
Acara pun selesai pukul 10 malam
Para tamu sudah kembali dan para anak yatim-piatu yang datang sudah kembali di penginapan yang sudah disiapkan
Sayang masuk yuk kedalam " Ujar Azka Yang menggendong sang putra nya tengah tertidur
,Arsy menjawab dengan anggukan karena ia pun sebenarnya sudah sangat lelah
Mah pah yah Bun Ba dad Dan yang lain kami Pamit istrahat dulu ya " ,ujar Azka
Ya, Segeralah istrahat, Azka Ingat kata mama tadi " ,ujar Eliza
dibalas anggukan oleh Azka
Azka Dan Arsy pun berjalan menuju lift
Didalam lift
Gak usah mandi ya sayang, udah malam ganti baju aja " ujar Azka tersenyum ia menggenggam tangan sang istri dengan satu tangannya menahan Berat tubuh sang putra
Arsy tak banyak komentar ia hanya mengangguk saja karena sejujurnya tubuhnya sudah sangat lelah
Sesampainya di lantai atas mereka keluar dari lift
kekamar lah dulu mas, taruh Azzam dulu dikamar nya " Ujar Azka diangguki Oleh Arsy namun sebelum itu Azka mendekati wajah sang anak Agar Arsy bisa menciumnya
Selamat tidur sayang " ,lirih Arsy ia mencium kening dan pipi gemoy Azzam, setelah itu Arsy masuk kedalam kamarnya
Sedangkan Azka ia berjalan ke samping kamar nya karena kamar Azzam disamping kamar dirinya dan sang istri
Setelah meletakkan Sang putra, ia melepaskan baju sang putra dan menggantikan baju tidur, Agar anaknya lebih nyaman tidur
Cup, selamat tidur Jagoan baba, " Ujar Azka dengan lembut
setelah itu iya keluar dari kamar sang putra, saat ia ingin masuk kekamar nya Handphone miliknya berdering
hallo assalamualaikum " ujar Azka
waAlaikum salam , Maaf tuan Azka telah menganggu waktu anda, Saya ingin mengatakan jika anda besok siang Ada meeting dengan klien dari Australia " ujar sang penelepon
Dia menghela nafasnya panjang
ia tak mungkin membatalkan meeting itu, tapi dia pun tak mungkin meninggalkan sang istrinya, apa lagi kondisi Kandungan sang istri masih sangat rentan ia takut terjadi apa apa, ya walaupun ada Keluarga nya sekalipun Tapi ia merasa tak tega, apalagi melihat kedekatan sang istri dengan para keluarga masih menjaga jarak dan itu membuat dia sedikit merasa tak tenang
__ADS_1
Atur saja, Tuan Sean yang akan menggantikan ku " Ujar Azka
tapi tuan, Meeting ini tidak bisa digantikan harus anda yang datang " ujar sang penelpon
Baiklah akan ku fikirkan lagi terimakasih , assalamualaikum " ujar Azka
ia menghela nafasnya dan masuk kekamar melihat sang istri bersandar di kasur
Kok belum tidur saYang " tanya Azka
Nunggu mas " lirih Arsy
Kenapa, Apa ada yang tidak nyaman, apa ada yang sakit " Tanya Azka khawatir ia langsung menghampiri sang istri
Arsy tersenyum menggelengkan kepalanya, ia langsung menubruk dada bidang sang suami
Kenapa Hem, cerita sama mas, jangan di Pendem " Ujar Azka mengelus kepala sang istri Ia mencium kepala sang istri rambut yang lembut dengan Harun Yang menenangkan yang selalu membuat dirinya candu
Mas besok mau ke jakarta " Tanya Arsy dengan suar lembut nya
Gak tau, mungkin mas Suruh Sean Atau bang Rey, mas gak tega kalau ninggalin Sayang dirumah, " Ujar Azka pelan
Kalau mas mau ke Jakarta gak papa, ajak Azzam, dia dari kemarin pengen ikut mas ke Jakarta " Ujar Arsy lembut
terus sayang gimana, mas gak tega ninggalin sayang, nanti kalau sayang mau apa apa gimana, " Ujar Azka menatap sang istri
