Hijabagent

Hijabagent
part116


__ADS_3

Beberapa jam setelah keberangkatan Azka


media di hebohkan dengan Jatuhnya pesawat di lautan Xxxx Milik Seorang Pengusaha yang bernama Eugene Azka El Ammar Nugraha alrich


Iiiituuu, tidak mungkin, Mas El pasti baik baik saja " Ujar seorang wanita yang sedang duduk di sofa dengan menggendong bayi laki laki yang tak lain adalah Arsyla


Nona " Panggil Seorang wanita yang tiba tiba masuk kedalam kamar


Itu tidak benarkan Kak " ujar Arsy lirih dengan air mata yang mengalir


Wanita itu hanya diam menatap Arsy sendu


Jawab Aku Kak Gita Elgea Itu tak benarkan, itu bukan Pesawat Suamiku kan " Ujar Arsy dengan nada begetar


Wanita itu pun mendekati Arsy dan memeluk nya dengan Sangat erat


Para Anggota sedang memastikan nya bie " Ujar lirih menahan Air mata yang ingin jatuh


Arsy diam menangis didalam pelukan nya hingga Azzam yang ada digendongan nya pun ikut menangis


Gea yang sadar jika arsy menggendong Azzam pun melepaskan pelukannya


Pergilah kak pastikan itu bukan suamiku " Ujar Arsy menatap ke arah Wanita itu


anggota sedang melakukan nya Bie, mereka sedang menuju kesana " Ujar Gita


Tidak, aku ingin kau sendiri yang memastikan nya kak, Pergi ke Indonesia Pastikan suamiku bertemu dengan keluarga Dirgantara " Ujar Arsy dingin


Ke Indonesia , " Ujar Gita


Ya ke indonesia pastikan Dia ada disana dan berita itu bohong, aku sempat mendengar percakapan antara bang Axel dan Mas El yang membahas keberangkatan nya ke Indonesia " Ujar Arsy menatap Gita


Baiklah, kakak akan pergi, kakak akan meminta Kiki yang menjagamu " Ujar Gita


Jangan, biarkan saja ia datang sendiri, jangan sampai Kiki atau yang lain tau jika kau ke Indonesia " Ujar Arsy


Baiklah, Aku akan menempatkan beberapa orang penjaga disekitar " Ujar Gita diangguki oleh Arsy


Setelah itu Gita pun pergi, meninggalkan Arsy


sedangkan di kediaman Alrich Kusuma Wijaya


Ini tak mungkin, berita ini tak benarkan " Teriak Eliza yang terkejut melihat berita tentang pesawat sang putra nya jatuh


Ma, tenang ma, " Ujar Regan menenangkan Sang istri


Sedangkan yang lain sudah terisak menangis

__ADS_1


Putriku, Dimana Putriku " Ujar Dania Yang baru mengingat Arsy, ia mencari disekelilingnya tapi tak melihat sang putri


Dia ada Villa Mi, Azka kemarin membawanya " Ujar elen


Aku ingin bertemu dengan nya, pasti dia sedih melihat berita ini " Ujar Dania lirih


Unda Kiki dan Kak Sheyla sedang kesana Mi, untuk menjemput nya " Ujar Axel memeluk sang Ami


Sedangkan Daniel dan Doni dia sibuk menelepon Anak buahnya untuk pergi ke tempat jadian


Aku akan kesana untuk memastikan, " Ujar Doni setelah selesai menerima telpon


Aku ikut Dad " Ujar Armanza


Aku juga " Ujar Regan


Sebaiknya Mas disini saja mbk Eli membutuhkan mas " Ujar Doni


Percayakan semua padaku, aku akan berusaha menemukan Azka " Ujarnya lagi


Ya, pa, mama membutuhkan papa, sebaiknya disini saja Biar kami berdua yang pergi " Ujar Armanza memberi pengertian kepada Regan


Baiklah tapi kabari aku " Ujar Regan lirih


Pasti " Ujar Mereka berdua mengagguk setelah itu mereka berdua pamit pergi


Kita berdoa saja Sayang, semoga putra kita tidak kenapa-kenapa, Mereka sedang menjemput Bie, Kamu harus kuat, bie membutuhkan support dari kita " Ujar Daniel


sedangkan di tempat yang berbeda, disebuah ruangan yang gelap


Semuanya sudah sesuai rencana " Ujar laki laki yang tersenyum licik didepam Layar yang memberitakan kecelakaan pesawat itu


Ya, ternyata dengan gampang kita melakukan nya kenapa tidak dari dulu saja kita membunuh laki laki itu " Ujar laki laki yang ada disampingnya nya


