
Beberapa jam setelah keberangkatan Azka
media di hebohkan dengan Jatuhnya pesawat di lautan Xxxx Milik Seorang Pengusaha yang bernama Eugene Azka El Ammar Nugraha alrich
Iiiituuu, tidak mungkin, Mas El pasti baik baik saja " Ujar seorang wanita yang sedang duduk di sofa dengan menggendong bayi laki laki yang tak lain adalah Arsyla
Nona " Panggil Seorang wanita yang tiba tiba masuk kedalam kamar
Itu tidak benarkan Kak " ujar Arsy lirih dengan air mata yang mengalir
Wanita itu hanya diam menatap Arsy sendu
Jawab Aku Kak Gita Elgea Itu tak benarkan, itu bukan Pesawat Suamiku kan " Ujar Arsy dengan nada begetar
Wanita itu pun mendekati Arsy dan memeluk nya dengan Sangat erat
Para Anggota sedang memastikan nya bie " Ujar lirih menahan Air mata yang ingin jatuh
Arsy diam menangis didalam pelukan nya hingga Azzam yang ada digendongan nya pun ikut menangis
Gea yang sadar jika arsy menggendong Azzam pun melepaskan pelukannya
Pergilah kak pastikan itu bukan suamiku " Ujar Arsy menatap ke arah Wanita itu
anggota sedang melakukan nya Bie, mereka sedang menuju kesana " Ujar Gita
Tidak, aku ingin kau sendiri yang memastikan nya kak, Pergi ke Indonesia Pastikan suamiku bertemu dengan keluarga Dirgantara " Ujar Arsy dingin
Ke Indonesia , " Ujar Gita
Ya ke indonesia pastikan Dia ada disana dan berita itu bohong, aku sempat mendengar percakapan antara bang Axel dan Mas El yang membahas keberangkatan nya ke Indonesia " Ujar Arsy menatap Gita
Baiklah, kakak akan pergi, kakak akan meminta Kiki yang menjagamu " Ujar Gita
Jangan, biarkan saja ia datang sendiri, jangan sampai Kiki atau yang lain tau jika kau ke Indonesia " Ujar Arsy
Baiklah, Aku akan menempatkan beberapa orang penjaga disekitar " Ujar Gita diangguki oleh Arsy
Setelah itu Gita pun pergi, meninggalkan Arsy
sedangkan di kediaman Alrich Kusuma Wijaya
Ini tak mungkin, berita ini tak benarkan " Teriak Eliza yang terkejut melihat berita tentang pesawat sang putra nya jatuh
Ma, tenang ma, " Ujar Regan menenangkan Sang istri
Sedangkan yang lain sudah terisak menangis
__ADS_1
Putriku, Dimana Putriku " Ujar Dania Yang baru mengingat Arsy, ia mencari disekelilingnya tapi tak melihat sang putri
Dia ada Villa Mi, Azka kemarin membawanya " Ujar elen
Aku ingin bertemu dengan nya, pasti dia sedih melihat berita ini " Ujar Dania lirih
Unda Kiki dan Kak Sheyla sedang kesana Mi, untuk menjemput nya " Ujar Axel memeluk sang Ami
Sedangkan Daniel dan Doni dia sibuk menelepon Anak buahnya untuk pergi ke tempat jadian
Aku akan kesana untuk memastikan, " Ujar Doni setelah selesai menerima telpon
Aku ikut Dad " Ujar Armanza
Aku juga " Ujar Regan
Sebaiknya Mas disini saja mbk Eli membutuhkan mas " Ujar Doni
Percayakan semua padaku, aku akan berusaha menemukan Azka " Ujarnya lagi
Ya, pa, mama membutuhkan papa, sebaiknya disini saja Biar kami berdua yang pergi " Ujar Armanza memberi pengertian kepada Regan
Baiklah tapi kabari aku " Ujar Regan lirih
Pasti " Ujar Mereka berdua mengagguk setelah itu mereka berdua pamit pergi
Kita berdoa saja Sayang, semoga putra kita tidak kenapa-kenapa, Mereka sedang menjemput Bie, Kamu harus kuat, bie membutuhkan support dari kita " Ujar Daniel
sedangkan di tempat yang berbeda, disebuah ruangan yang gelap
Semuanya sudah sesuai rencana " Ujar laki laki yang tersenyum licik didepam Layar yang memberitakan kecelakaan pesawat itu
Ya, ternyata dengan gampang kita melakukan nya kenapa tidak dari dulu saja kita membunuh laki laki itu " Ujar laki laki yang ada disampingnya nya
Reno saja yang bodoh , selalu mengikuti permintaan adik nya itu " Ujar laki laki pertama
