Hijabagent

Hijabagent
part142


__ADS_3

Acara pun selesai pukul 10 malam


Para tamu sudah kembali dan para anak yatim-piatu yang datang sudah kembali di penginapan yang sudah disiapkan


Sayang masuk yuk kedalam " Ujar Azka Yang menggendong sang putra nya tengah tertidur


,Arsy menjawab dengan anggukan karena ia pun sebenarnya sudah sangat lelah


Mah pah yah Bun Ba dad Dan yang lain kami Pamit istrahat dulu ya " ,ujar Azka


Ya, Segeralah istrahat, Azka Ingat kata mama tadi " ,ujar Eliza


dibalas anggukan oleh Azka


Azka Dan Arsy pun berjalan menuju lift


Didalam lift


Gak usah mandi ya sayang, udah malam ganti baju aja " ujar Azka tersenyum ia menggenggam tangan sang istri dengan satu tangannya menahan Berat tubuh sang putra


Arsy tak banyak komentar ia hanya mengangguk saja karena sejujurnya tubuhnya sudah sangat lelah


Sesampainya di lantai atas mereka keluar dari lift


kekamar lah dulu mas, taruh Azzam dulu dikamar nya " Ujar Azka diangguki Oleh Arsy namun sebelum itu Azka mendekati wajah sang anak Agar Arsy bisa menciumnya


Selamat tidur sayang " ,lirih Arsy ia mencium kening dan pipi gemoy Azzam, setelah itu Arsy masuk kedalam kamarnya


Sedangkan Azka ia berjalan ke samping kamar nya karena kamar Azzam disamping kamar dirinya dan sang istri


Setelah meletakkan Sang putra, ia melepaskan baju sang putra dan menggantikan baju tidur, Agar anaknya lebih nyaman tidur


Cup, selamat tidur Jagoan baba, " Ujar Azka dengan lembut


setelah itu iya keluar dari kamar sang putra, saat ia ingin masuk kekamar nya Handphone miliknya berdering


hallo assalamualaikum " ujar Azka


waAlaikum salam , Maaf tuan Azka telah menganggu waktu anda, Saya ingin mengatakan jika anda besok siang Ada meeting dengan klien dari Australia " ujar sang penelepon


Dia menghela nafasnya panjang


ia tak mungkin membatalkan meeting itu, tapi dia pun tak mungkin meninggalkan sang istrinya, apa lagi kondisi Kandungan sang istri masih sangat rentan ia takut terjadi apa apa, ya walaupun ada Keluarga nya sekalipun Tapi ia merasa tak tega, apalagi melihat kedekatan sang istri dengan para keluarga masih menjaga jarak dan itu membuat dia sedikit merasa tak tenang

__ADS_1


Atur saja, Tuan Sean yang akan menggantikan ku " Ujar Azka


tapi tuan, Meeting ini tidak bisa digantikan harus anda yang datang " ujar sang penelpon


Baiklah akan ku fikirkan lagi terimakasih , assalamualaikum " ujar Azka


ia menghela nafasnya dan masuk kekamar melihat sang istri bersandar di kasur


Kok belum tidur saYang " tanya Azka


Nunggu mas " lirih Arsy


Kenapa, Apa ada yang tidak nyaman, apa ada yang sakit " Tanya Azka khawatir ia langsung menghampiri sang istri


Arsy tersenyum menggelengkan kepalanya, ia langsung menubruk dada bidang sang suami


Kenapa Hem, cerita sama mas, jangan di Pendem " Ujar Azka mengelus kepala sang istri Ia mencium kepala sang istri rambut yang lembut dengan Harun Yang menenangkan yang selalu membuat dirinya candu


Mas besok mau ke jakarta " Tanya Arsy dengan suar lembut nya


Gak tau, mungkin mas Suruh Sean Atau bang Rey, mas gak tega kalau ninggalin Sayang dirumah, " Ujar Azka pelan


Kalau mas mau ke Jakarta gak papa, ajak Azzam, dia dari kemarin pengen ikut mas ke Jakarta " Ujar Arsy lembut


terus sayang gimana, mas gak tega ninggalin sayang, nanti kalau sayang mau apa apa gimana, " Ujar Azka menatap sang istri


