
Suasana di kampus sangat ramai dikelilingi oleh mahasiswa, dosen, karyawan, dan karyawati yang ada di kampus, sembari sambil menunggu dosen, Emir bermenung tiba-tiba dikejutkan oleh Najwa.
"Mir, Lo kenapa ? kok bengong ?" tanya Najwa kepada Emir dengan penasaran
"Enggak, kok Naj, tiba-tiba gue kepikiran aja Ingin turun ke desa-desa untuk menjalankan bisnis kecantikan gue" ucap Emir kepada Najwa dengan tenang
"Tapi kalau gue lihat-lihat, viewers Lo banyak di media sosial, dan Lo juga bikin iklan di media sosial banyak juga kok yang beli produk, dan mau jadi member Lo" ucap Najwa kepada Emir dengan serius
"Iya, Naj, Lo betul, tapi sekali-kali gue ingin coba turun ke perumahan di desa, selain jualan gue juga mau rekrut mereka untuk jadi member, ya walaupun gue mengalami penolakan nggak masalah, yang penting gue udah turun ke desa-desa untuk mengembangkan bisnis ini, dan berbagi ilmu juga, serta mau bagi keberhasilan juga dengan orang-orang yang ada di desa" ucap Emir kepada Najwa dengan penuh haru
"Oh begitu, Mir, menarik juga ide Lo, nggak apa-apa Lo coba aja, mana tahu ada yang mau beli produk Lo dan ada juga yang mau masuk member Lo" ucap Najwa kepada Emir dengan tersenyum Untuk mensupport Emir
"Iya, Naj, makasih ya besti" ucap Emir kepada Najwa dengan berterima kasih
"Sama-sama, Mir" jawab Najwa kepada Najwa
"Oh ya, Mir, kira-kira kapan Lo mau turun ke desa ?" tanya Najwa kepada Emir
"Nanti siang sehabis kuliah ini Naj, ntar kalau gue udah ambil cucian laundry di tempat Bude, gue langsung pergi ke desa, kebetulan hari ini gue sama rekan-rekan kerja di pabrik lagi free sekarang" ucap Emir kepada Najwa dengan santai
"Iya, hati-hati ya Besti, maaf hari ini gue nggak bisa temani Lo ke desa, karena nanti gue bantuin Papa sama Mama, biasa nyetrika bahan dasar dan jahitan baju yang udah selesai" ucap Najwa kepada Emir dengan santai
"Nggak apa-apa, kok Naj, gue ngerti kok" jawab Emir kepada Najwa dengan tersenyum
Sembari Emir dan Najwa sedang berbincang-bincang, tak lama kemudian tibalah saatnya perkuliahan dimulai, ada beberapa mata kuliah yang belum terselesaikan menjelang ujian proposal penelitian, yang akan dilaksanakan oleh mahasiswa semester akhir.
Setelah beberapa jam kemudian, perkuliahan sudah selesai, waktunya Emir bergegas pergi ke tempat laundry Bude Iin, untuk mengambil cucian laundry, untuk dibawa ke rumahnya, tak lama kemudian, Emir langsung pulang dan membawa cucian laundry tersebut, lalu diselesaikan oleh Chika dan Pinkan.
__ADS_1
"Dek, Kakak izin turun ke desa ya sekarang" ucap Emir kepada Chika dan Pinkan, dengan berpamitan kepada adik-adiknya
"Ngapain Kak, kok tiba-tiba kakak mau ke desa ?" tanya Pinkan kepada Emir dengan lembut
"Kakak mau menjalankan bisnis kecantikan ini sampai ke desa, mana tahu ada yang mau beli produk, atau ada yang mau jadi member kakak" ucap Emir kepada adik-adiknya
"Oh begitu, Kak, tapi sebelum itu makan dulu ya, jangan sampai perutnya kosong cari uang" ucap Cika kepada Emir dengan tersenyum
"Iya, dek, makasih ya, kalau gitu Kakak makan dulu ya" ucap Emir kepada Chika dan Pinkan, lalu melangkahkan kakinya untuk pergi ke meja makan, dan langsung menyantap makanan yang sudah disediakan oleh Chika untuk Emir
Tak lama kemudian, Emir sudah selesai makan, lalu ia berpamitan kepada Chika dan Pinkan untuk pergi ke suatu desa, Lalu setelah beberapa menit di perjalanan, Emir sudah tiba di suatu desa yang sudah ia rencanakan, kemudian Emir datang kepada salah satu rumah warga untuk memperlihatkan produk kecantikan.
