
Arya menenteng tas sekolah Bunga berjakan ke arah mobilnya . Bunga , ia hanya membawa dirinya tanpa beban apapun .
"Pak ! apa kita akan berangkat bersama ?, aku naik angkot aja , aku janji tidak akan kabur" ucap Bunga melihat Arya membawa tasnya masuk ke dalam mobil .
"Kenapa ?" tanya Arya .
"Nanti orang di sekolah bertanya tanya ! kenapa kita bisa berangkat bareng !" jawab Bunga .
"Kemari !" suruh Arya , supaya Bunga mendekat , seperti di tarik Bunga pun melangkahkan kakinya mendekati Arya .
Arya meraih tangan kiri Bunga dengan sebelah tangannya , dan sebelahnya lagi mengambil sesuatu di saku celananya . Kemudian menyematkan sesuatu di jari manis Bunga .
"Tidak adil rasanya kalau hanya aku yang memakainya !." ucap Arya .
"Ini ?" Bunga melihat cicin yang mengharuskan ia bersembunyi , ternyata berada sama Arya .
"Waktu di konter HP kemarin , kamu membukanya dan meletakkannya di atas meja . Esok harinya aku ingin mengembalikannya , tapi kamu tidak sekolah . Dan aku datang kerumahmu , kamu tidak ada " jelas Arya .
"Bapak 'kan bisa menghubungiku !" Bunga mengerucutkan bibirnya cemberut .
Cup !
Arya langsung mengecupnya " handphon lamamu juga tinggal bersamaku sayang ! , dan no barumu aku belum tau istriku sayangku cintaku ..!" gombal Arya tersenyum , membuat wajah Bunga langsung merona .
Cup !
Kali ini Arya mengecup pipi Bunga yang memerah . Lalu mengacak acak rambut Bunga , gemas ,melihat istri labilnya yang salah tingkah .
"Yuk ! , nanti kita bisa terlambat !" ucap Arya , menarik tangan Bunga berjalan ke pintu sebelahnya . Membukakan pintu untuk Bunga , menuntunnya masuk .
Setelah menutup pintunya , Arya memutari bagian depan mobilnya , membuka pintu , masuk dan duduk di kursi pengemudi , dan langsung melajukan kenderaannya keluar dari pekarangan rumahnya .
"Aaryan !" panggil Bunga .
"Apa sayang ?" Arya menoleh sebentar ke arah Bunga karna ia lagi menyetir .
"Aku gak mau memakai cincinnya sekarang ! , nanti orang pada bertaya tanya , aku bingung menjawabnya . Aku taro di kalung.. boleh ? , aku janji tidak melepasnya lagi" Bunga berbicara menunduk , takut Arya marah .
Semenjak kapan seorang Bunga takut di marahi ?. Ini benar benar bukan Bunga yang pembantah , bandel dan nakal .
Arya mengusap rambut Bunga Dengan sebelah tangannya . Melihat Bunga dengan wajah sendu , Arya menjadi kasihan .
"Gak apa apa sayang !" jawab Arya , ia juga tak ingin hubungan mereka tercium penghuni cewek cabe cabean di sekolah . Belum waktunya , nanti !, setelah Bunga lulus . Mereka akan menyiarkan berita pernikahan mereka lewat kartu undangan resepsi .
__ADS_1
Arya memasuki gerbang sekolah dengan kecepatan rendah . Para siswi yang melihat mobilnya melintas , mereka langsung mengalihkan pandangan mereka ke arah mobil Arya yang sudah terparkir . Mereka akan menunggu Arya keluar dari dalam mobil . Seperti itu setiap hari , mereka tidak akan ada bosannya untuk melihat ketampanan Arya yang pari purna .
Di dalam mobil , Arya membuka kalung yang melingkar di leher Bunga , setelah memasukkan cicinnya , Arya memasang kembali kalung itu ke leher Bunga . Kemudian mencium kening Bunga lama .
"Semangat belajarnya sayang ! , nanti pulang sekolah langsung pulang ke rumah . Sebentar lagi kalian akan ujian kenaikan , kamu harus banyak belajar mengejar ketertinggalan pelajaranmu , nanti aku akan membantumu . Tunggu aku di rumah ya istriku !" ucap Arya setelah melepas ciumannya . lagi , Arya mengecup bibi Bunga .
"Yuk Turun !" Arya membuka pintu di sampingnya dan langsung turun .
Begitu juga dengan Bunga , ia membuka pintu di sampingnya dan langsung turun tidak peduli dengan kamera berjalan yang menyorot mobil Arya mulai dari memasuki gerbang sekolah .
"Wah ! kenapa bisa Bunga datang bersama Pak Arya ?" ucap salah satu siswi yang memperhatikannya .