Sayang yakin, gak papa, mas Tau sayang masih canggung sama mereka " Ujar Azka pelan tangannya masih mengelus rambut halus milik sang istri


Semuanya harus dimulai mas dan lama kelamaan akan terbiasa " Ujar Arsy menatap sang suami nya


Azka tersenyum Ia pun menunduk mencium Bibir sang istri


mas bau loh " Kesal Arsy, Azka terkekeh ia mengacak rambut sang istri


Bau bau gini geh, yang duluan nempel siapa hayo " Ledek Azka itu membuat Arsy merengutkan bibirnya


Jangan godain mas sayang, " ujar Azka berdehem karena Hal sensitifnya mulai beraksi


Mandi sana, udah als Siapin air hangatnya " Ujar Arsy hanya dibalas anggukan oleh Azka ia pun langsung Berjalan sedangkan Arsy ia terkekeh geli karena melihat raut Wajah sang suami menahan hasrat nya


30 Menit berlalu Azka pun keluar dari kamar mandi sudah lengkap menggunakan Baju tidur


Ia menatap sang istri yang sudah tertidur Dengan posisi duduk yang menyandar

__ADS_1


di tempat tidur


Azka langsung memperbaiki tidur sang istri dengan perlahan lahan agar tidak menggangu tidurnya


Ia pun menarik selimut Qnamun Matanya tak sengaja menatap Kaki sang istri yang Terpasang koyo


Kenapa selalu di pendam sendiri, " Lirihnya ia pun duduk dikasur dan memijat pelan pelan kaki istrinya itu


terdengar ringisan pelan dari bibir mungil itu


Dia mencium kaki sang istri


mas, ngapain " serak suara Arsy lirih


mata Azka berkaca kaca hal itu membuat Arsy terkejut ia langsung terduduk menatap sang suami nya


mas kenapa " tanya Arsy lirih


Azka langsung memeluk sang istri


Apa mas masih belum pantas untuk menjadi Bagian dari hidup mu sayang " ujar Azka terisak


Arsy diam ia bingung dengan perkataan sang suaminya


Maksud mas gimana " Ujar Arsy ia melepaskan pelukannya menatap intens sang suami nya sedangkan Azka yang ditatap terduduk


Arsy melihat kearah kakinya ia tau sekarang apa permasalahan nya, karena semenjak ia dan suaminya kembali Sang suami lebih sensitif


Mas, tadinya als mau minta pijitin sama mas, tapi karena mas kelamaan di kamar mandi dan kaki als udah pegel banget makanya als kasih koyo dulu, eh malah als nya ketiduran, mas juga ngapain tau lama banget di kamar mandi, " Ujar Arsy merucutkan bibirnya


Mas tau gak nih kaki als pegel pinggang als juga pegel, berdiri duduk berdiri duduk aja " omel Arsy ia mengeluarkan keluhannya


Maafin mas ya " Ujar Azka pelan ya menatap sang istri nya merasa bersalah


hemm, sekarang mau di pijitan gak ini, pinggang als Pegel banget " ujar Arsy Azka mengangguk tersenyum


Jangan tungkerep ( yang tidur telentang terbalik itu ) sayang " Ujar Azka diangguki oleh Arsy iya memiringkan tubuhnya kesamping


Azka dengan telaten memberikan minyak kayu putih di pinggang sang istri dengan perlahan lahan mengelus Agar Tidak terpengaruh dengan Kehamilan sang istri


Mas, Udah bobo sini, als pengen bobo " Ujar Arsy dengan mata terpejam Azka menjawab dengan anggukan walaupun ia tau sang istri tidak melihat nya, ia mematikan lampu kamarnya nya dan menyalakan lampu tidur


setelah itu naik ke ranjang sebelah sang istri

__ADS_1


Arsy yang merasakan Sang suami sudah naik keranjang samping nya langsung dusel dan memeluk sang suami


Tak lupa mereka membaca Doa sebelum tidur


__ADS_2