Gadis Pejuang Bisnis Kecantikan MLM

Gadis Pejuang Bisnis Kecantikan MLM
BAB 18 Polisi Datang Dan Bertengkar


__ADS_3

"Tok tok tok" polisi mengetuk pintu rumah Siska


Tiba-tiba pintu rumah dibuka oleh Mama Siska atau biasa dipanggil dengan Bu Riris, dan Riris pun kaget Melihat polisi datang ke rumahnya.


"Maaf ada apa ya pak ?" kata Riris dengan kaget bertanya kepada polisi


"Apakah saudari Siska ada di rumah Bu ?" tanya polisi kepada Riris


"Iya, Anak saya ada di rumah, Emang ada apa ya pak ?" tanya Riris kepada polisi


"Kalau begitu boleh kami masuk Bu ?" tanya polisi kepada Riris


"Tunggu dulu Pak, sebenarnya ini ada apa ?" tanya Riris dengan cemas kepada polisi


Tiba-tiba Siska keluar dan menghampiri mamanya.


"Ada apa ini ? kok rame-rame ? loh kok ada Lo di sini Mir ?" tanya Siska kepada Emir


Sebelum Emir menjawab pertanyaan dari Siska, tiba-tiba polisi Memotong pembicaraan dan bertanya balik kepada Siska.


"Jadi anda yang bernama Siska ?" tanya polisi kepada Siska


Lalu Siska pun keceplosan dan berkata jujur.


"Iya, benar Pak, Ada apa ya pak" ucap Siska kepada polisi


Tangkap dia Pak !!!" ujar Emir kepada polisi dengan amarah yang besar


"Apa-apaan sih Lo Mir, main tangkap-tangkap aja !!! emang salah gue apa ?" tanya Siska kepada Emir dengan suara keras


"Saudari Siska !!! Anda Kami tahan karena sudah hampir melenyapkan nyawa saudari Najwa, dengan menaruh obat kadaluarsa ke dalam minumannya, ketika saudari Najwa sedang keluar dari ruang perkuliahannya, jadi tidak ada alasan untuk Anda mengelak !!!" ujar Pak Polisi dengan tegas kepada Siska, sambil memborgol kedua tangan Siska


"Oh, jadi kamu pelakunya !!! jadi kamu yang sudah menaruh racun ke dalam minuman anak saya !!!" ucap Mama Najwa dengan suara yang lantang kepada Siska


"Nggak kok Tante itu semua fitnah, Siska bisa jelasin sama tante" jawab Siska kepada Mama Najwa


"Iya, Pak, jangan tangkap anak saya" ujar Mama Siska dengan merasa cemas


"Nggak ada yang perlu kamu jelasin, dan semua bukti-bukti sudah mengarah kepada kamu dan sekarang kamu terima akibatnya !!!" ucap Papa Najwa dengan suara keras kepada Siska

__ADS_1


"Enggak Om, Siska udah difitnah sama Emir" jawab Siska sambil menyudutkan Emir


"Tutup mulut kamu dan jangan menuduh Emir dengan sembarangan !!!" ucap Mama Najwa sambil berteriak dan menunjuk ke arah Siska


Lalu setelah itu, Emir memperlihatkan bukti-bukti yang sudah ia dapatkan kepada Siska.


"Lo liat nih, apa yang udah Lo lakuin" ucap Emir kepada Siska dengan tegas


"Lo udah keterlaluan Sis !!! dan Lo pantas mendapat kan pelajaran ini !!!" ucap Emir dengan tegas kepada Siska


"Nggak !!! nggak !!! nggak !!! gue nggak mau dipenjara !!! Ma tolong Siska Ma" ucap Siska kepada mamanya dengan berteriak dan merasa ketakutan


"Saya mohon pak, lepaskan anak saya" ucap mama Siska kepada polisi


"Tidak bisa bu, kami harus membawa anak ibu dan menahan anak ibu" ujar polisi kepada Mama Siska


"Tangkap saja Pak !!! Jangan biarkan perempuan ini lolos" ucap Mama Najwa dengan emosi kepada polisi


"Pa, mama minta tolong, Papa ikut ke kantor polisi buat memberi keterangan tentang kejahatan perempuan busuk ini !!! biar Mama di sini sama Emir, menyelesaikan masalah ini dengan mama Siska" ucap Mama Najwa kepada Papa Najwa dan sambil menunjuk kearah Siska


Tiba-tiba Mama Siska Marah besar kepada Mama Najwa


"Diam kamu !!!" ucap Mama Najwa sambil berteriak kepada Mama Siska


"Ini pasti ulah Lo Mir" ucap Siska kepada Emir


"Udah sepatutnya gue ngelakuin ini sama Lo !!! karena Lo udah keterlaluan sama sahabat gue !!!" ucap Emir kepada Najwa dengan tegas


"Gue pasti balas Lo Mir" ucap Siska dengan mengancam Emir


"Gue nggak pernah takut sama ancaman Lo sis, dan gue sering memperingatkan Lo dengan teman-teman Lo, kalau kejahatan yang kalian lakukan akan berbalik sendiri kepada diri kalian masing-masing, paham !!!" ucap Emir kepada Siska dengan suara keras


Tak lama kemudian Siska dibawa ke kantor polisi oleh polisi dan didampingi oleh Papa Najwa, setelah mereka berangkat maka terjadilah keributan antara Mama Siska dengan Mama Najwa dan juga Emir.


