Gadis Pejuang Bisnis Kecantikan MLM

Gadis Pejuang Bisnis Kecantikan MLM
bab 45 bertengkar dan saling membela


__ADS_3

"Aaaaw !!!" teriak Pinkan merasa kesakitan setelah ditampar oleh Farah


"Rasain kamu !!! berani-beraninya kamu menghina anak saya !!!" ucap Farah kepada Pinkan dengan emosi


Lalu tiba-tiba Emir emosi dan membalas tamparan dari Farah, karena Emir tidak terima adik bungsunya ditampar oleh Farah.


"Aaaww !!!" teriak Farah dengan memegang pipinya setelah ditampar oleh Emir


"Jangan pernah sakiti adik saya !!!" ucap Emir dengan tegas kepada Farah


"Sekarang pergi dari rumah saya !!!" teriak Emir kepada Farah dan Fani dengan emosi


"Awas kamu, Emir !!! saya akan balas perbuatan kamu !!!" teriak Farah kepada Emir sambil mengancam Emir


"Saya tidak pernah takut dengan ancaman Anda, camkan itu !!!" jawab Emir kepada Farah dengan tegas


"Ayo sayang kita pergi dari sini !!!" ucap Farah kepada Fani, sambil mengajak Fani pulang ke rumah


Setelah Farah dan Fani sampai di rumah, Tak lama kemudian Fani menghubungi Siska untuk meminta nomor whatsApp Beno dan teman-temannya, Lalu setelah itu Fani langsung menghubungi Beno dan teman-temannya secara video call, dan menjelaskan rencana kejahatan yang akan ia rencanakan untuk Emir dan Najwa.


"Hai, kenalkan gue Fani, temannya Siska, gue dapat nomor Lo dari Siska, oke, tanpa basa-basi gue langsung aja ada pekerjaan buat kalian" ucap Fani kepada Beno dan teman-temannya dengan sombong


"Pekerjaan apa ?" tanya Beno kepada Fani


"Gue akan bayar Lo berkali-kali lipat, jika kalian berhasil menodai Emir dan Najwa" ucap Fani kepada Beno dengan tegas


"Sebenarnya gue udah kapok sama Emir dan juga Najwa" ucap Beno kepada Fani dengan tidak semangat


"Oke, gue akan bayar kalian mahal gimana ?" tanya Fani kepada Beno dan teman-temannya


"Kita coba aja dulu Ben" ucap Yudi kepada Beno dengan penuh semangat


"Ben, Ayolah mana tahu misi kita yang sekarang ini tuntas, hahaha" ucap Erik kepada Beno dengan meyakinkan Beno

__ADS_1


"Okelah, kalau begitu" jawab Beno kepada Fani


"Nah gitu dong, pokoknya gue nggak mau tahu, yang penting kalian susun strategi dengan cara kalian sendiri, supaya Emir itu hancur, mau kalian nodai, mau kalian apa-apain, terserah" ucap Fani kepada Beno dan teman-temannya, dengan menaruh dendam kepada Emir


"Oke, siap bos" ucap Erik kepada Fani


Sore sudah berganti dengan malam, malam pun sudah berganti dengan pagi, perkuliahan sebentar lagi akan dimulai, sembari Emir dan Najwa sudah duduk di dalam ruang perkuliahan, tak lama kemudian, Beno dan teman-temannya sudah sampai di kampus, dan mereka bertiga duduk di cafe yang ada di dekat kampus, untuk mengintai Emir dan Najwa.


Setelah beberapa jam perkuliahan usai, waktu pulang kuliah sudah datang, dan saatnya bergegas untuk pulang, tetapi pada hari ini Emir dan Najwa tidak diantar oleh Andre dan Alex pulang ke rumah, karena Andre dan Alex ada urusan dengan dosen yang bersangkutan dikampus.


"Oh ya, Mir, Naj, hari ini kita nggak pulang bareng dulu ya, karena gue dan Alex mau konsul laporan sama Pak Ali" ucap Andre kepada Emir dan Najwa


"Iya, kebetulan kita berdua satu bimbingan laporan tugas" ucap Alex kepada Emir dan Najwa


"Oh ya, nggak apa-apa, kalau gitu kita pulang dulu ya" ucap Emir kepada Andre dan Alex sambil berpamitan


"Oke, sampai jumpa besok di kampus" ucap Najwa kepada Andre dan Alex sambil berpamitan


Setelah beberapa menit kemudian, Emir dan Najwa sampai di gerbang kampus, lalu kemudian setelah itu Beno melihat Emir dan Najwa keluar dari kampus.


