Guru Galak Itu Suamiku

Guru Galak Itu Suamiku
Bab 26


__ADS_3

Arya menenteng tas sekolah Bunga berjakan ke arah mobilnya . Bunga , ia hanya membawa dirinya tanpa beban apapun .


"Pak ! apa kita akan berangkat bersama ?, aku naik angkot aja , aku janji tidak akan kabur" ucap Bunga melihat Arya membawa tasnya masuk ke dalam mobil .


"Kenapa ?" tanya Arya .


"Nanti orang di sekolah bertanya tanya ! kenapa kita bisa berangkat bareng !" jawab Bunga .


"Kemari !" suruh Arya , supaya Bunga mendekat , seperti di tarik Bunga pun melangkahkan kakinya mendekati Arya .


Arya meraih tangan kiri Bunga dengan sebelah tangannya , dan sebelahnya lagi mengambil sesuatu di saku celananya . Kemudian menyematkan sesuatu di jari manis Bunga .


"Tidak adil rasanya kalau hanya aku yang memakainya !." ucap Arya .


"Ini ?" Bunga melihat cicin yang mengharuskan ia bersembunyi , ternyata berada sama Arya .


"Waktu di konter HP kemarin , kamu membukanya dan meletakkannya di atas meja . Esok harinya aku ingin mengembalikannya , tapi kamu tidak sekolah . Dan aku datang kerumahmu , kamu tidak ada " jelas Arya .


"Bapak 'kan bisa menghubungiku !" Bunga mengerucutkan bibirnya cemberut .


Cup !


Arya langsung mengecupnya " handphon lamamu juga tinggal bersamaku sayang ! , dan no barumu aku belum tau istriku sayangku cintaku ..!" gombal Arya tersenyum , membuat wajah Bunga langsung merona .


Cup !


Kali ini Arya mengecup pipi Bunga yang memerah . Lalu mengacak acak rambut Bunga , gemas ,melihat istri labilnya yang salah tingkah .


"Yuk ! , nanti kita bisa terlambat !" ucap Arya , menarik tangan Bunga berjalan ke pintu sebelahnya . Membukakan pintu untuk Bunga , menuntunnya masuk .


Setelah menutup pintunya , Arya memutari bagian depan mobilnya , membuka pintu , masuk dan duduk di kursi pengemudi , dan langsung melajukan kenderaannya keluar dari pekarangan rumahnya .


"Aaryan !" panggil Bunga .


"Apa sayang ?" Arya menoleh sebentar ke arah Bunga karna ia lagi menyetir .


"Aku gak mau memakai cincinnya sekarang ! , nanti orang pada bertaya tanya , aku bingung menjawabnya . Aku taro di kalung.. boleh ? , aku janji tidak melepasnya lagi" Bunga berbicara menunduk , takut Arya marah .


Semenjak kapan seorang Bunga takut di marahi ?. Ini benar benar bukan Bunga yang pembantah , bandel dan nakal .


Arya mengusap rambut Bunga Dengan sebelah tangannya . Melihat Bunga dengan wajah sendu , Arya menjadi kasihan .


"Gak apa apa sayang !" jawab Arya , ia juga tak ingin hubungan mereka tercium penghuni cewek cabe cabean di sekolah . Belum waktunya , nanti !, setelah Bunga lulus . Mereka akan menyiarkan berita pernikahan mereka lewat kartu undangan resepsi .

__ADS_1


Arya memasuki gerbang sekolah dengan kecepatan rendah . Para siswi yang melihat mobilnya melintas , mereka langsung mengalihkan pandangan mereka ke arah mobil Arya yang sudah terparkir . Mereka akan menunggu Arya keluar dari dalam mobil . Seperti itu setiap hari , mereka tidak akan ada bosannya untuk melihat ketampanan Arya yang pari purna .


Di dalam mobil , Arya membuka kalung yang melingkar di leher Bunga , setelah memasukkan cicinnya , Arya memasang kembali kalung itu ke leher Bunga . Kemudian mencium kening Bunga lama .


"Semangat belajarnya sayang ! , nanti pulang sekolah langsung pulang ke rumah . Sebentar lagi kalian akan ujian kenaikan , kamu harus banyak belajar mengejar ketertinggalan pelajaranmu , nanti aku akan membantumu . Tunggu aku di rumah ya istriku !" ucap Arya setelah melepas ciumannya . lagi , Arya mengecup bibi Bunga .


"Yuk Turun !" Arya membuka pintu di sampingnya dan langsung turun .


Begitu juga dengan Bunga , ia membuka pintu di sampingnya dan langsung turun tidak peduli dengan kamera berjalan yang menyorot mobil Arya mulai dari memasuki gerbang sekolah .


"Wah ! kenapa bisa Bunga datang bersama Pak Arya ?" ucap salah satu siswi yang memperhatikannya .


