
Seiring berjalannya waktu, tibalah saatnya Emir, Najwa, Andre, dan Alex, pergi menuju ke tempat lokasi penelitian, tetapi sebelum itu terlebih dahulu menuju lokasi ke tempat penelitian Emir dan Najwa selama dua hari, sebari di perjalanan mereka berbincang-bincang satu sama lain.
"Lumayan terisolir juga ya, Mir, tempat penelitian Lo sama Najwa" ucap Andre kepada Emir, sambil menyetir mobil
"Iya, Ndre, kalau dilihat-lihat tempatnya serem juga ya" ucap Emir kepada Andre dengan merasa khawatir
"Memang iya sih, desanya rame nggak sepi, tapi entah kenapa ya gue ngerasa daerah ini brutal banget" sambung Najwa kepada Emir dan Andre, dengan merasa tidak enak
"Bener apa kata Lo Naj, kita harus hati-hati di sini" ucap Alex kepada Najwa, dengan menyuruh berhati-hati
"Makanya, gue sama Alex nggak biarin kalian berdua di tempat terisolir ini, kita khawatir meninggalkan kalian di sini" ucap Andre kepada Emir dan Najwa, memberikan perlindungan
"Iya, bbener, alian tenang aja kita berdua selalu ada kok sama kalian" ucap Alex kepada Emir dan Najwa, dengan memberikan perlindungan
"Makasih ya, Ndre, Lex, kalian udah bantu kita" ucap Emir kepada Andre dan Alex, dengan mengucapkan terima kasih
"Iya, Makasih ya, kalau nggak ngeri juga gue sama Emir di sini" ucap Najwa kepada Andre dan Alex, dengan rasa khawatir
"Sama-sama" jawab Andre dan Alex secara serentak
Sembari sedang di perjalanan, tiba-tiba ada 4 orang laki-laki memegang linggis, dan 2 perempuan yang bergaya seperti preman, berdiri mendadak di depan mobil Andre
"Astagfirullahaladzim" ucap Andre, Alex, Emir, dan Najwa, terkejut melihat enam preman berdiri mendadak di depan mobil Andre
"Turun woi !!!" teriak salah satu preman laki-laki berdiri di depan mobil Andre bersama teman-temannya
"Ya Allah" ucap Emir dan Najwa merasa ketakutan, melihat para preman itu berdiri di depan mobil Andre
"Kalian tenang aja, biar gue turun" ucap Alex kepada Emir, Najwa, dan Andre
"Tunggu, Lex, kita turun berdua" ucap Andre kepada Alex, sembari Ia turun dari mobilnya
__ADS_1
Setiba Andre dan Alex tiba di depan 4 preman laki-laki, tiba-tiba dua orang preman perempuan mendekati Emir dan Najwa, untuk menuju ke mobil Andre, tetapi sebelum itu kunci mobil diamankan oleh Emir.
"Mereka mau ke sini Mir" ucap Najwa kepada Emir dengan rasa khawatir
"Ya, Naj, gue amankan kunci mobil dulu" ucap Emir kepada Najwa, dengan mengamankan kunci mobil
Tiba-tiba setelah itu 4 orang preman laki-laki membabi buta kepada Andre dan Alex, tetapi Andre dan Alex memberi perlawanan kepada empat orang preman laki-laki itu.
"Serahkan dulu HP kalian, uang kalian, sama dompet kalian !!!" teriak salah satu preman laki-laki tersebut kepada Andre dan Alex
"Maaf, Bang sebelumnya, kita di sini mau penelitian, kita seorang mahasiswa, kedatangan kita baik kok ke sini, mohon kerjasamanya ya" ucap Andre kepada para preman tersebut dengan baik
"Gue nggak mau tahu kedatangan Lo ke sini mau apa !!! yang jelas kalian sudah memasuki daerah kami, dan serahkan harta kepunyaan kalian sekarang juga !!!" teriak salah satu preman kepada Andre dan Alex
"Nggak bisa Bang !!!" teriak Alex kepada preman tersebut dengan tegas
"Jika kalian berdua nggak mau ngasih, berarti kalian sudah siap mati di tangan kami !!!" teriak salah satu preman tersebut, mengancam Andre dan Alex
"Hidup dan mati di tangan Allah bang, bukan di tangan Abang !!!" ucap Alex kepada salah satu preman tersebut dengan tegas
Sembari Andre dan Alex sedang memberikan perlawanan kepada empat orang preman tersebut, hal yang sama dilakukan oleh dua orang preman perempuan kepada Emir dan Najwa.
