
keesokan paginya di kediaman Seno alrich
" assalamualaikum Tante kiyah coming"@ teriak Zakiyah
" loe gak usah teriak" bisa gx sih Ki budek kuping gua tau "@ujar Arlen yg ada dsamping
" gak tau ni bocah pecah lama" ni kuping gua"@ ujar Vie sambung mengelus kuping nya
" ada apa sih Ki teriak pagi" gini dan kalian bertiga kenapa udah ngejogrok dsini dah katanya semalem kalian banyak gawe "@omel sheyla
" ya ini gawe kita buat bawa loe dan Tante Sinta ke salon terus kebutik "@ ujar kiyah
" lah mau ngapain Ki kok Tante jg di ajak kesalon sama kebutik"@ ujar Sinta
" udah deh Tante jangan ngomong aja ayuk lah dari pada ntr komandan nanya terus blm dijalanin bisa ngambek kan berabe"@ujar vei menarik Sinta keluar
" maksud loe Reyna"@ tanya sheyla
" no sejak kapan kak Rey ngambekan Dy loh wondergrill mana ada ngambekan calon adik ipar loe kak yg udah buat jadwal jadi udah jangan banyak tanya kita jalan aja "@ ujar Kiki yg langsung masuk kedalam mobil
kalo ditanya dmna Seno Dy barusaja kekantor karena hari ini ada rapat
dikediaman Wijaya
" apalagi ini mi mom yg mau di beli sekalian dicatat biar gx lupa nanti "@ujar Cece yg menulis barang" yg akan dibawa seserahan
"udah kayaknya ce "@ ujar sang Ami
" yakin MBK udah ini doang makanan atau kue nya gx"@ ujar sang mymom
" udah dikerjain sama putri mu tadi dia udah chat soal makanan dan kue Dy udah bicara sama kepala toko kue nan cheff di restoran yg Dy punya"@ujar Ami
" Oalah ydh oh iya bie Felly xela dan Reyna kemana ya mbk perasaan dari tadi di perpustakaan aja gak keluar"@ ujar sang mymom
" udah keluar mom dari tadi sebelum kita" keluar Dy udah pergi gak tau kemana tadi"@ ujar Cece
"iya tadi Dy pamit keluar katanya ada yg mau mereka urus"@ ujar Ami
jika ditanya kemana para lelaki sudah berangkat semua kekantor kecuali darel dan angkasa yg ikut dengan Arsy
__ADS_1
Felly xela dan Reyna
didalam ruangan yg sedikit remang"
"awasi pergerakan semua musuh kak Rey jangan sampai musuh tau kalau Abang Axel akan menikah "@ujar Arsy mewanti-wanti karna itu akan sangat berbahaya jika musuh abangnya tau
" dan kak Felly dan kak xela tetap bersiaga dibalik layar agar publik tidak tau tentang ini Abang semalem ngomong publik jangan dulu tau karna ini akan menjadi bahan makanan para pebisnis yg serakah "@ ujar Arsy
" dan tugas kita ber3 hanya ada satu bang "@ ujar Arsy
" ya Abang tau semuanya sudah Abang tepatkan di titik titik tertentu "@ ujar angkasa
" semua sistem udah Abang atur jadi tak kan ada masalah sedikitpun"@ ujar farell ya semalem Dy sudah menaruh kamera nyamuk di segala pelosok sudut mansion sheyla
" baiklah tetep hati" aku tak mau sampai gagal "@ ujar Arsy dan mereka semua pergi..
semua pada sibuk dengan kesibuka.n masing"
Arsy menelpon seseorang yg tak lain pelayan yg iya tugas kan untuk mendekor rumah sheyla
" apa kalian sudah siap "@ ujar Arsy
" sudah nona ini kami baru saja sampai "@ ujar seseorang disbrang telpon
" iii yyy aaa nona "@ gugup orang itu telpon dimatikan
sedangkan di kediaman Azka
" Oma opa grandma grandpa kok tumben Dateng nya barengan emng ada acara apa"@ ujar Azka bingung sambil mencium tangan mereka semua
" memang kami tak boleh maen kesini "@ ujar opa sandi
langsung masuk dan duduk disofa
" ya boleh sih cuman tumben aja gitu mama papa jg gx ngabarin El kan terkejut loh opa"@ ujar Azka membuat mereka tertawa dengan ekspresi azka
" hahaha kau ini lucu sekali sih tingkah masih bocah tapi sok sok.n mau deketin cewe"@ ujar Dino menyindir cucu nya
" maksudnya grandpa apa"@ ujar Azka bingung
__ADS_1
" liat lah tingkah nya yg seperti tak tau apa" si Dy memang mirip dengan mu hahaha"@ujar Lisa
"loh terae wong putu ku "@ ujar Susi tertawa
" apa sih grandma Oma kalian ini LG bicarain apa"@ ujar Azka yg masih bingung
" apa sebegitu inginnya kau memiliki gadis itu nak"@ ujar Dino tegas dan barulah Dy tau maksud para orangtua ini
" kenapa aku sudah bertekad untuk memilikinya opa"@ ujar Azka tegas
" El liat Oma nak Dy bukan gadis sembarangan Dy begitu sangat sepesial bukan untuk dimain main kan boy"@ujar Oma Susi menatap Azka dalam
" tapi aku menginginkan nya Oma danaku bertekat untuk menjaga dan melindungi nya"@ ujar Azka dengan tegas dan yakin
" huh baiklah perbaiki dirimu dulu dan pantaskan dirimu dahulu Dimata pencipta baru kau boleh mencarinya Oma opa grandma grandpa mendukung mu"@ujar Dino yakin
" Din jangan bercanda aku tak mau cucuku mati konyol"@ ujar sandi tajam
" kau meragukan kemampuan cucu ku eh "@ ujar Dino sinis
" huh baiklah grandpa setuju "@ ujar sandi pasrah
" serius opa grandpa"@ujar Azka semangat
dengan anggukan mereka menjawab
" tapi dengarkan yg opa mu katakan dekatkan dirimu dahulu kepada sang pencipta nak jika memang Dy jodoh mu dy akan datang untuk mu jangan kau mencari tau Dy karna itu akan menjadi zina hati nak"@ujar Susi
" baiklah Oma"@ ujar Azka yakin
" belajar lh ke pondokan ***** temui Abah Ijal dan katakan kau cucuku dan kau ingin belajar sungguh" disana jangan kau katakan keinginanmu untuk mendekati seseorang ingat itu jangan terpancing emosi mu kau disana akan belajar tentang ikhlas sabar dan mengalah dengan emosi mu kau bisa pergi saat kau selesai kuliah atau sedang libur"@ ujar sandi
" siap grandpa"@ ujar Azka
"assalamualaikum "@ ujar kedua orang tua Azka
"waAlaikum salam"@ ucap mereka serentak
"loh udah Sampek duluan buk yah pa ma"@ ujar Eliza dan suami langsung menyalami para orang tua setelah itu mereka berbincang"
__ADS_1
✓]°[°{✓
Kedamaian adalah keindahan hidup. Itu adalah sinar matahari. Itu adalah senyuman seorang anak, cinta seorang ibu, kegembiraan seorang ayah, kebersamaan sebuah keluarga. Itu adalah kemajuan manusia, kemenangan sebab yang adil, kemenangan kebenaran." - Menacheim Begin