Gadis Pejuang Bisnis Kecantikan MLM

Gadis Pejuang Bisnis Kecantikan MLM
BAB 73 Ujian Semester Dimulai Lalu Dihukum, Dan Bertengkar


__ADS_3

Waktu sudah menunjukkan pukul 08.00 WIB, saatnya ujian semester dimulai, Emir, Najwa, Andre, dan Alex, serta mahasiswa lainnya sudah bersiap-siap untuk mengikuti ujian dan duduk di kursi yang sudah disediakan di ruang ujian.


"Baiklah, Ananda sekalian, Apakah anda semua sudah siap ujian ?" tanya ibu pengawas yang bertugas untuk mengawasi ujian


"Sudah siap bu" jawab peserta ujian dengan serentak


"Baiklah, sebelum ujian dimulai, tolong kumpulkan semua catatan yang berhubungan dengan ujian, dan ponselnya dinonaktifkan" ucap Ibu pengawas, memberi peringatan sebelum ujian dimulai


Tak Berapa lama kemudian, ujian pun dimulai, Emir, Najwa, Andre, dan Alex melaksanakan ujian dengan konsentrasi dan teliti, setelah 30 menit ujian dimulai, Fani, Eli, Qhira, dan Siska kebingungan menjawab soal ujian, karena mereka tidak belajar, lalu mereka berempat mencoba untuk membuka contekan yang sudah mereka siapkan dari rumah, namun hal tersebut diketahui oleh ibu pengawas yang sedang bertugas mengawasi peserta ujian.


Ibu pengawas berjalan mendekati ke arah Fani, lalu menemukan hasil contekan dan ujian Fani gagal.


"Fani, apa yang ada di bawah lembar jawaban kamu ?" tanya ibu pengawas kepada Fani dengan wajah yang suram


"Nggak ada apa-apa bu" jawab Fani dengan gugup kepada Ibu pengawas


"Angkat lembar jawaban ujian kamu" ucap Ibu pengawas kepada Fani dengan tegas


Fani pun mengangkat lembar ujiannya dengan merasa ketakutan.


"Sini lembar jawaban kamu, dan silakan keluar dari ruangan ini !!!" ucap Ibu pengawas dengan tegas kepada Fani


"Tapi Bu" tanya Fani dengan gugup kepada Ibu pengawas


"Tidak ada tapi-tapian !!! sekarang keluar dari ruangan ini !!!" ucap Ibu pengawas dengan tegas kepada Fani


Fani keluar dari ruangan ujian, dan ibu pengawas bersiap-siap mengambil lembar jawaban Fani, lalu kembali duduk di kursi yang sudah disediakan.


"Jika ada melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan sama Fani, Saya tidak akan segan-segan untuk mengambil lembar jawaban anda, dan anda dinyatakan gagal ujian" ucap Ibu pengawas kepada seluruh peserta ujian, yang ada di dalam ruangan ujian


tak Berapa lama kemudian hal yang mencurigai datang menghampiri Eli, dan Qhira, kebetulan mereka duduk bersebelahan, dan Siska terpencil duduk di belakang, tak Berapa lama kemudian ibu pengawas beranjak dari tempat duduknya, lalu melangkahkan kakinya mendekati Eli dan Qhira

__ADS_1


"Eli, Qhira, angkat lembar jawaban kalian" ucap Ibu pengawas, dengan tegas dan mata yang tajam kepada Eli dan Qhira


"Gak ada apa-apa kok Bu" ucap Eli kepada Ibu pengawas dengan gugup


"Iya, Bu" ucap Qhira kepada Ibu pengawas dengan gugup


"Angkat !!!" teriak Ibu pengawas kepada Eli dan Qhira dengan tegas


"Sini lembar jawaban kalian, dan silakan keluar dari ruangan ini, dari tadi saya sudah memberikan peringatan, tetapi tidak kalian hiraukan, keluar !!!" teriak Ibu pengawas kepada Eli dan Qhira dengan tegas, sambil mengusir Eli dan Qhira keluar dari ruangan, dan dinyatakan gagal dalam ujian


Hal yang sama dilakukan oleh ibu pengawas kepada Siska, ia mencoba mendekati Siska, dan mengambil lembar jawaban Siska, lalu mengusir Siska keluar dari ruangan ujian.


