Gadis Pejuang Bisnis Kecantikan MLM

Gadis Pejuang Bisnis Kecantikan MLM
BAB 44 Bertengkar Dan Datang Membela


__ADS_3

Malam sudah berganti dengan pagi, waktu sudah menunjukkan pukul 07.00 WIB, seperti biasanya Emir dan Najwa sudah tiba di kampus, lalu bersiap-siap menunggu dosen masuk untuk memulai perkuliahan, sembari menunggu dosen, Fani menghampiri Emir dan mengajak Emir untuk berbicara di luar sebentar.


"Mir, gue mau ngomong sama Lo sebentar !!!"ucap Fani kepada Emir dengan wajah yang sensi


"Nggak bisa nanti apa ? Emang harus sekarang ?" tanya Emir kepada Fani dengan tegas


"Enggak !!! gue mau ngomong sama Lo sekarang, cuma bentar kok , nggak lama !!!" ucap Fani kepada Emir dengan ketus


"Kok maksa gitu ya !!!" ucap Najwa kepada Fani dengan tegas


"Naj, gue nggak ada urusan ya sama Lo !!! dan gue Ada urusan sama Emir !!! jadi Lo nggak usah ikut campur !!!" ucap Fani kepada Najwa dengan tegas


"Lo denger nggak barusan, Emir bilang nggak bisa nanti ? kenapa sih harus Se-pagi ini Lo cari keributan lagi !!!" ucap Najwa kepada Fani dengan tegas


"Udahlah, Naj, nggak apa-apa kok, gue ngomong dulu ya sama Fani sebentar" ucap Emir kepada Najwa dengan meyakinkan Najwa


"Oke, Besti" jawab Najwa kepada Emir


Tak Berapa lama kemudian, Emir dan Fani berbicara di depan ruang perkuliahan, sembari mereka menunggu dosen masuk untuk memulai perkuliahan.


"Oke, sekarang Lo mau ngomong apa ?" tanya Emir kepada Fani dengan tegas


"Gue peringatkan sama Lo, jauhi Andre !!!karena gue nggak suka lihat Lo dekat-dekat sama Andre, ngerti !!!" ucap Fani kepada Emir, dengan mata yang melotot dan sambil menuju Emir


"Gue nggak ada hak melarang Andre untuk berdekatan dengan siapa, termasuk itu berdekatan sama gue, dan asal Lo tahu, bukan gue yang deketin Andre, tapi andrenya yang deketin gue, dan kenapa Lo nggak ngomong langsung aja sama Andre" ucap Emir kepada Fani dengan tegas


"Lo gak usah bantah kata-kata gue, Emir !!! dan gue hanya minta Lo jauhin Andre !!!" ucap Fani kepada Emir, dengan mata yang melotot dan sambil menunjuk ke arah Emir


"Hei !!! Alasannya kenapa ? Lo minta gue jauhin Andre" tanya Emir kepada Fani dengan tegas


"Gue suka sama Andre !!! puas Lo !!! dan Lo jauhin Andre, Lo tahu kan Mir siapa gue, dan gue akan bikin perhitungan sama Lo jika Lo berani deketin Andre lagi !!! ngerti !!!" ucap Fani kepada Emir dengan kasar dan sambil mengancam Emir


"Lo pikir, Lo siapa Fan !!! berani ngancem gue, Lo gak ada hak larang gue buat dekat dengan siapa pun !!! dan Lo juga nggak ada hak untuk melarang Andre buat dekat dengan siapapun juga !!! dan kalau Lo suka sama Andre, Lo bilang aja sama orangnya !!! dan jangan pernah ngancem orang !!!" ucap Emir kepada Fani dengan tegas

__ADS_1


"Berani Lo ya ngelawan gue !!!" ucap Fani kepada Emir dengan kasar


"Cukup, Fan !!! gue nggak mau ya, pagi-pagi berantem sama Lo !!!" ucap Emir kepada Fani dengan tegas


Tak Berapa lama kemudian setelah percekcokan yang terjadi antara Emir dan Fani, Emir masuk ke dalam ruang perkuliahan dan duduk di dekat Najwa, dengan kursi yang sudah disediakan.


"Kenapa, Mir ? kok tegang banget kelihatannya ?" tanya Najwa kepada Emir dengan rasa khawatir


"Iya, Naj, si Fani ngancam gue buat jauhin Andre, karena dia suka sama Andre" jawab Emir kepada Najwa dengan jelas


"Cari gara-gara lagi tuh Nenek Sihir" ucap Najwa kepada Emir, dengan rasa kesal sambil menggelengkan kepala nya


"Ya udahlah, nggak usah ditanggapi" ucap Emir kepada Najwa dengan santai


Setelah beberapa jam perkuliahan selesai waktunya Emir, Najwa, Andre, dan Alex untuk pulang bersama, namun hal tersebut dipergoki oleh Fani dan teman-temannya.


