
"Ya sudah yuk, dek, kita lanjutkan pulang ke rumah" ucap Chika kepada Pinkan, dengan mengajak pulang
"Yuk, Kak" sambung Pinkan kepada Chika, dengan melangkahkan kaki mereka, untuk pulang ke rumah masing-masing
Waktu terus berjalan dari hari ke hari, dari bulan ke bulan, sehingga tibalah waktunya Emir, Najwa, Andre, dan Alex, selesai penelitian, lalu mereka bersiap-siap untuk pulang ke rumah masing-masing.
"Alhamdulillah, akhirnya kita selesai juga ya teman-teman penelitiannya, semoga kedepannya kita sukses" ucap Andre kepada Emir, Najwa, dan Alex, sembari ia bersyukur kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala
"Alhamdulillah, amin ya Allah" jawab Emir kepada Andre, dengan mengucapkan rasa syukur kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala
"Gimana guys, udah selesai apa belum packingnya ?" tanya Alex kepada Andre, Emir, dan Najwa, sembari ia bersiap-siap untuk pulang
"Gue udah siap kok, Lex" jawab Najwa kepada Alex dengan santai
"Sama, gue juga udah siap" sambung Emir kepada Alex dengan santai
"Oke, gue juga udah ready" sambung Andre kepada Alex dengan santai
"Kalau begitu, yuk kita berangkat" ucap Alex kepada Andre Emir dan Najwa
"Oke, yuk capcus" ucap Andre Emir Najwa secara serentak
Sembari di perjalanan pulang, Emir dan Najwa mencek daftar downline baru, yang mereka dapatkan semenjak penelitian di daerah terisolir.
"Kira-kira berapa downline yang Lo dapatkan Mir ? semenjak penelitian di sini ?" tanya Najwa kepada Emir dengan serius, sembari ia sedang memegang ponselnya, untuk mengecek downline baru
__ADS_1
"Alhamdulillah, gue udah mendapatkan 17 downline di sini" jawab Emir kepada Najwa, sembari ia sedang memegang ponselnya, untuk mencet online baru yang masuk
"Kalau Lo sendiri udah berapa naj ?" tanya Emir kepada Najwa dengan serius
"Alhamdulillah, gue udah mendapatkan 15 downline di sini" jawab Najwa kepada Emir dengan santai
"Hebat kalian, ibarat kata sambil menyelam minum air, hehehe" ucap Alex kepada Emir dan Najwa, dengan memuji Emir dan Najwa
"Iya, gue kagum sama kalian berdua, masih aja kepikiran untuk menjalankan bisnis sambil penelitian, di mana-mana mahasiswa kalau masalah skripsi pasti mereka galau, tetapi kalian masih menyempatkan untuk mencari uang" ucap Andre kepada Emir dan Najwa, dengan memuji Emir dan Najwa Mari ia sedang menyetir mobil
"Nggak juga kok guys, gue sama Najwa udah menganggap bisnis MLM ini sebuah kebutuhan pokok, dan skripsi yang sedang kita teliti ini, anggaplah itu juga sebuah kebutuhan pokok, dan jangan menganggap skripsi ini sebagai beban kita, nanti yang ada kita malah sakit kepala" ucap Emir kepada Andre, Alex, dan Najwa, dengan memberikan saran yang tepat
"Andre sama Alex Benar kok, Mir, awalnya gue juga stres memikirkan skripsi yang sedang kita jalankan, untung aja gue selalu konsultasi sama Lo, yang tadinya gue stres, jadinya gue bisa tenang menghadapi skripsi sambil berbisnis, makasih ya besti supportnya" ucap Najwa kepada Emir dengan memuji Emir
"Sama-sama besti, tapi ya sudahlah jangan terlalu dipuji, gue malu juga jadinya, hahaha" ucap Emir kepada Najwa Andre dan Alex sembari dia sedang tertawa
"Oh ya, Mir, Lo kapan memberi pembekalan buat downline baru ?" tanya Najwa kepada Emir, sembari ia sedang duduk santai di dalam mobil
"Insya Allah, rencananya besok, emang kenapa Naj ?" Emir balik bertanya kepada Najwa, sembari ia sedang duduk santai di dalam mobil
