
dikediaman Wijaya tepat nya ruang keluarga
para orang tua sedang bercakap-cakap
"dimana putri kalian "@ ujar sang kakek bertanya pada orang tua itu
" Dy sedang pergi bersama Enzi dan Andres menyelesaikan urusannya "@ ujar sang papi menjelaskan ya Dy tak mungkin untuk tidak mengikuti dimana putrinya berada
" setelah itu Dy ke panti asuhan dengan Cece dan Vie @ sambung sang baba
" baiklah awasi setiap langkah cucuku itu jangan sampai lengah nyawanya sekarang lebih berbahaya Dy tak lagi ingin di belakang layar yg hanya duduk biarkan saja jangan terlalu ikut campur urusan nya cukup awasi dan jaga Dy jangan sampai teluka"@ ujar sang kakek dengan tegas
" tapi apa tidak sebaiknya kita memberikan ruang untuk keluarga kandung ny agar ikut andil untuk menjaga dan melindungi nya yah"@ ujar Ami
" tak perlu kita saja sudah cukup "@ ujar sang nenek
" tapi Bu bagaimana jg mereka adalah keluarga kandung nya mereka pun berhak atasnya "@ ujar Ami
__ADS_1
" benar apa yg dikatakan MBK Bu bagaimanpun mereka harus ikut andil untuk menjaganya sudah cukup kita memberikan jarak untuk mereka"@ ujar sang mymom
" dan membiarkan mereka mengecewakan cucu ku lagi dan lagi hahaha aku tak akan mengizinkan ny cukup kalian awasi saja salshabiella dan jika Dy menghindari keluarganya cukup kalian ikuti jaga dy... cucu ku tau dan mengerti apa yg dia lakukan jika kalian masih memaksakan kehendak dan tak mampu menjaganya biar aku yg menjaganya "@ ujar sang kakek tegas nan tajam
" jika mereka memang keluarga nya kenapa baru sekarang mereka mencarinya kenapa tak dari dulu mereka mencari kebenaran nya kenapa mereka harus percaya dengan orang lain yg bukan darah dagingnya "@ ujar sang nenek pergi kedalam
" jika kalian pikir putri kalian itu blm bisa memaafkan nya hanya karna waktu dimasa lampau kalian salah saat semuanya terungkap bukan perkataan maaf yg keluar dari salah satu mulut mereka tapi cacian dan hinaan yg di ucapkan karna tak terima bahwa perbuatan yg dimasa lampau itu akibat salah satu anggota dari mereka dan sewajarnya jika cucuku tak ingin berurusan dengan mereka dan memilih menghindar lebih jauh"@ ujar sang kakek pergi menyusul istrinya kedalam dan membuat ke empat orang tua itu bingung atas apa yg dikatakan oleh orang tuanya
di ujung ruangan terdapat 2 lelaki yg mendengar perkataan itu ya Dy adalah Arkansas dan Axel yg memang sudah mengetahui semuanya
" lebih perketat penjagaan kans dan jika mereka berusaha mendekat jauhkan aku tak perduli Dy siapa dihidupnya yg aku pikir adik ku tak kan terluka walau hanya se ujung kuku saja"@ ujar Axel tegas nan tajam
Flashback
"*tak mungkin anggota ku mencelakai cucuku sendiri kalau bukan Dy (sambil menunjuk Arsy yg sedang bermain dengan axel ) yg mengajaknya keluar Dy biang kerok dari semua permasalahan itu Dy yg membuat musuh ku lari dan Dy jg yg membuat cucuku terluka anggota ku tak mungkin salah persepsi untuk mencelakai cucuku kalau tidak ada Dy yg menghalangi ny dasar gadis kecil sialan kau membuat hidup keluarga ku dan anggota ku hancur "@ ujar seseorang itu
"sudah hentikan... cukup dia tak tau apa" bahkan Dy sudah dicap pembunuh oleh putra dan putri kalian jadi cukup mencaci cucu ku lagi"@ ujar sang nenek teriak histeris
__ADS_1
saat itu Arsy dan axel yg sedang bermain diluar tak sengaja mendengar semua percakapan itu
" aku bersumpah dan berjanji pada diriku sendri bahwa kalian tak kan ku izinkan mendekati cucuku lagi "@ ujar sang kakek tegas
"aku pun tak Sudi untuk mendekatinya Dy adalah biang kerok dan pembawa sial dihidup keluarga kami"@ ucap tegas lelaki itu dan pergi
tak lama
"bie bie bangun de bie kakek nenek"@ teriak Axel menangis disamping adik nya yg pingsan
dari saat kejadian itu baik Axel dan kedua kakek nenek nya berjanji untuk menjaga Arsy dengan nyawanya sendri
Aku Devan* Axelo Wijaya akan menjaga melindungi hidup adik kecilku Arsyla salshabiella Az-Zahra putri dengan jiwa raga dan nyawaku itu sumpah dari Axel
✓[]✓
"sister ia probably the most compettive relationship within the family, but once the sister are grown, it becomes the strongest relationship"
__ADS_1
saudara perempuan mungkin hubungan yang paling kompetitif dalam keluarga, tetapi begitu saudara perempuan itu tumbuh, itu menjadi hubungan yang paling kuat"