
Kok aku tiba tiba mual ya ?, batin Bunga . Ia pun mempercepat langkahnya berjalan menuju toilet sekolah . Sampai di toilet sekolah , Bunga langsung memuntahkan isi perutnya ke washtapel , tanpa peduli orang orang yang berada di dalam toilet .
Oek oek oek ....!
Ya ampun ! aku ini kenapa , kenapa perutku mual sekali ?.Tubuhku sudah lemas , mualnya gak mau hilang lagi . varfium orang ini bau lagi !,batin Bunga . terus mengeluarkan isi perutnya yang hanya tinggal cairan .
"Sepertinya benar kalau Bunga kumpul kebo dengan Pak Arya" bisik orang yang ada di dalam toilet kepada temannya .
"Sepertinya begitu" balas Temannya .
"Menjijikkan !"
"Ternyata dia melempar tubuhnya ke ranjang Pak Arya untuk mendapatkan Pak Arya"
"Aku jadi ilfil melihat Pak Arya , gak nyangka dia seperti itu . Masa dia melakukan kumpul kebo dengan muridnya ?"
"Namanya juga laki laki ! , ada yang gratis siapa yang nolak !"
"Aku rasa gosip mereka bertunangan itu bohongan"
" Bisa jadi !"
"Murahan Banget ya si Bunga !"
Masih banyak bisik bisik orang orang di dalam toilet itu membicarakan Bunga yang lagi muntah muntah .
Tiba tiba , bunyi notivikasi pesan masuk ke handphon mereka pun sama sama berbunyi . mereka sama sama mengeluarkan HP mereka dari kantong rok masing masing , lalu melihat pesan masuk ke grub chat sekolah .
"Bukannya ini Pak Arya ? , siapa yang di gendongnya itu ?"
"Sepertinya itu si Bunga , lihatlah bentuk badannya !"
"Ya ampun ! , hanya pakai tanktop gitu !"
"Ya ampun !, si Bunga mencium bibir Pak Arya !" ucap siswi itu , menutup mulutnya tidak percaya .
"Lihat tuh ! , Pak Arya membawa Bunga masuk ke dalam rumahnya !. siapa yang menjamin mereka tidak melakukan apa apa !"
"Iya ! benar ! , lihat tuh si Bunga , sepertinya dia lagi hamil tuh , muntah muntah dari tadi"
"Ayo kita samparin , bikin malu sekolah aja !" ajak siswi itu .
"Ayok !"
Lima orang siswi itu pun berjalan mendekati Bunga yang masih membungkuk di washtapel .
"Hei Bunga ! , kamu itu bikin malu sekolah tau gak ?" ujar salah satu siswi yang mendekati Bunga , menarik lengan Bunga kasar, membuat Bunga kaget dan hampir terjatuh ." kamu hamil 'kan ?" tuduhnya .
__ADS_1
Bunga yang bingung pun , mengerutkan keningnya ."Apa maksudmu ?"
"Kamu sama Pak Arya tinggal satu rumah 'kan ?, kalian kumpul kebo . Sekarang kamu lagi hamil hasil dari perzinahan kalian"tuduh siswi itu lagi , menunjukkan Vidio saat Arya membawanya masuk ke rumah milik Arya .
Bunga terdiam memperhatikan vidio di HP siswi yang menyaparinya itu .Dari mana mereka mendapat vidio itu ? , dari mana mereka tau kalau aku tinggal di rumah Aaryan . Ini sepertinya kerjaan Zoya !,batin Bunga .
"Ngaku aja deh ! , ini sudah ada buktinya dan kamu juga lagi hamil 'kan ?" ujar siswi itu lagi .
Hamil ?, apa benar aku hamil ?, bagaimana ini kalau aku benaran hamil ?, batin Bunga , menelan air ludahnya bersusah payah .
"Ayo kita laporkan kepada Bapak kepala sekolah ! , ini gak bisa dibiarkan ! , dia sudah mencoreng nama baik sekolah ini . Ayo kita bawa dia !" heboh siswi yang berbicara kepada Bunga .
"Ayok !" seru teman temannya , menarik kedua tangan Bunga menyeretnya keluar dari toilet .
"Kalian mau bawa aku kemana ?, aku bisa jalan sendiri !, gak perlu kalian menyeretku !" ujar Bunga , mencoba melepaskan diri .
"Nanti kamu kabur !" ucap yang memegangi tangan Bunga .
"Lepasin !" ucap Bunga meronta .
"Kami harus membawa kamu menghadap Pak kepala sekolah !" ucap yang menyeret Bunga yang satunya .
"Lepasin !!!" teriak Bunga .
"Nanti kamu kabur !" ucap yang menuduh Bunga tadi .