"Tok tok tok tok, Assalamualaikum" ucap Emir memberikan salam mengetuk pintu salah satu rumah warga
"Waalaikumsalam" tiba-tiba ada yang membuka pintu seorang ibu-ibu lalu menjawab salam dari Emir
"Maaf mengganggu sebentar bu, di sini saya mau memperlihatkan katalog produk kecantikan, mana tahu ibu berminat, bisa saya minta waktunya sebentar bu ?" tanya Emir kepada salah satu ibu tersebut, dengan memperlihatkan katalog kecantikan
"Maaf, saya nggak ada waktu, pergi ke tempat yang lain aja !!!" ucap Ibu tersebut kepada Emir dengan ketus
"Iya, Bu, makasih ya Bu atas waktunya, Assalamualaikum" ucap Emir kepada Ibu tersebut dengan memberikan salam, sebelum pergi dari rumahnya
"Waalaikumsalam" jawab salah seorang ibu tersebut dengan ketus membalas salam dari Emir
Setelah 10 rumah dikunjungi oleh Emir, Emir selalu mengalami penolakan dari rumah warga tersebut.
"Masih belum ada yang mau diajak untuk join jadi member, berikan hamba kekuatan dan kesabaran Ya Allah, dan berikanlah hamba petunjuk, lalu berikanlah hamba kemudahan supaya hamba bisa bertemu dengan pembeli yang pasti membeli produk kecantikan hamba, dengan calon member yang pasti mau join jadi member saya, kabulkanlah ya Allah, amin, amin ya robbal alamin" ucap Emir sambil berdoa kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala, dengan posisi ia sedang berjalan untuk pergi ke rumah warga
__ADS_1
Tak lama kemudian, Emir berhenti di suatu warung untuk minum dan beristirahat sejenak, kebetulan Emir bertemu dengan beberapa orang ibu-ibu yang ada di warung tersebut.
"Itu buku apaan tuh dek ?" tanya salah satu ibu yang ada di warung tersebut
"Ini katalog kecantikan Bu, apa Ibu mau lihat dulu ? tenang Gratis kok gak bayar" ucap Emir kepada salah satu ibu yang ada di warung tersebut dengan tersenyum manis
"Oh ya, sini coba kita lihat dulu" ucap para ibu-ibu yang ada di dekat Emir
"Silakan, Bu" jawab Emir kepada ibu-ibu tersebut dengan tersenyum
Sembari ibu-ibu tersebut sedang melihat katalog kecantikan Emir, tiba-tiba ada salah satu produk tersebut yang menarik perhatian ibu-ibu tersebut, sehingga mereka memesan produk kecantikan kepada Emir dengan uang cash.
"Wah, ini bagus sekali skin care-nya, dek Saya mau pesan yang ini ya" ucap salah satu ibu-ibu tersebut kepada Emir
"Saya juga mau pesan dek, Skin Care yang ini" ucap teman dari ibu-ibu tersebut
"Saya juga, Skin Care yang ini aja" ucap beberapa orang ibu-ibu tersebut ingin memesan produk kecantikan Emir
"Alhamdulillah, terima kasih ibu-ibu, nanti bakal saya orderkan" ucap Emir kepada ibu-ibu tersebut
"Berarti uangnya cash ya, kita bayar sekarang, Oh ya Dek, ada kartu namanya nggak, dan minta juga nomor WhatsApp-nya" ucap ibu-ibu tersebut kepada Emir
"Iya, Bu, ini kartu nama saya, sekalian ada WA-nya juga, Insya Allah WA-nya aktif kok, dan Insya Allah saya juga amanah kok" jawab Emir kepada ibu-ibu tersebut dengan ramah
"Sembari Emir sedang berbincang-bincang dengan ibu-ibu tersebut, tiba-tiba kelima orang ibu-ibu tersebut ingin menjadi member kecantikan Emir, lalu kemudian mereka langsung membayar uang pendaftarannya dengan cash kepada Emir.
" Alhamdulillahirobbilalamin, terima kasih ya Allah, akhirnya hamba menemukan lima orang yang membeli produk kecantikan hamba, dan juga mendapatkan 5 orang yang ingin menjadi member hamba, terima kasih atas kemudahan Mu ya Allah" ucap Emir kepada dirinya sendiri, sembari ia bersyukur kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala di dalam hatinya
__ADS_1