
mereka keluar dari markas dan pergi ke mansion
" sayang bulan depan ms harus ke indo "@ ujar Azka tersenyum melirik sang istri
" apa ada masalah ms"@ ujar Arsy menengok ke sang suami
" gak sayang ms ingin menyerahkan perusahaan ke bang Rey dan Sean agar ms lebih fokus dengan perusahaan yg disini dan lebih banyak waktu untuk berada disampingmu "@ ujar azka tersenyum
" baik lah terserah ms als ikut ms saja"@ ujar Arsy tersenyum lembut
" terimakasih sayang atas pengertiannya,
sayang di sini saja tak usah ikut mas hanya sebentar lagi pula kasian Azzam jika kita bawa atau tinggal "@ ujar Azka tersenyum tangan sebelah nya mengelus kepala Arsy
sesampainya di mansion mereka semua langsung masuk kedalam rumah
Azka pun yg melihat sang istri tertidur pun tak tega untuk membangun kannya
Azka membuka mobil perlahan agar tak memberikan suara yg mengganggu sang istrinya lalu berjalan ke arah samping dan membuka pintu mobil secara perlahan
" akan ms lakukan apapun untukmu dan keluarga kita,
bahkan ms rela menyerahkan harga diri dan nyawa ms untuk mu dan keluarga kita sayang "@ gumam Azka menatap sang istri
Azka pun perlahan mengangkat tubuh sang istri dengan hati"
bodyguard yg sedari tadi berada di dekat Azka memberikan hormat kepada Azka
Azka pun mengangguk dan memberikan kode untuknya agar memakirkan mobilnya ke bagasi dan dibalas oleh anggukan
sesampainya di ruangan keluarga mereka terkejut saat melihat Azka menggendong Arsy
" ka kenapa dengan bie"@ ujar mama eliza menghampiri sang putra nya
" Dy kelelahan ma "@ ujar Azka tersenyum
" ya sudah bawa dia kekamar dan beristirahat lah, MLM ini biar azzam tidur dengan Ami dulu"@ ujar Ami
" biar Azzam tidur dengan kami mi takutnya nnti malam Arsy mencarinya karena hari ini Dy sibuk diluar dan tak bertemu dengan Azzam setidaknya jika iya bangun nnti ada azzam di samping nya untuk mengobati rasa lelahnya seharian ini"@ ujar Azka lirih agar suaranya tak menganggu sang wanitanya yg berada digendongan nya
Ami pun mengangguk mengerti dan tersenyum
Azka pun melangkah kan kakinya ke lift menuju ke kamarnya sesampainya dikamar Azka meletakkan sang istri dengan sangat perlahan
" sebegitu lelahnya ya sayang sampai ms gendong sama sekali gak bangun "@ ujar Azka tersenyum dan mengecup kening sang istri
ia pun melepaskan niqab kerudung dan sepatu Arsy setelah itu ia masuk kekamar mandi untuk membersihkan tubuhnya
20menit berlalu dia keluar dari kamar mandi menatap sang istri yg masih saja nyaman dengan kondisi yg semula tak tega membangunkannya
tok tok
Azka pun melangkah ke arah pintu
" assalamualaikum nak ini azzamnya sudah tidur"@ ujar Ami dengan menggendong sang cucu
" waAlaikum salam iya mi makasih ya mi."@ ujar Azka tersenyum mengambil alih gendongan Azzam dengan perlahan setelah itu Ami pun pamit
" jagoan baba tambah mbul ya "@ ujar Azka sambil mengelus pipi tembem sang putra
" udah sampai rumah kok gak bangunin sih mas malah als udah sampai kamar aja"@ ujar Arsy menatap wajah sang suami