"Yuk, guys, kita pulang" ucap Andre kepada Alex, Emir, dan Najwa sambil mengajak pulang bersama


"Oke" ucap Emir, Najwa, dan Alex secara serentak dan sambil tersenyum


"Awas Lo Mir, gue pasti bikin perhitungan sama Lo, sekarang mungkin Lo bisa seneng karena dekat sama Andre, tapi gue akan bikin Lo sengsara" ucap Fani dengan merasa kesal kepada Emir


"Sudahlah Fan, Apa sih yang Lo harapkan dari cowok itu, masih banyak kok cowok yang lebih ganteng, dan lebih tajir dari pada Andre" ucap Qhira kepada Fani, dengan menyepelekan perasaan Fani kepada Andre


"Lo gak ngerti perasaan gue Qhir, gue cinta sama Andre, dan gue nggak akan biarin Emir rebut Andre dari gue, gue nggak bakal biarin Emir menang" ucap Fani kepada Qhira dengan menaruh rasa dendam kepada Emir


Siang sudah berganti dengan sore, waktu sudah menunjukkan pukul 16.00 WIB, waktunya Emir bergegas untuk pulang ke rumah, habis bekerja dari pabrik gula, tak berapa lama kemudian, Emir sampai di rumah, sembari Emir sudah selesai bersih-bersih diri, Farah dan Fani datang ke rumah Emir untuk mencari keributan dengan Emir dan adik-adiknya.


"Tok tok tok tok" Farah dan Fani menggedor pintu rumah Emir dengan emosi


"Astaghfirullahaladzim" ucap Emir dan adik-adiknya dengan terkejut


"Siapa sih, yang datang pakai gedor-gedor pintu segala, gangguin ketenangan kita aja !!!" ucap Pinkan dengan merasa kesal

__ADS_1


"Yuk, kita ke depan" ucap Emir kepada adik-adiknya


"Yuk, Kak" jawab Chika kepada Emir


Emir membuka pintu rumahnya, lalu setelah itu Farah langsung menampar Emir dengan emosi.


"Aaaaw" teriak Emir merasa kesakitan dan memegang pipinya, setelah ditampar oleh Farah


"Rasain Lo !!! Lo emang pantas dapat pelajaran dari nyokap gue !!! dasar cewek gatel !!!" ucap Fani kepada Emir dengan suara keras dan sambil menunjuk ke arah Emir


Lalu kemudian Chika membalas tamparan Farah, dan menampar Farah dengan emosi, karena Chika tidak terima atas perlakuan Farah kepada kakaknya.


"Aaaaw" teriak parah merasa kesakitan setelah ditampar oleh Chika.


"Itu balasan yang tepat untuk anda !!! karena anda sudah berani kurang ajar sama kakak saya !!!" ucap Chika dengan tegas kepada Fani


"Dasar anak ingusan, kurang ajar Lo !!!" teriak Fani kepada Chika, dengan Mengayunkan tangannya untuk menampar Chika


Lalu tiba-tiba Emir menangkis tangan Fani dan mendorong Fani hingga terjatuh.


"Mau apa Lo Fan ? Lo Mau nampar adik gue ? gue nggak bakalan tinggal diam, jika Lo berani nyakitin adik gue !!!" ucap Emir dengan tegas kepada Fani


"Lepasin Gue Mir !!!" teriak Fani kepada Emir


"Aduh, aaaaw" teriak Fani merasa kesakitan setelah didorong oleh Emir, sehingga Fani terjatuh ke lantai


"Berani-beraninya kamu mendorong anak saya !!! dasar perempuan kampungan, miskin" teriak Farah kepada Emir dengan emosi


"Cukup, tante !!! saya minta tante dan anak tante pergi dari rumah saya !!!" teriak Emir dengan tegas kepada Farah


"Berani-beraninya Kamu mengusir saya !!! hey gadis miskin !!! seharusnya kamu tahu diri untuk tidak mendekati Andre !!! sadar diri dong Siapa kamu sebenarnya !!! dan berani-beraninya kamu menantang anak saya !!! Hei kamu !!! jangan GR dulu, belum tentu Andre mencintai kamu !!! jangan-jangan kamu hanya dimanfaatkan, lalu setelah itu dibuang !!!" ucap Farah kepada Emir sambil menghina Emir


"Wow, Fani, Fani, ternyata Lo anak manja juga ya, cinta Ditolak Mama bertindak, hahaha" ucap Pinkan kepada Fani, dengan mengejek Fani

__ADS_1


"Anda mengaku sebagai orang kaya !!! Anda mengaku kalau anda cerdas !!! tapi malah sebaliknya, Anda goblok !!! harusnya hal seperti ini tidak menjadi urusan anda !!! dan anda bisa mengajarkan anak anda untuk bersikap dewasa dan bijaksana !!! bukan malah menyerang kakak saya !!!" ucap Pinkan dengan tegas kepada Farah


Lalu tiba-tiba Farah menampar Pinkan dengan emosi, dan hal yang sama pun dilakukan oleh Chika kepada Farah, karena Chika tidak terima adiknya diperlakukan seperti itu.


__ADS_2