
Bagaimana keadaan Kakak saya dok " Tanya Malvin yang masih menggendong Azzam yang tertidur karena kelelahan menangis
Alhamdulillah, nona tidak apa apa tuan, Hanya mungkin Dia banyak fikiran dan itu membuat tubuhnya lemah dan dengan mudah terserang demam " Ujar Dokter yang baru saja selesai memeriksa Arsy
Ini Resepnya tolong di tebus, dan saya minta tolong agar selalu menjaga suasana hati dan Fikiran Nya " Ujar Dokter itu
Mereka yang ada disana pun mengangguk mengerti
Setelah itu pun ia pamit pergi
Azzam di tidur kan disamping Arsy
Vin, sebaiknya kita membawa kakak pindah ketempat yang nyaman dan sejuk agar Suasana hati kakak tenang " Ujar Hendra
Aku setuju dengan Hendra, " Ujar Hendru
Aku akan memikirkan nya nanti, sekarang biarkan kakak istrahat dulu , kalian keluar lah" Ujar Malvin diangguki oleh Mereka
mereka pun keluar dari kamar Arsy meninggalkan Malvin yang hanya terdiam di tempatnya tadi
Kak, apa yang harus aku lakukan, di satu sisi aku ingin menyatukan kakak agar bersama dengan keluarga kakak taoi disatu sisi lagi aku tak bisa melihat kakak seperti ini terus menerus menahan sakit " lirih Malvin dengan Mata yang berkaca-kaca
Maka dari itu biarkan kakak pergi menjauh dari mereka dan memulai hidup baru dengan Azzam Vin " Ujar lirih Arsy mata nya terbuka perlahan lahan
Kak, " Ujar Malvin lirih
Arsy Bangun dari tidurnya dia duduk bersandar di pinggir Kasur
Vin, bisakah kamu menuruti permintaan kakak ini, kakak lelah Vin, tak dihargai dikecewakan dan dikhianati kakak sangat lelah Vin "Ujar Arsy dengan suara tercekat nya
Membuat Malvin semakin tak tega
Baik lah kak, aku akan menuruti nya kak, yang penting kakak harus baik baik saja, jangan seperti sekarang ini " Ujar Malvin dengan mata yang berkaca-kaca
Kakak, tempat ku mengadu tempat segala keluh kesah ku , jadi tolong tetap lah baik baik saja, Alvin akan melakukan apapun untuk kakak " Ujar nya duduk dilantai dengan kepala yang tertunduk mengeluarkan isakan
Terimakasih Alvin, " Ujar Arsy mengelus pucuk kepala Sang Adik angkat nya
...----------------...
...----------------...
__ADS_1
Sedangkan dinegara yang berbeda
Bagaimana Apa kalian sudah mendapatkan informasi nya " Ujar Seseorang Pria yang Berdiri menatap kearah luar jendela
Maaf, Tuan Sampai sekarang kami tidak bisa mendapatkan informasi tentang Mereka, " Ujar Beberapa orang yang ada di belakang
Tuan Bisma ingin bertemu tuan " Ujar Seseorang yang baru saja masuk ke dalam ruangan
Biarkan dia masuk " Ujar pria itu
Tak lama masuk lah seorang pria dan Gadis ke ruangan itu
Bagaimana apa ada informasi " Tanya Bisma
Hanya gelengan kepala sebagai jawaban
Dia dari anggota RC inti, tidak ada yang tau identitas mereka itu yang membuat kita tidak bisa mendapatkan informasi secuil apapun tentang mereka ," Ujar Bisma
Apa kah benar benar tidak ada celah bang, " Ujar Pria itu sendu
Mereka berlima orang yang terpilih oleh Alm Bang Radit untuk menjaga Kak bie, Sekeras apa kita mencari tau tentang mereka hasilnya akan sia sia, Identitas mereka Tidak mudah kita dapatkan, Hanya saja aku Mengetahui Salah satu nama Wanita diantara mereka " Ujar Gadis yang tadi Bersama Bisma, Dia adalah Desty,
Siapa Desty, " Ujar Pria tadi
Aku mengetahui nama itu karena dia kakak tingkat ku saat aku satu kampus dengannya