"Jadi ini ulah kamu ya !!! kurang ajar !!!" tiba-tiba Mama Siska Mengayunkan tangan dan akan menampar Emir


Lalu Emir menangkis tangan Mama Siska.


"Cukup bu !!! sebenarnya saya tidak mau menentang dan kurang ajar sama orang tua !!!tapi kalau ibu bersikap kurang ajar kepada saya dan tante Endah, jangan salahkan saya, jika Saya jauh lebih kurang ajar sama ibu !!!" jawab Emir kepada Mama Siska

__ADS_1


"Seharusnya kamu malu dan bukan menyalahkan kami !!! kamu sudah melihat semua bukti-bukti tentang kelakuan anak kamu, yang hampir menghilangkan nyawa anak saya, tetapi kamu dan anak kamu sama aja !!! sama-sama kurang ajar dan tidak tahu malu sama sekali !!! ucap Mama Najwa dengan emosi kepada Mama Siska


"Emang dasarnya anak kamu aja tuh yang kegatelan, selalu gangguin anak saya dan usilin anak saya !!!" ucap Mama Siska kepada Mama Najwa


"Ibu salah Bu, justru yang selama ini yang mengganggu kita adalah Siska dan teman-temannya, Siska itu adalah Biang Kerok di kampus dan bukan saya sama Najwa aja yang diganggu oleh Siska, tetapi sudah banyak yang diganggu oleh Siska di kampus" ujar Emir kepada Mama Siska


"Siska dan teman-temannya selalu merasa berkuasa di kampus" ujar Emir kepada Mama Siska


"Diam kamu !!!" teriak Mama Siska kepada Emir


"Kamu yang diam !!!" jawab Mama Najwa kepada Mama Siska


"Hei kamu !!! saya rasa anak kamu bukan anak yang baik, dan saya rasa anak kamu itu sama bejatnya dan sama murahannya dengan wanita penggoda di luar sana, alias wanita penghibur !!!" ucap Mama Siska kepada Mama Najwa


Lalu tiba-tiba Mama Najwa tidak bisa menahan amarahnya dan ia langsung menampar Mama Siska dengan emosi.


"Aw aw sakiiittt !!!" ucap Mama Siska merasa kesakitan dan sambil memegang pipinya


"Berani beraninya kamu menghina anak saya !!! dan pantas saja anak kamu selama ini bertindak kurang ajar, karena kamu sebagai ibunya jauh lebih kurang ajar !!!" ucap Mama Najwa kepada Mama Siska dengan suara keras


Tiba-tiba Riris atau Mama Siska ingin membalas tamparan dari Endah atau Mama Najwa, tetapi di tangkis oleh Mama Najwa atau Endah, dan Endah pun menampar Mama Siska kedua kalinya dengan emosi.


"Aw aw aw !!!" ucap Mama Siska dengan kesakitan


"Rasain kamu !!! jika kamu dan anak kamu berani mengganggu Najwa dan Emir, kalian berdua akan berhadapan dengan saya !!! dan saya tidak akan segan-segan untuk membalas dan menghancurkan Kamu !!!paham !!!" ucap Mama Najwa dengan tegas kepada Mama Siska


"Udah, tante, sabar tante" ucap Emir kepada Mama Najwa


"Gimana tante nggak emosi Mir, dia udah melihat bukti kalau anaknya melakukan kesalahan, tapi masih dibela juga sama perempuan ini !!!" ucap Mama Najwa kepada Emir


"Iya, tante, Emir mengerti apa yang tante rasakan, yuk kita kita pulang dulu ya tante" ucap Emir kepada Mama Najwa


"Ayo, Mir, kita pulang" ucap Mama Najwa kepada Emir


"Yuk, tante anterin kamu pulang" ucap Mama Najwa kepada Emir


"Iya, tante" jawab Emir kepada Mama Najwa.


Setelah beberapa jam kemudian, Emir sampai di rumah, dan tak lupa pula bersih-bersih diri, Lalu setelah itu makan, serta melanjutkan perjuangannya dalam menjalankan bisnis Kecantikan.

__ADS_1


Kemudian tak lupa pula Emir mendaftarkan para calon member Kecantikan, termasuk Ena rekan kerja Emir yang ada di pabrik gula.


__ADS_2