
Sembari Emir dan Najwa sudah menyebarkan promosi produk kecantikan, dan bisnis kecantikan di media sosial, lalu timbullah rasa sakit hati Riris dan Farah, kebetulan pada hari ini Riris dan Farah berada di suatu Cafe.
"Jeng, lihat ini" ucap Farah kepada Riris, sembari ia sedang memperlihatkan promosi Emir dan Najwa di media sosial, dalam keadaan posisi duduk di cafe
"Apaaaa !!!" teriak Riris dengan emosi melihat kemajuan Emir dan Najwa
"Saya benar-benar kesal sekali sama Emir dan Najwa !!!" ucap Riris kepada Farah, dengan emosi melihat kemajuan Emir dan Najwa
"Ini nggak bisa dibiarkan jeng, sekarang mereka bisa ketawa atas kebahagiaan mereka, tapi suatu saat nanti mereka akan menangis atas kegagalan yang akan kita rencanakan !!!" ucap Farah kepada Riris, dengan menaruh dendam kepada Emir dan Najwa
"Yang bikin saya jauh lebih kesal lagi, suami saya gagal menjatuhkan image Emir di depan pengusaha dan pebisnis lainnya !!!" ucap Riris dengan emosi kepada Farah
"Kenapa bisa gagal Jeng ?" tanya Farah kepada Riris dengan serius
"Gara-gara Indra, ayahnya Andre, iyalah yang menggagalkan semua rencana suami saya, dan ia juga berhasil menjatuhkan image suami saya di depan pengusaha lain !!!" ucap Riris kepada Farah, dengan menaruh sakit hati kepada Indra ayahnya Andre
"Saya jadi heran Jeng, ilmu apa sih yang dipakai sama Emir dan Najwa itu ? Kenapa mereka selalu selamat !!! dan selalu ada yang menyelamatkan mereka !!!" tanya Farah kepada Riris dengan sakit hati pada kemajuan Emir dan Najwa
"Saya nggak tahu jeng, setiap saya sama Siska baik itu sama suami saya, pasti kalah melawan Emir dan Najwa !!! Begitu juga dengan Fani, Eli dan Qhira, mereka selalu kalah melawan Emir dan Najwa, Heran saya !!!" ucapkan Riris kepada marah dengan serius
Sembari Riris dan Farah sedang berbincang-bincang, tiba-tiba Pinkan dan Chika melihat dan mendengar percakapan antara Riris dan Farah, kebetulan pada waktu itu Pinkan dan Chika mampir di sebuah Cafe, di tempat Riris dan Farah sedang nongkrong berdua.
"Astaghfirullahaladzim, mimpi apa kita semalam yaa Pinkan ? perasaan kita ke cafe ini mau beli makanan, sekalian juga nongkrong buat santai, eh malah ketemu nenek lampir berdua ini lagi di sini" ucap Chika dengan emosi, melihat Riris dan Farah, lalu menjelek-jelekkan Emir dan Najwa
__ADS_1
"Iya, Kak, Pinkan jadi sebel banget lihat mereka berdua, gimana kita samperin aja Kak mereka berdua, mereka berdua sudah menjelek-jelekkan Kak Emir dan kak Najwa" ucap Pinkan kepada Chika, dengan menaruh rasa kesal kepada Riris dan Farah
"Ayo, Dek, kita labrak mereka berdua" jawab Chika kepada Pinkan, dengan emosi kepada Riris dan Farah
Tak lama kemudian, Chika dan Pinkan menghampiri Riris dan Farah.
"Hai, Tante, lagi menjelek-jelekkan Kak Emir dan kak Najwa ya, enak banget kelihatannya, ngopi sambil bergunjing, kalau dilihat-lihat kayaknya tante menderita melihat kemajuan Kak Emir dan kak Najwa, hahaha" ucap Chika kepada Riris dan Farah, sambil meledek mereka berdua
Tiba-tiba Riris dan Farah berdiri dengan gerakan yang emosi kepada Chika dan Pinkan, lalu berbicara dengan menunjuk ke arah Chika dan Pinkan.
