Gadis Pejuang Bisnis Kecantikan MLM

Gadis Pejuang Bisnis Kecantikan MLM
BAB 19 Menjalankan Bisnis Dan Polisi Datang Ke Kampus


__ADS_3

Pagi hari pun datang, sembari sambil duduk di ruang perkuliahan, Emir tetap menjalankan bisnisnya dengan baik, dari hari ke hari dan dari minggu ke minggu Bisnis Emir mengalami kemajuan secara perlahan.


menjelang perkuliahan dimulai, Emir melakukan siaran langsung di tiktok, membahas tentang produk Kecantikan, dengan harga produk yang terjangkau, serta ia juga menjelaskan manfaat bergabung jadi member Kecantikan.


Selang beberapa menit kemudian, Emir telah usai live dari Tiktok, tiba-tiba Fani, Eli, dan Qhira memasuki ruang perkuliahan dan langsung menghampiri Emir.


"Eh, kurang ajar Lo Mir, berani-beraninya ya Lo laporin Siska ke polisi !!!" ujar Qhira kepada Emir


"Dan terus Lo mau ngelakuin apa sama gue !!!" tanya Emir kepada Qhira dengan tegas


"Kita bersumpah, akan balas Lo Mir !!!" jawab Qhira dengan menentang Emir


"Gue nggak pernah takut sama kalian !!!" jawab Emir kepada Qhira dengan tegas


"Dan lihat aja nanti, sebentar lagi ada kejutan kok buat kalian, Oke, gue permisi dulu keluar, daaaah" jawab Emir kepada kira dengan santai dan melambaikan tangan


Setiba di luar, Emir dipanggil oleh Celine untuk join jadi member Kecantikan.


"Kak, Emir" sapa Celine kepada Emir


"Hai, Cel"ucap Emir kepada Celine


"Aku sering loh lihat media sosial kakak, biar dari Facebook, WhatsApp, Instagram dan juga Tiktok pembahasannya tentang Kecantikan semua, kalau dilihat-lihat dari konten kakak, aku tertarik Kak, join jadi member Kecantikan" ujar Celine kepada Emir


"Alhamdulillah, jadi konten Aku membawa berkah juga ya" ucap Emir sambil bercanda kepada Celine


"Ya harus gitu dong Kak" ujar Celine sambil menyemangati Emir


"Ya udah, nanti kirimin aja ktp-nya biar nanti saya daftarin" ujar Emir kepada Celine


"Aku kirim sekarang aja ya Kak, melalui WhatsApp kakak" ucap Celine kepada Emir


"Iya, Cel" jawab Emir kepada Celine


"Nih, udah aku kirim Kak ktp-nya" ucap Celine kepada Emir


"Oke, kalau gitu, langsung Kakak daftarin ya dan nanti kakak kirimin tutorial-tutorialnya, di sana Lengkap kok penjelasan tentang Kecantikan, hahaha" ucap Emir dengan semangat


"Iya, kak, makasih ya, kalau gitu Celine kembali ke ruangan ya Kak" jawab Celine kepada Emir


"Oke, Cel" ucap Emir kepada Celine


Tiba-tiba Emir membuka grup perkuliahan di WhatssAp, ternyata kuliah diundur 30 menit lagi, kemudian Emir memanfaatkan waktu tersebut untuk menjalankan bisnis Kecantikan, dengan membuat konten-konten se- menarik mungkin, sambil duduk di tempat santai yang ada di kampus.


"Wah, galau juga ya gue nggak ada Najwa" ucap Emir kepada dirinya sendiri


"Mending buat konten Kecantikan ah, supaya bisa menambah cuan" ucap Emir sambil menyemangati dirinya sendiri


Tak Berapa lama kemudian, Emir selesai membuat 1 konten, setelah selesai membuat satu konten, Emir lanjut live di tik tok menjelang 30 menit perkuliahan dimulai.


Emir sangat antusias dan bersemangat ketika live dalam berjualan produk Kecantikan dan menyebarkan cara berbisnis di dalam Kecantikan serta manfaat dari berbisnis Kecantikan, setelah 30 menit Emir live di tik tok, ada 10 orang yang mau membeli produk Kecantikan kepada Emir, dan Ada 5 orang yang ingin mendaftar jadi member Kecantikan.

__ADS_1


"Alhamdulillah, lumayan perkembangan bisnis pada hari ini, Semoga ke depannya makin berkembang, Amin ya Allah" ucap Emir kepada dirinya sendiri sambil berdoa


Selama perkuliahan berlangsung sudah satu jam, tiba-tiba Polisi datang dan mengetuk pintu ruang perkuliahan.


"Tok tok tok" polisi mengetuk pintu


Tiba-tiba Bu Lia kaget dengan kedatangan 3 orang polisi.


"Iya, Pak, Ada apa ?" ucap Bu Lia kepada polisi dengan nada terkejut


"Maaf, Bu, kami mengganggu sebentar, Kami mau menangkap mahasiswa yang bernama Eli, Qhira dan Fani


"Apaaaaa !!!" tanya Bu Lia kepada polisi dengan terkejut


Tiba-tiba Fani Lia dan Eli sangat terkejut, mereka bertiga sangat ketakutan.


"Ini dia orangnya Pak !!!" ucap Emir kepada polisi


Lalu setelah itu polisi langsung membergol Eli, Fani, dan Qhira.


"Ampun, Pak, jangan tangkap kita pak, kita nggak bersalah Pak, justru kita udah difitnah sama Emir" ucap Qhira kepada polisi


"Tapi semua bukti sudah menunjukkan kalau kalian bersalah" ucap polisi kepada Qhira dengan tegas


Tiba-tiba Bu Lia menghampiri polisi.


