Guru Galak Itu Suamiku

Guru Galak Itu Suamiku
Bab 34


__ADS_3

Bunga keluar dari dalam mobil dengan senyum yang terus terpancar dari bibirnya . Melangkahkan kakinya masuk ke dalam rumahnya dan Arya . Arya sudah benar benar membuat Bunga jatuh cinta .


"Aaa...!"Jerit Bunga , saat ia merasa tubuhnya melayang. Arya tiba tiba mengangkat tubuhnya dari belakang .


"Pak Arya !"


"Kenapa dari tadi senyum senyum ? Hayo..!" tanya Arya tersenyum . Tadi setelah ia masuk rumah , ia menunggu Bunga di balik pintu , mengintip Bunga dari jendela kaca , ia melihat Bunga berjalan senyum senyum sendiri .


Wajah Bunga langsung merah merona karna Malu ," Gak ada !" jawab Bunga , menggeleng gelengkan kepalanya , menyembunyikan wajahnya ke dada bidak Arya , ia benar benar malu karna sudah ketangkap basah senyum senyum sendiri .


Arya semakin mengembangkan senyumnya , melihat istri labilnya malu malu menggemaskan . Ingin rasanya Arya memakan habis istrinya saat itu juga , tapi ia harus menahannya .


"Sepertinya istriku lagi kasmaran !" ucap Arya .


"Gak !!" pekik Bunga manja .


"Trus kenapa tadi senyum senyum ?" tanya Arya lagi . Bunga menggeleng gelengkan kepalanya lagi .


Arya mendudukkan tubuhnya di sofa ruang tamu membiarkan Bunga di pangkuannya , mendekap Bunga yang masih menyembunyikan wajahnya ke dalam pelukannya , mencium pucuk kepala Bunga .


"Suka ya ? ciumanku tadi !" goda Arya .


"Pak Arya..! " rengek Bunga manja , masih tak berani mengangkat kepalanya .


"Apa istriku sayang ? cintaku , gadisku !." gemas , Arya pun mendongakkan wajah Bunga ke arahnya , kemudian mengecupi pipi tembem Bunga , terakhir mengecup bibir Bunga yang mengerucut .


"Hm...?"


Bunga menggeleng gelengkan kepalanya , emang ia mau jawab apa , ia cuma malu .


Kemudian Arya pun berdiri dari sofa , menggendong tubuh Bunga , membawanya ke arah kamar Bunga .


"Buka pintunya sayang !" ucap Arya supaya Bunga memutar knop pintu kamarnya .


Bunga pun memutar knop pintunya dan Arya mendorong daun pintunya dengan lututnya , sampai pintu terbuka sembari berjalan masuk ke dalam kamar . kemudian menurunkan Bunga dari gendongannya .


"Selamat istirahat sayang !" ucap Arya , mengecup kening gadis yang lagi masa pertumbuhannya itu lama . Bunga , ia hanya menganggukkan kepalanya dengan tersenyum .

__ADS_1


"Aku pergi dulu , nanti aku cepat pulang !" pamit Arya . Bunga menganggukkan kepala lagi . Arya mengacak acak ujung kepala Bunga sambil tersenyum , kemudian keluar dari kamar Bunga .


Begitulah Arya setiap hari , ia sangat sibuk , membuat ia tidak punya banyak waktu dengan Bunga . Pagi sampai siang ia mengajar , setelah mengantar Bunga pulang ke rumah , ia pergi lagi mengecek usahanya , malam hari baru ia pulang .


Bunga yang di tinggal Arya di dalam kamar , langsung menghamburkan tubuhnya ke atas tempat tidur . Menenggelamkam wajahnya di bantal guling , kedua kakinya ia naik turunkan secara bergantian . Meskipun Bunga sudah pernah pacaran , tapi baru kali ini ia merasakan bagaimana yang namanya kasmaran .


Ah ! Bunga ! sepertinya kamu sudah gila , kok bisa bisanya kamu jatuh cinta sama si burung gagak itu ?, batin Bunga , tersenyum sambil mengacak acak rambutnya .


Bunga pun memegang bibirnya , ia mengingat bagaimana tadi ia berciuman dengan Arya .


Aahhh....!!! , jerit Bunga dalam hati . berguling guling di atas tempat tidur . tiba tiba...


Brukkh !!


"Aw !"


Bunga terjatuh dari atas tempat tidur .


"Aaa.. pantatku sakit..!" ringis Bunga ." kamu sih ! , kenapa membiarkanku jatuh?" ucapnya memukul tempat tidur , yang membiarkan tubuhnya terguling .


Tanpa Bunga sadari di balik pintu kamarnya dari tadi , Arya mengintipnya .


.


.


"Sayang ! aku pergi dulu ya !, ingat ! jangan bolos." Mmmuaahhh...! , Arya mencium kening Bunga dengan sayang . Mereka sekarang di dalam mobil di parkiran sekolah .Hari ini Arya harus menemani Zoya lagi untuk pertandingan grand final cerdas cermat mapel matematika .


Bunga tidak menjawab , ia pun memanyunkan bibirnya . Ia tak suka Arya pergi dengan Zoya , Bunga cemburu , Bunga kawatir Arya terpesona dengan ke cantikan Zoya .


