
Tak Berapa lama kemudian, Andre, dan Chika, sudah sampai di rumah, Begitu juga dengan Najwa, dan Alex, sudah tiba di rumah masing-masing.
"Tok tok tok tok" Chika mengetuk pintu rumah
"Assalamualaikum, Kak Emir" ucap Chika memberikan salam, ketika mengetuk pintu rumahnya
Tiba-tiba Emir bergegas untuk membuka pintu.
"Waalaikumsalam" jawab Emir menjawab salam dari Chika
"Chika, Andre, kalian sudah pulang, silakan masuk" ucap Emir menyuruh Chika, dan Andre untuk masuk ke dalam rumahnya
"Mir, gue langsung pulang aja ya, karena udah malam, nanti biar Chika aja yang menjelaskan semuanya kepada Lo" jawab Andre kepada Emir
"Oke, Ndre, hati-hati di jalan ya" jawab Emir kepada Andre
"Iya, Mir, Assalamualaikum" ucap Andre kepada Emir, memberikan salam, sebelum beranjak kaki dari hadapan Emir
"Waalaikumsalam" jawab Emir menjawab salam dari Andre
Kemudian setelah itu, Emir dan Chika masuk ke dalam rumah, lalu duduk di kursi yang sudah disediakan, di meja makan.
"Oh ya Kak, Alhamdulillah Fani sudah ditangkap oleh Polisi, kita berhasil mengamankan Fani, dan kita juga udah berhasil melaporkan Fani kepada polisi, laporan tersebut diterima oleh Polisi" ucap Chika kepada Emir dengan tenang
"Alhamdulillah, syukurlah Dek" jawab Emir kepada Chika, dengan mengucapkan syukur kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala
"Tapi Eli, Qhira, dan Siska mereka bertiga melarikan diri Kak, dan kita disarankan oleh Polisi untuk Waspada" ucap Chika kepada Emir
"Iya, Chika kamu benar" jawab Emir, kepada Chika dengan tenang
Tak lama kemudian, Pinkan menghampiri Emir dan Chika, dengan menghidangkan teh hangat dan kue kecil.
"Kak, silakan diminum dulu" ucap Pinkan kepada Chika dan Emir, sedang menghidangkan teh hangat dan kue kecil
__ADS_1
"Makasih ya Dek" jawab Chika kepada Pinkan, dengan mengucapkan terima kasih
"Sama-sama Kak" jawab Pinkan kepada Chika
"Pinkan, udah dengar semuanya Kak, Syukurlah kalau Fani tertangkap, tetapi kita harus waspada dengan Eli, Qhira, dan Siska" jawab Pinkan kepada Emir dan Chika
Sembari, Chika, Pinkan, dan Emir, sedang berbincang-bincang, Najwa diserang oleh Siska, Eli, dan Qhira, ketika pintu rumahnya sedang terbuka pada malam hari, kebetulan waktu itu Najwa dan bude Iin lagi sibuk, membereskan barang-barang laundry, dan menyusunnya ke dalam rumah.
"Yang ini kita taruh di mana Bude ?" tanya Najwa kepada Bude Iin, sambil membantu Bude Iin, memasukkan perlengkapan laundry ke dalam rumah
"Yang ini kita taruh di sini aja ya cah ayu" jawab Bude Iin, kepada Najwa dengan santai
Tiba-tiba, Siska, Eli, Qhira, datang menghampiri Najwa, lalu kemudian setelah itu Siska menjambak rambut Najwa.
"Bude ke dalam rumah dulu ya nduk"ucap Bude Iin kepada Najwa
"Iya, Bude" jawab Najwa kepada Bude Iin
"Lo rasain ini !!! Gue benci banget sama Lo Najwa !!! gue geram banget sama Lo !!! apa Lo mau mencoba memasukkan gue ke dalam penjara !!! nggak akan bisa !!! gimana rasanya, sakit !!! Iya !!! gue puas banget melihat Lo kesakitan seperti ini !!!" ucap Siska kepada Najwa, sambil menjambak rambut Najwa
Tetapi Najwa tidak tinggal diam, ia membalas perbuatan Siska, dengan cara menjambak rambut Siska, lalu menggigit lengan Siska, dan mendorong Siska hingga terjatuh ke lantai.
