
Hari yang ditunggu-tunggu datang juga, saatnya Emir, Najwa, Andre, dan Alex, beserta dengan kedua orang tua Alex, bersiap-siap untuk pergi ke Bali, waktu sudah menunjukkan pukul 08.00 WIB, Emir dan Najwa sudah menunggu di depan rumah masing-masing, dan menunggu kedatangan Alex untuk menjemput mereka berdua, tak Berapa lama kemudian, Alex datang menjemput Najwa
"Hai, Naj, yuk buruan masuk ke mobil" ucap Alex kepada Najwa, dengan mengajak Najwa masuk ke dalam mobilnya
"Yuk, Lex" jawab Najwa kepada Alex
Lalu setelah itu Alex turun dari mobil, dan membantu Najwa untuk mengangkat barangnya, serta memasukkan perlengkapan Najwa ke dalam garasi mobilnya
"Eeet, Tunggu dulu Tuan Putriku yang cantik" ucap Alex kepada Najwa sambil keluar dari mobilnya, dan mendekati Najwa lalu mengambil koper Najwa
"Jangan mengangkat yang berat-berat nih, Pangeran Lo ada di sini buat bantuin Lo"ucap Alex kepada Najwa dengan merayu Najwa
"Makasih ya pangeranku yang tampan" ucap Najwa kepada Alex, dengan tersenyum dan sambil merayu Alex
"Yuk, Lex, Besti gue pasti udah nunggu nih" ucap Najwa kepada Alex, dengan mengingat Emir yang sudah menunggu
"Oke, siap Tuan Putri" jawab Alex kepada Najwa
Tak Berapa lama kemudian Alex, dan Najwa menjemput Emir, setiba di tempat Emir, Alex dan Najwa turun dari mobil, dan membantu Emir mengangkat koper.
"Hello, Tunggu dulu Emir, pesan dari pangeran tampan Lo si Andre, gue harus bantuin Lo angkat koper" ucap Alex kepada Emir, dengan tersenyum dan bercanda
"Hahaha, ada-ada aja Lo Lex" ucap Emir kepada Alex dengan tertawa
"Yuk, Besti masuk ke dalam mobil yuk" ucap Najwa kepada Emir, dengan mengajak Emir masuk ke dalam mobil Alex
"By the way, cantik banget Lo sekarang Mir" ucap Najwa kepada Emir sambil memuji Emir
__ADS_1
"Udahlah Naj, santai aja kali, gue jadi malu nih" jawab Emir kepada Najwa
"Oh ya Naj, gue pamit dulu ya sama adik-adik gue" ucap Emir kepada Najwa
"Adik-adik, Kakak berangkat dulu ya, daaah" ucap Emir kepada Chika dan Pinkan, sambil Melambaikan tangannya, dan berpamitan kepada adik-adiknya
"Iya, kak hati-hati di jalan ya Kak" ucap Chika kepada Emir
"Daaaah Kakak" ucap Pinkan kepada Emir, sambil Melambaikan tangannya kepada Emir
tak Berapa lama kemudian, Emir, Najwa, dan Alex masuk ke dalam mobil, dan bergegas untuk pergi ke rumah Andre, Setelah beberapa jam kemudian di perjalanan, Emir Najwa, dan Alex sampai di rumah Andre, kebetulan Andre dan kedua orang tuanya sudah bersiap-siap menunggu kedatangan Alex, Emir, dan Najwa, Lalu setelah itu Andre terpana dengan penampilan Emir yang sangat cantik.
"Emir, Lo cantik banget" ucap Andre kepada Emir, dengan terpana melihat Emir
"Waduuuh waduuuuh, cantiknya Emir" ucap Reva kepada Emir dengan memuji Emir
"Iya, Mir, pantes aja si Andre kepikiran terus sama kamu, hahaha" ucap Indra kepada Emir, dengan merayu Emir dan Andre
"Ah, Papa apaan sih, Andre kan jadi malu" jawab Andre kepada Indra dengan pipi yang memerah, dan salah tingkah kepada Emir
"Hahaha" Alex Najwa Reva Emir dan Indra tertawa bersama
"Ya udah, kalau gitu Yuk buruan masuk ke dalam mobil, saatnya kita mendarat ke Bali" ucap Indra kepada Reva, Andre, Emir, Najwa, dan Alex dengan penuh semangat
"Oke, Ayo" jawab Reva kepada Indra, dengan penuh semangat
Lalu kemudian setelah itu, dengan berjalannya waktu, Emir, Najwa, Andre, dan Alex, beserta dengan kedua orang tua Andre, sudah sampai di bandara, mereka semua melakukan check in untuk keberangkatan ke Bali, sambil menunggu mereka semua berbincang-bincang.
