Gadis Pejuang Bisnis Kecantikan MLM

Gadis Pejuang Bisnis Kecantikan MLM
BAB 98 Polisi Datang Dan Bertengkar


__ADS_3

Setelah 1 jam kemudian, Andre, Alex, Najwa, dan Chika, sudah selesai memberi keterangan kepada polisi, maka polisi menyetujui laporan, dan akan Menindaklanjuti Fani, Siska, Eli dan Qhira.


Sore sudah berganti dengan malam ketika Emir, Najwa, Andre, Alex, Chika, dan Pinkan, sedang bersantai, tiba-tiba mereka mendapat telepon dari polisi, bahwa polisi akan menangkap Fani, Siska, Eli, dan Qhira, kemudian Andre, Alex, Chika dan Najwa, bersiap-siap untuk menemui Fani, Eli,Qhira dan Siska.


"Ma, Andre, ke rumah Fani dulu ya, karena Andre dapat telepon dari polisi, untuk Menindaklanjuti kejahatan Fani" ucap Andre kepada Reva, dengan terburu-buru


"Andre, tunggu, Mama ikut" ucap Reva kepada Andre


"Mama dirumah aja" ucap Andre kepada Reva dengan terburu-buru


"Maaf, Ma, Andre tinggal dulu, Assalamualaikum" ucap Andre Kerala Reva dengan memberikan salam


"Waalaikumsalam" jawab Reva dengan menjawab salam dari Andre


Hal yang sama dilakukan oleh Endah, Mama Najwa.


"Ma, Najwa pamit pergi ke rumah Fani ya, karena polisi mau menuju ke rumah Fani" ucap Najwa kepada Endah, dengan berpamitan


"Najwa, Tunggu, Mama ikut" ucap Endah kepada Najwa dengan terburu-buru


"Mama dirumah aja" jawab Najwa kepada Endah


"Maaf, Ma, Najwa buru-buru, Assalamualaikum" ucap Najwa kepada Endah, dengan memberikan salam


"Waalaikumsalam" jawab Endah dengan membalas salam dari Najwa


Hal yang sama dilakukan oleh Chika, tetapi sebelum itu, Chika tidak lupa berpamitan kepada Emir dan Pinkan


"Kak Emir, Chika pamit ya ke rumah Fani, karena polisi mau menuju ke sana" ucap Chika berpamitan kepada Emir


"Iya, dek, hati-hati di jalan ya" jawab Emir kepada Chika


"Kak, hati-hati di jalan ya" ucap Pinkan kepada Chika


"Iya, dek, jaga Kak Emir ya" jawab Chika kepada Pinkan


Tak Berapa lama kemudian, Andre, Alex, Najwa, dan Chika, sudah tiba di rumah Fani, beserta dengan polisi, tetapi Fani mencoba untuk melarikan diri, tetapi dicegah oleh Chika, lalu jika menampar Fani dengan emosi.

__ADS_1


Tiba-tiba Fani membuka pintu, lalu ia kaget melihat Najwa, Andre, Alex, dan Chika, sudah berada di depannya.


"Mau pergi ke mana Lo !!!" ucap Chika kepada Fani dengan emosi


Lalu tiba-tiba Fani menerobos Chika, tetapi Fani tidak berhasil melarikan diri, dan di tangkis oleh Chika.


"Hei, Mau ke mana Lo !!! apa Lo mau melarikan diri !!! ayo ke sini !!!" teriak Chika kepada Fani dengan tegas


"Lepasin Gue !!! dan jangan halang-halangi gue pergi !!! lepasin !!!" teriak Fani kepada Chika dengan keras


Chika pun semakin emosi, lalu menampar Fani dengan emosi.


"Aduh, aw !!!" teriak Fani memegang pipinya setelah ditampar oleh Chika


"Sini Lo !!! Gue nggak akan biarin Lo kabur dari gue !!! ayo sini !!!" teriak Chika kepada Fani, sambil menarik Fani dengan erat


"Aduh, sakit !!!" teriak Fani dengan merasa kesakitan, setelah ditarik oleh Chika


"Jika Lo masih berteriak, gue tampar lagi nih !!!" teriak Chika kepada Fani, dengan tegas


Tak lama kemudian Farah datang menghampiri Chika, Najwa, Andre, dan Alex.