"Oke, kalau gitu kita siap-siap" ucap Yudi kepada Beno dan Erik


"Oke let's go" ucap Yudi kepada Beno dan Erik


Beno dan teman-temannya mengikuti Emir dan Najwa, setelah beberapa menit Beno dan teman-temannya mengikuti Emir dan Najwa, tibalah saat yang tepat Beno menangkap Emir dan Najwa, tetapi Emir dan Najwa selalu memberi perlawanan untuk membela diri mereka.


"Hai, sayang, ayo ikut kita lagi" ucap Beno kepada Emir, dengan menggenggam lengan Emir, sehingga Emir merasa kesakitan


"Lepasin Gue, Lo lagi Lo lagi !!! aduh sakiiiit !!!teriak Emir merasa kesakitan, ketika lengannya digenggam oleh Beno


"Hai, cantik, sini ikut gue yuk" ucap Erik kepada Najwa, dengan menggenggam lengan Najwa secara erat, sehingga Najwa merasa kesakitan


"Aduh, aaawww, Lepasin Gue !!! kurang ajar Lo !!! mau Lo apa sih !!! gangguin gue sama Emir terus !!!" teriak Najwa dengan merasa kesakitan, setelah lengannya digenggam oleh Erik

__ADS_1


"Ayo, ikut kita" ucap Yudi kepada Emir dan Najwa


Tak Berapa lama kemudian Emir, dan Najwa melakukan perlawanan kepada Beno, dan teman-temannya dengan menampar Beno dan Erik.


"Aduuuh !!!" teriak Beno setelah ditampar oleh Najwa


"Aduuuuh !!!" teriak Erik setelah ditampar oleh Najwa


Kemudian setelah itu Najwa menarik Emir, dan mengajak Emir untuk melarikan diri dari Beno dan teman-temannya.


"Ayo, Mir" ucap Najwa kepada Emir dengan menarik tangan Emir dan bergegas untuk lari


Ketika Emir dan Najwa bergegas untuk lari, tiba-tiba Beno menangkis tangan Emir dan menarik Emir, lalu setelah itu Beno langsung menampar Emir dengan emosi, sehingga Emir terjatuh dan kepalanya pusing.


"Aaaww" teriak Emir merasa kesakitan, setelah ditampar oleh Beno dan Emir terjatuh ke tanah


"Emiiirrrr" teriak Najwa terkejut melihat Emir ditampar lalu jatuh ke tanah


Najwa pun emosi melihat tingkah Beno, sehingga Najwa melepaskan sepatunya dan menampar sepatunya ke arah Pipi Beno, sehingga membuat Pipi Beno menjadi biru


"Berani-beraninya Lo kurang ajar sama sahabat gue !!!" teriak Najwa kepada Beno dengan emosi


"Aduuuhhh !!!" teriak Beno dengan merasa kesakitan di ppipinya, etelah dipukul oleh Najwa dengan sepatunya


Lalu setelah itu Beno membalas perbuatan Najwa, dengan mendorong Najwa, sehingga Najwa terjatuh dan kepalanya terbentur ke tanah


"Aaaw" teriak Najwa dengan merasa kesakitan di bagian kepalanya, setelah didorong oleh Beno


"Najwaaaaa" teriak Emir dengan penuh rasa khawatir ketika melihat Najwa terjatuh


Tak lama kemudian Andre dan Alex melihat kejadian Emir dan Najwa dipukul oleh Beno, kebetulan pada siang itu dosen yang ditemui oleh Andre dan Alex tidak bisa berlama-lama dengan Andre dan Alex, kemudian setelah itu Andre dan Alex langsung bergegas menuju keluar dari kampus.


"Emiiiiir" teriak Andre dengan terkejut melihat Emir terjatuh ke tanah

__ADS_1


"Najwaaaa" teriak Alex dengan terkejut melihat Najwa terjatuh ke tanah


Andre dan Alex berlari mengejar Emir dan Najwa kemudian setelah itu mereka membantu Emir dan Najwa untuk berdiri, tak lama kemudian, Andre dan Alex berhadapan dengan Beno dan teman-temannya, sehingga terjadilah pertengkaran antara lelaki dengan lelaki, karena Andre dan Alex membela serta melindungi Emir dan Najwa, dari kejahatan Beno dan teman-temannya.


__ADS_2