Hijabagent

Hijabagent
part60


__ADS_3

didalam markas tepatnya di sel/tahanan


"far aku sangat ingin kau mendapatkan hukuman yg setimpal tapi aku masih mengingat perkataan istriku untuk tidak menyalahkan dirimu maka aku hanya mengurung mu disini agar kau tidak dimanfaatkan atau tidak dihabisi oleh mereka karena ulah terkonyol mu itu kau jelas sangat tau bagaimana aku selama ini aku hanya diam bukan berarti aku tak bisa melakukan apapun terhadap mu "@ ujar Azka ya Dy menghampiri Farah namun tak menatap wanita itu sama sekali


saat drumah sakit Sean menggeret Farah masuk ke sel markasnya atas perintah Azka agar elen Cece dan xela tak menghabisi wanita itu


"maaf ka'@ujar Farah lirih


" untuk apa kau meminta maaf kepada ku kau bukan melukai diriku tapi istriku "@ ujar Azka


" dan jika bukan perkataan adik ku saat itu saat ini kau sudah tak bernafas LG Farah kau wanita yg tak tau diri "@ ujar angkasa menatap Farah tajam


"sudahlah bang mari kita ke dalam "@ ujar Azka mengajak angkasa lebih masuk kedalam


"loh angkasa "@ ujar Sean kaget karena Azka bareng angkasa


" kenapa masalah buat loe"@ ujar angkasa dingin dan mendapat gelengan dari Sean


" kau lelaki yg tempo hari di lift "@ ujar angkasa menatap lawan mu itu


" ya Dy lah biang kerok yg ngehadang perjalanan kita"@ ujar Sean


" ada masalah apa kau ngehadang perjalanan adik ku tuan Joe "@ujar angkasa tajam dan mencengkeram dagu lelaki itu dengan sangat kuat sampai lelaki itu meringis


" aku ingin Dy mati agar aku dipandang sebagai jagoan yg telah membunuh gadis sialan itu didunia permafiaan"@ujar Joe dan membuat angkasa emosi menghantam kepala Joe ke dinding


argh


"bang tahan emosi mu "@ ujar Azka mengingat kan


" hemm urus Dy jangan biarkan dia mati"@ujar angkasa dan dapat anggukan dari Azka dan Sean setelah itu Dy melangkah keluar di ikuti Azka


"Minggu depan kau akan pergi"@ujar angkasa


"ya bang "@ ujar Azka


"bang Axel dan kak shey yg akan mengantarkan mu kesana"@ ujar angkasa LG..


"ya bang tadi bang Axel berkata seperti itu"@ujar Azka

__ADS_1


"besok aku akan menemanimu untuk meeting dengan jordcampany kau perlu hati" dengan perusahaan itu Dy akan melakukan seribu cara untuk mendapatkan apa yg dia mau termasuk dirimu"@ ujar angkasa mengingatkan


" ya bang aku akan berusaha berhati" saat melakukan nya"@ujar Azka


"hemm perhatikan dirimu untuk tidak terjerat dengan wanita lain ka aku dan keluarga kami sangat mempercayai mu"@ ujar angkasa yg sedikit takut dengan Azka jikalau Dy berpaling dari adiknya


" tidak bang tidak akan pernah karena hati jiwa dan batin ku sudah tertuju oleh adik mu jadi aku tak mungkin berpaling dari wanita yg istimewah itu"@ ujar Azka tersenyum yakin


"ku pegang perkataan mu "@ ujar angkasa mereka pun melangkah keluar dari markas dan bergegas pulang karena sebentar lagi malam


sedangkan ditempat lain Arlen sedang mengejar seseorang


bugh aish


" maaf maaf gua gx sengaja "@ ujar lelaki yg tak lain Arga


" lain kali liat" klo jalan"@ ujar Arlen sengit


"arghh gua ke hilangan jejak Dy "@ ujar Arlen sambil memencet aerphone yg ada ditelinga


" loe jg yg salah lari" gitu bukan salah gua jg"@ ujar Arga membela


" lah malah sewot"@ gumam argA


ditempat yg tak jauh dari arlen


" eh gua ketemu"@ ujar elen


tapi sayang nya orang yg dia liat malah kabur dengan cepat elen pun mengikuti nya tapi dipertengahan jalan tiba" mobilnya berhenti


" astaghfirullah ini mobil gx loe isi apa ar"@ ujar elen kesal


" lupa gua "@ ujar Arlen lewat aerphone


elen yg kesal pun keluar dari mobil sambil terus menatap kearah mobil yg sudah melesat jauh tak lama ada mobil yg menghampiri nya


"ngapain loe mejeng di tengah jalan"@ ujar Sean dari dalam mobil


"nah kebetulan ada loe ikutin mobil itu cepetan"@ ujar Arlen langsung masuk kemobil Sean Sean yg bingung pun ingin bertanya

__ADS_1


"cepat ini darurat "@ teriak Arlen yg menatap mobil yg didepan sudah jauh melesat Sean pun yg terkejut langsung menancap gas dengan cepat


"woy nyelow geh"@ teriak elen


"loe tari teriak darurat ini loe bilang nyelow gua kudu gimana"@ujar Sean geram


"bukan waktunya bertengkar elen fokus dengan tujuan"@ ujar ratu dari earphone


"huh ya cepat balap mobil itu "@ ujar elen


"memang kenapa dengan mobil itu"@ tanya Sean bingung


" Dy kunci dari segala kunci Dy penyebab identitas Arsy terbongkar udah buruan cepatan"@ujar elen


mobil Sean pun melesat mendekati mobil yg dikejar oleh elen tadi


" aduh pistol gua ada di mobil Arlen lagi"@gumam elen yg didengar oleh Sean


" di dasbort depan loe ada pistol gua"@ ujar Sean elen yg mendengar pun langsung membuka dasbort mobil Sean


"waw persiapan yg matang sekali loe"@ seru elen


" buat jaga"@ujar Sean


elen pun langsung mengambil pistol itu dan


"bukain kabin nya"@ujar elen yg meminta membuka atap mobil Sean


dor


"kau benar" ingin bermain dengan ele ternyata Sam"@ ujar elen geram dan menembaki ban mobil yg ada didepan tak lama mobil itu berhenti dan orang yg bernama dan itu keluar dan berlari kearah hutan


" woy mau kemanu buaya buntung"@teriak elen melombat dari mobil Sean membuat Sean terkejut


"itu cewe apa bukan sih"@ujar Sean Dy pun mengejar elen dan orang itu tapi seblmnya Dy membawa pistol yg ada di bawah tempat pengemudi by


tak jauh dari arah belakang Andres bobo dan Enzi dan anggota the squard angel pun menyusul


"berpencar "@ ujar xela memberikan aba aba

__ADS_1


__ADS_2