"Keluar kamu dari ruangan ini !!! kamu saya nyatakan gagal dalam mengikuti ujian hari ini !!!" ucap Ibu pengawas kepada Siska dengan mata yang tajam, dan perkataan yang tegas, sehingga membuat Siska menjadi terkejut


"Iya Bu" jawab Siska kepada Ibu pengawas dengan gugup


"Keluar !!!" teriak Ibu pengawas dengan tegas kepada Siska


Setelah beberapa jam kemudian, ujian pun telah usai, Waktunya seluruh mahasiswa yang mengikuti ujian istirahat, lalu melanjutkan ujian berikutnya, Emir, Najwa, Andre, dan Alex mereka bergegas untuk pergi ke kantin, kebetulan Alex seruangan dengan Fani dan teman-temannya di dalam ujian.


"Guys, Tadi Fani sama teman-temannya diusir keluar dari ruang ujian" ucap Alex kepada Emir, Najwa, dan Andre


"Kok bisa Lex ?" tanya Najwa kepada Alex dengan penasaran


"Mereka kayak bikin contekan kecil gitu, lalu diselipin di bawah lembar jawabannya, lalu kedapatan sama ibu pengawas, dan mereka langsung divonis gagal ujiannya" jawab Alex kepada Najwa


"Ada-ada aja, semoga aja kita terhindar dari hal-hal yang seperti itu" ucap Emir kepada Alex, Najwa, dan Andre


"Iya, betul Mir, karena hal tersebut bisa merugikan diri kita sendiri, seperti yang udah terjadi sama Fani dan teman-temannya" jawab Andre dengan menyambung kata-kata dari Emir


Sembari Emir, Najwa, Andre, dan Alex sedang berbincang-bincang, tiba-tiba Fani dan teman-temannya datang ke kantin dan marah-marah kepada semua orang yang ada di kantin.

__ADS_1


"Apa Lo liat-liat !!!" ucap Fani kepada semua orang yang makan di kantin dengan suara keras


"Puas kalian semua, lihat gue diusir sama teman-teman gue dalam ujian !!!" ucap Eli dengan suara keras, dan mata yang melotot kepada mahasiswa yang sedang makan di kantin


Qhira mendengar salah satu mahasiswa yang mengatakan bahwa mereka berempat gila.


"Kenapa tuh orang ?" ucap Celine bertanya kepada Rika dengan berbisik


"Nggak tahu, gila tuh orang" jawab Rika kepada Celine, dengan wajah yang sensitif kepada kira dan teman-temannya


"Lo bilang apa barusan !!!" tanya Qhira kepada Rika, dengan suara keras dan gaya yang sombong


"Nggak ada kok" jawab Rika kepada Qhira dengan ketakutan


"Dia bilang Lo gila Qhir" ucap Siska kepada kira dengan menyambung perkataan dari Rika


Lalu tiba-tiba Qhira menampar Rika dengan emosi


"Aduh, aw !!!" teriak Rika dan memegang pipinya setelah ditampar oleh Qhira


"Rasain Lo !!! Enak aja Lo bilang gue gila !!! Lo jangan macam-macam sama gue !!!" ucap Qhira kepada Rika dengan mengancam Rika


Tak lama kemudian, Siska menghampiri Emir, Najwa, Andre, dan Alex, seperti biasanya mereka selalu mencari gara-gara dengan Emir, dan Najwa, Andre, dan Alex


"Kalian pasti puas juga kan, dan tertawa dengan kejadian yang menimpa gue dan teman-teman gue !!!" ucap Siska kepada Alex, Emir, Najwa, dan Andre


"Lo kenapa Sis, kok marah-marah, Lo yang berbuat salah dalam ujian, kok marahnya sama kita semua ya yang ada di sini, Lo yang bego dalam ujian, Kok nyalahin kita ya, Emang pantes Lo dibilang gila !!!" ucap Alex kepada Siska dengan emosi


Tiba-tiba Siska Mengayunkan tangannya, dan akan menampar Alex, tetapi di tangkis oleh Najwa, lalu Siska ditampar balik oleh Najwa


"Aduh, aw !!!" teriak Siska memegang pipinya setelah ditampar oleh Najwa

__ADS_1


"Pergi Lo dari sini !!!" ucap Najwa dengan tegas kepada Siska


__ADS_2