
"Orion...!!!" teriak Bunga memanggil anak pertama mereka.
"Ada apa sih sayang ?, teriak teriak" tanya Arya, dari tangga rumah mereka.
"Itu Pah ! si Orion, baru pulang sekolah sudah langsung kabur " jawab Bunga.
Kini usia anak pertama mereka sudah 16 Tahun, sudah duduk di bangku kelas satu SMA. Meski wajah dan otaknya mirip Arya, tapi sifat dan tingkah lakunya persis seperti Bunga, bandel.
"Udah ! biarin aja, yang penting di luar sana dia tidak melakukan hal yang aneh aneh" ucap Arya.
Mendudukkan tubuhnya di sofa ruang keluarga, lalu mengambil remot, menghidupkan tv.
"Gimana sih Pah !, mana kita tau apa aja yang di lakukannya di luar sana. Mama takut, dia salah pergaulan ikut ikut temannya" omel Bunga.
"Sini sayang !, duduk di sampingku, jangan ngomel terus, nanti cepat tua" Arya menarik tangan bunga yang berdiri di sampingnya, supaya duduk di dekatnya.
Sekarang Bunga sudah berusia 35 tahun, dan Arya 44 Tahun. Mereka memiliki 5 orang anak, laki laki semua. Dan sekarang Bunga lagi hamil besar anak ke enam. Terjadi karna insiden lupa minum obat penunda kehamilan.
"Apa kamu lupa ? dulu kamu juga bandel, gak betah di rumah. Sudah jadi istri pun masih saja kabur lewat jendela" ucap Arya, menarik hidung Bunga.
"Heheheh...!" cengir Bunga.
"Sifat Orion sama persis dengan sifatmu, sama sama nakal !"gemas Arya lagi.
Menghadapi sifat Bunga yang dulunya bandelNauzubillah. Sekarang Arya lebih santai menghadapi ketiga sifat anaknya, yang super aktif, super nakal seperti Bunga.
"Bagaimana kabar dedek Bayi kita hari ini ?" tanya Arya, mengelus perut Bunga.
"Sepertinya akan segera lahir, dari tadi aku mengalami kontraksi kontraksi palsu" jawab Bunga.
"Kok gak kasih tau aku sayang ?" wajah Arya berubah kawatir.
"Masih bisa tahan, lagian cuma sebentar sebentar aja" Jawab Bunga.
"Sayang !" panggil Arya.
"Apa ?"
"Satu ronde yuk !, entar kalau kamu sudah lahiran, aku akan puasa lama" mohon Arya dengan wajah mengiba.
__ADS_1
"Ish ! kamu gak ada bosannya !"ucap Bunga.
"Masih gak paham suami mu ini saja !" Tak ingin berlama lama, Arya langsung mengangkat tubuh Bunga yang besarnya menyaingi gajah duduk. Membawanya ke kamar mereka di lantai bawah rumah mereka.
Sampai di dalam kamar, Arya langsung meletakkan tubuh Bunga perlahan di atas tempat tidur. Arya pun langsung membuka seluruh bajunya, bergantian membuka baju daster Bunga dari tubuhnya. Mereka pun berciuman dengan posisi duduk. Entah apa yang mereka lakukan, sprei kasur mereka terlihat berantakan. Terdengar suara mereka bersahut sahutan bernyanyi lagu cinta, dengan suara palseto.
tiba tiba
Buar buar buar !!!
"Mama !!! tante Vani !Tante Tari ! Tante Sasha ! Tante Rania ! tante Sofia! om Aldo ! om Gandi om Leo! om Andre sama om David ! datang !!!" teriak anak bungsu mereka dari luar kamar.
"Aish ! anak itu sudah besar masih saja suka mengganggu !" kesal Arya.
"Lanjut saja, biarkan mereka menunggu !" ucap Bunga kepada Arya.
"Kamu memang istri yang pengertian, karna ketagihan !" balas Arya tersenyum.
Bunga tertawa cekikikan." Kamu yang membuatku ketagihan" balas Bunga.
Elang pun kembali menemui sahabat sahabat Mamanya yang sudah duduk di ruang tamu.
"Di kamar !, Masih sibuk dengan urusan pribadi kaya nya !" jawab Elang. Bungalah yang mengajari anak anaknya mengatakan seperti itu.