" umma tadi kelihatan capek makanya baba gak tega buat bangunin "@ ujar Azka tersenyum ke sang istri
" ydh sini azzamnya gantian sama umma "@ ujar Arsy sambil merentangkan tangannya ke arah Azka
" no umma umma tadi dari luar blm bersih" jadi bersih" dulu airnya udah baba siapin "@ ujar Azka tersenyum
" oke komandan siap laksanakan "@ ujar Arsy tersenyum sambil mengangkat tangan hormat membuat Azka terkekeh geli melihat tingkah sang istri
Arsy langsung melesat ke kamar mandi sedang Azka masih dengan setia menggendong anaknya sambil melantunkan shalawat
20menit berlalu Arsy yg sudah bersih dan sudah memakai piyama tidur pun keluar dari ruang ganti yg terhubung dengan kamar mandi
Dy terenyuh melihat sang suami nya melantunkan shalawat dengan sangat merdu
" ya Allah sungguh amat sangat bersyukur hamba mu ini ya Allah atas apa yg kau takdirkan dan disandingkan dengan lelaki yg sabar bijaksana mencintai ku dari segala kekurangan ku dan keluarga ku"@ujar Arsy berkaca-kaca ya Arsy sudah tau tentang tujuan Azka ke Indonesia bukan hanya sekedar perusahaan melainkan menemui keluarganya
jika ditanya tau dari mana ya tau dari orang"nya dong Arsy kan punya orang kepercayaan gak cmn itu" doang
__ADS_1
Arsy pun berjalan kearah sang suami dipeluk Azka dari belakang yg masih menggendong azzam
" kenapa umma sayang "@ ujar Azka tersenyum menoleh kearah sang istri yg tiba tiba memeluk dari belakang
" laper ba hehehe"@ ujar Arsy nyengir memperlihatkan gigi putihnya
Azka pun terkekeh melihat tingkah sang istri
" ya udah yuk kita makan dari tadi umma belum makan apa" minum obat pun blm "@ ujar Azka menatap sang istri dengan lembut
Azka yg ingin menidurkan putranya ke kasur pun ditahan oleh Arsy
" mas bawa aja kasian Azzam kalo ditinggal sendirian di kamar takutnya Dy nnti bangun gak ada orang"@ ujar arsy
Azka pun mengagguk mereka keluar dari kamar dan berjalan ke arah lift berpas Pasan dengan farel yg baru saja keluar dari lift
" mau kemana kalian , sudah malam kasian bayi itu yg sudah tidur dibawa kemana-mana"@ omel farel menatap sang suami istri itu
" mau kedapur mau makan laper bie, terus Azzam suruh dikamar sendirian gitu ya lebih kasian lah bang"@ sungut Arsy kesal dengan sang Abang Dy menarik sang suami untuk masuk ke lift
" lah kok geh sewot"@ gumam farel yg dapat didengar oleh pasangan suami istri itu
Azka pun hanya menggelengkan kepalanya melihat tingakah istri dan kakak iparnya
" sayang lain kali jangan gitu ya "@ ujar Azka menasehati sang istri
" ya ms lain kali gx kyk gitu, ini als udah mintak maaf kok sama Abang farel"@ ujar Arsy yg mengirimkan pesan permintaan maaf kepada sang Abang
Azka pun tersenyum lembut menatap sang istri yg sudah berjalan duluan kearah dapur
para pelayan sedang sibuk memasak untuk bodyguard dan penjaga malam untuk mereka
" Dede bie sama den Azka mau makan malam ya, "@ ujar ketua pelayan diangguki oleh mereka berdua
