Gadis Pejuang Bisnis Kecantikan MLM

Gadis Pejuang Bisnis Kecantikan MLM
BAB 127 Gagal Menghancurkan Bisnis Yang Sedang Dikelola


__ADS_3

Hari pun terus berlalu, tibalah saatnya Arman bertemu dengan pengusaha yang lainnya, lalu membahas tentang hubungan antara bisnis properti dengan bisnis kecantikan, kemudian berbincang-bincang dan bersantai ditempat sebuah cafe.


"Begini, Pak, saya rasa kerjasama antara bisnis properti dengan bisnis kecantikan lebih baik dihentikan, karena saya melihat pandangan ke depannya tidak baik untuk bisnis properti yang sedang kita jalani" ucap Arman kepada pebisnis dan pengusaha yang lainnya


"Loh, kenapa ? kok begitu Pak ?" tanya salah satu pengusaha kepada Arman


"Bisnis kecantikan yang lagi viral, dan bekerja sama dengan properti pada saat sekarang ini, tidak akan bisa menjangkau target pemasaran kita berikutnya, kita lihat saja upline yang berkecimpung di sana masih muda, dan ada yang masih kuliah, saya rasa anak-anak yang sedang berkecimpung menjadi upline di kecantikan tidak akan bisa mencapai target pemasaran properti ke depannya" ucap Arman kepada pebisnis dan pengusaha lainnya


"Tetapi setelah saya lihat-lihat kerjasama antara bisnis properti dengan kecantikan itu sangat unik, sehingga keunikan tersebut sangat bermanfaat untuk properti yang sedang kita jalani ini" jawab salah satu pengusaha kepada Arman


"Iya, untuk sementara ini kita mendapatkan keuntungan, tetapi kedepannya kita bakal rugi, apalagi bisnis kecantikan dipimpin oleh upline muda, saya sebut saja namanya Emir, dia terlalu muda, anak seumuran seperti itu ia masih labil dalam mengelola bisnis, Apalagi saya pernah mendengar berita miring tentang Emir" ucap Arman kepada salah satu pengusaha tersebut, dengan memfitnah Emirat


"Berita miring tentang apa Pak ?" tanya salah satu pengusaha tersebut kepada Arman


"Oh, jadi Bapak belum tahu, si Emir itu dia pernah melakukan hubungan terlarang dengan pria lain, sehingga berita tersebut pernah viral" ucap Arman kepada salah satu pengusaha tersebut


"Oh ya, Masa sih Pak, saya nggak percaya, kalau saya lihat anaknya baik dan bekerja keras, skillnya juga bagus untuk mengelola bisnis" ucap salah satu pengusaha tersebut kepada "Arman


"Iya, kelihatan di luar memang begitu Pak, tetapi aslinya iya sering di dunia gelap" jawab Arman kepada salah satu pengusaha tersebut, dengan memfitnah Emir


Tak lama kemudian Pak Indra datang atau papa Andre, dan langsung menghampiri Arman, kebetulan pada hari ini ia mengikuti pertemuan antara pengusaha dan pebisnis properti

__ADS_1


"Itu tidak benar pak" ucap Indra kepada salah satu pengusaha tersebut, dengan membela Emir


"Pak Indra" ucap salah satu pengusaha tersebut, dengan bersalaman dengan Indra


"Iya, Pak, selamat siang" ucap Indra kepada salah satu pengusaha tersebut dengan serius


"Berita yang disampaikan oleh Bapak Arman tentang Emir tidaklah benar pak, karena saya sangat mengenali watak Emir seperti apa, dia anak yang baik, pekerja keras, suka membantu sesama, soleha, dan satu hal lagi ia juga cerdas" ucap Indra kepada salah satu pengusaha tersebut, dengan menjelaskan tentang watak Emir


"Alah, Pak Indra tahu apa tentang Emir, jangan sok tahu !!!" ucap Arman kepada Indra dengan emosi


"Saya bukannya sok tahu, tetapi saya punya bukti tentang sifat baik Emir, dan saya juga punya bukti bahwa fitnah yang Bapak ajukan tentang Emir itu tidak benar !!!" ucap Indra kepada Arman dengan tegas


