
"Iya, Mir, gue bersyukur banget, Makasih ya Mir, Lex, Naj, kalian udah banyak bantuin gue, terutama untuk Lo Mir, makasih banyak atas ide dan saran yang luar biasa dari Lo" ucap Andre kepada Emir, Alex, dan Najwa, dengan merasa berterima kasih dan bersyukur kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala
"Sama-sama, Ndre" santai aja kali jawab Emir kepada Andre dengan santai
"Iya, Ndre, kita kan sahabat" jawab Alex kepada Andre dengan tenang
"Sahabat, tapi Lo cinta banget sama Najwa, ya kan Naj, hahaha" ucap Andre kepada Alex, dan melirik ke arah Najwa dengan bercanda
"Terus apa bedanya sama Lo, Nah Lo sendiri cinta banget sama Si Emir" ucap Alex kepada Andre, dan melirik ke arah Emir dengan bercanda
Mendengar pernyataan Andre, dan Alex, wajah Emir dan Najwa menjadi merah, dan mereka salah tingkah dengan ucapan kedua pria tampan ini.
"Eeettt, Ayo kita fokus dengan misi kita dulu, kalau masalah cinta nanti aja" ucap Emir kepada Andre, Alex, dan Najwa, dengan salah tingkah dan pipi merah merona
"Iya nanti aja" jawab Najwa dengan menyambung kata Emir, dengan pipi merah merona, dan berbicara dengan gugup
"Oke, oke" jawab Andre dan Alex, dengan serempak Dan Tersenyum
Sembari di perjalanan, tak lama kemudian, Andre, dan Alex sudah selesai mengantarkan Emir dan Najwa pulang ke rumahnya masing-masing, kemudian setelah itu Andre mengantarkan Alex ke rumahnya. Tak Berapa lama kemudian, Andre sampai di rumahnya dan menceritakan semua kerjasama bisnis yang sudah ready kepada Papanya.
Andre bergegas masuk ke dalam rumahnya, dan menghampiri kedua orang tuanya yang sedang santai di depan televisi.
"Ma, Pa, bisa minta waktunya sebentar, Andre mau bicara" ucap Andre kepada kedua orang tuanya
__ADS_1
"Mau bicara apa Ndre ? Papa lagi nggak mau diganggu" ucap papa Andre kepada Andre dengan putus asa
"Tapi setelah mendengar perkataan Andre, pasti mood Papa kembali lagi" ucap Andre kepada Papanya dengan penuh semangat
"Andre punya kabar baik buat mama dan papa" ucap Andre kepada kedua orang tuanya dengan penuh semangat
"Kabar baik apa Ndre ?" tanya Mama Andre kepada Andre
"Andre sudah menemukan solusi dari masalah yang Papa hadapi" ucap Andre kepada Papanya
"Serius kamu ? Apa solusinya Andre ?" tanya papa Andre kepada Andre
"Begini Pa, Andre sudah menemukan tentang penawaran produk properti kita, dan investasi properti perusahaan, lalu sudah disetujui sama orang ini" ucap Andre kepada Papanya dengan penuh semangat
"Ma, di balik sikap cuek Andre, Andre nggak ingin melihat Papa tertekan, dengan masalah perusahaan, bagaimanapun juga Andre anak mama dan papa, yang akan menjadi penerus papa nanti di perusahaan" ucap Andre dengan bijaksana kepada mamanya
"Jujur ya Ma, Pa, sebenarnya Ide ini bukanlah ide Andre, melainkan ini adalah ide dari teman Andre, dan ia juga ikut membantu Andre dalam mencari klien" ucap Andre kepada kedua orang tuanya dengan penuh semangat
"Serius kamu ? kira-kira Siapa nama teman kamu itu ? sehingga membuat kamu jadi peduli dengan papa dan perusahaan" tanya papa Andre kepada Andre dengan penuh penasaran
"Iya bernama Emir, Emir itu sosok gadis yang pintar, juga seorang gadis yang bijaksana, baik hati, solehah, dan ikhlas dalam membantu sesama, besok Andre pasti kenalkan Emir sama Mama dan Papa, Andre yakin, Mama dan Papa tidak akan menyesal kenal dengan Emir" ucap Andre kepada orang tuanya dengan penuh semangat menceritakan tentang jati diri Emir kepada orang tuanya