Sayang yakin, gak papa, mas Tau sayang masih canggung sama mereka " Ujar Azka pelan tangannya masih mengelus rambut halus milik sang istri
Semuanya harus dimulai mas dan lama kelamaan akan terbiasa " Ujar Arsy menatap sang suami nya
Azka tersenyum Ia pun menunduk mencium Bibir sang istri
mas bau loh " Kesal Arsy, Azka terkekeh ia mengacak rambut sang istri
Bau bau gini geh, yang duluan nempel siapa hayo " Ledek Azka itu membuat Arsy merengutkan bibirnya
Jangan godain mas sayang, " ujar Azka berdehem karena Hal sensitifnya mulai beraksi
Mandi sana, udah als Siapin air hangatnya " Ujar Arsy hanya dibalas anggukan oleh Azka ia pun langsung Berjalan sedangkan Arsy ia terkekeh geli karena melihat raut Wajah sang suami menahan hasrat nya
30 Menit berlalu Azka pun keluar dari kamar mandi sudah lengkap menggunakan Baju tidur
Ia menatap sang istri yang sudah tertidur Dengan posisi duduk yang menyandar
__ADS_1
di tempat tidur
Azka langsung memperbaiki tidur sang istri dengan perlahan lahan agar tidak menggangu tidurnya
Ia pun menarik selimut Qnamun Matanya tak sengaja menatap Kaki sang istri yang Terpasang koyo
Kenapa selalu di pendam sendiri, " Lirihnya ia pun duduk dikasur dan memijat pelan pelan kaki istrinya itu
terdengar ringisan pelan dari bibir mungil itu
Dia mencium kaki sang istri
mas, ngapain " serak suara Arsy lirih
mata Azka berkaca kaca hal itu membuat Arsy terkejut ia langsung terduduk menatap sang suami nya
mas kenapa " tanya Arsy lirih
Azka langsung memeluk sang istri
Apa mas masih belum pantas untuk menjadi Bagian dari hidup mu sayang " ujar Azka terisak
Arsy diam ia bingung dengan perkataan sang suaminya
Maksud mas gimana " Ujar Arsy ia melepaskan pelukannya menatap intens sang suami nya sedangkan Azka yang ditatap terduduk
Arsy melihat kearah kakinya ia tau sekarang apa permasalahan nya, karena semenjak ia dan suaminya kembali Sang suami lebih sensitif
Mas, tadinya als mau minta pijitin sama mas, tapi karena mas kelamaan di kamar mandi dan kaki als udah pegel banget makanya als kasih koyo dulu, eh malah als nya ketiduran, mas juga ngapain tau lama banget di kamar mandi, " Ujar Arsy merucutkan bibirnya
Mas tau gak nih kaki als pegel pinggang als juga pegel, berdiri duduk berdiri duduk aja " omel Arsy ia mengeluarkan keluhannya
Maafin mas ya " Ujar Azka pelan ya menatap sang istri nya merasa bersalah
hemm, sekarang mau di pijitan gak ini, pinggang als Pegel banget " ujar Arsy Azka mengangguk tersenyum
Jangan tungkerep ( yang tidur telentang terbalik itu ) sayang " Ujar Azka diangguki oleh Arsy iya memiringkan tubuhnya kesamping
Azka dengan telaten memberikan minyak kayu putih di pinggang sang istri dengan perlahan lahan mengelus Agar Tidak terpengaruh dengan Kehamilan sang istri
Mas, Udah bobo sini, als pengen bobo " Ujar Arsy dengan mata terpejam Azka menjawab dengan anggukan walaupun ia tau sang istri tidak melihat nya, ia mematikan lampu kamarnya nya dan menyalakan lampu tidur
setelah itu naik ke ranjang sebelah sang istri
__ADS_1
Arsy yang merasakan Sang suami sudah naik keranjang samping nya langsung dusel dan memeluk sang suami
Tak lupa mereka membaca Doa sebelum tidur