'Kalau Mama sama Papa di panggil gak nyahut, gak usah manggil terus, itu Mama sama Papa sibuk dengan urusan pribadi, kalau sudah selesai Mama sama Papa pasti keluar kamar'. kata Bunga sama anak anaknya. Ingat Bunga ada gesrek gesreknya, meski usianya sudah usia dewasa, gesreknya tetap tidak hilang.
"Urusan pribadi ?,Sama Papamu ?"tanya Vani lagi.
"Udah sayang ! gak usah di perjelas, kaya gak paham aja !" ujar Gandi.
Gandi dan Vani menikah sepuluh Tahun yang lalu. Sekarang mereka juga sudah memiliki tiga orang anak. Dua perempuan satu laki laki, rencana Vani akan menjodohkan satu anak peremluannya dengan Orion. Mau tidak mau, harus !.
Aldo, dia menukahi Sasha setelah mereka lulus SMA 16 Tahun yang lalu. Tak ingin ketinggalan dengan sahabat kecilnya Bunga. Mereka juga sudah memiliki dua anak. satu laki laki satu perempuan. Anak perempuan mereka akan di jodohkan dengan anak kedua Bunga yang bernama Reyhan.
Tari dan Leo juga sudah menikah saat usia mereka menginjak 25 Tahun.Tari menerima Leo kembali, setelah mereka menginjak usia dewasa. Kesalahan Leo bukanlah kesalahan yang tidak bisa di maafkan. Hanya kebandelan remaja di usia labil. Keluar dari penjara, Leo juga sudah menyesali perbuatannya, sudah meminta maaf dan mengakui kesalahannya kepada Bunga dan Arya.
Rania sampai sekarang dia masih buta, tapi ia sudah ikhlas menerima keadaannya. David menikahinya setelah istri pertama David meninggal lima Tahun yang lalu karna penyakit yang di deritanya. Mereka juga sudah memiliki dua anak. David hanya memiliki anak dari Rania, karna istri pertamanya tidak bisa memberinya keturunan.
Sofia adik Bunga, baru menikah dengan Andre, si wakil ketua osis dulu. Sekarang lagi hamil anak pertama mereka.
__ADS_1
Satu jam berlalu
Arya dan Bunga sama sama keluar dari kamar mereka dengan rambut yang sama sama setengah basah. Mereka berjalan ke arah ruang tamu, menemui para tamu tamu mereka. Mereka yang melihat penampilan kedua si joli itu. langsung paham menyelesaikan urusan pribadi yang di katakan Elang tadi.
"Ada apa kalian datang rame rame ?" tanya Bunga, mendudukkan tubuhnya di kursi, dibantu Arya? karna susah bergerak dengan perut buncitnya.
"Mau nompang makan !" jawab Vani.
"Gak ada ! kalian pulang aja !" usir Bunga.
"Pak Arya yang mengundang kami !" balas Vani
"Buat apa ?, perasaan disini gak ada acara" tanya Bunga.
Vani tidak menjawab, ia hanya mengedikkan bahunya.
"Aarya !" panggil Bunga, supaya Arya menjawabnya, kenap Arya mengundang teman temannya.
"Selamat ulang Tahun dan ulang Tahun pernikahan Mama !" ucap Orion datang dari arah pintu membawa kue ulang Tahun di tangannya.
"Orion !" ucap Bunga.
"Kenapa kamu selalu lupa hari ulang Tahun kita sayang ?" tanya Arya, mencium pipi Bunga yang duduk di sampingnya.
"Karna pikiranku sudah di penuhi dirimu dan anak anak sayang !" jawab Bunga. Membuat Arya tidak bisa berkata kata lagi.
Semuanya pun menyanyikan lagu ulang Tahun untuk Bunga. Meski hanya sekedar acara potong kue dan mengundang para sahabat, Bunga sudah sangat bahagia.
"Ma !" panggil Orion, menarik tangan seorang gadis seusianya ke depan Arya dan Bunga.
"Kenalin Ma ! Pah !, calon mantu kalian, Namanya Kezia" ucap Orion.
"Tidak bisa !"
Bukan bunga yang membantah, melainkan Vani. Karna Vani sudah mengklaim Orion calon mantunya.
.
.
__ADS_1
#Ramaikan novel baruku Yuk !. Judulnya Istri Pria Konglomerat. klik aja profil othor, siapa tau kalian suka.