"Papa mengerti, jadi saat sekarang ini anak Papa lagi jatuh cinta, kalau kamu jatuh cinta kepada perempuan yang tepat, nggak apa-apa, jika iya bisa mengarahkanmu kepada hal yang lebih baik, dan bisa menjadikanmu jauh lebih baik dari sebelumnya" ucap Papa Andre kepada Andre dengan menasehati Andre
__ADS_1
"Iya nak, karena hal seperti itu sangatlah mahal di dunia ini, banyak yang kaya, banyak yang sukses, tetapi mereka tidak punya hati nurani, dan selalu ada kejahatan di dalam dirinya, tetapi jika perempuan yang bernama Emir itu dia Wanita Biasa, tetapi ia baik hati, ikhlas, sabar, Soleha, pintar, dan cerdas, kriteria seperti ini sangatlah sulit dicari di zaman sekarang ini, dan jika kamu mendapatkan perempuan seperti kriteria Emir, kamu sangatlah beruntung nak" jawab Mama Andre kepada Andre, dengan penuh haru dan sambil menasehati Andre
"Iya, Ma" jawab Andre kepada mamanya
"Oh ya Pa, besok Papa siap-siap ya, sekitar jam tujuh malam kita bertemu sama klien kita ini di suatu Cafe, karena ia sudah setuju dengan rencana Emir dan Andre" ucap Andre kepada Papanya
"Alhamdulillahirobbilalamin, makasih ya Nak, ya Besok Papa pasti siap-siap, kalau bisa kita bawa Emir ya sekalian, Papa mau kenalan sama calon menantu, hahaha" ucap Papa Andre kepada Andre dengan bercanda
"Kalau gitu Mama ikut, Mama juga mau kenalan sama Emir" ucap Mama Andre kepada Andre dengan penuh semangat
"Iya deh, nanti di kampus Andre kasih tahu Emir" jawab Andre kepada kedua orang tuanya, dengan penuh semangat dan tersenyum
"Kalau gitu, Andre ke kamar dulu ya Ma, pa, lanjutkan santainya di depan TV, hahaha" jawab Andre kepada kedua orang tuanya, dengan bercanda, dan sambil tertawa kepada kedua orang tuanya
"Oke" jawab mama dan papa Emir dengan serempak
Setiba di kamar, Andre membuka ponselnya dan menatap foto Emir dengan penuh cinta dan kasih sayang.
"Mir, gue cinta sama Lo, gue harap Allah menjodohkan kita berdua, dan gue selalu memohon kepada Allah supaya jodoh sama Lo, karena gue yakin Allah pasti memberikan kebahagiaan buat gue dan Lo" ucap Andre kepada dirinya sendiri, dan percaya kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala, sambil berbaring di tempat tidurnya.
Hal yang sama dilakukan oleh kedua orang tua Andre, mereka berdua bercerita dan penasaran tentang Emir.
"Pa, biasanya Andre itu, dia paling sulit loh jatuh cinta, kalau didengar dari cerita Andre tentang Emir, dan Emir itu ia juga berhasil, mencari solusi tentang permasalahan Perusahaan kita, gak gampang Lo Pa, dalam menyelesaikan permasalahan yang terjadi dengan perusahaan kita, Entah kenapa hati Mama mengatakan kalau gadis yang bernama Emir ini, Dia perempuan baik-baik dan pantas untuk Andre, Mama ingin sekali bertemu dengannya" ucap Mama Andre kepada Papa Andre, dengan penuh penasaran kepada Emir
__ADS_1
"Iya ma, papa juga merasakan hal yang sama, Ya udah, Mama yang sabar ya, Insya Allah besok kita bertemu dengan Emir, Papa mengerti apa yang Mama rasakan, sebagai orang tua Pasti kita menginginkan yang terbaik untuk anak kita satu-satunya" jawab Papa Andre kepada Mama Andre dengan penuh semangat