
Lalu setelah itu Riris, Endah, dan pengacara Beranjak Pergi dari hadapan Najwa, Emir Andre, Alex, Chika, Pinkan, dan juga Endah
"Ayo, kita pergi dari sini !!!" ucap Farah kepada Riris, dan pengacara
"Ayo, bu" jawab pengacara kepada Riris dan Farah
Sembari Riris, Endah, dan pengacara sedang di atas mobil, lalu mereka berbincang-bincang, untuk merencanakan kejahatan kepada Emir, Najwa, Andre, Alex, Chika, dan Pinkan.
"Jalan satu-satunya untuk menghancurkan mereka adalah, kita harus mencuri bukti-bukti tersebut, Lalu menghancurkan bukti-bukti tersebut, supaya langkah saya dengan mudah untuk memberi mereka pelajaran" ucap pengacara kepada Riris dan Endah
"Oke, berarti untuk saat sekarang ini kita butuh bantuan Beno, Erik, dan Yudi" ucap Riris kepada pengacara, dan Farah dengan kesal
"Apa mereka bisa diandalkan jeng ? dulu aja mereka pernah gagal mencelakai Emir dan Najwa ?" tanya Farah kepada Riris dengan serius
"Saya rasa, kali ini mereka pasti berhasil" jawab Riris kepada Farah dengan jelas
"Oke, coba nanti kita bicarakan bersama, tentang rencana kita selanjutnya, untuk menghancurkan bukti sialan yang ada di handphone mereka" ucap Farah kepada Riris, dan pengacara dengan emosi
Sembari Riris, Farah, dan pengacara berbincang-bincang, hal yang sama dilakukan oleh Andre, Alex, Emir, Najwa, Chika, dan Pinkan, mereka bersama juga berbincang-bincang dan selalu waspada, dengan kejahatan yang mengintai mereka.
"Guys, kita harus hati-hati, entah kenapa firasat gue mengatakan setelah mereka pulang dari sini, Mereka pasti merencanakan sesuatu untuk kita, atau jangan-jangan mereka juga mengincar bukti yang kita punya, supaya Siska dan teman-temannya bisa bebas" ucap Najwa kepada Emir, Andre, Alex, Chika, dan Pinkan, dengan merasa khawatir
"Ya, Naj, Lo Bener, orang seperti itu nggak akan puas, dia akan selalu mencari titik lemah kita, supaya kita lengah terhadap bukti-bukti tersebut, dan gue yakin banget, mereka pasti mengincar bukti yang kita punya" ucap Emir kepada Najwa dengan jelas
"Kalau perlu, kita cari tahu pengacara tersebut, Siapa dia, di mana kantornya, dan identitasnya yang lain, supaya dia tidak bisa macam-macam untuk menyerang kita, karena kita nggak salah, guys" ucap Andre memberi saran kepada Emir, Najwa, Alex, Chika, dan Pinkan
"Gimana caranya kak ?" tanya Chika kepada Andre
"Dengan cara kita mengintai Riris, dan Farah" sambung Emir, dengan menjawab pertanyaan Jika dengan tepat
__ADS_1
"Iya, betul Kak, kalau mereka sudah bekerja sama, pasti mereka saling keterkaitan satu sama lain, ingat jangan lupa menyamar untuk mengintai, seperti yang sudah dilakukan oleh kak Emir, dan Kak Chika, dalam menyelesaikan kasus, Siska yang sudah meracuni kak Najwa" ucap Pinkan dengan jelas
"Iya, bener, tapi kita harus lebih berhati-hati, dari yang sebelumnya" ucap Alex memberikan saran
Tiba-tiba, Endah datang dan langsung memberikan saran kepada Emir, Najwa, Andre, Alex, Chika, dan Pinkan
"Dan jangan lupa, untuk melaporkan pengacara itu juga kepada polisi, jika kalian sudah mendapatkan bukti yang benar, supaya pengacara tersebut juga tahu, akibatnya jika ia membela kejahatan" ucap Endah dengan memberikan saran kepada Emir, Najwa, Andre, Alex, Chika, dan Pinkan
"Iya, Ma, betul, berarti tindakan kita berikutnya adalah memberikan orang tua mereka pelajaran, supaya tidak menyerang kita lagi" ucap Najwa kepada Emir, Andre, Alex, Chika, Pinkan, dan Farah