__ADS_1
"Gimana anak-anak, kalian siap tempur mengelola bisnis sambil berlibur ?" tanya Reva kepada Andre, dan teman-temannya dengan penuh semangat
"Kita siap Tante" jawab Emir dengan penuh semangat kepada Reva
"Bagus" sambung Reva kepada Emir
"Nanti setiba di Bali Kita istirahat dulu, sambil menyiapkan tenaga dan pikiran untuk mengelola bisnis keesokan harinya, dan Om sudah menyediakan perlengkapan dan alat-alat yang akan kita persentasikan di hadapan klien nantinya, dan om nanti akan memerintahkan Emir untuk presentasi keesokan harinya, jadi besok kita belum ketemu klien, dan besok kita hanya meeting antar kita saja di ruangan yang sudah disediakan oleh karyawan hotel, gimana anak-anak ?" tanya Indra kepada Andre dan teman-temannya
"Emir sangat berterima kasih kepada Om Indra, yang sudah mempercayakan Emir untuk presentasi, jujur Om Ini pengalaman yang sangat berharga sekali, dan Emir sangat bersemangat sekali untuk terjun di dalam presentasi, dan mengelola bisnis yang sedang kita jalankan ini" jawab Emir kepada Indra dengan lembut dan penuh semangat
"Sama-sama Emir, Om juga berterima kasih kepada Emir yang selalu semangat dalam membantu Om" jawab Indra kepada Emir dengan berterima kasih kepada Emir
"Kalau Andre setuju pa, jadi secara perlahan-lahan, step by step insya Allah kita bisa menyelesaikan misi kita di Bali ini dengan baik" jawab Andre kepada Indra, dengan penuh semangat dan rendah diri
"Alex juga setuju Om, dan Alex juga berterima kasih kepada Om, sudah mempercayakan Alex sebagai notulen di dalam meeting, dan memberikan kesempatan kepada Alex untuk memberikan saran, dan ikut serta juga berkecimpung di dalam bisnis yang sedang Om kelola ini" ucap Alex kepada Indra, dengan berterima kasih kepada Indra
"Sama-sama Alex, justru Om yang berterima kasih kepada kalian semua, terutama kepada Emir yang membuka Ide ini, untuk pertama kalinya membantu Om" ucap Indra kepada Alex, Emir, Najwa, dan Andre dengan penuh berterima kasih
"Sama-sama Om, Emir senang kok bisa bantu Om" jawab Emir kepada Indra, dengan ramah tamah dan sopan santun
"Kalian semua adalah calon-calon pebisnis handal di masa yang akan datang" ucap Reva kepada Andre Emir, Alex, dan Najwa, dengan menyemangati mereka semua
"Iya Ma, yang penting Mama dan Papa Tetap support kita semua, dan selalu mendoakan kita semua" ucap Andre kepada Reva dan Indra, dengan meminta restu kepada kedua orang tuanya, supaya bisa sukses pada suatu saat nanti
"Mama dan Papa pasti support kalian semua" jawab Reva kepada Andre, Alex, Emir, dan Najwa dengan penuh semangat
Tak Berapa lama kemudian, pesawat menuju keberangkatan ke Bali sudah dihimbau, saatnya Indra, Reva, Andre, Emir, Alex, dan Najwa bersiap-siap untuk memasuki pesawat terbang, tak Berapa lama kemudian pesawat mulai mendarat, Indra, Reva, Andre, Emir, Najwa dan Alex mereka semua beristirahat sejenak di dalam pesawat.
__ADS_1