Gadis Pejuang Bisnis Kecantikan MLM

Gadis Pejuang Bisnis Kecantikan MLM
BAB 9 Balas Dendam Dan Mengikuti Webinar Kecantikan


__ADS_3

"Lo bilangin ya sama keponakan Lo, jangan berani-berani lawan gue, paham !!!" ucap Eli kepada Bude Iin sambil berteriak dan menunjuk Bude Iin


"Eh, bocah opo iki, kalau ngomong itu yang sopan dikit sama orang tua" ucap Bude Iin kepada Eli dengan tegas


"Heeehhh !!! Lo gak pantes dihargai" ucap Fani kepada Bude Iin, sambil mendorong Bude Iin


"Hei, jangan dorong-dorong saya !!!" ucap Bude Iin, sambil berteriak kepada Eli dan Fani


Dan tiba-tiba Fani mendorong Bude Iin sampai kepala Bude Iin kejedot di dinding.


"Aduh, aw" teriak Bude Iin sambil memegang jidatnya


"Rasain tuh Dasar orang tua !!!" ucap Eli kepada Bude Iin


"Dasar bocah kurang ajar ya kalian !!!" jawab Bude Iin sambil memberi perlawanan kepada Eli dan Fani


"Kualat ya sampeyan berdua sama orang tua" ucap Bude Iin kepada Eli dan Fani dengan tegas


"Mau apa Lo orang tua !!! dasar rakyat jelata !!!" ucap Eli kepada Bu De Iin dengan kasar


Kemudian setelah itu, Bude Iin menyiram Eli dan Fani dengan air keran, sehingga mereka berdua basah kuyup.


"Nih rasain kalian berdua !!!" ucap Bude Iin kepada Eli dan Fani, sambil menyiram mereka berdua


"Eh, eh, apa-apaan nih, kok pakai siram-siram segala" ucap Qhira kepada Bude Iin


"Eh perempuan tua, udaaaah !!! kita basah kuyup nih !!!" ucap Eli kepada Bude Iin sambil berteriak


Kemudian setelah itu Bude Iin mematikan air kran, lalu mengambil sandal jepit untuk memukul punggung Fani dan Eli


"Nih rasain kalian berdua, ini oleh-oleh buat kalian pulang di rumah nanti ya !!!" ucap Bude Iin kepada Fani dan Eli sambil memukul punggung mereka dengan sendal jepit


"Aduh, aduh, sakiiiit" teriak Fani dan Eli


"Makanya sampeyan cepat pergi dari sini !!!" Kata Bude Iin kepada Fani dan Eli sambil berteriak


"Kalau kalian belum pergi dari sini tak siram lagi loh sama air !!!" ucap Bude Iin kepada Fani dan Eli


"Ayo, Fan, kita pergi dari sini" ucap Eli kepada Fani


"Awas Lo" kata Fani kepada BuDe Iin

__ADS_1


"Saya nggak pernah takut sama sampeyan berdua !!!" ucap Bude Iin kepada Eli dan Fani dengan suara keras


"Sana-sana, pergi, hus, hus, hus" ucap Bude Iin kepada Fani dan Eli dengan mengusir mereka berdua


Setelah beberapa menit Fani dan Eli pergi, tiba-tiba Bude Iin menghubungi Najwa


"Assalamualaikum cah ayu lagi di mana sekarang ?" tanya Bude Iin kepada Najwa


"Waalaikumsalam Bude, sekarang Najwa lagi di jalan mau menuju pulang nih sama Emir" jawab Najwa kepada Bude Iin


"Yo wes lah cah ayu cepat pulang ya, ada yang mau Bude ceritain nih sama cah ayu" ucap Bude kepada Najwa


"Iya Bude" jawab Najwa kepada Bude Iin


Tiba-tiba Emir dan Najwa kebingungan dan saling bertanya-tanya.


"Kenapa, Naj ?" tanya Emir kepada Najwa


"Nggak tahu nih Mir, Gue heran aja sama Bude Iin, Apa sih yang mau dia ceritain sama gue, jadi penasaran juga nih gue Mir" ucap Najwa kepada Emir


"Sama Naj, gue juga heran sama adik-adik gue, mereka juga bilang gitu, Ada yang mau mereka ceritain juga sama gue, apa ya ?" tanya Emir kepada Najwa


"Iya, ya, kok mereka bisa barengan gitu ?" tanya Najwa kepada Emir


"Ya udah, yuk kita buruan pulang" ucap Najwa kepada Emir


Satu jam kemudian Emir dan Najwa sudah sampai di rumah masing-masing.