"Aku gak menyukai Zoya sayang ! , aku gak menyukai cewek yang cantik . Aku lebih menyukai cewek yang jelek dan langka seperti kamu !" gombal Arya tersenyum .


"Emang aku manusia yang hampir punah ?, di bilang langka" Bunga semakin mengerucutkan bibirnya .


"Coba bayangin sayang ! , dari seribu limaratus lebih siswi disekolah ini , yang pandai melompat pagar dan manjat pohon cuma kamu sayang !. Apa itu namanya kalau bukan langka ?" ujar Arya lagi .


"Au ah !" Bunga keluar dari mobil Arya , menutup pintunya agak kencang . ia sebel di bilang manusia langka sama Arya .

__ADS_1


Di dalam mobil , Arya menggeleng gelengkan kepalanya sambil tersenyum . Bunga memang bukanlah cewek yang cantik , dan bukan termasuk jelek , Bunga cantiknya dikit aja , tapi entah kenapa Arya sangat menyukai Bunga .Menurutnya Bunga sangatlah unik dengan sikap dan tingkah lakunya . Bunga si gadis tomboy imut imut manja dan menggemaskan .


Bunga memperlambat jalannya melihat Zoya datang dari arah berlawanan . Bunga menatap Zoya dengan tatapan tajam dan tidak suka .


"Hai Bunga ! , Apa Pak Arya sudah datang ?" tanya Zoya ramah dengan senyum terbaiknya , mengabaikan Bunga yang menatapnya tak suka .


"Kamu anak orang kaya , kemarin kemarin kamu kesekolah bawa mobil . Kenapa akhir akhir ini kamu gak bawa mobil ya ?. Oh ! aku tau ! , pasti kamu memamfaatkan kesempatan untuk dekat dengan Pak Arya 'kan ?" ujar Bunga .


"Kamu ngomong apa sih Bunga ! , aku lagi trauma bawa mobil , kemarin aku pernah menabrak kucing sampai mati . Makanya aku gak bawa mobil" jawab Zoya .


Bunga mendengus ," Gak mungkin 'kan ! kalian gak punya supir ?, jangan cari alasan deh !" ucap Bunga lagi .


"Supir keluarga kami lagi pulang kampung !" jawab Zoya .


"Aku gak peduli , yang penting kamu jangan pergi dengan Pak Arya . Kamu bisa naik angkot atau ojek , atau naik taxi ." ujar Bunga lagi .


"Emang kamu siapanya Pak Arya ?,istrinya ?" tanya Zoya , tersenyum licik ."Sudah ya Bunga ! , aku tau kok sekolah ini milikmu ! , tapi bukan berarti semua ada di bawah kendalimu dong !. Aku mau pergi dengan siapa juga , suka suka ku dong !. Meski dengan suami orang , kalau suami orangnya juga yang mengajak" ucapnya , memandang remeh kepada Bunga .


"Jangan pikir aku gak tau otak busukmu itu ! , kamu senang "kan di gosipi bertunangan dengan Pak Arya ?. Mungkin juga kamu berharap tunangan benaran dengan Pak Arya . Tapi jangan mimpi ! , akulah tunangan Pak Arya yang sebenarnya ." ungkap Bunga .


"Wao..! selamat ya Bunga ! , atas pertunanganmu dengan Pak Arya ! ..tapi apa kamu seyakin itu hubunganmu dengan Pak Arya akan langgeng ?" Zoya tersenyum meremehkan Bunga .


Bunga terdiam , benar yang dikatakan Zoya , apa hubungannya dengan Pak Arya dijamin langgeng , Bunga juga tidak yakin .


"Disekolah ini , guru dan siswi sangat banyak yang menyukai Pak Arya tentunya cantik dan pintar dan juga tidak kalah kaya . Lihat dirimu ! , apa kamu mampu bersaing dengan wajah dan otak pas pasanmu itu ?. Seharusnya kamu mundur deh ! , dari pada kamu nanti sakit hati . Karna tidak akan ada yang mendukung hubunganmu dengan Pak Arya." Setelah mengucapkan kalimat yang menghina itu , Zoya pun pergi meninggalkan Bunga , tentu dengan senyum kemenangannya .


Semalam Zoya memang meluruskan gosip tentang pertungannya dengan Arya , kalau dia bukanlah tunangan Arya . Tapi..entah photo kapan dan dari mana , Postingan photo Arya dan Zoya masih sering di kirim fans mereka ke grub chat mulai dari tadi malam, dan terus megatakan dukungan mereka kepada Arya dan Zoya untuk menjalin hubungan . Dibalik itu Bunga pikir Zoya lah yang bermain dengan para fansnya .


"Huuuuu...!!!"


Semua yang menyaksikan perdebatan Bunga dan Zoya menyoraki Bunga .


"Halu !" kata salah satu siswi yang menyaksikan perdebatan mereka .


Awas kamu Zoya !, batin Bunga mengepalkan kedua tinjunya , kembali melanjutkan langkahnya menuju kelasnya .


Jangan salahkan Bunga ! , ia hanyalah seorang istri yang merasa rumah tangganya terancam .

__ADS_1


__ADS_2