Reno saja yang bodoh , selalu mengikuti permintaan adik nya itu " Ujar laki laki pertama


Apa kau bilang barusan aku bodoh " Ujar Laki laki yang baru saja masuk keruangan itu yang tak lain adalah Reno


Ya kau bodoh,. " Ujar lelaki kedua


Br***sek ," Ujar Reno memukul Wajah laki laki kedua , laki laki kedua tak terima dan membalas pukulan dari Reno


Stop, Apa apa.n kalian ini kenapa saling Jotos jotosan seperti ini " Ujar Seorang wanita yang baru saja masuk dan melihat mereka berdua adu jotos, Wanita melerai Keduanya


Kalian berdua itu sama sama bodoh " Ujar Laki laki pertama dengan senyuman sinis


Kau " Ujar mereka berdua menatap laki laki pertama dengan tajam

__ADS_1


Stop sudah, jangan saling berdebat, Sekarang kita fikirkan Langkah selanjutnya, bagaimana apa ada kabar dari Gadis itu, " Ujar Wanita tadi


Dia belum mengabari apa apa, seharusnya dia memberikan informasi tentang Keluarga itu namun sejak kemari ia sama sekali belum memberikan informasi sedikit pun kepadaku " Ujar Reno


Cih, jangan jangan dia seperti Adikmu yang bodoh itu , Yang sama sekali tak bisa diandalkan " Ujar laki laki kedua


Kau, " ujar Reno ingin menonjok laki laki itu namun di tahan oleh wanita itu


Cukup Reno , " Ujar Wanita itu menahan Reno


Apa kau tau dimana, Arsy " Tanya laki laki pertama


Tidak, Azka membawanya ntah kemana, Tapi aku sedang memerintahkan Beberapa orang untuk memantau pergerakan mereka terutama Kiki " Ujar Wanita itu


diangguki olehnya


Reno hubungi lagi Gadis itu, atau kau lacak keberadaan nya, karena dia yang bisa memberikan informasi yang akurat " Ujar Laki laki pertama


Jika saja kau tak ceroboh kau takkan di curigai bell, dan kita masih bisa leluasa untuk mengetahui pergerakan nya " Ujar Reno


Hey kenapa jadi kau yang menyalahkan ku, salahkan saja adikmu itu yang tidak mau membantu ku saat itu, coba saja dia mau bantu aku, pasti nya mereka tak mencurigai aku, " Ujar Wanita itu tak terima di salahkan


Benar, Disini yang salah adalah adikmu, yang selalu menggagalkan rencana kita, Membantu tidak malah menjadi parasit saja, lihat sekarang kemana adikmu itu berpihak" Ujar laki laki kedua


Sudah, percuma menyalahkan dia, yang terpenting dia tak membocorkan informasi tentang kita itu sudah cukup,. " ujar laki laki pertama


Kau selalu membelanya, dia itu adalah pengkhianat Apa karena kau masih mencintainya " Ujar Wanita itu sinis tak senang


Cukup Bella " Teriak Laki laki itu


Kenapa ,Apa benar perkataan ku , Kau hanya diam dan membebaskan gadis itu melakukan apapun, Cih, jika suatu saat nanti dia mengatakan siapa kau, pasti nya Mereka akan langsung membunuh mu tanpa rasa Belas kasihan lagi " Ujar Wanita itu kesal


Ditempat berbeda


Kalian dengar nama siapa yang disebutkan Lacak, dimana mereka sekarang" Ujar Seseorang memperintahkan beberapa orang untuk melacak


Sampah, seharusnya tak perlu dipungut dan didaur ulang jika pada akhirnya akan tetap menjadi sampah " Desis laki laki itu marah


Reyna, untuk sementara waktu kau ditahan sampai para sampah itu ditemukan " Ujar Laki laki itu menatap perempuan yang duduk dikursi


Ya bang, Aku pun pantas untuk dihukum karena memang aku bersalah, dan sudah berkhianat " Ujar Gadis itu yang tak lain adalah Reyna


Syukurlah jika kau sadar, " sinis Sean


Stop se, jangan menghakimi dia, dia dsini juga korban " Ujar elen membela


Korban apa Len, dia itu pengkhianat " Ujar Sean kesal

__ADS_1


Jika kau berada diposisi nya kau akan melakukan apa, Apa kau akan memihak orang lain dan berkhianat kepada Keluarga satu satunya, dia hanya punya kakak laki laki satu satunya Se, sewajarnya jika di berpihak pada Kakaknya, toh selama ini dia tak pernah mencelakai kami bahkan bie dia tak pernah menyentuhnya untuk melukai nya kan " Ujar elen menatap Sean tajam


__ADS_2