
skip lanjut ke awal
menjelang pagi Azka sudah rapih Dy hari ini akan kembali ke Amsterdam karena beberapa bulan LG kuliah perusahaan dan urusan ny sudah selesai
" sayang aku pergi tapi aku janji beberapa bulan LG aku akan menemani kamu dan akan disamping km terus"@ ujar azka mengelus sayang sang istri dan mencium pucuk kepala Arsy
" tolong jangan seperti kemarin Al aku gx sanggup "@ ujar nya tak sengaja airmatanya jatuh di pucuk kepala Arsy
" aku pergi baik" lah sayang kumohon"@ ujar Azka dan pergi dari kamar saat itu tangan Arsy bergerak dan mata yg telah lama menutup kembali terbuka perlahan
" terimakasih suamiku "@ gumam Arsy lirih tak lama pintu terbuka elen masuk saat Dy menghampiri Arsy Dy terkejut melihat Arsy sudah sadar langsung Dy keluar namun seblm elen keluar Arsy memanggil nya
" kak Lena jangan "@ lirih Arsy
elen mendengar pun langsung menoleh ke arah Arsy
dan menghampiri Arsy
"kenapa bie mereka harus tau ini apalagi Azka "@ ujar elen
" kumohon "@ ujar arsy lirih dan hanya diangguki pasrah oleh elen .
sedangkan di bawah Azka berpamitan kepada mereka semua
"aku berangkat dulu setelah semuanya selesai aku akan kembali "@ujar Azka dingin ntah kenapa sejak kejadian itu Dy sedikit menghindar dari keluarga sang istri nya apalg keluarga kandung sang istri
" hati" nak kau lah tonggak putriku jaga dirimu baik-baik dan lekas lah kembali dampingi dia selalu jangan pernah kau tinggalkan putri ku LG setelah itu "@ ujar Ami dan saat itu tangisnya pecah ya berkat perjuangan dan kegigihan laki laki ini putri nya masih disini
" ya Ami azka akan kembali untuk putri Ami dan setelah itu tak kan sedetik pun aku meninggalkan nya doa kan azka selalu Ami dan titip Arsy mi "@ ujar Azka dan menyalami sang mertua
" jaga dirimu maaf Abang dan yg lain tak bisa mengantarkan mu seperti biasanya"@ ujar Axel
" ya bang tak perlu kalian disini saja aku titip Al aku mohon jika terjadi sesuatu tolong langsung kabari aku"@ ujar Azka lirih sungguh dia sangat berat meninggalkan sang istri apa LG kondisi beberapa waktu lalu yg membuat dirinya sport jantung namun bagaimana lg dia punya tanggung jawab yg besar dan Dy harus melakukan ny demi sang istri
" pergi lah selesaikan semuanya secepatnya dan kembali dengan cepat cucuku butuh dirimu"@ ujar Ari Kusuma dan diangguki oleh Azka setelah itu Dy mengucap salam dan pergi
didalam kamar elen duduk tersenyum lembut memandang wajah Arsy
" nak kau tak kekantor hari ini"@ ujar Eliza
__ADS_1
" gak mama aku ingin disini saja... mama ingin periksa bie kan"@ ujar elen tersenyum dan diangguki oleh Eliza dengan bingung tak biasanya elen tersenyum selembut itu pikirnya
setelah mengecek keadaan sang menantu Eliza merasa lebih terheran karena perubahan wajah Arsy lebih bersinar
" mama"@ ujar Arsy lirih dan perlahan membuka matanya
"sayang"@ ujar Eliza terkejut
" kau sadar nak"@ Isak sang mertua memeluk menantunya
" mama akan menelpon suami mu dulu Dy pasti sangat senang "@ ujar Eliza yg ingin menelpon sang anaknya namun di cegah oleh Arsy
"jangan ma biar Dy pergi aku tak ingin membuat nya menunda perkerjaan ny LG dan membebani nya terus ma "@ ujar Arsy
" gx nak Dy gx merasa terbebani tapi Dy akan senang sayang kamu sadar"@ ujar sang mama
" kumohon jangan ma biar nnti Arsy saja "@ ujar Arsy memelas dan diangguki pasrah oleh Eliza
" baiklah tapi orang rumah bagaimana nak mereka jg harus tau soal ini tak mungkin mama merahasiakan nya "@ ujar Eliza
" sudah ku atur semua ma setelah ini aku yg akan mengatakan kepada semua nya"@ ujar elen
sedangkan di bandara Azka lukcy Lukas dan Miko baru saja tiba dan akan segera landing
" huh semoga semuanya akan baik-baik saja"@ gumam Azka
" insyaallah akan baik baik saja kau harus semangat buat adikku bangga"@ ujar Lukas merangkul Azka
" setelah semuanya selesai kita bisa kembali LG"@ ujar lukcy
mereka pun naik pesawat pribadi milik Azka
direbahkan badannya sambil memegang foto sang istri
" sayang aku mencintaimu karena Allah "@ lirih Azka
"namun aku belum sanggup ya Allah jika kau mengambil nya dariku saat ini "@ ujar Azka memejamkan matanya yg mengeluarkan air mata dan terlelap tidur
malam pun berganti
__ADS_1
semua penghuni mansion besar itu pun berkumpul di ruangan keluarga atas permintaan elen
" ada apa Len Loe tumben nyuruh kita ngumpul semua disini "@ ujar Alex
"ada hal yg ingin aku sampaikan namun sebelum itu tolong ikuti permintaan ku nanti"@ ujar elen dan diangguki oleh mereka
" bie sudah sadar "@ ujar elen
deg
mereka yg mendengar mematung
"jangan bercanda "@ ujar Axel berdiri menatap elen
" iya bang Dede udah sadar Dy sudah kembali dengan kita Dy sedang dipriksa dengan mama karena kondisinya masih belum stabil maka dari itu aku yg menyampaikan nya"@ ujar elen
"ingin kemana mi"@ tanya elen
"Ami ingin menemui bie"@ ujar Ami
"tetap lah disini mi Dy masih butuh perawatan yg khusus mama dan dokter fira sedang menangani ny"@ ujar elen
" jangan ada yg menghubungi azka itu permintaan bie"@ ujar elen saat melihat regan ingin menelpon seseorang yg tak lain putra ny
" kenapa Azka perlu tau tentang ini"@ ujar regan
" bie tak ingin menganggu aktivitas Azka bie ingin kesadaran ny di sembunyikan dulu dari Azka agar Azka fokus dengan urusan ny dan bie ingin membuat sedikit kejutan untuk Azka tolong turuti kemauan bie "@ ujar elen dan terduduk seolah Dy memohon
" tolong ku mohon rahasiakan ini dulu kepada Azka turuti kemauannya aku sudah berjanji pada diriku untuk melakukan apapun permintaan Arsy saat Dy sadar"@ ujar elena
mereka pun mengangguk pasrah
selena pun tersenyum
" apapun bie akan kak Lena lakukan walaupun harus berakting memohon seperti itu agar mereka iba"@ ujar batin elen
saat Arsy sadar Arsy memohon kepada elen untuk jangan memberi tahu kepada Azka dan meyakinkan mereka jg agar tak memberi tahukan
karena iya ingin memastikan ny kegigihan sang suami walaupun Dy sudah tau dan sering mendengar perjuangan sang suami tapi menurut nya itu blm puas
__ADS_1