Apa kau bilang barusan aku bodoh " Ujar Laki laki yang baru saja masuk keruangan itu yang tak lain adalah Reno
Ya kau bodoh,. " Ujar lelaki kedua
Br***sek ," Ujar Reno memukul Wajah laki laki kedua , laki laki kedua tak terima dan membalas pukulan dari Reno
Stop, Apa apa.n kalian ini kenapa saling Jotos jotosan seperti ini " Ujar Seorang wanita yang baru saja masuk dan melihat mereka berdua adu jotos, Wanita melerai Keduanya
Kalian berdua itu sama sama bodoh " Ujar Laki laki pertama dengan senyuman sinis
Kau " Ujar mereka berdua menatap laki laki pertama dengan tajam
__ADS_1
Stop sudah, jangan saling berdebat, Sekarang kita fikirkan Langkah selanjutnya, bagaimana apa ada kabar dari Gadis itu, " Ujar Wanita tadi
Dia belum mengabari apa apa, seharusnya dia memberikan informasi tentang Keluarga itu namun sejak kemari ia sama sekali belum memberikan informasi sedikit pun kepadaku " Ujar Reno
Cih, jangan jangan dia seperti Adikmu yang bodoh itu , Yang sama sekali tak bisa diandalkan " Ujar laki laki kedua
Kau, " ujar Reno ingin menonjok laki laki itu namun di tahan oleh wanita itu
Cukup Reno , " Ujar Wanita itu menahan Reno
Apa kau tau dimana, Arsy " Tanya laki laki pertama
Tidak, Azka membawanya ntah kemana, Tapi aku sedang memerintahkan Beberapa orang untuk memantau pergerakan mereka terutama Kiki " Ujar Wanita itu
diangguki olehnya
Reno hubungi lagi Gadis itu, atau kau lacak keberadaan nya, karena dia yang bisa memberikan informasi yang akurat " Ujar Laki laki pertama
Jika saja kau tak ceroboh kau takkan di curigai bell, dan kita masih bisa leluasa untuk mengetahui pergerakan nya " Ujar Reno
Hey kenapa jadi kau yang menyalahkan ku, salahkan saja adikmu itu yang tidak mau membantu ku saat itu, coba saja dia mau bantu aku, pasti nya mereka tak mencurigai aku, " Ujar Wanita itu tak terima di salahkan
Benar, Disini yang salah adalah adikmu, yang selalu menggagalkan rencana kita, Membantu tidak malah menjadi parasit saja, lihat sekarang kemana adikmu itu berpihak" Ujar laki laki kedua
Sudah, percuma menyalahkan dia, yang terpenting dia tak membocorkan informasi tentang kita itu sudah cukup,. " ujar laki laki pertama
Kau selalu membelanya, dia itu adalah pengkhianat Apa karena kau masih mencintainya " Ujar Wanita itu sinis tak senang
Cukup Bella " Teriak Laki laki itu
Kenapa ,Apa benar perkataan ku , Kau hanya diam dan membebaskan gadis itu melakukan apapun, Cih, jika suatu saat nanti dia mengatakan siapa kau, pasti nya Mereka akan langsung membunuh mu tanpa rasa Belas kasihan lagi " Ujar Wanita itu kesal
Ditempat berbeda
Kalian dengar nama siapa yang disebutkan Lacak, dimana mereka sekarang" Ujar Seseorang memperintahkan beberapa orang untuk melacak
Sampah, seharusnya tak perlu dipungut dan didaur ulang jika pada akhirnya akan tetap menjadi sampah " Desis laki laki itu marah
Reyna, untuk sementara waktu kau ditahan sampai para sampah itu ditemukan " Ujar Laki laki itu menatap perempuan yang duduk dikursi
Ya bang, Aku pun pantas untuk dihukum karena memang aku bersalah, dan sudah berkhianat " Ujar Gadis itu yang tak lain adalah Reyna
Syukurlah jika kau sadar, " sinis Sean
Stop se, jangan menghakimi dia, dia dsini juga korban " Ujar elen membela
Korban apa Len, dia itu pengkhianat " Ujar Sean kesal
__ADS_1
Jika kau berada diposisi nya kau akan melakukan apa, Apa kau akan memihak orang lain dan berkhianat kepada Keluarga satu satunya, dia hanya punya kakak laki laki satu satunya Se, sewajarnya jika di berpihak pada Kakaknya, toh selama ini dia tak pernah mencelakai kami bahkan bie dia tak pernah menyentuhnya untuk melukai nya kan " Ujar elen menatap Sean tajam