"Pak, kalau saya boleh tahu ini masalahnya apa ya ?" tanya Bu Lia kepada polisi


"Maaf, Bu, mahasiswa Ibu ini sudah melakukan tindakan kriminal, karena mereka berempat dengan Siska sudah meracuni saudari Najwa, dengan obat-obatan kadaluarsa" ucap polisi kepada Bu Lia


"Astaghfirullahaladzim" ucap Bu Lia dengan terkejut


Dan tiba-tiba mahasiswa ribut serta menghujat Eli dan teman-temannya


"Sudah, diam, diam saudara-saudara semuanya" ucap Bu Lia kepada mahasiswa


"Negara kita adalah negara hukum, jadi Biarkanlah hukum yang bertindak" ujar Bu Lia kepada seluruh mahasiswa


Tak lama, beberapa menit kemudian polisi langsung membawa Eli, Qhira, dan Fani, ke kantor polisi.


"Emir, nanti habis kuliah ini, bisa ke ruangan ibu" tanya Bu Lia kepada Emir


"Bisa, bu" jawab Emir kepada Bu Lia


"Oke, baiklah Ananda sekalian perkuliahan kita lanjutkan" ucap kuliah kepada seluruh mahasiswa


"Iya, Bu" jawab seluruh mahasiswa kepada kuliah


Setelah beberapa jam perkuliahan usai, Emir langsung menemui Bu Lia di ruangan bimbingan konseling.


"Tok tok tok tok" Emir mengetuk pintu

__ADS_1


"Silakan masuk Mir" jawab Bu Lia kepada Emir


"Iya, bu" jawab Emir kepada kuliah


Emir pun langsung duduk di kursi yang sudah disediakan.


"Ibu lihat tadi di ruangan, dari cara Emir bicara kepada polisi, sepertinya Emir banyak tahu tentang kejadian Najwa diracuni, coba ceritakan kepada Ibu Mir" tanya Bu Lia kepada Emir


"Baiklah, bu" ucap Emir kepada kuliah


Emir pun menceritakan semua kejadian yang dialami oleh Najwa kepada Bu Lia, setelah 30 menit Emir bercerita kepada Bu Lia, dia berjanji akan melaporkan kasus ini sampai kepada Rektor.


"Begitulah kira-kira ceritanya Bu" ucap Emir kepada Bu Lia


"Ibu Pun sudah bingung Mir, begitu banyak pengaduan tentang mereka berempat, dan kami sebagai dosen hampir kewalahan menghadapi mereka berempat, hal ini harus ditindak lanjut di oleh Rektor, tidak bisa didiamkan begitu saja" ujar Bu Lia kepada Emir


"Terima kasih bu, atas kepercayaannya kepada Emir" ucap Emir kepada Bu Lia


"Sama-sama, Mir" jawab Bu Lia kepada Emir


"Kalau begitu Emir pamit pulang dulu ya Bu, Assalamualaikum" Emir mengucapkan salam kepada Bu Lia


"Waalaikumsalam" jawab Bu Lia kepada Emir


Satu jam kemudian, Emir telah tiba di tempat laundry Bude Iin untuk mengambil cucian laundry, tapi sebelum pulang mengantarkan cucian laundry, Emir mau melihat kondisi Najwa terlebih dahulu, dan tak lupa pula sebelum itu Emir sudah membeli kue kesukaan Najwa.


"Hai, besti, gimana kabar Lo" tanya Emir kepada Najwa


"Alhamdulillah gue udah stabil Mir" jawab Najwa kepada Emir


"Nih, gue ada bawain kue kesukaan Lo" ucap Emir kepada Najwa


"Lo tau aja kue kesukaan gue, Kenapa mesti repot-repot sih" tanya Najwa kepada Emir


"Nggak repot juga keleeees, hahaha" jawab Emir sambil bercanda kepada Najwa


"Oh ya, Sebelum gue pulang nih, gue mau cerita sebentar sama Lo" ucap Emir kepada Najwa.


Emir menceritakan semua kejadian yang terjadi di kampus ketika perkuliahan sedang berlangsung dengan Bu Lia kepada Najwa.


"Syukur deh Mir, para penjahat yang berempat itu sudah ketangkep, lagian ya gue heran sama mereka berempat, kenapa sih mereka berempat gak ada kapok-kapoknya buat jahat pada setiap orang, dan mereka berempat selalu merasa dirinya hebat dan berkuasa" tanya Najwa kepada Emir


"Yah, begitulah, kira-kira, gue juga pusing melihat mereka berempat, tapi kedepannya kita harus hati-hati Naj sama mereka berempat, karena gue perhatiin mereka semakin lama makin berbahaya" ucap Emir sambil memperingati Najwa


"Iya, Mir, Lo benar dan kita jangan lupa berdoa kepada Allah, dan gue yakin Allah pasti melindungi kita semua" ucap Najwa kepada Emir


"Insya Allah" jawab Emir kepada Najwa


"Oh ya, Naj, gue nggak bisa lama-lama, gue mau anterin cucian laundry dulu ya, habis itu gue berangkat kerja ke pabrik, Assalamualaikum" ucap Emir kepada Najwa


"Waalaikumsalam" jawab Najwa kepada Emir

__ADS_1


setelah mengantarkan cucian laundry, Lalu setelah itu Emir bersiap-siap untuk salat dan makan, kemudian bergegas untuk pergi bekerja di pabrik gula.


Setelah beberapa jam kemudian, Emir sampai di pabrik gula, Emir langsung mengambil absen, Lalu setelah itu lanjut bekerja.


__ADS_2