
"Ya nggaklah ma" jawab Andre kepada Reva dengan rasa malu
"Oke, berarti pergi ke pantainya kita bareng-bareng, nanti pas tiba di pantai kita mencar, gimana ?" tanya Indra kepada Reva, Andre, Emir, Alex, dan Najwa dengan tersenyum
"Oke, siap deh kalau gitu Pa, hahaha" jawab Andre kepada Indra, dengan tersenyum dan tertawa bahagia
"Wow, kayaknya pangeran tampan yang satu ini lagi bahagianya nih, om, tante" ucap Alex kepada Indra dan Reva, dengan merayu Andre
"Ya pantaslah bahagia, karena ada momen yang belum terselesaikan, hahaha" ucap Reva kepada Alex, dengan tersenyum dan tertawa bahagia
"Apaan sih Mama, ngeledek Andre melulu" ucapkan re kepada Reva dengan rasa malu
"Ya udah, kalau gitu Yuk kita ke pantai sekarang" ucap Indra kepada Reva, Andre, Emir, Alex, dan Najwa, dengan penuh semangat beranjak dari kursinya, dan melangkahkan kakinya untuk bersiap-siap pergi ke pantai
"Oke, siap Om" jawab Alex kepada Indra dengan penuh semangat
Setelah beberapa jam kemudian, Indra, Reva, Andre, Emir, Alex dan Najwa, sudah tiba di pantai, setiba di pantai mereka berpencar satu sama lain, dengan pasangan mereka masing-masing.
"Mir, Lo belum jawab pertanyaan gue yang kemarin" ucap Andre kepada Emir, dengan menagih jawaban yang masih penasaran tentang Isi Hati Emir
"Oke, Oke, Oke, sabar Lo bisa ulangi pertanyaan Lo yang kemarin nggak, Hehehe" ucap Emir kepada Andre, dengan bercanda dan sambil tertawa
"Ya ampun Mir, Lo udah lupa apa, sama pertanyaan gue yang kemarin" ucap Andre kepada Emir
"Ya udah, Lo ulangi aja Ndre, kalau Lo emang cinta sama gue" ucap Emir kepada Andre, dengan tersenyum dan merayu Andre
"Oke deh kalau gitu, Mir Lo mau kan taarufan sama gue ?" tanya Andre kepada Emir, dengan merayu Emir secara romantis
"Gue mau taarufan sama Lo, tapi dengan satu syarat" jawab Emir kepada Andre, dengan memberikan syarat
"Apa syaratnya Mir ?" tanya Andre kepada Emir
"Jadilah calon imam yang baik buat gue, dan konsisten dalam menjalani hubungan dengan gue" ucap Emir kepada Andre, dengan lemah lembut
"Siap Bidadari Surgaku" jawab Andre kepada Emir, dengan merayu Emir
Hal yang sama dilakukan Alex kepada Najwa, Alex menagih jawaban dari pertanyaan yang belum dijawab oleh Najwa.
__ADS_1
"Naj, Lo belum jawab pertanyaan gue yang kemarin" ucap Alex kepada Najwa
"Pertanyaan yang mana ?" Najwa berbalik bertanya kepada Alex
"Aduh, kok Lo lupa sih, sama pertanyaan yang gue kasih kemarin sama Lo" ucap Alex kepada Najwa, sambil menepuk jidatnya
"Lo bisa ulangi lagi nggak, pertanyaan Lo yang kemarin apa ?" tanya Najwa kepada Alex, dengan berpura-pura lupa, dan sambil tersenyum
"Okelah kalau gitu, Lo mau nggak taarufan sama gue ?" tanya Alex kepada Najwa dengan serius
"Gue mau taarufan sama Lo, tapi ada beberapa syarat" jawab Najwa kepada Alex, dengan memberikan syarat
"Apa syaratnya Naj ?" tanya Alex kepada Najwa dengan penasaran
"Cintai gue Karena Allah, bawa gue ke jalan yang benar, dan jangan khianati gue, gimana ?" tanya Najwa kepada Alex dengan serius
"Siap Permaisuriku, gue akan jaga Lo Naj, dan gue nggak mau merusak Lo, seperti pacaran zaman kekinian, alias zaman now" ucap Alex kepada Najwa, dengan penuh cinta dan kasih sayang
"Oke, Lex, Makasih ya Lex, Lo udah mencintai gue, gue bersyukur banget" jawab Najwa kepada Alex dengan lembut
"Kalau gitu, Yuk kita sampaikan kabar berita ta'aruf ini kepada Andre dan Emir" ucap Alex kepada Najwa dengan bahagia
Tak Berapa lama kemudian Najwa, dan Alex menemui Andre dan Emir, mereka menyampaikan kabar gembira ini dengan kompak dan bahagia bersama, tanpa disadari ternyata kedua orang tua Alex menguping pembicaraan mereka berempat, dan ikut bahagia melihat dan mendengar kabar bahagia dari Alex, Najwa, Andre, dan Emir.
