian yang sebenarnya hingga akhir tugas kuliah ini selesai" ucap Bu Lia kepada seluruh mahasiswa dengan jelas
Tiba-tiba Najwa Alex Emir dan Andre berbisik-bisik
"Guys, berarti kita satu kelompok lagi dong berempat, kan pakai kelompok yang lama" ucap Najwa kepada Alex, Emir, dan Andre
"Iya, Naj, kita satu kelompok lagi, horeee" jawab Alex kepada Najwa, dengan bahagia secara berbisik-bisik
"Bagaimana Ananda sekalian, Apakah ada pertanyaan, jika tidak ada pertanyaan, lakukan dan laksanakan tugas yang sudah Ibu perintahkan dengan baik, cukup dulu perkuliahan kita sampai di sini, Akhir kata wabillahi Taufik walhidayah, Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh" ucap Bu Lia dengan menutup perkuliahan, dan memberikan salam kepada seluruh mahasiswa
"Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh" jawab seluruh mahasiswa menjawab salam dari Ibu Lia
"Oh ya, ndre, Gimana hasil bisnis yang kita kelola ini aja, kita masukkan pada penelitian tugas kita, termasuk yang waktu itu kita kerjakan di Bali, bersama kedua orang tua Lo, gimana guys ?" tanya Emir kepada Andre Najwa dan Alex
"Boleh juga tuh Mir, kan persentasi dengan hasil bisnis yang kita kelola waktu itu, lumayan bagus juga" jawab Andre kepada Emir dengan menyetujui pendapat Emir
"Iya Besti, gue setuju, apalagi di laporan notulen dan hasil dokumentasi kita, serta bukti fisik yang lainnya mengatakan dan menggambarkan ide kita bagus waktu itu" ucap Najwa kepada Emir, dengan jelas dan menyetujui pendapat Emir
__ADS_1
"Gue juga setuju Mir, apalagi waktu itu pendapat kita berempat didengar, dan langsung ditandatangani kontraknya sama pengusaha yang lainnya, gokil banget nih, kalau kita bahas tentang penelitian ini" ucap Alex kepada Emir, dengan penuh semangat dan menyetujui pendapat Emir
Sembari Emir, Najwa, Andre, dan Alex sedang merencanakan tentang penelitian, yang akan mereka kerjakan, tiba-tiba Fani dan teman-temannya terbesit untuk melakukan kejahatan dan akan mencelakai Emir.
"Guys kalian dengarkan barusan, barusan Emir, Andre, Alex, dan Najwa, mereka bersenang-senang mengelola bisnis di Bali, apa kalian nggak panas melihat kebahagiaan mereka, dan mereka bersama selalu melawan dan menentang kita, dan nggak mau kalah sama kita, kalau gue sih panas, pengennya menyakiti dan mencelakai Emir, gimana guys ?" tanya Fani kepada teman-temannya
"Iya panas lah Fan, Gue benci banget sama Emir, dan Najwa, Andre, dan Alex, Gue benci mereka berempat, dan gue dengan senang hati mendukung Lo, jika Lo mau mencelakai Emir" ucap Siska kepada Fani,.dengan menaruh dendam kepada Emir dan Najwa
"Guee pasti dukung Lo Fan" jawab Eli kepada Fani, dengan menaruh dendam kepada Emir dan Najwa
"Gue juga setuju, ngomong-ngomong langkah kita apa ya untuk mencelakai Emir ?" tanya kira kepada Fani dan teman-temannya
"Gue ingin dorong Emir dari tangga, kalau gue lihat-lihat Emir kan suka ke toilet sendiri, dari tanggal sebelah, gue sendiri yang akan dorong dia, gue yakin, setelah gue melakukan ini, pasti Emir cedera, dan untuk penelitian bisnisnya pasti amburadul, secara gitu teman-temannya pasti sibuk mengurus Emir, Begitu juga dengan adik-adiknya yang blagu itu" Ucap Fani Kepada Teman-temannya dengan berencana mencelakai Emir
"Yakin Lo Fan, mau lakuin itu ?" tanya Eli kepada Fani dengan serius
"Yakin dong Li, Lo tenang aja, gue yang turun tangan untuk mendorong Emir dari tangga tersebut, dan Lo sama teman-teman yang lainnya, menyaksikan aja, apa yang akan gue lakukan sama si Emir sombong, rakyat jelata itu" ucap Fani dengan keras kepada Eli
"Oke Fan kita setuju" jawab Eli, Qhira, dan Siska, dengan menyetujui kejahatan yang akan dilakukan oleh Fani, kepada Emir untuk mencelakai Emir
__ADS_1
"Awas lo Emir, gue bikin Lo cedera, dan gue akan hancurkan, rencana penelitian bisnis Indah kalian tersebut" ucap Fani kepada teman-temannya, sambil menatap ke arah Emir, Najwa, Andre, dan Alex, untuk mencelakai Emir, dan menghancurkan rencana penelitian yang sudah dibangun Emir, Andre, Alex, dan Najwa
"Hahaha" Fani, Qhira, Eli, dan Siska, tertawa bersama, dengan rencana jahat yang sudah mereka rancang, untuk mencelakai Emir