
Doorrr
"Abang awas"@ teriak Arsy dan berlari ke Axel
brukk
aws
" bie "@ teriak semuanya
" sayang kamu apa"an haa kenapa kamu malah nolongin Abang"@ ujar Axel marah
" sttt bie GPP kok bang"@ ujar Arsy menahan sakit di pinggangnya
dorr
dengan gerakan gesit dan tepat tembakan yg ampir saja mengenai kepala Arkansas di patahkan oleh tembakan Arsy
" Abang jangan lengah dong"@teriak Arsy kesal
"jika kalian terluka bie lebih terluka jadi stop jangan lengah bie baik" aja jadi ayooo mereka terus mengincar kalo kita lemah jangan jadikan bie kelemahan kalian"@ujar Arsy lagi
Axel langsung memeluk adikny
"memang kamu lah kelemahan kami de"@ujar Axel tercekat ntah sekarang pikiranny sudah sangat kacau apalagi melihat adikny terluka karenanya
"liat bie bang liat "@ ketujuh laki" itu pun melihat adiknya
" bie kuat bie gak lemah jadi jangan perlihatkan kalau kelemahan Abang itu di bie ayo fokus kasian mereka yg membantu kita kita tujukan bahwa Wijaya itu tak lemah dan tak bisa dilemahkan"@ ujar Arsy memberikan semangat pada para abangnya
" kamu gadis yg sangat hebat wajar jika para abangmu menjadikan mu kelemahan karena kau istimewa aku pun ikut melemah karena kau terluka Arsyla"@ batin Azka
"ayo semangat"@ teriak Arsy
" bismillah"@ teriak nya LG
" ladies lats go"@ teriak xela semangat yg melihat Arsy bangkit
perperangan pun makin memanas
__ADS_1
"the party "@teriak Kiki dengan bringas mereka menghajar musuh tanpa ada yg mati
" tuan James aku berterimakasih atas tembakan mu tapi tak ku biarkan kau melukai Saudari ku "@ ujar Arsy yg langsung menendang tulang kering James yg ingin menusuk zakiya yg lengah
" bisa kau tak lengah dengan sekitar mu ki"@teriak Arsy yg membuat Kiki terkejut karena hampir saja dy tertusuk jika Arsy tak bertindak
"maaf za akan ku tingkatkan LG kewaspadaan ku"@ ujar Zakiyah tegas ya dalam kondisi seperti ini Dy harus lebih waspada
dengan membabi buta menyerang musuh xela Felly Cece dan yg lain bahkan Axel dan para adiknya sampai Dy lengah bahwa Arsy sudah tak ada di sekitar mereka
tapi Azka Reyhan dan Sean mengikuti nya
"kemana gadis itu "@ ujar Sean penasaran
brukk dengan gerakan cepat nan keras pintu itu terbuka
" Bondan kenapa kau disini berleha-leha menjijikkan sedangkan abangmu sedang berpesta dibawah"@ ujar Arsy sengit sambil mengucapkan astaghfirullah berkali kali dan menutup wajahnya karna melihat yg Ais LG begituan sama ******
" aku tak mau mati konyol dan siapa kau berani" kau menganggu waktu ku tapi tunggu kau cantik pasti kau lebih asik kemari lah mendekat akan ku puaskan hasrat mu "@ ujar nya sambil melangkah menuju Arsy
dor peluru itu menyarang di pangkal pahanya
dari arah belakang
"kurang ajar kau Eugene kau argh"@ taklama Dy pingsan dan wanita yg tadi sudah berlari pergi
"astaghfirullah astaghfirullah ya Rabb maafin Arsy ya Rabb"@ujarny terisak taklama Arsy jatuh pingsan Azka yg siaga pun langsung menangkap bahu Arsy dengan tangannya
"Dy pingsan ka "@ujar Sean panik dan ingin menyentuh nya
"jangan sekali-kali kau menyentuhnya Sean"@ujar azka dengan tajam
"aku hanya ingin membantu mu dan kenapa kau malah menidurkan nya dilantai bukan digendong dibawa kerumah sakit apalagi itu dibagian pinggang keluar terus darah"@ujar Sean
"Rey panggilkan siapapun dikeluarga Wijaya bilang Arsy pingsan dan bagian yg tertembak ngeluarin darah terus"@teriak Azka dan dengan cepat Reyhan berlari menuruti perkataan Azka
di tempat pertarungan
semua musuh sudah tergeletak tak sadarkan diri
__ADS_1
"dimana bie "@ujar Axel mencari adik bungsunya
dan seketika mereka pun baru sadar bahwa Arsy tak ada ditempat
mereka semua mencari Arsy
"tuan tuan"@teriak Reyhan berlari ke arah mereka
" huh tuan Arsy huh"@ ujar Reyhan terpotong
"ada apa dengan adik saya dan dimana dy"@ujar Axel menarik kerah Reyhan
"mas tahan "@ ujar sheyla menenangkan axel
"Arsy pingsan tuan dilantai 2 dibagian Dy tertembak mengeluarkan darah kami tak berani menyentuh atau meng"@blm sempat Reyhan menjelaskan semua orang langsung berlari kelantai itu
"bie"@ teriak mereka yg melihat adiknya terkapar
"maaf tuan aku tak berani menolong dan menyentuhnya"@ujar Azka yg masih duduk dsamping Arsy
jujur Dy sangat sangat sakit dan ingin memberikan tindakan Dy jg ingin sekali menggendong wanitanya dan membawanya kerumah sakit tapi Dy sadar jika Dy menyentuh Arsy karna Dy bukan lah muhrimnya Dy akan dosa dan akan semakin di jauhi oleh wanita itu karna Dy terlalu menjunjung tinggi agamanya
" tak apa kau sudah menjaga aurat adik ku itu lebih penting dari segalanya"@ ujar Axel langsung menggendong adiknya keluar dan di ikuti mereka semua para wanita yg melihat itu langsung terisak
ya bagi keluarga mereka aurat perempuan sangat lah dijaga apa lagi aurat adiknya mereka tak kan memberikan ampun kepada siapapun yg menggendong atau menyentuh adiknya sedikit saja
"bie terluka "@ ujar vei tak percaya
" gua gak lagi mimpikan itu Unyil gua kena tembak"@ ujar Reyna shock
" bie pingsan bie terluka gua gak percaya adik gua gx mungkin terluka kayak gitu "@ ujar xela
sedangkan Felly mata nya kosong pikiran nya bercambuk" karna Dy baru saja melihat kejadian seblm Arsy pingsan ya Felly bisa lihat kejadian sebelumnya nya
"kak adik gua bakal bisa bertahan gak ya"@ ujar afelly
"maksud loe apa dek jangan ngaco loe kalo ngomong "@ bentak xela
" Dy pingsan karena liat orang yg lagi gituan Dy shok terus kehilangan kesadaran dan luka tembakan itu pun bukan cuman satu kak tapi Dy udah dapet banyak luka kak "@ ujar Felly dan membuat semuanya bungkam bahkan Azka pun ikut bungkam
__ADS_1
hatinya seperti di tusuk tusuk karena tak menyadari itu jika saja Dy sigap dan lebih peka Arsy takkan kehilangan banyak darah dan tanpa ingin menerka Azka langsung berlari menyusul Axel dan adiknya sheyla zakiya Bella
ikut Axel tadi ya...