"Anda jangan halangi kita, untuk menangkap Fani, karena anak Anda sudah melakukan kejahatan untuk kesekian kalinya !!! Apa anda tahu, dia sudah mendorong Emir dari tangga !!! lalu membuat Emir jadi cedera, jadi dia pantas untuk ditangkap, dan diperlakukan seperti ini !!!" teriak Andre kepada Farah dengan tegas


"Anak saya memang pantas memperlakukan Emir seperti itu !!! sejak dari dulu saya sudah sering bilang berkali-kali sama kalian !!! jangan berani-berani menantang kita !!! Saya nggak peduli, Apakah anak saya salah atau tidak, yang jelas jangan menantang kita !!! paham !!!" teriak Farah kepada Andre, dengan keras


"Anda pikir, Anda itu siapa !!! berbuat seenaknya kepada semua orang !!! tidak semua orang menerima perlakuan Anda yang kurang ajar itu, termasuk anak Anda sendiri !!!Saya heran sama anda, udah tua tapi rasa malunya kok nggak ada sama sekali !!!" teriak Alex kepada Farah dengan tegas


"Kamu bertanya siapa saya !!! saya bisa membeli kampus itu !!! membeli lahan dan tanah kalian !!! apapun yang saya punya !!! saya bisa beli kalian !!!" ucap Farah kepada Andre, Alex, dan Najwa, dengan sombong


"Tidak semuanya bisa anda beli dengan uang !!! anda jangan sok merasa berkuasa di dunia ini !!! Anda mengaku kaya, tapi moral Anda sangat miskin, dan kepribadian Anda menghadapi masyarakat, sangat miskin !!!" teriak Najwa kepada Farah dengan tegas


"Diam kamu !!! Dasar kurang ajar !!!" teriak Farah kepada Najwa, sambil Mengayunkan tangannya untuk menampar Najwa


"Anda mau menampar Saya !!! tidak semudah itu !!!" ucap Najwa kepada Farah, dengan tegas, sambil menangkis tangan Farah


Lalu kemudian setelah itu Najwa menampar balik Farah, dan mengamankan Farah, dengan Alex, kemudian Andre dan Chika mengamankan Fani.

__ADS_1


"Aduh, aw !!!" teriak Farah memegang pipinya, setelah ditampar oleh Najwa


"Ayo ke sini !!! saya terpaksa kasar kepada anda !!!" teriak Najwa kepada Farah, dengan menarik Farah, lalu mengamankan Farah dengan Alex


"Sini, Naj, gue bantuin" jawab Alex kepada Najwa, untuk membantu Najwa mengamankan Farah


"Dasar perempuan tidak tahu malu !!!" teriak Alex kepada Farah, sambil menggenggam tangan Farah, supaya tidak kabur


"Kamu bilang apa barusan !!! tanya Farah kepada Andre, dengan mata yang melotot


" Sudah diam !!! jangan sampai ya, Anda ditampar lagi sama Najwa !!!" teriak Alex kepada Farah, dengan emosi


Tak lama kemudian, Polisi datang, lalu membawa Fani ke kantor polisi, diiringi oleh Andre dan Chika.


"Selamat malam, kami mau menangkap saudari Fani" ucap polisi kepada Andre


"Selamat malam Pak, silakan Pak, Fani sedang kita amankan" jawab Andre kepada polisi


Lalu polisi melihat Fani sedang diamankan oleh Chika, dan tangan Fani sedang digenggam erat oleh Chika, supaya tidak kabur.


"Ini dia Fani Pak, barusan dia mau kabur, makanya saya genggam dia erat-erat" ucap Chika kepada polisi dengan jelas


"Pak, jangan bawa anak saya Pak !!!" teriak Farah kepada polisi, supaya tidak membawa Fani


Lalu dengan ligatnya, polisi menangkap Fani dan berbicara tegas kepada Farah.


"Maaf Bu, anak ibu harus kami tahan, karena sudah terbukti melakukan kejahatan, dan tindakan kriminal untuk mencelakai orang" ucap polisi kepada parah dengan tegas


"Kalau gitu, saya sama Chika, ikut ke Kantor Polisi Pak, untuk memberi keterangan lebih lanjut" ucap Andre kepada polisi, memberi keterangan di kantor polisi dengan Chika


"Baik, silakan dengan senang hati" jawab polisi kepada Andre


"Kalau begitu, ayo cepat kita berangkat" ucap polisi kepada Andre, Chika, dan anak buahnya


"Siap ndan" jawab bawahan polisi kepada komandannya


"Ayyo Chika" ucap Andre kepada Chika, dengan mengajak Chika, untuk memberi keterangan di kantor polisi

__ADS_1


"Ayo Kak" jawab Chika kepada Andre


tak berapa lama kemudian, Andre, Chika, Fani, beserta dengan Polisi membawa Fani ke kantor polisi, dan Fani ditahan di kantor polisi, kemudian setelah itu, Chika dan Andre memberi keterangan, dan kesaksian di kantor polisi.


__ADS_2