
Seiring berjalannya waktu keesokan harinya, ketika Emir dan Najwa sarapan di rumah masing-masing, tiba-tiba secara bersamaan mereka mendapatkan balasan email dari bisnis kecantikan MLM.
"Alhamdulillahirobbilalamin, terima kasih ya Allah" ucap Emir sambil membuka ponselnya dan bersyukur kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala, di depan kedua adik-adiknya
"Kenapa kak ?" tanya Chika kepada Emir, sambil menghidangkan nasi goreng dan teh hangat, untuk Emir dan Bintan
"Alhamdulillah, Dek, Kakak mendapatkan reward dari bisnis kecantikan MLM, yaitu Kakak mendapatkan uang tunai dan liburan ke Malaysia" jawab pendek kepada Chika dan Pinkan, sembari ia duduk di kursi meja makan
"Alhamdulillah, Kak, ya udah Kak, ambil aja liburannya, sekalian untuk refreshing, karena Kakak selama ini sibuk urus kuliah, sampai skripsi dan penelitian segala macam, belum lagi masalah yang lainnya datang juga, apa salahnya sekali-kali refreshing" jawab Pinkan kepada Emir, sembari Iya duduk di samping Emir
"Iya, Kak, betul apa yang dikatakan Pinkan" sambung Chika kepada Emir, sembari ia duduk di kursi meja makan
Tak lama kemudian, setelah itu tiba-tiba Najwa menelpon Emir secara video call.
__ADS_1
"Assalamualaikum, Besti" ucap Emir memberikan salam, setelah mengangkat telepon dari Najwa
"Waalaikumsalam, Besti" jawab Emir kepada Najwa, sembari ia sedang duduk di kursi ruang makan
"Oh ya, Besti, gue mau kasih tahu, kalau gue dapat penghargaan dari kecantikan MLM" ucap Najwa kepada Emir dengan jelas
"Sama, Besti, gue juga mendapatkan pemberitahuan penghargaan dari bisnis kecantikan, Alhamdulillah, lumayan kan untuk refreshing ke negara tetangga, hehehe" sambung Emir kepada Najwa, dengan bahagia mendapatkan penghargaan dari bisnis kecantikan
"Mir, nanti kita ajak Alex sama Andre nggak ?" tanya Najwa kepada Emir dengan serius
"Ide apa, Mir ?" tanya Najwa kepada Emir dengan penasaran
"Nanti, ketika kita sedang menikmati bergabung dengan pebisnis kecantikan MLM di negara tetangga, kita harus mempelajari situasi, maksud gue gini, selama kita mengadakan pertemuan dengan para pebisnis kecantikan yang lainnya, bagaimana kita beri usul kepada negara tetangga, untuk bekerja sama dengan properti dan template, begitu Naj" ucap Emir kepada Najwa dengan menjelaskan secara jelas
__ADS_1
"Ide lo bagus sih, dan masuk akal, kira-kira pebisnis yang ada di negara tetangga mengizinkan atau tidak ?" tanya Najwa kepada Emir dengan serius
"Kalau masalah itu nanti kita pikirkan, Apa salahnya kita mencoba, jika mereka setuju Alhamdulillah, jika mereka tidak setuju jangan putus asa, berarti ada cara yang lebih baik untuk meningkatkan bisnis properti dan template" jawab Emir kepada Najwa dengan tenang
"Salut banget deh gue sama sahabat gue yang satu ini, Iya Mir, bener apa kata Lo, apa salahnya kita coba, mudah-mudahan ide Lo berhasil" sambung Najwa kepada Emir dengan tersenyum manis
"Nanti kita mencoba beri pengertian kepada Andre dan Alex, gue rasa mereka berdua mengerti, apalagi situasi tentang bisnis" ucap Najwa kepada Emir dengan meyakinkan Emir
"Iya, Naj, gue rasa mereka berdua Insya Allah mengerti kok" ucap Emir kepada Najwa
"Ya udah, kalau gitu gue istirahat dulu ya, besok kita sambung lagi" ucap Najwa kepada Emir sambil menguap dan mengantuk
"Oke, Besti, gue tutup dulu ya teleponnya, Assalamualaikum" ucap Emir memberikan salam sebelum menutup telepon dari Najwa
__ADS_1
"Waalaikumsalam" jawab Najwa kepada Emir