
Hai semuanya...! Assalamu alaikum !, apa kabar ?. Semoga semua pembaca setia novel othor sehat sehat semua, amin..!.
Othor membawa berita gembira nih ! buat para pembaca setia novel othor.Othor sudah merilisnya di novel baru. Menceritakan Queen anak dari pasangan Gandi dan Vani. Orion anak sulung Arya dan Bunga.
Yuk ! pindah baca ke novel baru othor, yang berjudul: Brother, i love you.
Langsung saja klik profil othor ya...!
.
.
Gadis berusia 12 Tahun itu berlari terburu buru menuruni anak tangga, turun ke lantai bawah dengan membawa buku dan pena di tangannya. Gadis kecil yang hanya memakai tantop dan celana pendek yang hanya menutupi bokongnya itu berlari keluar rumah. dan terus berlari keluar gerbang, menyebrang jalan, masuk ke gerbang rumah di sebrangnya.
"Abang Orion mana ?" tanya Queen dengan napas ngosngosan. Setelah ia sampai di rumah laki laki yang di incarnya untuk suami masa depannya.
__ADS_1
Arsen, Adik ketiga dari Orion itu pun memutar bola matanya jengah. Kenapa gadis yang usianya satu Tahun di bawahnya itu tidak berhenti mengejar ngejar abangnya yang paling tua. Sudah jelas jelas usia mereka jauh berbeda. Orion abangnya sudah duduk di bangku kuliah masuk smester tiga. Sedangkan gadis yang berdiri di depannya itu, masih duduk di bangku kelas lima SD.
"Di rumah sama pacarnya" jawab Arsen, kemudian melanjutkan hukuman yang di berikan Papanya, mencuci mobil milik Mamanya. Karna mendapat panggilan orang tua dari sekolah? karna berantem main tonjok tonjokan dengan temannya di sekolah.
"Cewek yang kemarin itu lagi ?" Tanya Queen.
"iya !" jawab Arsen.
Dengan hidung dan pipi mengembang, bibir di manyunin. Queen melangkahkan kakinya, masuk ke rumah sahabat dari kedua orang tuanya itu. Berjalan cepat menaiki anak tangga rumah itu, menuju kamar Orion. Queen yakin, Orion bersama pacarnya pasti di kamar atau do balkon kamar. Tadi sekilas Queen melihat Orion membawa cewek pulang kerumahnya dari kaca jendela kamarnya.Itu makanya Queen datang kr rumah Orion untuk memastikannya, dengan alasan meminta bantuan ngerjain PR.
"Abang Orion !!!" teriak Queen sambil tangannya mengendor gedor pintu kamar Orion.
Orion yang di dala kamar bersama ceweknya pun memutar bola matanya malas. Gadis kecil itu selalu saja mengganggunya. Apalagi setelah kedua keluarga Queen pindah ke rumah ke sebrang jalan yang ada di depan rumahnya. Setiap hari Queen tidak pernah absen datang ke rumahnya. Ada ada saja alasan gadis kecil yang minta cepat di nikahi itu.
"Sebentar !" ucap Orion kepada pacarnya yang bernama Kezia. Berdiri dari tempat duduknya, berjalan ke arah pintu, untuk membuka pintu untuk Queen.
__ADS_1
"Ada apa lagi Queen ?" Kesal banget Orion melihat gadis kecil yang berdiri di depan pintu kamarnya itu.
"Bantuin Queen ngerjain PR matematika Queen Bang. Queen gak paham, Mama gak bisa bantuin, Papa nanti malam baru pulang kerja" jawab Queen dengan wajah memohon.
Orion menghela napasnya, banyak sekali alasan anak itu untuk mengganggunya, setiap Orion membawa pacarnya ke rumah. Queen selau meminta di bantuin ngerjain PR matematikanya. Sampai sampai semua soal metematika yang ada di bukunya itu, hampir sudah di kerjakan semua, dan hampir tamat.
Orion menyeringai lebar kepada Queen, lalu membungkukkan tubuhnya, mensejajarkan wakahnya ke wajah Queen.
"Ada syaratnya !"
Orion menunjuk nunjuk bibirnya dengan telunjuk. Queen yang langsung tau maksudnya pun menggeleng gelengkan kepalanya.
Orion meluruskan tubuhnya kembali," ya sudah kalau gak mau, Abang juga gak mau bantu !" ucap Orion.
.
__ADS_1
.