"Aduh, aw, sakit !!!" teriak Siska setelah dijambak rambutnya oleh Najwa, lalu digigit lengan nya oleh Najwa, dan didorong oleh Najwa dengan emosi, sehingga Siska terjatuh ke lantai
"Bagus kalian datang ke sini !!! jadi gua nggak capek-capek cari kalian !!! saatnya kalian gue laporin sama polisi sekarang juga !!!" teriak Najwa kepada Siska, Eli, dan Qhira, dengan emosi
Tiba-tiba, Endah, Bude Iin, dan Yosep, datang menghampiri Najwa, lalu kemudian setelah itu, Eli, dan Qhira lari terbirit-birit, karena ketakutan dan meninggalkan Siska sendirian yang sedang kesakitan.
"Ada apa sayang ?" tanya Endah kepada Najwa
"Oh, ternyata kalian ada di sini" ucap Endah dengan emosi, kepada Siska Eli dan kira
"Ayo, kita lari Qhir" ucap Eli kepada Qhira, dengan mengajak Qhira lari, dari hadapan Najwa, Endah, Yosep, dan bude Iin
__ADS_1
"Yah mereka lari" teriak Yosep kepada Najwa
"Nggak apa-apa pa, Biarkan aja mereka lari, setidaknya ada salah satu teman mereka yang kita dapat pada hari ini, biar Najwa yang telepon polisi, Najwa minta tolong sama papa, mama, dan bude Iin, untuk mengamankan Siska dan jagain Siska, untuk sementara" ucap Najwa kepada Endah, Yosep dan bude Iin, dengan meminta tolong, menjaga siska, supaya tidak kabur dari kejaran polisi
"Iya, sayang, kita pasti bakal jagain wanita gak tau malu ini" ucap Yosep kepada Najwa
Tak Berapa lama kemudian, Najwa menelpon polisi, dan menceritakan semua kejadian kepada polisi, lalu setelah itu polisi bersiap-siap menuju ke rumah Najwa, untuk menangkap Siska yang sudah diamankan oleh kedua orang tua Najwa, kemudian setelah itu Najwa menemui kedua orang tuanya, dan Siska di dalam rumah.
"Mau lari ke mana lagi Lo Sis ? Nggak akan gue biarin Lo kabur, Lo pikir Lo bisa lawan gue !!! nggak semudah itu !!! gue yakin Lo kerjasama sama nyokap Lo, untuk kabur dari polisi iya kan !!!" ucap Najwa kepada Siska dengan tegas
"Naj, lepasin gue, gue nggak mau masuk penjara !!! tolong Lepasin Gue !!!" ucap Siska kepada Najwa, dengan merasa ketakutan, ketika ditangkap oleh Polisi
Lalu kemudian setelah itu, Najwa menampar Siska dengan emosi.
"Bebas yang Lo inginkan !!!" teriak Najwa kepada Siska, dengan Mengayunkan tangannya dan menampar Siska, dengan emosi
"Aduh, aw !!!" teriak Siska memegang pipinya, setelah ditampar oleh Najwa
"Gue nggak akan biarin Lo bebas !!! setelah apa yang Lo lakuin sama sahabat gue Emir !!!" teriak Najwa kepada Siska, dengan tegas
Tak Berapa lama kemudian, Polisi datang, Lalu ia masuk ke dalam rumah Najwa, dan polisi langsung membawa Siska ke kantor polisi, lalu ditahan di kantor polisi.
"Saudari Siska, Anda Kami tangkap, karena sudah melakukan tindakan kriminal, kepada saudari Emir" ucap polisi kepada Siska, dengan tegas
"Pak, jangan tangkap saya Pak, saya mohon" ucap Siska memohon kepada polisi, supaya tidak ditangkap oleh Polisi
Tetapi polisi tidak mendengar ocehan dari Siska, dengan secara ligat, polisi membergol kedua tangan Siska, lalu membawa Siska ke kantor polisi.
"Maaf Pak, Bu, Saya segera membawa Siska dari sini,.untuk kita tindak lanjuti" ucap polisi kepada Yosep dan Endah, dengan membawa Siska
"Bawa saja Pak, dengan senang hati, saya serahkan perempuan jahat ini kepada bapak, hukum dia seberat-beratnya" ucap Endah kepada polisi, dengan emosi melihat Siska
"Oh ya, kalau gitu papa sama Najwa, ke kantor polisi dulu ya Ma, Mama istirahat aja di rumah, biar papa sama Najwa, yang dampingi perempuan jahat ini, untuk memberi keterangan di kantor polisi" ucap Yosep kepada Endah
__ADS_1
"Iya, Ma, tadi Mama kan bilang, kalau mama kurang enak badan, istirahat aja ya ma, biar Najwa yang selesaikan, untuk memberi keterangan di kantor polisi sama papa" ucap Najwa kepada Endah
"Iya, Pak, kalau gitu kalian hati-hati di jalan ya" jawab Endah kepada Yosep dan Najwa