Hijabagent

Hijabagent
Part126


__ADS_3

Di Indonesia


Kak, Apa kakak sudah lebih baik, jika masih sakit sebaiknya kakak dikamar Saja Nanti Eva yang Mengantarkan makanan kekamar Kakak " Ujar Melva Yang melihat Arsy turun dari tangga ia pun langsung menghampiri Nya


Kakak sudah lebih baik, Ah , sayang sekali Puasaku harus pecah " Ujar Arsy Terkekeh keci


Puasa kan tidak Wajib kak, lagi pula kondisi kakak belum Fit benar, Eva sudah mengatakan tadi agar kakak tak usah puasa dulu tapi kakak masih kekeh ingin puasa " Ujar Melva


Kakak Sudah terbiasa puasa Eva, jadi kalau tidak puasa berasa kayak mana gitu " Ujar Arsy sambil berjalan kearah meja makan


iya sih ya udah, tapi untuk saat ini sementara waktu kakak jangan dulu puasa ya, kata dokter kakak harus Menjaga pola makan kakak, Eva tak mau kakak sakit terus kak, Eva takut " Ujar Melva Dengan mata yang berkaca kaca


Apa yang kamu takutkan Eva, takut lah kepada pencipta " Ujar Arsy


Iya kak, tapi Eva takut Eva merasa gagal menjaga amanah alm, kalau kakak seperti ini " Ujar Eva menunduk


Kau dan mereka tak pernah gagal menjaga kakak, Hanya saja Ada saatnya kakak Ini lemah Va, butuh Istirahat karena ujian yang diberikan cukup membuat kakak Merasa tak sanggup maka dari itu, kakak butuh kalian disaat posisi kakak seperti ini " Ujar Arsy memeluk Eva


Eghem, Kalau mau peluk memeluk ajak Eta juga kenapa euy " Ujar Meta yang berada di belakang Melva ikut memeluk mereka


Meta, Aku tidak bisa nafas " Ujar Melva yang terhimpit oleh tubuh Meta


meta melepaskan pelukannya dan tertawa


Wah, wah ada apa ini gerangan kok pada ketawa " Ujar Hendru yang baru saja masuk dari arah depan


Diam kamu marmut kau merusak suasana saja " Ujar Meta menatap tajam kearah Hendru


Heh cicak, kau " Ujar Hendru terpotong oleh perkataan Arsy


Cukup ini di meja makan oke , jangan Berdebat, Mana yang lain, ini makanan sudah disiapkan " Ujar Arsy menengahi Mereka berdua agar tak berdebat


Kasian Melia yang menyiapkan makanannya sendiri, meta Melva , bantu Melia " ujar Arsy


Diangguki oleh Mereka berdua


Eh tidak usah Nyonya, saya Bisa melakukan nya sendiri " Ujar Melia sungkan karena bagi dia Meta dan yang lainseperti majikan nya, dia sudah diberikan tempat tinggal, bahkan di sekolah kan oleh Malvin saja dia Sudah senang makanya ia berfikir ia berkerja Sebagai pelayan untuk membalas jasa


Nyonya " Ujar Arsy menatap Melia begitupun Meta Dan Melva


Sejak kapan kakak jadi Nyonya kak " Ujar Meta bingung


Lah gak tau, " Ujar Arsy bingung


Mel , kau tak salah memanggil Kak Arsy kan " Ujar Melva bingung


tidak Non, " Ujar Melia lagi


Malvin Address Turun kau sekarang " ujar Arsy dengan suara di naikan beberapa oktaf

__ADS_1


namun bisa didengar jelas oleh si pemilik nama


Ia kak, Ada apa " Ujar Malvin terbirit-birit lari kearah dapur


apa kau menyuruh Melia menjadi pelayan disini " Ujar Arsy menatap Malvin tajam


Eh tidak kak, Aku tidak pernah menyuruh dia berkerja, dia sendiri yang mau katanya membalas jasa saja jadi aku tak mempermasalahkan nya " Ujar malvin gelagapan


Kamu disini, bukan pelayan Melia, kamu dsini itu sudah menjadi keluarga kita, dan (kamu menunjuk kearah malvin ) selesai makan Cuci piring Para bibik Libur 3 hari kalian Selama 3 hari bersihkan rumah ini, kakak fikir selama ini kalian berleha leha tidak mau membantu membersihkan rumah sebesar ini mengandalkan Pelayan " Ujar Arsy tajam nan tegas


mereka pun mengangguk pasrah


Tapi kak, perusahaan bagaimana " Ujar Malvin lirih


Bisa dikerjakan dirumah kan, Kakak akan bantuin kamu, Untuk meeting Suruh atur ulang jadwalnya , Ingat Malvin Hendra Hendri , ketika kalian nnti sudah menjadi Suami, bukan berarti tugas kalian hanya mencari uang saja tapi bantu istri kalian dirumah, karena pada dasarnya Kewajiban Istri itu hanya melayani suami bukan berarti Dia harus jadi pembantu mengerti " Ujar Arsy Diangguki oleh mereka bertiga