"Bapak Ingat nggak, dulu saya pernah memberikan laporan hasil kegiatan tender saya waktu di Bali, dan saya berhasil mendapatkan tender tersebut, dengan para pebisnis kecantikan yang lainnya, sehingga perusahaan saya di ambang kehancuran tidak jadi hancur Pak, Karena semua itu berkat Emirlah yang membantu saya, dia hanya seorang mahasiswa biasa, pada waktu itu ia hanya pebisnis pemula dalam menjalankan bisnis kecantikan, tetapi ia anak yang cerdas, Teguh, ulet, dan keyakinannya kuat di dalam menempuh pendidikan, sambil berbisnis kecil-kecilan, dan iya juga sabar dan ikhlas dalam melakukan hal-hal yang lain" ucap Indra kepada salah satu pengusaha tersebut, dengan menjelaskan tentang kepribadian Emir di dalam bersikap, di dalam pendidikan, dan di dalam berbisnis


"Sudahlah, Pak Indra nggak usah mengada-ngada !!!" ucap Arman dengan kesal kepada Indra


"Saya tidak mengada-ngada Pak Arman, justru saya punya semua buktinya" ucap Indra kepada Arman dengan tegas


"Ini buktinya Pak" ucap Indra kepada salah satu pengusaha tersebut, dengan memperlihatkan bukti-bukti tersebut di ponselnya kepada pengusaha yang ada di dekatnya


"Terima kasih atas klarifikasinya pak" ucap salah satu pengusaha tersebut kepada Indra, dengan mengucapkan terima kasih

__ADS_1


"Sama-sama Pak, betapa ruginya kita, jika kita tidak bekerja sama dengan upline kecantikan" ucap Indra kepada salah satu pengusaha tersebut, dengan menyindir Arman


"Kalau begitu kita tetap maju ya Pak Indra, kerjasama dengan bisnis kecantikan, semoga kerjasama ini bisa menjadi berkah untuk kita semua, amin" ucap salah satu pengusaha tersebut kepada Indra, dengan berdoa yang terbaik untuk bisnis yang sedang dikelola


"Amin ya robbal alamin" jawab Indra dengan mengaminkan doa dari salah satu pengusaha tersebut


"Kalau begitu saya permisi dulu ya Pak Indra" ucap salah satu pengusaha tersebut, kepada Indra dengan berpamitan pergi dari hadapannya


"Iya, Pak, mari, silakan" jawab Indra dengan ramah tamah, kepada salah satu bapak pengusaha tersebut


"Bapak Arman yang terhormat, saya tahu anak Anda sangat membenci Emir !!! dan saya minta sama anda tetap profesional di dalam bekerja !!!" ucap Indra kepada Arman dengan tegas


"Anak Anda juga bekerja sama dengan Emir, untuk memenjarakan anak dan istri saya !!! saya tidak akan pernah lupa, apa yang udah dilakukan Emir dan juga anak anda !!! karena anak Anda juga sudah berani kurang ajar kepada anak saya Siska !!!" teriak Arman kepada Indra dengan keras


"Anak Anda memang pantas diperlakukan seperti itu !!! dan memang pantas sudah masuk penjara !!! Begitu juga dengan istri Anda, karena istri anda dan juga anda sudah mengajarkan hal yang tidak benar kepada anak anda sendiri !!! sehingga anak Anda nggak bisa membedakan mana yang baik dan mana yang buruk !!! ingat anak anda sudah melakukan kejahatan, dan hampir menghilangkan nyawa Emir dan Najwa, tindakan yang dilakukan oleh anak saya menolong Emir itu sudah benar !!!" ucap Indra kepada Arman dengan tegas


"Jika anda ingin menghancurkan Emir, tidak semudah itu Pak Arman !!! karena anak yang baik selalu dalam lindungan Allah Subhanahu Wa Ta'ala !!! ingat dan camkan itu baik-baik !!!Berpikirlah yang jernih dan jangan bertindak yang bodoh !!!" ucap Indra kepada Arman dengan tegas


"Tutup mulut Anda !!!" teriak Arman kepada Indra dengan keras


Anda ini sangat mirip sekali dengan istri Anda !!! cara anda membalas omongan orang sangat murahan !!! Pak Arman yang terhormat, Saya mengakui Anda cerdas, dan jangan menjatuhkan diri Anda untuk menuruti kejahatan anak dan istri anda !!! camkan itu baik-baik !!! saya permisi dulu" ucap Indra kepada Arman dengan tegas, lalu berbalik arah dan Pergi dari hadapan Arman

__ADS_1


__ADS_2