Gadis Pejuang Bisnis Kecantikan MLM

Gadis Pejuang Bisnis Kecantikan MLM
BAB 33 Minta Maaf Dan Bertengkar


__ADS_3

"Hai, besti" ucap Najwa sambil menyapa Emir


"Hai juga besti" jawab Emir kepada Najwa


"Pagi banget Lo datang ke kampus Mir" ujar Najwa kepada Emir


"Iya, Naj"jawab Emir kepada Najwa


"Pagi ini gue mau ke ruang dekan dulu, untuk memperlihatkan bukti-bukti ini secara langsung kepada Pak dekan" ujar Emir kepada Najwa


"Iya, Mir, nggak apa-apa, itu jauh lebih baik, walaupun gue udah klarifikasi di media sosial, tapi memperlihatkan secara langsung itu jauh lebih baik kok" jawab Najwa kepada Emir


Sembari Emir dan Najwa sedang berbincang-bincang, tiba-tiba para mahasiswa datang ke dalam ruang kuliah, untuk meminta maaf kepada Emir dan Najwa.


"Mir, gue minta maaf ya, udah ngatain Lo yang macem-macem, ternyata kenyataannya nggak seperti itu, gue malu banget Mir" ucap salah satu mahasiswa kepada Emir


"Nggak apa-apa kok, santai aja kali, gue udah maafin kalian kok" jawab Emir kepada seluruh mahasiswa yang menghampirinya


"Maafin kita ya Mir" ucap mahasiswa secara serentak


"Iya, sama-sama" jawab Emir kepada mahasiswa yang datang menghampirinya


"Kalau gitu kita keluar dulu ya Mir" ucap salah satu mahasiswa kepada Emir


"Iya, silakan" jawab Emir kepada salah satu mahasiswa


Tiba-tiba Siska, Fani, Eli dan Qhira datang menghampiri Emir dan Najwa, lalu mereka marah-marah dan mencari keributan.


"Udah puas Lo masukin kita ke penjara !!!" ujar Siska dengan kasar kepada Emir


"Hai, Sis, udah keluar Lo dari penjara, delamat ya atas kebebasannya" ucap Emir kepada Siska, sambil menyindir Siska dan teman-temannya


"Udah deh, jangan sok polos Lo !!! gue nggak akan segan-segan ya Mir kasih pelajaran sama Lo !!!" ucap Siska kepada Emir


"Pelajaran apa yang bakal Lo kasih sama gue ?" ucap Emir kepada Siska dengan tegas


Tiba-tiba Siska mendorong Emir hingga Emir terjatuh


"Aduh !!!" ucap Emir kesakitan, setelah didorong oleh Siska dan terjatuh ke lantai


"Cukup, Sis !!!" teriak Najwa kepada Siska

__ADS_1


"Mau apa Lo Naj" ucap Siska dengan berteriak kepada Najwa


Najwa pun tidak bisa menahan amarahnya, dan secara Ligatnya Najwa menampar Siska dengan emosi, lalu mendorong Siska hingga terjatuh ke lantai


"Aduh !!!" teriak Siska setelah ditampar Najwa, dan didorong oleh Najwa jatuh ke lantai


"Dan seharusnya yang harus dikasih pelajaran itu adalah Lo Sis, Lo yang kurang ajar dan Lo yang udah keterlaluan, berani-beraninya Lo meracuni gue, gue nggak nyangka aja Lo sejahat ini, dan sekarang kalau Lo nyakitin Emir, gue nggak bakal tinggal diam, gue pasti balas Lo, dan gue nggak bakal biarkan kalian menyakiti Emir !!!" ucap Najwa kepada Siska dan teman-temannya dengan tegas, sambil menunjuk Siska dan teman-temannya


Lalu setelah itu, Fani Mengayunkan tangannya dan akan menampar Najwa, tetapi tiba-tiba Emir berdiri dan menangkis tangan Fani, lalu menampar Fani dengan emosi.


"Aduh, aw !!!" teriak Fani merasa kesakitan dan sambil memegang pipinya


"Kalian udah lama di penjara ya, mungkin kalian kangen dengan tamparan gue !!!" ucap Emir kepada Fani dan teman-temannya


Lalu tiba-tiba Eli menyiram wajah Emir dengan air mineral yang yang ada di dalam tasnya


"Rasain Lo !!! gue bisa aja ya Mir melakukan hal yang kejam dari ini !!! kalau Lo berani macam-macam sama kita !!!" ucap Eli dengan kasar kepada Emir


Lalu Emir mendekati Eli, kemudian menampar Eli dengan emosi


"Aduh, aw !!!" ucap Eli merasa kesakitan setelah ditampar oleh Emir


Tiba-tiba Emir menggertak Qhira, tetapi Qhira pun merasa ketakutan, sehingga ia menyuruh teman-temannya untuk pergi dari hadapan Emir dan Najwa.