"Mentang mentang dia anak yang punya sekolah ini , dia pikir bisa berbuat sesuka hati dia . Dia pikir gak bakalan ada yang berani menentang dia . Sungguh di sayangkan , dia merusak nama baik sekolah milik keluarganya !" ucap salah satu siswi yang memperhatikan Bunga di seret .
"Dia 'kan memang bandel , gak bisa di atur . Pak Fariq aja angkat tangan melihatnya , dia gak mikir , kalau dia sudah bikin malu keluarganya !" sambung teman yang disampingnya .
Sampai di depan ruangan guru , Dua orang yang menyeret Bunga pun melempar Bunga ke tanah .
"Ada apa ini ribut ribut pagi pagi ?" tanya Pak siddiq keluar dari ruangannya , karna mendengar ribut ribut dari luar .
"Ini si Bunga Pak ! , dia hamil ! , dia sudah kumpul kebo dengan Pak Arya ! . Ini buktinya Pak !" jawab orang yang menuduh Bunga tadi , menunjukkan vidio di HPnya kepada Pak Siddiq .
Vani berlari dengan cepat menuju ruangan Arya , melihat Bunga di seret ke depan ruangan guru dan di kerumuni banyak orang . Dia juga sudah menonton vidio yang tersebar , dan membaca komentar komentar buruk para siswa dan siswi .
Tok tok tok !
"Pak Arya !" panggil Vani dengan napas ngosngosan sambil tangannya tidak berhenti mengetuk ruangan Arya .
"Pak Arya !" panggil Vani lagi .
Ceklek !
"Vani ! ada apa ?"tanya Arya setelah membuka pintu .
__ADS_1
"Bunga Pak !" Vani menelan air ludahnya susah payah .
"Bunga kenapa ?" Tanya Arya kawatir .
"Bunga !" Vani menarik napasnya dalam lalu memgeluarkan nya perlahan . Tanpa menjelaskan lagi , Vani tiba tiba menarik tangan Arya , membawanya berlari .
"Bunga kenapa ?" penasaran Arya , Vani tidak menjawab , ia semakin mempercepat larinya tanpa melepas tangan Arya , terpaksa Arya pun mengikuti Vani berlari .
Di depan rungan guru , para guru guru pun sudah berkumpul semua di teras ruang kantor guru , mereka hanya diam , membiarkan kepala sekolah yang berbicara , karna mereka belum tau jelas duduk perkaranya . Dan memang itu adalah tanggung jawab kepala sekolah .
Nampak Frisilia menyinggungkan bibirnya kesamping melihat Bunga sudah terduduk diam berurai air mata , di atas rumput dengan di pegangi dua orang siswi .
Maaf Bunga !, aku harus melibatkanmu atas penolakan Arya kepadaku !, aku sudah terlanjur sakit hati dengan Arya , dan aku tidak akan membiarkannya hidup tenang dengan wanita mana pun ,batin Frisilia .
"Pak ! kami gak mau nama kami ikut jelek gara gara dia Pak !" seru salah satu siswi yang ikut mengerumuni Bunga .
"Keluarkan Pak Arya dan Bunga dari sekolah ini Pak !, kalau tidak kami yang akan keluar !" seru salah satu siswa .
"Tenang tenang semuanya ! , kita bisa bicarakan baik baik ! . Kita bisa menanyakan mereka berdua , apakah mereka seperti yang kalian tuduh . kita tidak boleh asal nuduh , apa lagi mengambil keputusan sebelah pihak" ucap Pak kepala sekolah .
"Mereka gak bakalan ngaku Pak !" bantah salah satu murid .
" Betul Pak !" seru semuanya .
Gandi dan Tari yang melihat Bunga di kerumuni , mencoba menerobos kerumunan untuk membantu Bunga yang berada di tengah tengah kerumunan .
"Bunga !" Gandi
"Bunga !" Tari
Mereka berdua langsung menyingkirkan orang yang memegangi Bunga . Tari pun langsung memeluk Bunga , membantunya berdiri .
"Mereka menuduhku berzina !" lirih Bunga di dalam pelukan Tari dengan berurai air mata .
"Sssttt..., mereka tidak tau apa apa ! , mereka hanya iri !" ucap Tari mengusap usap punggung Bunga dari belakang .
"Bunga dan Pak Arya tidak seperti yang kalian tuduh !!!" teriak Gandi .
"Kamu membelanya karna Bunga temanmu !" ujar salah satu siswi .
"Ya ! aku membelanya karna dia temanku ! , karna aku tau yang sebenarnya !" balas Gandi lantang .
"Bunga !" panggil Arya datang bersama Vani menerobos kerumunan .
.
.
__ADS_1