Gadis Pejuang Bisnis Kecantikan MLM

Gadis Pejuang Bisnis Kecantikan MLM
BAB 28 Mencari Bukti Fitnah Kejahatan


__ADS_3

"Hai, Mir" sapa Mita kepada Emir


"Hai, Mit" jawab Emir kepada Mita


"Mir, apa benar tuh video yang lagi viral tentang Lo? "tanya Mita kepada Emir


"Itu tidak benar Mit" jawab Emir kepada Mita


"Lantas, kalau itu tidak benar, tindakan Lo selanjutnya apa Mir ? apa Lo diam aja diperlakukan seperti itu sama orang kayak gitu ?" tanya Mita kepada Emir dengan serius


"Untuk sementara ini, gue belum bisa berbuat apa-apa, yang jelas gue pasti cari tahu, dalang dari semua ini siapa, lagian gue nggak pernah takut dengan berita hoax yang menimpa diri gue sekarang ini, karena gue nggak bersalah dan nggak pernah melakukan hal yang dituduhkan seperti itu" ucap Emir kepada Mita dengan jelas


"Apa Lo nggak coba klarifikasi di media sosial Mir ? dan jelaskan kepada para haters atau netizen gitu, kalau Lo nggak melakukan ini ?" tanya Eka kepada Emir dengan serius


"Rencananya iya sih mas, tapi kalau untuk melakukan sesuatu itu, kita harus tenang dulu berpikir, dipikirkan dulu langkah demi langkah, step by step-nya bagaimana, baru kita bertindak" jawab Emir kepada Eka dengan jelas


"Terus perasaan Lo gimana Mir, dapat hujatan dan fitnah seperti ini ?" tanya Ena kepada Emir dengan serius


"Jujur, mbak, kalau masalah perasaan pasti Emir sakit hati, hancur, dan terkejut, tapi kalau kita down dalam menghadapi masalah, yang ada masalah nggak bakalan selesai, jadi kita hadapi aja dengan tenang, selagi kita nggak salah buat apa kita takut" jawab Emir kepada Ena


"Gue salut sama Lo Mir, Lo bisa tenang menghadapi masalah, kalau gue ada di posisi Lo, jujur aja gue nggak bakalan sanggup, yang ada pasti tekanan darah gue udah pada kumat" ucap Ena kepada Emir


"Yang sabar ya Mir, jika Lo memang nggak bersalah, Tuhan pasti melindungi Lo dan akan membela Lo" ucap Mita kepada Emir


"Iya, Mit, Makasih ya Mit" ucap Emir kepada Mita


"Sama-sama, Mir" jawab Mita kepada Emir


Sembari Emir sedang bekerja di pabrik, tak lama kemudian, Beno menghampiri Riris dan memberikan kabar yang membuat Riris gembira.


"Bos, rencana kita berjalan dengan lancar Bos" ucap Beno kepada Riris dengan gembira

__ADS_1


"Apaaaa, yang bener aja Kamu, serius ? tanya Riris kepada Beno


"Serius, bos" ucap Erik kepada Riris


"Bisnis Emir menurun drastis bos, udah banyak para netizen atau haters nggak simpatik lagi sama si Emir, dagangan produknya juga nggak laris bos, pokoknya banyak hujatan gitulah dari netizen" ucap Yudi kepada Riris


"Hahaha, Nah gitu dong itu baru anak buah saya" ucap Riris kepada ketiga anak buahnya


"Sebentar lagi kamu akan hancur Emir !!! bisnis kamu, pekerjaan kamu, dan kuliah kamu, akan berantakan !!!" ucap Riris kepada dirinya sendiri, dengan menaruh rasa dendam kepada Emir


"Dan langkah selanjutnya saya akan menghancurkan Najwa, ketika saya menghancurkan Najwa, maka Endah dan Iin pasti akan hancur, lihat saja kalian, satu persatu akan saya hancurkan !!!" ucap Riris kepada dirinya sendiri, sambil menaruh dendam kepada Najwa Endah dan bude Iin


"Ini bayaran kalian" ucap Riris kepada ketiga anak buahnya


"Yeeee, Makasih Bos" ucap Beno dan teman-temannya


"Wow, kita pasti party nih guys" jawab Erik kepada teman-temannya


"Ya sudah, sana pulang" ucap Riris kepada ketiga anak buahnya


Tak lama kemudian, Beno dan teman-temannya keluar dari rumah Riris, dalam waktu yang bersamaan, Najwa mendatangi rumah Riris, karena Najwa ia mencurigai Mama Siska adalah dalang dibalik ini semua, tanpa disengaja Najwa melihat ada tiga laki-laki keluar dari rumah Riris, tetapi Beno dan teman-temannya tidak memperhatikan Najwa, secara tidak langsung Najwa mendengarkan percakapan Beno dan teman-temannya.


