Gadis Pejuang Bisnis Kecantikan MLM

Gadis Pejuang Bisnis Kecantikan MLM
BAB 60 Bertengkar Dan Menghina Serta Menghujat


__ADS_3

Tak Berapa lama kemudian, Upline Elma share lokasi kepada Emir, dan membuat janji untuk bertemu dengan Emir.


"Guys, guys, guys, guys, tunggu dulu" ucap Emir kepada Andre, Alex, dan Najwa


"Kenapa, Mir ?" tanya Andre, Alex, dan Najwa secara serempak


"Barusan, gue dapat inbox di WA dari upline Elma, beliau udah share lokasinya, dan kita bisa menemui beliau jam 07.00 malam, di suatu cafe" ucap Emir menjelaskan kepada Andre, Alex, Emir, dan Najwa


"Nggak apa-apa kok Mir, lagian kan pagi kita kuliah, sehabis kuliah Lo kerja di pabrik, dan gue bantuin mama, malam waktunya kita beraksi menemui apa upline tersebut" ucap Najwa kepada Emir, dengan penuh semangat


"Setuju" ucap Andre dan Alex secara serentak


"Ya udah, kalau gitu kita tutup dulu ya teleponnya, sampai jumpa besok pagi di kampus" ucap Emir kepada Andre, Alex, dan Najwa


"Oke, Besti, selamat beristirahat ya" ucap Najwa kepada Emir


"Oke, Mir" jawab Alex kepada Emir


"Makasih ya sayang infonya, selamat beristirahat" ucap Andre kepada Emir, dengan merayu Emir


"Cie, cie, cie" ucap Najwa dan Alex secara serentak merayu Emir


"Sama-sama, Ndre, gue tutup dulu ya telepon ya guys, Assalamualaikum" ucap Emir kepada Andre, Alex, dan Najwa sembari ia menutup teleponnya

__ADS_1


"Waalaikumsalam" jawab Andre, Alex, dan Najwa membalas salam dari Emir secara serentak


Malam sudah berganti dengan pagi, waktu sudah menunjukkan pukul 04.45 WIB, waktunya Emir salat subuh berjamaah dengan adik-adiknya, setelah selesai salat subuh, Emir dan adik-adiknya bersiap-siap pergi untuk menuntut ilmu, setelah beberapa jam kemudian, Emir sudah sampai di kampus, kebetulan Andre, Alex, dan Najwa juga sudah sampai di kampus, setiba di kampus Emir dan teman-temannya berhadapan dengan Fani, Eli, Qhira dan Siska, seperti biasanya Fani dan teman-temannya mencari keributan dengan Emir, Najwa, Andre, dan Alex.


"Gue denger-denger, ada yang bangkrut ya perusahaannya !!!" ucap Fani menatap Andre dengan tajam


"Lo kualat sih Ndre !!! Lo tolak cinta gue lebih milih gadis kampung ini !!!" ucap Fani kepada Andre dengan ketus, dan sambil menunjuk ke arah Emir


"Fan, gue nggak ada waktu untuk ribut sama Lo !!!" ucap Andre kepada Fani dengan tegas


"Oh ya, tapi gue ingin ribut sama Lo !!! kasihan banget ya Lo Ndre, perusahaan bokap Lo di ambang kehancuran, atau ada yang salah kali sama bokap Lo, dan gue denger-denger gaji karyawan bokap Lo lagi macet, mereka banyak menuntut !!! wah, gak bener nih bokap Lo, pasti dia korupsi atau main cewek !!!hahaha" jawab Fani kepada Andre dengan kata-kata yang kasar


"Fan, Fan, Lo ngomong nggak ngaca kali ya !!!bukannya bokap Lo kena kasus pencucian uang !!! ayo mantan napi juga kan bokap Lo !!!anak sama bapak sama aja, sama-sama mantan napi !!!" ucap Emir kepada Fani, dengan membalas kata-kata Fani yang tajam kepada Andre


"Eh, Mir, Tutup mulut Lo !!! dan jangan bawa-bawa nama bokap gue !!! ucap Fani kepada Emir dengan suara keras