"Waktu Nenek Pak Arya juga meninggal , Bunga dan keluarganya ada disana " ucap temannya yang berdiri di sampingnya .
"Apa mereka ada hubungan keluarga ya ?" tanya temannya yang satu lagi .
"Mungkin !" jawab teman satunya .
"Enak ya ! si Bunga ! , bisa dekat dekat dengan Pak Arya !"
"Iya..!" jawab mereka lesu .
Bunga yang di perhatikan orang , tidak perduli sama sekali . Ia berjalan dengan santai menuju kelasnya . Ia sudah tau , ia juga akan menjadi sorotan , karna sudah datang bersama Arya , idola para siswi di sekolah milik keluarganya .
Sampai di dalam kelas , Bunga langsung di todong kedua sahabatnya Vani dan Tari . Menarik Bunga duduk ke bangku yang biasa Bunga duduki .
"Kenapa kamu bisa bersama Pak Arya kesekolah ?" tanya Vani , salah satu fans penggila Arya .
"Ck !, kebetualan dia datang kerumah , ada urusan dengan Papa . Dan Papa menyuruhnya membawaku !. Dan karna kebetulan motorku nginap di sekolah , ya udah ! , aku mau aja !" bohong Bunga .
"Oo..!" Vani dam Tari hanya ber Oo saja , sambil menganggukkan kepala mereka .
"Bu ! , kamu tau gak ? , kira kira Pak Arya tunangan dengan siapa ? . Soalnya gosib Pak Arya sudah tunangan sudah menyebar sepenjuru sekolah . Tapi tidak ada orang yang tau dengan siapa Pak Arya bertunangan . Keluargamu 'kan dekat dengan Pak Arya , siapa tau kamu tau ?" tanya Vani antusias .
"Aku !" jawab Bunga singkat .
Membuat Vani dan Tari saling berpandangan , tidak percaya .
"Bu ! , ngehalunya jangan ketinggian , ntar jatuh ! , pantatmu bonyok !" ujar Vani , Tari mengangguk anggukkan kepalanya setuju dengan Vani .
Bunga mengedikkan bahunya . berpikir , bagus kalau kedua sahabatnya itu gak percaya .
"Jam pertama kita pelajaran apa ?" tanya Bunga .
__ADS_1
"pak Arya !" Tari yang menjawab .
"Ada PR ?" tanya Bunga
"Ada !" jawab Vani .
"Ck ! kenapa sih si burung gagak itu selalu buat PR ?" kesal Bunga .
"Semenjak kapan kamu peduli ada PR atau Gak ?" tanya Tari .
"Semenjak hari ini !" jawab Bunga .
"Tar ! , sepertinya Bunga sudah mulai taubat !" ucap Vani kepada Tari .
"Mudah mudahan begitu , semoga taubatnya taubatan nasuha , di ampuni segala dosa dosanya . di mudahkan jalannya , di kuatkan imannya dari godaan setan yang terkutuk . Amin..!" Tari dan Vani mengusap wajah mereka dengan kedua telapak tangan . Membuat Bunga mendengus kesal .
Bel pertanda masuk sudah berbunyi , para sisiwa dan siswi sudah duduk rapi di bangku masing masing . Guru yang akan mengajar pun masuk ke kelas masing masing .
"Selamat pagi semua !" sapa Arya masuk ke dalam kelas Bunga , berjalan ke arah mejanya , meletakkan bukunya .
"Selamat pagi juga Pak.." seru semua murid .
"Sebelum kita lanjut pelajarannya , kumpulkan PRnya , siapa yang tidak mengerjakan PR , maju ke depan" tegas Arya dengan wajah datarnya .
Si burung gagak berubah lagi jadi macan ,batin Bunga . mengerucutkan bibirnya berjalan maju kedepan . di ikuti dua orang murid laki laki .
"Bunga ! kenapa kamu tidak mengerjakan PRmu ?" tanya Arya , yang jelas sudah tau jawabannya .
Takk !
"Aw.." keluh Bunga , langsung memegang keningnya .
"Silahkan duduk !" suruh Arya .
Bunga membalik badannya berjalan dengan menghentak hentakkan kakinya kembali duduk ke bangkunya , sambil mengerutu tidak jelas . terlihat dari bibirnya yang bergerak gerak .
Arya pun menyentil kening kedua murid laki laki yang tidak mengerjakan PRnya . menyentilnya kuat sampai menimbulkan suara .
Arya pun menjelaskan pelajaran berikutnya di papan tulis . Dan Bunga yang duduk di bangkunya , hanya melamun , entah ia mendengarkan apa yang di jelaskan Arya atau tidak , hanya Bunga yang tau .
Arya yang melihatnya pun , menghela napasnya .
.
__ADS_1
.
.#Ck ! gak ada yang komen ! , komen dong..! , kasih kritik atau saran .