"Gue senang banget bro, dapat duit banyak hari ini" ucap Beno kepada teman-temannya


"Iya, betul Ben, Nanti malam kita party dengan teman-teman yang lainnya Bro" ucap Erik kepada teman-temannya


"Eh, tapi ingat guys, setelah si Emir berhasil kita hancurkan berkali-kali, langkah selanjutnya adalah si cewek cantik yang ada di foto ini" ucap Yudi kepada teman-temannya


"Ya, betul, dia adalah cewek yang bernama Najwa, dan keluarganya" ucap Beno kepada teman-temannya


Tiba-tiba Najwa terkejut mendengar ucapan Beno dan teman-teman nya, Najwa langsung bersembunyi di balik tembok yang ada di dekat rumah Riris, sembari Najwa sedang bersembunyi, ia tidak lupa untuk merekam dan memvideokan, semua pembicaraan Beno dan teman-temannya, lalu setelah itu ia tak lupa untuk mengamankan handphonenya.

__ADS_1


"Ternyata ini semua ulahnya Mama Siska dan para ketiga lelaki itu, ternyata benar dugaan Pinkan selama ini, gue harus hati-hati" ucap Najwa kepada dirinya sendiri


Dan pada detik itu juga, Najwa mengirimkan semua bukti yang sudah ia dapatkan kepada Emir, dan adik-adiknya, kepada Endah, dan Budi Iin, setelah Beno dan teman-temannya sudah beranjak pergi dari rumah Riris, tak lama kemudian, Najwa menghampiri Riris, namun sebelum bertemu dengan Riris, ia mengaktifkan perekam suara di ponselnya, lalu ia menaruh handphonenya di dalam saku celana yang ada korsletingnya.


"Tok tok tok" Najwa mau Ketuk pintu rumah Riris


Tiba-tiba Riris membuka pintu rumahnya dan bertemu dengan Najwa


"Selamat siang Tante" ucap Najwa kepada Riris


"Selamat siang" jawab Riris kepada Najwa


"Mungkin Anda lupa dengan saya, coba Anda ingat-ingat siapa saya ?" tanya Najwa kepada Riris dengan tegas


"Jika anda lupa, mari Saya jelaskan, perkenalkan saya adalah Najwa yang sudah diracuni oleh anak anda" ucap Najwa kepada Riris dengan tegas


Lalu tiba-tiba Riris kaget melihat kedatangan Najwa kerumahnya.


"Apaaaa, oh jadi kamu yang bernama Najwa, udah sembuh ? Baguslah kalau begitu" ucap Riris dengan ketus kepada Najwa


"Saya udah tahu, apa yang Anda lakukan di belakang Saya dan Emir" ucap Najwa kepada Riris dengan tegas


"Maksud kamu apa ? kamu jangan menuduh orang sembarangan ?" ucap Riris kepada Najwa dengan suara keras


"Sudahlah !!! Anda nggak usah berpura-pura, saya udah dengar percakapan ketika anak buah anda di luar tadi !!! dan saya juga udah melihat anda barusan berhadapan dengan ketiga para preman itu !!! ucap Najwa kepada Riris dengan tegas


"Hei, Kamu !!! jangan salah menuduh orang, barusan tiga orang laki-laki itu mereka salah alamat, dan kamu jangan sembarangan menuduh saya !!! ucap Riris dengan tegas sambil menunjuk ke arah Najwa


"Hei, Anda !!! jangan menunjuk Saya, Saya juga bisa jauh lebih kurang ajar kepada Anda !!! dan jika Anda terbukti dalang dibalik ini semua, Anda akan tahu akibatnya !!!paham !!" ucap Najwa kepada Riris dengan tegas dan sambil menuju ke arah Riris


Tak Berapa lama kemudian, Najwa keluar dari rumah Riris dan lanjut menuju ke rumah Emir, setelah sampai di rumah Emir, Najwa menjelaskan semua bukti-bukti yang sudah ia kirim kepada Emir dan adik-adiknya.

__ADS_1


__ADS_2