Gadis Pejuang Bisnis Kecantikan MLM

Gadis Pejuang Bisnis Kecantikan MLM
BAB 22 Rencana Balas Dendam


__ADS_3

Tak Berapa lama kemudian, Riris menjenguk Siska dipenjara, 2 jam kemudian Riris telah tiba di penjara dan langsung menemui putri kesayangannya Siska.


"Sayang, gimana keadaan kamu ?" ucap Riris dengan rasa khawatir, sambil memeluk Siska


"Mama, Siska nggak bisa lama-lama di sini, Siska ingin pulang ma" ucap Siska kepada mamanya sambil menangis


"Tenang ya sayang, sebentar lagi papa kamu pulang dari luar kota, kita pasti akan bebaskan kamu dari sini" ucap Riris kepada Siska


"Beneran ya Ma" ucap Siska dengan manja kepada mamanya


"Oh ya, Mama mau nanya, kamu tahu nggak alamat rumah Mama Fani, Mama Eli, dan Mama Qhira, mama mau ke rumah mereka, dan ingin bekerja sama dengan mereka gimana Menurut kamu ?" Tanya Riris kepada Siska


"Bagus ma, kerjasama aja sama mereka dan berikan pelajaran yang setimpal kepada Emir, Najwa, Mama Najwa dan juga si Bude jelek itu" ucap Siska dengan penuh kebencian kepada Emir dan Najwa


"Tenang sayang, Mama pasti akan balas dendam sama mereka dan Mama tidak terima kamu diperlakukan seperti ini" ucap Riris kepada Siska


"Oh ya, sayang, Mama ada bawa makanan kesukaan kamu" ucap Riris kepada Siska


"Wow, enak sekali, makasih ya Ma, tapi kok Mama bawa makanannya banyak sekali" tanya Siska kepada Riris


"Ya, ini buat teman-teman kamu juga, Eli, Qhira, dan Fani, pokoknya kalian makan sepuasnya" ucap Riris kepada Siska


"Makasih ya Ma, jujur ma masakannya di sini nggak enak sama sekali" ucap Siska kepada Riris sambil mengeluh


"Iya, Mama tahu, makanya Mama bawa makanan kesukaan kamu, pokoknya tiap hari mama datang ke sini bawa makanan kesukaan kamu" ucap Riris kepada Siska


"Makasih ya Ma, bener ya Ma" jawab Siska kepada Riris


"Iya sayang, pokoknya kamu tenang aja" ucap Riris kepada Siska dan meyakinkan Putri kesayangannya


"Buruan, cepetan bilang sama mama alamat rumah Eli, Qhira, dan Fani" ucap Riris Kepada Siska dengan terburu-buru


"Ini, ma, alamatnya" jawab Siska kepada Riris sembari ia memberi tahu dengan jelas


"Oke, sayang, kalau begitu Mama pamit dulu ya, dan Mama akan melanjutkan misi selanjutnya, menjelang papa kamu pulang dari luar kota" ucap Riris kepada Siska


"Iya, Ma" jawab Siska kepada Riris

__ADS_1


Tak lama kemudian Riris keluar dari penjara dan berencana menemui Ibu Farah atau mamanya Fani, beberapa jam kemudian Riris sampai di rumah mama Fani dan memperkenalkan dirinya, lalu menjelaskan tujuan kedatangannya ke rumah Ibu Farah.


"Tok tok tok" Riris mengetuk pintu rumah Farah atau mama Fani


Tiba-tiba Farah membuka pintu rumahnya


"Maaf, bu, cari siapa ya ?" tanya Farah kepada Riris


"Apakah jeng mamanya Fani" tanya Riris kepada Farah


"Betul, Ada apa ya ?" Farah pun bertanya balik kepada Riris


"Perkenalkan saya Riris mamanya Siska, Maaf, bolehkah saya masuk ?" ucap Riris kepada Farah


"Oh mamanya Siska, perkenalkan saya Farah mamanya Fani, kalau begitu silakan masuk jeng" jawab Farah kepada Riris


"Terima kasih jeng" jawab Riris kepada Farah


"Oh ya, jeng, kira-kira jeng setuju nggak kalau anak jeng masuk penjara ?" tanya Riris kepada Farah


"Nah, itulah tujuan saya datang ke sini jeng, Saya mau mengajak jeng untuk bekerjasama menghancurkan Emir, Najwa, Endah dan bude Iin, kira-kira gimana menurut jeng ?" tanya Riris kepada Farah dengan serius