" ya sudah tunggu saja dimeja makan de nanti bibik dan yg lain yg nyiapin "@ ujar pelayan
" gak bik biar bie yg masak dan nyiapin nya bibik dan yang lain kerja kan saja yg lain"@ ujar Arsy tersenyum
" biar kan kami saja nona eh maksudnya de"@ ujar salah satu pelayan
" ya de hari ini kamu kan sibuk pasti capek biar kami yg masak kamu ingin dimasakin apa"@ ujar ketua pelayan itu
" bibik ,mbak... biarin saya yg masak sekarang kan saya sudah jadi istri jadi kewajiban saya melayani suami apalagi soal makan itu sudah tugas nya bukan hanya masak untuk suami itu sudah tradisi dari keluarga Wijaya Kusuma bukan... kata omami jika para perempuan harus bisa melayani sang suami nya karena keharmonisan rumah tangga dan rasa cintanya Keluarga terletak bagaimana seorang wanita mengurus keluarga nya itu sendri☺️ ibaratnya gini dari perut naik kehati bik "@ ujar Arsy terkekeh kecil mereka yg mendengar pun ikut ter kekeh
" kamu bisa aja de, ya sudah tapi biarlah mereka membantu untuk menyiapkan nya"@ ujar ketua pelayan itu Arsy pun hanya pasrah mengagguk saja
sedangkan Azka yg sedari tadi melihat tingkah istrinya pun tersenyum lebar
" senyuman mu adalah canduku"@ batin Azka
Arsy pun yg ingin memasak pun pamitan dengan Azka
" mas duduk aja disitu ya als masak dulu biar cepet disantap hehehe"@ ujar Arsy nyengir memperlihatkan gigi putihnya
Azka pun mengangguk tersenyum menatap Arsy tanpa berkedip
Arsy pun langsung masuk ke arena kompor dan memulai kegiatannya dibantu oleh beberapa pelayan namun hanya di tugaskan untuk membersihkan sayuran dan memotong"
" Dede ini sayur pindang nyonya masih banyak dipanaskan saja ya"@ ujar ketua pelayan itu
" ya bik, setelah itu tolong di tuang ke mangkok kecil dan separuhnya siapkan untuk bodyguard dan para penjaga MLM"@ ujar Arsy dan diangguki oleh mereka
" yg ini nona"@ ujar pelayan yg lain memperlihatkan sayur terong dan sayur ayam kecap
" panaskan saja mbk untuk mereka.., biar buat mas Azka bie yg masak, bie mintak pindang itu tadi saja semangkok kecil "@ ujar Arsy di angguki oleh mereka
" mbk boleh mintak tolong gx ambilin ayam bacem dan ayam kuning yg udah diungkep mau bie penyet dan di goreng dengan kocokan telur ini" "@ ujar Arsy ramah pelayan itu pun langsung mengambil apa yg dsuruh oleh Arsy
ya Arsy memang selalu menyiapkan ayam bacem ayam kuning serta steak ayam setiap paginya agar jika ada yg lapar dadakan atau kepengen tinggal goreng namun jika tak habis esok harinya disuruh masak untuk sarapan pelayan atau penjaga
tapi sayang nya jarang yg sampai pagi karena itu adalah menu favorit keluarga itu dengan bumbu andalan Arsy
apalagi para Abang yg memang hobby dengan masakan Arsy
setelah semuanya matang Arsy pun menyiapkan makanan itu dimeja makan yg memang sudah ada Azka dsana
" sini azzamnya ba biar umma yg gendong, baba makan duluan"@ ujar Arsy tersenyum dan berjalan kearah suaminya agar bergantian yg gendong
__ADS_1
" umma dulu yg makan, tadi umma bilang laper..
