
sedangkan di kantor KScrop mereka yg mendapat kode dari Azka langsung melesat ke markas
" ada apa ini kenapa Azka memberikan kode ke markas"@ ujar angkasa
" bie ada di markas"@ ujar azka dari aerphoneya mereka semua sedang berada diberbeda wilayah cevikadll sedang di yayasan dengan yg lain sedang kan Azka pagi tadi Dy di Azcrop elen di Ascrop dll
" hubungi Gita"@ ujar Felly
" satupun penghuni tidak ada yg bisa dihubungi "@ ujar elen yg masih mengotak ngatik komputernya
" cctv ini rusak apa gimana sih eh tunggu ini mereka anggota semua pada ngantri di lantai 3 terus ada suara dentuman yg keras mereka semua lari tapi ini bie gx ada dsini "@ ujar elen
" cctv ruangan als elen"@ujar Azka
" lu sangka gampang ngehack cctv bini loe adanya laptop gua yg ancur Azka "@ ujar elen kesal dengan suami adiknya ini
" aish"@ ujar Azka kesal
" apa itu kenapa ada banyak asap dimarkas bagian belakang"@ ujar Azka menambah kecepatan nya saat di sudah sampai di depan pohon Dy pun menempelkan jari tangan nya ke pohon besar dan terbuka lah pintu gerbang dsana tak ada orang satu pun yg menjaga
" kenapa sepi sekali"@ ujar Azka tambah gusar
dentuman itu pas banget dibelakang markas dekat jurang dan itu tepat di ruangan Arsy
Azka pun melihat kobaran asap yg tebal di arah belakang tepat di ruangan Arsy Dy pun langsung berlari kearah ruangan sang istri namun saat sampai di ruangan ruangan itu kosong Dy pun kebalkon dan melihat kebawah dimana gumpalan itu berasal
Dy pun melihat tubuh sang istri yg tepat di tepi jurang langsung lari ke luar
" sayang"@ teriak Azka berlari dan menarik sang istri di pelukan dan menangis
" ms hey ms kenapa"@ ujar Arsy yg masih diperlukan sang suami
" km buat mas takut als "@ ujar Azka lirih
Arsy yg tau kenapa sang suami pun langsung mengusap punggung nya
" aku baik baik saja sayang lihat lah aku sedikit pun tak ada yg lecet"@ ujar Arsy lembut Azka pun melepaskan pelukannya dan melihat istrinya dan langsung mencium pucuk kepala
" woy jangan romantisan ditempat yg genting kyk gini dong"@ teriak barra kesal
"nape iri kau"@ ujar Azka menyeringai membuat barra tambah kesal
" ms udah udah"@ ujar Arsy melerai pertikaian suami dan anak buahnya
"nona ada orang disana "@ ujar salah satu anggota Arsy
ya mereka yg mendengar ledakan tadi langsung turun ke jurang namun blm sempat ia mendekat kobaran asap dan api menyambar
"selamat kan dan bawa kemarkas yg lain cepat padamkan kobaran itu Risa cek ulang sekitar masih ada orang tidak"@ ujar Arsy dengan lantang
__ADS_1
mereka pun pergi dan masuk ke markas
" bie"@ teriak hesteris elen yg melihat seorang wanita yg digendong oleh salah satu anggota
" apa.n sih Len berisik"@ujar Azka yg berada di samping pintu sedangkan Arsy dipeluannya tertutup dengan dinding
" berasak berisik itu liat bini km Eugene Azka kamu malah biasa aja"@ ujar kesal zakiya yg tak kalah hesteris
" berisik kiya berisik "@ ujar Arsy dingin
" eh km GPP bie lah terus tu cewe siapa"@ ujar elen matanya masih keluar airmata
" gx tau aku nya "@ ujar Arsy sheyla yg baru datang pun langsung memeluk Arsy
" kakak takut bie"@ ujar sheyla
" gx perlu ditakuti kak aku GPP bnyk yg menjaga aku "@ ujar Arsy tersenyum
" udah udah ntr LG drama ftv gajenya itu orang bantu dulu kasian"@ ujar Azka
" Eugene Azka"@ ujar zakiya kesal
" sudah tolong dulu kasian "@ ujar Arsy sheyla zakiya pun langsung masuk dan mengecek keada.n wanita itu
tak lama para Abang arsy pun datang
" Dede km GPP kan sayang"@ ujar Axel merengkuh sang adik
tak lama mereka Dateng dan sheyla zakiya pun keluar
" gimana kak keadaan nya "@ ujar Arsy