"Besti" ucap Najwa kepada Emir, dengan penuh semangat
"Bro, gue mau kasih tau kabar gembira buat kalian" ucap Alex kepada Andre dan Emir
"Sama, kita juga mau menyampaikan sesuatu yang gembira juga" ucap Emir kepada Alex dan Najwa
"Iya betul Apa kata Emir, kira-kira kabar bahagia dari kalian apa" tanya Andre kepada Alex dan Najwa
"Ehem, ehem, pengumuman gue sama Najwa sah taaruf" ucap Alex kepada Andre dan Emir, dengan penuh bahagia dan tertawa riang
"Wah, selamat ya, semoga kalian selalu bahagia" ucap Emir kepada Alex, dan Najwa, dan ikut larut dalam kebahagiaan mereka
"Wah, Selamat Bro, gue juga ikut bahagia dengar kabar ini" ucap Andre kepada Alex, dengan penuh bahagia
__ADS_1
"Nah, sekarang giliran kita yang bertanya kabar bahagia dari kalian apa ?" tanya Najwa kepada Emir dan Andre
"Kasih tau gak ya, hahaha" ucap Najwa kepada Najwa, dengan bercanda
"Ya harus dikasih tahu dong Besti" jawab Najwa kepada Emir, dengan penasaran
"Gue sama Emir juga sudah sah taarufan" jawab Andre kepada Alex dan Najwa
"Wow, selamat Besti, gue juga ikut bahagia dengarnya" ucap Najwa kepada Emir sambil berpelukan
"Selamat Bro" ucap Alex kepada Andre, dengan penuh bahagia dan saling berpelukan
Sembari mereka berempat sedang bahagia, Reva dan Indra menguping dan mendengar kebahagiaan tentang Andre, Emir, Alex, dan Najwa.
"Alhamdulillahirobbilalamin, papa mama jadi terharu lihat mereka" ucap Reva kepada Indra sambil berbisik-bisik
"Iya ma, papa bahagia sekali melihat Andre bahagia, ternyata Emir juga mencintai Andre" ucap Indra Kepada Reva dengan bahagia
"Iya, pa, Apalagi setelah Mama kenal sama Emir, Mama juga sayang sama Emir, Mama sudah anggap Emir kayak anak mama sendiri" jawab Reva kepada Indra, dengan terharu
Semoga mereka berempat selalu bahagia ya Ma" ucap Indra kepada Reva, sambil mendoakan Andre, Emir, Alex, dan Najwa
"Amin ya Allah" sambung Reva kepada Indra, sambil mendoakan Andre, Emir, Alex, dan Najwa
Tiba-tiba Indra tidak sengaja menginjak kaki Reva, sehingga Reva berteriak dan ketahuan oleh Andre, Emir, Alex, dan Najwa, kalau Reva dan Indra sedang menguping pembicaraan mereka berempat.
"Aduh, aw" teriak Reva merasa kesakitan, setelah kakinya diinjak oleh Indra
"Papa kebiasaan deh" ucap Reva kepada Indra, sambil mencubit Indra
"Aduh, aduh, maaf ma, sakit ma" teriak Indra setelah dicubit oleh Reva
"Mama, Papa, ngapain di sini, pasti Mama sama Papa nguping lagi" ucap Andre kepada Reva dan Indra, sambil terkejut melihat keberadaan kedua orang tuanya
"Andre" ucap Reva kepada Andre dengan terkejut
"Nggak kok ndre, kita Nggak nguping, papa mau ajak mama jalan-jalan, beli cemilan gitu" ucap Indra kepada Andre, dengan memberi alasan, dan berbicara gugup kepada Andre
__ADS_1
"Cemilan ? di sini nggak ada yang jualan Pa, nah ke arah sana tuh, baru ada cemilan" jawab Andre kepada Indra