"Rencananya kalau Lo mau pembekalan buat downline baru, gue ikut Lo aja, supaya downline gue yang baru juga bisa ikut sekalian, karena kalau Lo yang menyampaikan untuk pembekalan baru, pasti jauh lebih jelas dan jauh lebih memahami dari pada gue" ucap Najwa kepada Emir dengan serius
"Oke, tenang aja nanti gue kabarin Lo" jawab Emir kepada Najwa dengan jelas
"Sekalian, Mir, gue juga minta tolong promosikan juga template gue pada downline baru" sambung Alex kepada Emir, dengan meminta tolong mempromosikan usaha templatenya
__ADS_1
"Oke, sip, Lo tenang aja nggak usah khawatir" jawab Emir kepada Alex dengan tenang
"Oh ya, Naj, brosur Lo yang kemarin ada tersisa nggak ?" tanya Emir kepada Najwa dengan serius
"Ada, MMir, ekitar 10 lembar, emang kenapa ?" Najwa bertanya balik kepada Emil
"Brosur gue juga masih ada sisa, sekitar 12 lembar, nanti kalau kita berhenti di rumah makan, kita kasih aja sama pegawai yang ada di rumah makan, atau sama kasirnya juga boleh" saran Emir kepada Najwa, dengan memberikan brosur kepada pegawai rumah makan, dan kepada kasir yang ada di rumah makan
"Oke, boleh juga ide Lo, terserah mereka mau beli produk atau mau daftar jadi member, atau nggak ada sama sekali, yang penting kita udah promosi kan" ucap Najwa kepada Emir dengan tersenyum manis
"Ya,betul besti, kita nggak boleh down, jika ada yang gak beli produk, kita tetap semangat" sambung Emir kepada Najwa, dengan memberikan semangat
"Kalau gue lihat-lihat bisnis kecantikan MLM ini tidaklah gampang, tetapi kalian bisa melalui fase-fase yang sulit, itu gimana caranya ?" tanya Andre kepada Emir dan Najwa serius
"Oke, suhu, silakan dijawab, hehehe" ujar Najwa kepada Emir dengan bercanda
"Ya, intinya kita harus semangat promosi setiap hari, walaupun pada saat kita promosi gak ada yang beli, tetapi harus semangat dan promosi terus menerus, karena jantungnya bisnis itu adalah promosi, bukan untuk promosi bisnis kecantikan aja, bisnis apapun itu, dalam tanda kutip bisnis yang halal dan tidak merugikan orang lain" jawab Emir kepada Andre dengan tersenyum manis
"Pada saat zaman sekarang ini banyak keraguan di kalangan masyarakat, tentang bisnis online yang sedang dikelola oleh banyak orang, karena semakin banyak penipuan yang beredar di mana-mana, jadi kita sebagai upline atau supervisor di dalam bisnis, kita harus pintar pintar untuk mengambil hati masyarakat, supaya ia mau bergabung di dalam bisnis yang kita kelola, seperti menjalankan pelayanan intensif" jawab Emir kepada Andre dengan jelas
"Pelayanan intensif itu kayak apa, Mir, sorry gue nggak ngerti ?" tanya Andre kepada Emir dengan serius
"Pelayanan intensif contohnya baik itu di media sosial ataupun brosur secara offline, kita menaruh nomor WhatsApp, sehingga bisa dihubungi oleh calon member kita, nah ketika calon member kita menghubungi kita, kita nggak pernah bosan untuk perkenalan diri, atau bahkan untuk memperkenalkan produk-produk yang akan kita tawarkan kepada calon member, dan reward yang akan didapatkan oleh calon member, ketika ia berhasil mencapai suatu target tertentu dalam mengelola bisnis, yang sudah kita ajarkan kepada mereka" jawab Emir kepada Andre dengan jelas dan tepat
"Wah, dapat ilmu baru kita dari upline Emir" ujar Najwa dengan memuji sahabatnya
__ADS_1
"Iya, Naj, gue sama Andre jadi terinspirasi juga, untuk semangat mengembangkan bisnis yang sedang kita geluti" sambung Alex kepada Najwa