Ya sudah ayo makan, keburu Makanan nya dingin, dan Azzam bangun nanti " Ujar Arsy


Melia yang sejak tadi hanya diam mendengarkan perkataan Arsy dengan kepala menunduk


Ah, iya Melia jangan panggil Nyonya panggil saja kakak sama dengan mereka mengerti " Ujar Arsy


Diangguki oleh Melia,


mereka pun makan dengan Hidmat


Mas biar Melia saja " Ujar Melia yang tak tega Melihat Malvin ingin membersihkan meja makan serta mencuci piring


Tidak usah Melia, ini hukumanku sebaiknya kau istrahat saja " Ujar Malvin


Tapi Mas " Ujar Melia yang merasa tak enak hati


Sudah mel, Abang dulu juga Sering Bebersih karena kami diajarkan mandiri mungkin bener kata kakak, selama kami sudah bisa cari uang sendiri, kami cukup berleha-leha mengandalkan pegawai tanpa membantu mereka " Ujar Melva yang keluar dari dapur membawa sapu Sedangkan Meta membawa pengepel


Udah kamu istrahat aja selama ini kamu kan yang bantu bibik masak terus bebersih jadi sekarang gantian kami ber 5 Yang bebersih " Ujar meta


Met, lap di taruh dimana ya sama bibik kok di kotak lap gak ada " Tanya Hendra yang keluar dari Dapur


Di cuci den " Ujar Melia


Den, eh, jangan panggil den nanti kakak denger aku yang disemprot " Ujar Hendra


Ah iya maaf bang " Ujar Melia


Hendra mengangguk dan pergi kedapur lagi untuk mengambil Lap yang ada di jemuran belakang dapur


Sedangkan Hendru, ia sibuk membawa selang Ke luar


Mamang gak kira kira kalau beli selang mani panjang ey " Keluh Hendru yang kesusahan membawa selang

__ADS_1


Yang melewati Mereka


Coba Met bantu dulu ini nanti airnya netes netes " Ujar Hendri meminta tolong pada meta, meta pun mengangguk dan menolong Hendru membawa Ujung selang agar air tak menetes di ujungnya


sedangkan di kamar


Jagoan umma udah bangun ya,. " Ujar Arsy mencium Pipi tembam sang anak


Sehat selalu ya pelipur umma, penyemangat umma, " Ujar Arsy lirih


Setelah umma sehat kita akan pergi dan tinggal berdua ya nak, kita mulai hidup yang baru " Ujar Lirih Arsy


Ami baba Mymom Daddy Abang Maafin Bie " Lirih nya menatap keluar jendela


Ma mamam " Celoteh sang bayi dengan tangan yang memegang pipi Arsy


Ya nak, Kamu mau makan ya, bang Zam laper ya, " Ujar Arsy yang mengerti Celotehan sang anak, Azzam yang berumur 2 tahun setengah pun mengangguk


Oke kita makan dulu ayo, Abang turun " Ujar Arsy membantu anaknya untuk turun dari kasur


dan keluar Dari kamar


Wih Anty Ama Uncle rajin ya bang " Ujar Arsy tersenyum melihat adik adik angkat nya membersihkan rumah


Weh ya dong, Azzam udah bangun mau mamam ya " Ujar Melva yang sudah hafal Waktu sang ponakan


Ya Anty, zam Lapal mau Maman " Ujar Azzam dengan suara cedalnya


nah kebetulan, Anty Melia tadi masik Sop ayam Zam mau gak " tanya Malvin yang Berjalan kearah bocah itu dan duduk menyamai tubuh Azzam


Mau ngkel, Zam mau sop ayam " ujar bocah itu dengan Mata yang berbinar-binar


Asiap, Akan di Kerjakan Tuan muda, Tuan muda silahkan duduk di meja makan " Ujar Malvin dengan Mengangkat satu tangan nya Memberi hormat


Azzam tertawa melihat Malvin dan menatap Sang Ibu


Umma, Zam mau makan cendili Ya dengan ngkel Apin " Ujar Azzam meminta izin ke sang ibu


Silahkan " Ujar Arsy melepaskan Genggaman tangannya dan menatap sang putra yang berjalan di gendongan Malvin


Setelah Ini kakak ingin bicara dengan kalian semua " Ujar Arsy


Mereka yang tadi masih bebersih walaupun dengan gurau sekita menatap Arsy


Baik kak " Ujar Hendra hendru melva serta Meta berbarengan


Melia dimana " Tanya Arsy


Dia Sedang didapur kak " Ujar Meta Hanya diangguki oleh Arsy

__ADS_1


__ADS_2