"Kalian benar, kejahatan harus ditumpas, tidak bisa didiamkan, tapi kalian jangan lupa minta petunjuk kepada Allah, supaya kalian selalu dilindungi dan selalu dalam pengawasan Allah" ucap Endah dengan memberi nasehat kepada Najwa, Alex, Emir, Andre, Chika, dan Pinkan
"Iya, tante" jawab Alex kepada Endah, dengan lembut
"Kak, gimana kalau kita bagi tugas lagi ?" tanya Pinkan kepada Emir dengan serius
"Bagi tugas apa Dek ?" tanya Emir kepada Pinkan dengan serius
"Iya, Pinkan, bener Mir, kita harus bagi tugas" jawab Najwa kepada Emira
"Dan kalau masalah tugas kuliah, nanti kita bisa kerjakan secara bersama" ucap Andre kepada Emir dan Najwa
"Dan kalau masalah bisnis, dengan para downline, nanti kita atur jadwal, dan kita berdua juga kerjasama Mir, bisnis kecantikan kita" jawab Najwa kepada Emir, dengan meyakinkan Emir
"Iya, Kak, kalau masalah cucian laundry, nanti Chika sama Pinkan juga deh yang handle, yang jelas, Kakak fokus aja dengan tujuan utama kakak" ucap Chika kepada Emir, dengan meyakinkan Emir
"Nah, jika kita kerjasama di sini dengan kompak, Insya Allah masalah terselesaikan" jawab Alex kepada Emir, Najwa, Chika, dan Pinkan, dengan menenangkan mereka semua
"Berarti, mulai besok, kita udah beraksi Mencari tahu siapa pengacara itu" ucap Andre kepada Emir, Najwa, Alex, Chika, dan pintar
__ADS_1
"Gimana kalau kita mencar untuk cari tahu bukti pengacara tersebut" ucap Najwa kepada Andre, Alex, Emir, Chika, dan Pinkan
"Gimana caranya Naj ?" tanya Alex kepada Najwa dengan serius
"Orang seperti Riris dan Farah, pasti tidak betah di rumah, kebetulan besok kita nggak kuliah, jadi kita bisa manfaatkan waktu buat besok, untuk pergi ke rumah Riris dan Farah, dengan cara berpencar" jawab Najwa kepada Alex dengan jelas
"Maksud Lo, kita berempat berbagi tugas ?" tanya Emir kepada Najwa dengan serius
"Iya, besti, gue sama Alex ke rumah Farah, dan Lo sama Andre ke rumah Riris" jawab Najwa kepada Emir dengan jelas
"Oke, dengan cara kita berbagi tugas, maka masalah cepat selesai" jawab Emir kepada Najwa, Andre, Alex, Chika, dan Pinkan, dengan jelas
"Kira-kira Besok kita pergi jam berapa ?" tanya Andre kepada Emir, Najwa, Alex
"Kalau bisa jam 08.00 pagi, kita udah stand by di rumah sasaran kita" jawab Emir kepada Andre dengan jelas
"Iya, Emir benar, ibarat logikanya, orang-orang seperti mereka jam 08.00 tersebut pasti udah bersiap-siap" jawab Najwa kepada Andre, Alex, dan Emir, dengan jelas
Kemudian setelah mereka selesai berbincang-bincang, tak lama setelah itu Emir, Andre, Alex, Chika, dan Pinkan, pamit untuk pulang ke rumah, tetapi sebelum itu Chika tidak lupa, untuk membawa cucian laundry di tempat Bude Iin.
"Oke, Nice, kalau gitu kita pamit pulang dulu ya, gue mau istirahat" ucap Andre kepada Najwa, untuk berpamitan pulang
"Ya, Naj, kita pulang dulu ya" jawab Emir kepada Najwa, dengan berpamitan pulang
"Oh ya, sebelum itu Chika ke tempat laundry Bude Iin dulu ya Kak, mau ambil cucian laundry dulu" ucap Chika kepada Emir
"Iya, dek" jawab Emir kepada Chika
"Iya, kalian hati-hati di jalan ya, ingat dengan misi kita besok, hehehe" ucap Najwa kepada Alex, Andre, dan Emir
__ADS_1
"Kita pulang dulu ya Kak, Assalamualaikum" ucap Pinkan memberikan salam kepada Najwa sebelum pulang
Waalaikumsalam jawab Najwa kepada Pinkan dengan menjawab salam dari Pinkan