Gairah Cinta Sesaat

Gairah Cinta Sesaat
73. PART 73


__ADS_3

Tuan Farel mendatangi sekolah putranya, tanpa menaruh curiga atas apa yang terjadi saat ini dengan putranya karena Sindy tidak mengutarakan kejadian sebenarnya pada dirinya.


Ketika masuk ke ruang kepala sekolah ia dengan santai mengecup kening istrinya dan matanya langsung membelo ketika melihat ada Luna, Farel dan putranya Kaysan duduk menunggu dirinya.


"Silahkan duduk Tuan Farel!" Titah pak kepala sekolah ramah.


Tuan Farel menatap kedua anaknya ini yang baru saja habis berantem.


Melihat wajah Tuan Farel dan putranya Luna, kepala sekolah merasa sangat takjub karena dia baru paham jika Farel dan Tuan Farel wajahnya sangat mirip, walaupun Kaysan juga mewarisi wajah tampan ayahnya.


"Begini Tuan Farel, Kaysan dan kakak kelasnya ini yang kebetulan namanya sama dengan anda yaitu nak Farel berantem hanya karena kemiripan wajah mereka.


Teman-teman Farel yang selalu menggodanya keduanya, hingga keduanya berantem.


Saya pikir mereka masih ada hubungan kerabat, tapi hanya kebetulan saja wajah mereka sama.


Farel, sekarang kamu minta maaf sama Kaysan karena wajah kalian hanya kebetulan sama dan itu semua sudah kehendak Tuhan jika kalian mirip.


Bukan hanya kalian satu-satunya yang memiliki wajah yang mirip tapi di dunia ini memang ada tujuh orang yang memiliki kemiripan wajah walaupun mereka tidak memiliki hubungan kekeluargaan.


Mulai besok jaga tingkah kalian dan jangan lagi membuat keributan di sekolah atau kalian akan keluarkan dari sekolah ini jika kalian masih nekat." Ucap bapak Angga selaku kepala sekolah kedua anak Tuan Farel itu.

__ADS_1


Keduanya saling bersalaman tanpa ada ucapan apapun dari mulut mereka. Kepala sekolah meminta keduanya untuk kembali ke kelas masing-masing. Begitu pula dengan kedua orangtua mereka kembali lagi ke urusan mereka masing-masing.


"Maafkan putra saya nyonya Sindy!" Ucap Luna tanpa mengangkat wajahnya ketika sudah berada di luar ruang kepala sekolah.


"Saya juga minta maaf Bu, karena putra saya sudah membuat putra ibu kesal. Tapi apakah anda tidak mengenal suami saya sebelumnya?" Tanya Sindy yang melihat gelagat aneh dari Luna yang tidak berlaku wajar di depan suaminya.


Gadis cantik itu masih saja merasa gugup dan tidak mau menatap wajah Farel.


"Tidak!" Kami tidak memiliki hubungan apapun." Jawab keduanya serentak.


"He..he..!" Kekehan kecil terselip di bibir Sindy.


"Jawaban kalian bisa kompak ya?" Jangan-jangan Farel itu anakmu juga kah suamiku?" Sindir Sindy sarkas kepada kedua orang ini yang sama-sama terlihat salah tingkah di depannya.


"Jika kalian berdua terbukti memiliki hubungan, aku tidak akan segan meninggalkanmu Farel." Ancam Sindy lalu berjalan cepat menuju ke parkiran mobilnya.


Luna juga tidak sanggup mendengar penuturan Sindy ikut masuk ke mobilnya. Farel mengejar Sindy dan masuk ke dalam mobil istrinya.


"Sayang, kenapa kamu tiba-tiba marah pada Luna?"


"Hah?" Kamu bahkan mengetahui namanya?" Mata Sindy menyipit saat suaminya begitu akrab menyebut ibu dari Farel itu tanpa ada embel-embel nyonya atau ibu.

__ADS_1


"UPS!"


Lagi-lagi Farel sudah tertangkap basah oleh istrinya bahwa suaminya pernah memiliki affair dengan Luna.


"Maaf sayang, kebetulan tadi kepala sekolah menyebutkan namanya ibu Farel itu, makanya aku tahu namanya nyonya Luna." Farel meralat kata-katanya.


"Setahu saya, kepala sekolah tidak menyebutkan nama wanitamu itu. Dia hanya menyebutkan ibunya Farel tanpa menyebutkan nama Luna!" Teriak Sindy kesal.


"Mengapa kamu tidak percaya padaku?" Aku tidak memiliki hubungan dengan wanita itu sayang." Ujar Farel.


"Semakin kamu banyak ngomong, semakin aku percaya bahwa kamu dan Luna memiliki hubungan istimewa di masa lalu. Sekarang keluar dari mobilku, cepat!"


"Tidak!" Aku tidak mau kamu membawa mobil dengan penuh amarah. Ini bisa membahayakan kamu sayang."


"Sepertinya dia lebih membutuhkan perhatianmu dari pada aku. Luna lebih muda dan cantik, kenapa kamu tidak mau bersamanya?" Pancing Sindy.


"Sindy!"


Aku lebih mencintaimu daripada dia. Walaupun aku lebih dulu bertemu dengannya daripada kamu." Ucap Farel yang akhirnya jujur kepada istrinya.


Keributan akhirnya terjadi di mobil itu. Sindy langsung menjalankan mobilnya dengan kecepatan tinggi.

__ADS_1


Ia tidak memperdulikan lagi aturan lalu lintas karena amarahnya yang sudah memuncak. Farel bingung cara menghentikan amarah istrinya dan mengikuti Sindy sampai mansion mereka.


__ADS_2