"Saya setuju jeng" ucap Farah kepada Riris


"Kalau begitu, kira-kira jeng Farah tahu nggak rumah mama Qhira dan Mama Eli" tanya Riris kepada Farah


"Oh jeng Intan sama Jeng Efni, jangankan rumahnya jeng, nomor HP dan whatsapp-nya ada kok sama saya" ucap Farah kepada Riris


"Wah, bagus kalau begitu jeng" jawab Riris kepada Farah


"Oke, nanti saya video call jeng Intan sama jeng Efni, untuk membicarakan rencana kita ini selanjutnya" ucap Farah kepada Riris


"Nah, kalau begitu gimana kalau kita berempat janjian di sebuah Cafe, untuk membicarakan rencana kita ini jeng ?" tanya Riris kepada Farah


"Boleh, kalau begitu jeng, saya rasa jeng Intan dan jeng Efni setuju dengan hal ini, karena mereka berdua juga tidak terima anaknya dijebloskan ke penjara" ucap Farah kepada Riris


"Oke, kalau begitu saya pamit pulang dulu ya jeng" ucap Riris kepada Farah

__ADS_1


"Oke, jeng, sampai ketemu besok di cafe ya" jawab Farah kepada Riris


Siang pun sudah berganti dengan malam dan malam pun sudah berganti dengan pagi hari, sesuai dengan perjanjian kemarin, maka Riris Farah, Intan dan Efni bertemu di sebuah Cafe untuk merencanakan misi balas dendamnya, tak lama kemudian, Riris sudah tiba di cafe, dan beberapa menit kemudian Farah, intan dan Efni datang secara bersamaan lalu mereka saling berkenalan satu sama lain.


"Hai, jeng, perkenalkan saya Riris mamanya Siska" ucap Riris kepada Intan dan Efni


"Saya Intan, mamanya Qhira" ucap Intan kepada Riris


"Saya Efni, mamanya Eli" ucap Efni kepada Riris


"Oke, kalau begitu, silakan duduk jeng" jawab Riris kepada Farah, Efni dan Intan


"Begini jeng, maksud Saya mengumpulkan jeng bertiga ini, Saya berencana mengajak jeng untuk balas dendam dan memberikan pelajaran kepada Emir, Najwa, Endah, Yosep dan Iin, gimana menurut jeng ?" tanya Riris kepada Efni, Farah, dan Intan dengan serius


"Saya setuju jeng" ucap Intan kepada Riris


"Saya juga setuju jeng" jawab Efni kepada Riris


"Lalu rencana kita kedepannya gimana ?" tanya Farah kepada Riris


"Kalau menurut saya, target yang harus dihancurkan dulu adalah Emir, saya akan perintahkan kepada orang-orang suruhan saya untuk melecehkan Emir, lalu setelah itu, salah satu diantara orang suruhan saya, ada yang memotret dari jarak jauh, seakan-akan Emir dengan senang hati melakukannya" jawab Riris kepada Farah, Intan dan Efni


"Dan kemudian, setelah itu dengan pelecehan itu terjadi, maka bisnis Emir akan hancur dengan sendirinya, dan ia akan dikeluarkan dari kampus, serta di pabrik tempat ia bekerja" ucap Riris kepada Farah, Intan, dan Efni


"Iya, bener jeng, Lalu setelah itu kita akan hancurkan Najwa, dengan melakukan hal yang sama kepada Emir, ketika Najwa sudah dilecehkan secara tidak langsung usaha Endah, Yosep, dan Iin, pasti akan hancur juga dengan sendirinya" ucap Farah kepada Riris


"Dan secara tak langsung, Najwa juga akan dikeluarkan dari kampus" ujar Intan kepada Farah dan Riris


"Iya,.betul jeng, secara tidak langsung kita sudah menghancurkan mereka semua" ujar Efni kepada Riris Farah dan Intan


"Kalau begitu, kita setuju, mulai besok kita akan bergegas melaksanakan misi kita" ucap Riris kepada Farah, Intan dan Efni


"Setelah dendam terbalaskan, baru kita bergegas untuk membebaskan anak-anak kita" jawab Efni kepada Riris, intan, dan Farah


"Setuju" ucap Riris, Farah, Intan dan Efni dengan serempak


Tak lama kemudian, tiba-tiba Riris, Farah, Intan, dan Efni bubar dari Cafe, lalu pulang ke rumahnya masing-masing, kemudian setelah itu Riris menghubungi tiga orang suruhannya.

__ADS_1


__ADS_2