"Ayo, turun !!! ke sini kalian !!!" ucap salah satu preman perempuan dengan membuka mobil, lalu menarik Emir dan Najwa dengan kasar
"Aduh, aw !!!" teriak Emir dan Najwa merasa kesakitan, setelah ditarik oleh kedua preman perempuan tersebut
Hal yang sama dilakukan oleh Emir dan Najwa, ia memberikan perlawanan yang setimpal kepada dua orang preman perempuan tersebut.
Serahin HP, uang kalian, dan barang-barang kalian lainnya !!!" teriak salah satu preman perempuan kepada Emir dan Najwa, sembari ia sedang menodongkan pisau kepada Emir dan Najwa, sambil menggenggam lengan Emir dan Najwa secara erat.
Tiba-tiba Emir dan Najwa memberi Perlawanan secara perlahan dan hati-hati, Emir dan Najwa menginjak kaki dua preman perempuan tersebut, lalu menendang perut kedua preman perempuan itu, sehingga mereka berdua terjatuh di atas aspal
__ADS_1
"Aduh, aw !!! sakit !!! teriak kedua preman tersebut setelah diinjak kakinya, dan perutnya ditendang oleh Emir dan Najwa, sehingga terjatuh di atas aspal
"Mir, kedua pisaunya kita amankan" ucap Najwa kepada Emir, sambil memberikan sapu tangan kepada Emir, untuk mengamankan kedua pisau tersebut
"Mbak, cari uang yang halal dong, jangan memeras orang kayak gini !!!" teriak Najwa kepada kedua preman perempuan tersebut
"Diam Lo !!! gak usah banyak bacot Lo !!!" ucap salah satu preman perempuan tersebut kepada Najwa
"Dikasih tahu malah ngeyel kalian !!!" teriak Emir kepada kedua preman perempuan tersebut dengan emosi
Kurang ajar !!!" teriak kedua preman perempuan tersebut kepada Emir, lalu ia bergegas berdiri untuk menyerang Emir Najwa
"Nih, rasain Lo !!!" teriak kedua preman perempuan tersebut kepada Emir dan Najwa, dengan mengepal tangannya untuk memukul wajah Emir dan Najwa
Tiba-tiba Emir dan Najwa dengan cepat menangkis kepalan tangan kedua preman perempuan tersebut, lalu Emir dan Najwa mengepal kedua tangannya dan langsung memukul jidat kedua preman perempuan tersebut, kemudian mendorong kedua preman tersebut hingga terjatuh kedua kalinya di atas aspal.
"Aduh, sakit, pusing rasanya, sakit pinggang gue !!!" teriak kedua preman perempuan tersebut, setelah dipukul oleh Emir dan Najwa, dan didorong hingga terjatuh di atas aspal
"Kalian pergi nggak dari hadapan kita !!!" teriak Najwa kepada kedua preman perempuan tersebut dengan emosi, sambil menunjuk ke arah kedua preman perempuan tersebut
"Pergi !!! apa Kalian berdua mau gue pukul lagi !!!" teriak Emir kepada kedua preman perempuan tersebut dengan emosi, sambil memberi peringatan kepada kedua teman perempuan tersebut
"Kayaknya mereka mau nambah dipukul Mir, Ayo kita ganti posisi Besti" ucap Najwa kepada Emir, dengan mengancam kedua preman perempuan tersebut
"Oke, Ayo, Besti" jawab Emir kepada Najwa dengan santai
"Nggak, nggak, nggak, Ampun, kita pergi dari sini !!!" ucap kedua preman perempuan tersebut kepada Emir dan Najwa, dengan lari terbirit-birit merasa ketakutan kepada Emir dan Najwa.
Hal yang sama dilakukan oleh Andre dan Alex, mereka berhasil menghajar keempat preman laki-laki tersebut.
"Pergi kalian dari hadapan kita !!!" teriak Andre kepada para preman laki-laki tersebut dengan emosi
__ADS_1
"Pergi !!! kalau nggak gue pukul lagi nih !!! dasar preman kurang ajar !!!" teriak Alex dengan emosi kepada para preman laki-laki tersebut
"Iya, kita pergi dari sini, ampun bang, ampun bang" ucap parah preman laki-laki tersebut kepada Andre dan Alex, sembari mereka berlari terbirit-birit, dengan merasa ketakutan kepada Andre dan Alex