"Diam kamu !!! Dasar anak kurang ajar !!! berani meledek orang tua, sekarang tertawalah dengan puas Kakak kalian itu !!! tapi suatu saat nanti tertawa mereka akan berubah menjadi tangisan !!! saya akan bikin kedua Kakak kalian itu hancur !!! ingat itu baik-baik !!!" ucap Riris kepada Chika dan Pinkan dengan emosi
"Wow, kayaknya ada yang panas nih Kak Chika, perasaan rencana Anda itu gagal terus, nggak pernah berhasil !!! tante saya sarankan jadilah orang yang pintar dan bijaksana !!!jangan jadi orang goblok melulu !!! nggak capek apa !!! kenapa tante saya bilang goblok !!! karena di otak tante itu yang ada cuma ingin menghancurkan dan melenyapkan orang !!! makanya tante emang pantas saya bilang goblok, hahaha" jawab Pinkan dengan tegas kepada Riris dan Farah
"Saya nggak pernah takut sama ancaman tante !!! justru yang songong itu anak tante !!! satu jari telunjuk tante menunjuk saya songong, maka 4 jari tante menunjuk ke arah tante dan juga Fani !!! kalau kalian berdua itu songong !!!" ucap Pinkan kepada Farah dengan tegas
"Oh ya, dan satu hal lagi, tadi saya dengar ada yang bilang, Kenapa ya Kak Emir dan kak Najwa itu tidak bisa dikalahkan, karena mereka berdua itu orang baik, dan karena kalian itu orang jahat !!! makanya kalian nggak bisa mengalahkan Kak Emir dan Kak Najwa !!!" ucap Chika kepada Riris dan Farah dengan tegas
"Dan satu hal lagi ya Tante, ingatlah satu hal, Kejahatan akan selalu dikalahkan oleh kebaikan !!! jika anak tante selalu berbuat jahat kepada Kak Emir dan kak Najwa !!! maka mereka akan selalu kalah dengan sendirinya !!! ingat kejahatan anak kalian tidak akan pernah menang di manapun mereka berada !!! dan berhadapan dengan siapa pun juga !!!" ucap Chika dengan tegas kepada Riris dan Farah
Kemudian setelah itu, Riris emosi mendengar perkataan dari Chika dan Pinkan, lalu ia menampar Chika dengan emosi, dan hal yang sama dilakukan oleh Farah, dia menampar Pinkan dengan emosi.
"Aduh !!!" teriak Chika dan Pinkan secara serentak setelah ditampar oleh Riris dan Farah
__ADS_1
"Rasain kalian !!! berani-beraninya kalian kurang ajar sama kita berdua !!!" teriak Farah kepada Chika dan Pinkan dengan emosi
"Kita nggak ada bermaksud kurang ajar sama tante !!! tapi kita cuma hanya memperingatkan tante supaya tidak kurang ajar sama Kak Emir dan kak Najwa !!!" teriak Chika kepada Riris dan parah dengan emosi
Lalu kemudian setelah itu, Riris Mengayunkan tangannya untuk kedua kalinya, dan menampar Chika tetapi di tangkis oleh Pinkan.
"Cukup tante !!! tante sudah berani menampar Kapak saya !!! dan menjelek-jelekan kakak saya !!! dan ini pelajaran untuk tante !!!" teriak Pinkan kepada Riris, lalu menampar balik Riris dengan emosi
"Aduh, aw !!!" teriak Riris setelah pipinya ditampar oleh Pinkan dengan emosi
"Berani-beraninya kamu menampar jeng Riris !!!" teriak Farah kepada Pinkan, dengan Mengayunkan tangannya untuk menampar Pingkan tetapi di tangkis oleh Chila
"Anda pikir saya akan diam saja, jika anda ingin menyakiti adik saya, rasain ini !!!" teriak Chika kepada Farah dental emosi, sembari ia juga menantang Farah
"Aduh, aw !!!" teriak parah memegang pipinya setelah ditampar dibalik oleh Chika
"Anda berdua ingat !!! akan suatu hal !!! kita tidak akan membiarkan kalian untuk berbuat jahat sama Kak Emir dan kak Najwa !!!" ucap Chika dengan emosi kepada Riris dan Farah, sembari ia sedang menuju ke arah Riris dan Farah
"Camkan itu !!! dasar tidak tahu malu !!!" teriak Pinkan kepada Riris dan Farah dengan emosi
"Ayo, Pingkan kita pergi dari sini !!!" ucap Chika kepada Pinkan, dengan mengajak Pinkan keluar dari Cafe
"Ayo Kak" ucap Pinkan sembari mereka berdua berbalik arah dari hadapan Riris dan Farah
__ADS_1