"Waktu Nenek Pak Arya juga meninggal , Bunga dan keluarganya ada disana " ucap temannya yang berdiri di sampingnya .


"Apa mereka ada hubungan keluarga ya ?" tanya temannya yang satu lagi .


"Mungkin !" jawab teman satunya .


"Enak ya ! si Bunga ! , bisa dekat dekat dengan Pak Arya !"


"Iya..!" jawab mereka lesu .


Bunga yang di perhatikan orang , tidak perduli sama sekali . Ia berjalan dengan santai menuju kelasnya . Ia sudah tau , ia juga akan menjadi sorotan , karna sudah datang bersama Arya , idola para siswi di sekolah milik keluarganya .


Sampai di dalam kelas , Bunga langsung di todong kedua sahabatnya Vani dan Tari . Menarik Bunga duduk ke bangku yang biasa Bunga duduki .


"Kenapa kamu bisa bersama Pak Arya kesekolah ?" tanya Vani , salah satu fans penggila Arya .


"Ck !, kebetualan dia datang kerumah , ada urusan dengan Papa . Dan Papa menyuruhnya membawaku !. Dan karna kebetulan motorku nginap di sekolah , ya udah ! , aku mau aja !" bohong Bunga .


"Oo..!" Vani dam Tari hanya ber Oo saja , sambil menganggukkan kepala mereka .


"Bu ! , kamu tau gak ? , kira kira Pak Arya tunangan dengan siapa ? . Soalnya gosib Pak Arya sudah tunangan sudah menyebar sepenjuru sekolah . Tapi tidak ada orang yang tau dengan siapa Pak Arya bertunangan . Keluargamu 'kan dekat dengan Pak Arya , siapa tau kamu tau ?" tanya Vani antusias .


"Aku !" jawab Bunga singkat .


Membuat Vani dan Tari saling berpandangan , tidak percaya .


"Bu ! , ngehalunya jangan ketinggian , ntar jatuh ! , pantatmu bonyok !" ujar Vani , Tari mengangguk anggukkan kepalanya setuju dengan Vani .


Bunga mengedikkan bahunya . berpikir , bagus kalau kedua sahabatnya itu gak percaya .


"Jam pertama kita pelajaran apa ?" tanya Bunga .

__ADS_1


"pak Arya !" Tari yang menjawab .


"Ada PR ?" tanya Bunga


"Ada !" jawab Vani .


"Ck ! kenapa sih si burung gagak itu selalu buat PR ?" kesal Bunga .


"Semenjak kapan kamu peduli ada PR atau Gak ?" tanya Tari .


"Semenjak hari ini !" jawab Bunga .


"Tar ! , sepertinya Bunga sudah mulai taubat !" ucap Vani kepada Tari .


"Mudah mudahan begitu , semoga taubatnya taubatan nasuha , di ampuni segala dosa dosanya . di mudahkan jalannya , di kuatkan imannya dari godaan setan yang terkutuk . Amin..!" Tari dan Vani mengusap wajah mereka dengan kedua telapak tangan . Membuat Bunga mendengus kesal .


Bel pertanda masuk sudah berbunyi , para sisiwa dan siswi sudah duduk rapi di bangku masing masing . Guru yang akan mengajar pun masuk ke kelas masing masing .


"Selamat pagi semua !" sapa Arya masuk ke dalam kelas Bunga , berjalan ke arah mejanya , meletakkan bukunya .


"Selamat pagi juga Pak.." seru semua murid .


"Sebelum kita lanjut pelajarannya , kumpulkan PRnya , siapa yang tidak mengerjakan PR , maju ke depan" tegas Arya dengan wajah datarnya .


Si burung gagak berubah lagi jadi macan ,batin Bunga . mengerucutkan bibirnya berjalan maju kedepan . di ikuti dua orang murid laki laki .


"Bunga ! kenapa kamu tidak mengerjakan PRmu ?" tanya Arya , yang jelas sudah tau jawabannya .


Takk !


"Aw.." keluh Bunga , langsung memegang keningnya .


"Silahkan duduk !" suruh Arya .


Bunga membalik badannya berjalan dengan menghentak hentakkan kakinya kembali duduk ke bangkunya , sambil mengerutu tidak jelas . terlihat dari bibirnya yang bergerak gerak .


Arya pun menyentil kening kedua murid laki laki yang tidak mengerjakan PRnya . menyentilnya kuat sampai menimbulkan suara .


Arya pun menjelaskan pelajaran berikutnya di papan tulis . Dan Bunga yang duduk di bangkunya , hanya melamun , entah ia mendengarkan apa yang di jelaskan Arya atau tidak , hanya Bunga yang tau .


Arya yang melihatnya pun , menghela napasnya .


.

__ADS_1


.


.#Ck ! gak ada yang komen ! , komen dong..! , kasih kritik atau saran .


__ADS_2