Kita bisa mencari informasi Dari Melva, lewat data kampus " Ujar Bisma
Sia sia Jho, aku sudah mencoba nya tapi data itu sudah di hapus bahkan Nama Nya saja sudah di baikot " Ujar Desty lirih
Foto dia pun sudah ku sebar di media namun Sedetik kemudian Foto itu hilang berbarengan dengan Laptop ku Di boom oleh virus " Ujarnya
Pria itu pun menghantam jendela kaca sampai kaca itu pecah berkeping-keping
Sayang, maafin aku, tolong maafin aku, kembali sayang kembali aku sangat butuh kamu" Lirih pria itu
Bisma Mendekati pria itu menepuk pundaknya
Azka kau harus Tenang kita akan mencarinya sampai kapanpun dan di manapun " Ujar Bisma
Bagaimana aku bisa tenang bang, dia pergi meninggalkan ku, karena kelalaian ku " Ujar nya terisak
__ADS_1
Sungguh ia menyesal dengan yang ia perbuat sampai istri tercinta nya harus pergi begitu saja membawa luka yang cukup dalam ntah dari dirinya dan dari keluarga nya
Jangan menyalahkan dirimu sendiri Azka, " Ujar Laki laki yang baru saja masuk di ikuti beberapa laki laki lainnya
Siapa yang harus ku salahkan disini Bang Arkans, Selama ini Kesetiaan perjuangan yang selalu ku pegang sia sia karena kesalahan yang ku buat, Aku yang mengkhianati kesetiaan itu aku juga yang membuat Luka di perjuangan itu, hiks hiks " Isak Azka
Dengan luruhnya tubuh ke lantai
Dia berkorban nyawanya lagi untuk laki laki Tak tau diri ini Bang, hiks hiks " Ujar Azka dingin menatap kosong
Ka, " Ujar Mereka
Azka Berdiri di bantu oleh Bisma namun di tepis oleh Azka
Aku ingin sendiri bang " Ujar Lirih Azka namun pandangan kosong menatap Kearah jendela
Baiklah, jangan lakukan apapun ka, ini juga bukan kesalahan mu se utuhnya " Ujar Bisma menepuk pundak Azka
mereka pun pergi keluar meninggalkan Azka Sendiri di ruangan itu
Kamu ingin sendiri dulu kan sayang, mas akan izinkan tapi mas akan Terus mencari kamu sampai kapan pun itu, Mas tak kan berdiam lagi untuk menunggu tapi mas sendiri yang akan mencari kamu, Cukup 3 kali kamu datang sekarang biar mas yang datang menemui mu " Ujar Azka lirih mata nya terpejam .
Azka " Suara lirih Dari arah belakang
Ma, aku ingin sendiri " Ujar Azka masih dengan posisi nya
Tapi nak, " Ujar Eliza langsung dipotong oleh Azka
Ma, jika mama sayang denganku biarkan aku sendiri untuk menenangkan fikiran ku ma jujur rasanya otakku sudah tak sanggup lagi untuk berfikir ma " Ujar Azka dengan suara yang amat pelan
Maafkan mama nak " Ujar Eliza pelan
Hem, pergilah ma, " Ujar Azka
Tapi kamu kembali ya nak kerumah " Ujar Eliza lirih ..
Rumah mana ma, sedangkan rumah tempat ku pulang saja sudah hilang pergi meninggalkan ku " Ujar Azka Tercekat ia pun membalikkan tubuhnya menatap sang ibu
Nak, hiks hiks " Isak Eliza ia tak sanggup melihat Putranya seperti mayat hidup seperti ini
Aku ingin Istri dan anakku ma, karena mereka tempat ku pulang, tapi sayangnya mereka pergi ma, ntah kemana, apa istriku baik baik saja, apa dia terbaring lagi seperti dulu tanpa aku, padahal aku penyebab nya dia terbaring " Ujar Azka dingin ..
__ADS_1
Nyawanya berkali kali Ia korban kan untuk ku, padahal aku ini laki laki dan status ku seorang suami, tapi aku tidak bisa melindungi nya bahkan melindungi diriku saja aku tak mampu " Ujar Azka l