"Mau apa lo Qhir ? apa Lo juga mau merasakan tamparan dari gue, sebelum gue nampar Lo, gue kasih peringatan dulu sama Lo, jangan salahkan gue, jika setelah gue nampar Lo, Lo bakalan pingsan !!!" ucap Emir kepada Qhira


"Ayo, Guys, kita pergi dari sini" ujar Qhira kepada teman-temannya


"Lo gak apa-apa Mir ?" tanya Najwa kepada Emir


"Nggak apa-apa kok Naj, oh ya Naj, Lo gue tinggal dulu ya, gue mau ke ruangan Pak dekan" ucap Emir kepada Najwa


"Oke, Mir, lanjut" jawab Najwa kepada Emir


Setelah 1 jam kemudian, Emir sudah selesai menjelaskan kepada Pak dekan mengenai perihal yang ia alami, beberapa jam setelah perkuliahan usai, Emir dan Najwa pulang ke rumah masing-masing, kemudian melaksanakan aktivitas masing-masing.


Setelah selesai klarifikasi masalah di kampus, tak lupa pula setiba Emir di pabrik ia langsung pergi ke ruangan direktur, dan menjelaskan kepada Bu Direktur mengenai berita hoax tentang dirinya.


Tak Berapa lama kemudian, Emir lanjut bekerja, namun sebelum bekerja, rekan kerja Emir yang ada di pabrik, memohon maaf atas pertanyaan-pertanyaan yang menuding dirinya, namun Emir seorang gadis yang baik hati dan tidak pernah menaruh dendam kepada siapapun, ia memaklumi atas kejadian yang menimpa dirinya.


"Alhamdulillah, akhirnya masalah Lo terselesaikan juga ya Mir" ucap Ena kepada Eni

__ADS_1


"Alhamdulillah, Mbak, Allah selalu membantu Emir" jawab Emir kepada Ena


"Gue yakin Mir, setelah ini pasti bisnis Lo naik lagi" ucap Ena kepada Emira


"Amin ya Allah" jawab Emir kepada Ena mengaminkan doa dari Emir


Waktu pulang dari pabrik pun sudah datang, saatnya Emir bersiap-siap diri dan bergegas untuk pulang.


"Mbak, Emir duluan pulang ya Mbak" ucap Emir kepada Ena


"Oke, Mir, lanjut" jawab Ena kepada Emir


Lalu setelah itu,vEmir menelpon Bude Iin dengan video call, dan lanjut video call dengan Najwa.


"Assalamualaikum, bude" Emir mengucapkan salam kepada bude Iin


"Waalaikumsalam, Emir" jawab Bude Iin kepada Emir


"Oh ya, Bude, nanti malam Emir Mau antarkan pakaian laundry, yang udah siap nih dikerjain sama Chika" ucap Emir kepada Bude Iin


"Oke, Mir, Bude tunggu ya di tempat laundry" jawab Bude Iin kepada Emir


"Assalamualaikum, bude" ucap Emir kepada Bude Iin


"Waalaikumsalam" jawab Bude Iin kepada Emir


"Saatnya gue telepon Najwa" ucap Emir kepada dirinya sendiri


"Assalamualaikum, besti" ucap Emir kepada Najwa


"Waalaikumsalam, besti, Ada apa ya besti ?" tanya Najwa kepada Emir


"Nanti malam gue mampir ke rumah Lo ya, kebetulan nih gue sambil nganterin pakaian laundry ke tempat Bude Iin" ucap Emir kepada Najwa


"Oke, besti, gue tunggu di rumah ya" ucap Najwa kepada Emir


"Oke, besti, gue tutup dulu ya telepon nya, Assalamualaikum" ujar Emir kepada Najwa


"Waalaikumsalam" jawab Najwa kepada Emir


Sore sudah berganti dengan malam, saatnya Riris, Arman, dan Siska, sudah bersiap-siap untuk memberi perhitungan kepada Najwa dan keluarganya di rumah Najwa, namun secara bersamaan, Emir juga datang ke rumah Najwa, sambil ia mengantarkan pakaian laundry yang sudah siap dikerjakan oleh Chika, ke tempat laundry Bude Iin, kemudian setelah itu, ia mampir ke rumah Najwa, lalu ia bertemu dengan Siska dan orang tuanya.

__ADS_1


__ADS_2