"Assalamualaikum" ucap Emir kepada adik-adiknya


"Waalaikumsalam" jawab adik-adik Emir kepada Emir


"Kenapa nih ? Kok wajah adek-adek Kakak pada tegang semua" tanya Emir kepada adik-adiknya


Kemudian setelah itu Chika dan Pinkan menceritakan kejadian tadi siang, antara pertengkaran mereka berdua dengan Qhira dan Siska.


Hal yang sama pun dilakukan oleh Bude Iin kepada Najwa, beliau menceritakan kejadian tadi siang antara pertengkaran dia dengan Fani dan Eli.


Tak lama kemudian Emir dan Najwa langsung menebak nama mereka berempat tetapi Chika, Pinkan dan bude Iin menyarankan Emir dan Najwa untuk tidak membalas perlakuan mereka, Emir dan Najwa pun mengikuti saran dari Chika, Pinkan, dan Bude Iin.


Lalu setelah itu seperti biasanya Chika membantu Emir mencuci pakaian laundry, lalu menyetrikanya dan pinkan mengerjakan pekerjaan rumah serta memasak, dan kemudian Emir lanjut untuk mengikuti webinar online Kecantikan.

__ADS_1


Tiba-tiba Chika membuatkan teh untuk Emir dan menghampiri Emir, sambil menghidangkan teh kepada Emir.


"Ini tehnya Kak" ujar Chika kepada Emir


"Makasih Dek, Kakak lanjut mengikuti webinarnya ya Dek" ucap Emir kepada Chika


"Semangat ya kak" ujar Chika kepada Emir


"Iya dek makasih" jawab Emir kepada Chika


Setelah 1 jam kemudian, Emir selesai mendengar webinar Kecantikan dari Upline senior Kecantikan bernama Rina, kemudian Emir Mengambil buku dan pulpen untuk membuat konsep dan target yang harus ia capai setiap harinya.


"Akhirnya siap juga" ucap Emir kepada dirinya sendiri


"Mulai besok gue akan praktekin semua ilmu yang udah dikasih oleh Upline Rina, Semoga aja gue bisa berhasil mengembangkan bisnis kecil ini menjadi besar seperti Upline Rina, amin" ucap Emir kepada dirinya sendiri sambil berdoa


"Amin" ucap Pinkan kepada Emir sambil menghidangkan kue untuk Emir


"Bikin kaget aja kamu dek" ujar Emir kepada Pinkan sambil terkejut


"Hahaha, maaf kak, Pinkan kembali ke kamar ya kak, bikin PR dulu, Kakak yang semangat ya" ujar Pinkan kepada Emir sambil menyemangati kakak sulungnya


"Iya, dek, yang rajin ya belajarnya" jawab Emir kepada Pinkan


"Iya Kak" jawab Pinkan kepada Emir


"Mulai besok dan seterusnya gue akan sebarin katalog ini di media sosial, dan membawa katalog offline untuk gue jualan di kampus dan di manapun gue berada" ujar Emir kepada dirinya sendiri


"Dan gue juga harus nyebarin katalog online ini secara chat pribadi kepada 1000 orang, bismillah Semoga laris manis" ucap Emir kepada dirinya sendiri sambil berdoa.


Tiba-tiba Chika menghampiri Emir dan memberikan semangat kepada Emir


"Oh ya Kak, Chika mau beri saran nih sama kakak" ucap Chika kepada Emir


"Apa tuh Dek ?" tanya Emir kepada Chika


"Kakak jangan pernah patah semangat, walaupun udah ada target yang harus kakak jalani, mau pembelinya sepi mau pembelinya rame dan apapun itu hasilnya, Kakak harus tetap semangat ngejalanin bisnis Kecantikan dan kakak juga harus optimis buat sukses, satu hal lagi Kak, walaupun sepi apa rame, jadikanlah menyebarkan katalog yang sudah Kakak rancang di konsep itu sebagai makanan pokok buat bisnis Kakak, kalau kita udah menjadikan makanan pokok, mau tak mau harus disebarkan tiap hari, menurut target yang udah kakak tentukan, dan pada intinya wajib gitu loh kak, hehehe" ujar Chika memberikan semangat kepada kakak sulungnya


"Siap adikku yang cantik, Insya Allah Kakak ngerti dan paham kok dek apa yang Chika bilang barusan" ucap Emir kepada Chika dengan semangat


Chika kembali ke kamar dulu ya Kak, mau bikin PR dulu" ujar Chika kepada Emir

__ADS_1


"Iya dek" jawab Emir kepada Chika


Malam pun sudah datang, saatnya Emir dan adik-adiknya beristirahat, lalu untuk keesokan harinya, Emir dan Adik-adik melakukan aktivitas seperti biasa di dalam kesehariannya.


__ADS_2