"Hahaha, Li, Li, gue nggak murahan kayak Lo Li, oh ya kemarin gue lihat Lo sama om-om berpelukan, wow dibayar berapa Lo sama om-om !!!" ucap Emir kepada Eli dengan melawan hujatan dari Eli


"Oh ya, Fan, tadi Lo bilang kalau bokap Andre main cewek, bukannya bokap Lo yang suka main cewek, beritanya udah tersebar Lo kemana-mana Fan, Lo hati-hati sama Eli sahabat Lo yang satu ini, si Eli kan suka menggaet om-om, jangan sampai bokap Lo di mbat juga, hahaha" ucap Emir kepada Fani dengan membalas hujatan dari Fani dan Eli


"Emiiiiir !!!" teriak Eli kepada Emir dengan Mengayunkan tangannya untuk menampar Emir


Lalu tiba-tiba, Najwa menangkis tangan Eli dan melawan Eli

__ADS_1


"Apa-apaan sih Lo Naj !!! Lepasin tangan gue !!!" teriak Eli kepada Najwa dengan keras


"Cukup Li !!! apa yang dikatakan Emir tentang Lo itu benar semua !!! dan asal Lo tahu, kita berempat melihat Lo, dan melihat apa yang Lo lakuin di depan gerbang Hotel waktu itu sama om-om, jika privasi Lo nggak mau diganggu sama orang, jangan ganggu orang dan jangan menghina orang !!! dan jangan menghujat orang !!!" teriak Najwa kepada Eli dengan tegas


"Kalian berempat memang tidak tahu malu !!!hinaan yang selalu kalian lontarkan kepada orang-orang, itu adalah diri kalian sendiri !!!makanya, sebelum kalian bicara, ngaca dulu dong !!!" teriak Najwa kepada Eli dan teman-temannya dengan tegas


"Dan kalau gue lihat, kalian berempat hobi banget cari masalah, Ntar kena batunya loh !!!" ucap Andre kepada Eli dan teman-temannya dengan tegas


"Memang gak ada otak kalian berempat !!!" ucap Alex kepada Eli dan teman-temannya dengan tegas


"Tutup mulut Lo lex !!!" teriak Siska kepada Alex dan sambil menunjuk ke arah Alex


"Hei !!! Lo yang seharusnya tutup mulut !!! dan seharusnya Lo khawatir Sis sama teman Lo yang satu ini, Bukannya si Eli sering ke rumah Lo !!! hati-hati Ntar bokap Lo diembat sama si Eli" ucap Najwa kepada Siska dengan menakut-nakuti Siska


"Najwaaaa !!!" teriak Eli kepada Najwa dengan sakit hati


"Diam Lo !!! jika hati dan perasaan Lo nggak mau diganggu sama orang !!! jangan ganggu orang !!! Lo sama teman-teman Lo selalu cari masalah dan selalu cari keributan, gue nggak peduli ya Li, apa yang Lo lakuin, mau Lo sama om-om, mau Lo ngapain, kita nggak peduli sama Lo !!! Tetapi kalau Lo nuduh kita jual diri, dan menghujat yang lain-lainnya, ya pastinya kita lawan Lo !!! dan kita nggak bakalan tinggal diam gitu aja, Lo nyakitin kita, dan kita pasti bongkar apa yang udah Lo lakuin !!!" ?ucap Emir kepada Eli dengan tegas


"Dan kalau perusahaan bokap Andre bangkrut, Emang Andre dan bokapnya minta makan apa sama kalian !!! enggak kan !!!" teriak Emir kepada Fani dan teman-temannya


"Emang dasar parasit kalian berempat !!!" ucap Andre kepada Fani dan teman-temannya dengan rasa sakit hati


"Ya udah Ndre, yuk kita pergi dari sini, ngapain kita menghadapi parasit berempat ini, nggak penting banget !!!" ucap Alex kepada Andre, sambil mengajak Andre dan teman-temannya, keluar dari ruang perkuliahan yang sedang memanas

__ADS_1


"Yuk guys, kita keluar" ucap Najwa kepada Andre dan teman-temannya, sambil melangkahkan kaki mereka keluar dari ruang perkuliahan


"Astaghfirullahaladzim, pagi-pagi kita berempat sudah menghadapi para nenek sihir" ucap Emir sambil beristighfar dan mengelus dadanya


__ADS_2