inget umma gak boleh bantah suami"@ ujar Azka yg tau jika sang istri akan protes
" oke gini aja biar adil umma suapin baba az biar sama sama makan kan"@ ujar Arsy tersenyum dan mengambil piring nasi dan lauk pauknya untuk dirinya dan suaminya
Azka tersenyum melihat nya
" baca doa ms"@ ujar Arsy Azka mengagguk
" selalu top masakan bidadari surga nya mas ini "@ ujar Azka tersenyum sambil mengunyah makanan nya
hal itu membuat Arsy tersipu malu
" mas jangan mulai ini Lg makan loh"@ ujar Arsy mengerucut agar tak ketahuan jika ia sedang bulsing
Azka terkekeh kecil melihat sang istri mengerucutkan bibirnya menutupi mukany yg sudah seperti kepiting rebus
sedangkan di lantai atas papa Regan baba Daniel dan Dady yg baru saja keluar dari ruangan nya tersenyum melihat mereka berdua
" selalu bahagia sayang,. kebahagiaan mu adalah nafas nya baba "@ batin baba menatap haru sang putri
" bahagia mu adalah tujuan utama Dady sayang "@ batin dady
" boy selama ini papa tak pernah melihat mu tersenyum sebahagia ini jadi bahagia lah nak dan terus bahagiakan wanita mu "@ batin papa Regan
" terimakasih telah hadir dan memberikan warna dihidup kami mas"@ ujar baba yg masih menatap sang putri
" seharusnya aku yg berterima kasih kepada kalian telah menjaga dan melindungi permata putra ku "@ ujar papa Regan
" sungguh ini yg kami inginkan sejak dulu senyuman yg tanpa beban "@ ujar Dady
" dan aku tak salah memberikan adikku kepadanya kan dad"@ ujar Alex yg baru saja keluar dari ruangan nya bersama Arkansas dll
" sudah jangan menatap mereka nnti ketahuan "@ ujar Arkansas
" mereka udah tau tuh liat sedari tadi Azka mancing" aja"@ ujar Axel yg memang tau kalo Azka sedang memanasi mereka semua
" adek ipar tak tau diri untung loe bisa buat adek gua bahagia kalo kagak"@ ujar darel terdiam ketika melihat tatapan mereka mengarah kearahnya
" kalo kagak apa loe gua smackdown mau"@ ujar armanza
" hehe Vis ampun dah "@ ujar darul sambil mengacungkan Vis kepada mereka
setelah itu mereka pun masuk kekamar mereka kecuali angkasa dan farel yg masih stay melihat mereka berdua
" setelah ngedate langsung tidur kasian ponakan Abang de "@ teriak farel membuat mereka berdua menengok keatas dan angkasa xela yg ingin kebawah pun kaget
" kucing garong bisa kagak gak usah teriak udah malem ini hoy"@ ujar angkasa menendang farel
" pen gua jatohin loe ke bawah rel"@ ujar xela tajam
" hehehe ampun ampun ,,😁😁... jangan lah calon kakak ipar nanti klo adik ipar mu ini patah tulang kembaran mu yg cantik itu dengan siapa"@ ujar farel alay membuat xela dan angkasa jijik
" astaghfirullah kenapa adik gua bisa Mauk sama loe si farel "@,ujar xela menatap tajam kearah farel setelah itu Dy berjalan kearah lift
" strees "@ujar angkasa meninggalkan farel sendrian
" kok pada ngamuk"@ ujar farel bingung
Azka dan Arsy yg baru selesai makan dan sudah keatas menatap tajam ke arah farel
"bang kenapa hari ini kau menjengkelkan sekali sih... "@ ujar Arsy kesal dan tajam setelah itu masuk kekamar
" lah ngamuk lagi"@ ujar farel sambil garuk kepala yg tak gatal
" Azzam ampek kebangun gara" suara mu bang makanya als kesal dengan mu"@ ujar Azka tersenyum dan langsung melangkah ke arah kamarnya untuk membantu sang istri menidurkan Azzam yg bangun gara" teriakan farel tadi
" kalo bukan adik gua loe udah gua lempar ke antariksa far"@ ujar alex tajam yg keluar saat mendengar teriakkan farel karena pintunya tak tertutup dengan rapat maka teriakan farel bisa terdengar dan saat ia keluar dari kamarnya saat itu jg Arsy sampai diatas
farel meneguk Selvianya dengan susah payah
" ampek Azzam rewel gx bisa tidur dan Arsy jg gx tidur abis bnrn loe sama gua "@ ujar Alex menatap farel dengan tajam
®%™™[✓✓]
Istrimu adalah rezekimu. Istrimu adalah pilihanmu. Istrimu adalah takdirmu. Maka jangan memandang kepada selain milikmu, dan jangan membanding-bandingkannya dengan wanita yang bukan milikmu."
karena
__ADS_1
Jantung rumah adalah seorang istri. Jika hati istrimu tidak bahagia maka seisi rumah akan tampak seperti neraka