" benturan dibagian kepalanya cukup keras tapi mukjizat Dy dan kandungan nya tak apa" mungkin Dy akan kehilangan ingatan sementara karena efek benturan itu "@ ujar sheyla
Arsy pun mengangguk
" bagaimana nona Arsyla bisa kau jelaskan kejadian by tadi sampai kau membuat semua orang panik"@ ujar armanza menatap sang adik
" huh ya gx buat panik lah orang bie GPP toh itu jg kejadiannya di belakang markas"@ ujar Arsy santai
" semua orang gx bisa dihubungi termasuk mereka"@ ujar Azka menunjuk ke 3 anggotanya
" lah wong lagi kerja ya fokus kerja tuan hp disailent "@ ujar garra dan diangguki oleh mereka bertiga
" laki mu terlalu snown bie "@ ujar elen kesal karena kode yg diberikan oleh azka
" ya wajar sayangkan bilangnya tadi urgen mana ada dentuman keras bngt ya gmna gx panik "@ ujar Azka membela
" sudah sudah yg penting bie gpp "@ ujar baba tersenyum
__ADS_1
" nona saya tak menemukan apapun seperti nya sudah terbakar dikobaran api itu"@ ujar anggota Arsy
"huft baiklah terima kasih"@ujar Arsy
" kalian cari tau identitasnya "@ ujar Azka menatap ketiga anggotanya mereka bertiga pun mengangguk
setelah itu mereka keluar dan digantikan oleh dokter agent
" mau pulang apa makan diluar"@ ujar Azka
" pulang aja ms als kangen Azzam"@ ujar Arsy tersenyum dan diangguki oleh Azka mereka pun masuk ke mobil
Azka yg melihat wajah Arsy melamun sedih pun langsung tau arah kemana pikiran sang istri ketika gelang yg ditangannya digenggam erat
" kenapa sayang"@ ujar Azka mengelus pucuk kepala Arsy dengan sayang
Arsy yg dielus kepalanya pun menengok ke arah sang suami
" gpp kok ms "@ ujar Arsy tersenyum
Azka pun menepikan mobilnya
"sayang ms ini suami mu mas ini teman curhat mu jadi tolong jujurlah sama ms ada ms teman berbagi ada ms yg akan selalu untukmu jadi tolong terbuka lah"@ ujar Azka serius
Arsy hanya bisa menunduk sambil memegang gelangnya Azka yg tak tega pun langsung menyudahinya percuma Arsy belum siap
" jangan dipaksa oke tapi ingat ada ms disini yg akan selalu ada disamping mu kpnpun dan dimanapun jika km butuh ms ms siap sayang"@ ujar Azka dan dibalas anggukan taklama ada ketukan dari kaca mobilnya
" ada apa kenapa berhenti "@ ujar darel
"gpp kok bang"@ujar Azka
" yakin bie km kenapa de"@ ujar darell khawatir pas ketika melihat wajah Arsy pucat
"gpp kok bang "@ sangkal Arsy Azka pun memberikan tatapan kode kepada darel darel pun mengangguk
dan berjalan kearah mobilnya
Azka pun melajukan mobilnya LG
" mas apa mereka tak benar-benar menerima Azzam apa mereka akan memperlakukan Azzam seperti aku dulu aku takut mas aku takut Azzam akan terluka seperti ku nanti bahkan mereka penyebab nya ms aku takut Azzam tau jika mereka lah yg membuat ibunya pergi hiks hiks hiks"@ pecah tangis Arsy Azka pun lagi lagi menepikan mobilnya
" tidak akan pernah terulang sayang mas janji itu ms akan melindungi mu dan Azzam dengan nyawa ms sendri "@ ujar Azka yakin
" jujur ini sakit mas ini sakit sangat sakit tapi rasa sakit ini kalah dengan rasa rinduku ms terkadang aku ingin pergi sejauh" nya dari mereka tapi aku berfikir didalam diriku ada segumpalan darah dari mereka ms dan rasa sakit itu kalah dengan rasa rindu ms hiks hiks"@ ujar Arsy Azka pun hanya mendengar keluh kesah sang istri sambil mengelus kepala dan sesekali mencium pucuk kepala Arsy
"aku terluka sangat terluka dengan mereka tapi aku tak tega melihat mereka seperti memohon mohon maaf dan mencari ku kemana" ms seperti orang tak tau arah"@ ujar Arsy terisak ya Dy tau bahwa sang bunda dan ayahnya serta para Abang nya mencari Arsy kemanapun seperti orang tak tau arah
" aku rindu mereka ms hiks hiks"@ujar Arsy
__ADS_1
sedangkan di luar mobil elen pun keluar dan mendekati mobil Azka namun Dy mendengar jelas keluh Arsy