Hijabagent

Hijabagent
part24


__ADS_3

langsung kemalem aja ya kelamaan


mansion Wijaya


" udah siap semua kan "@ ujar sang baba melihat keluargany sudah siap


" udah ba tinggal Dede angkasa sama darell yg gx tau kemana ini dari tadi blm keliatan padahal udah jam segini"@ ujar Alex sedikit khawatir pasalnya nomor mereka ber3 tidak ada yg bisa dihubungi


" ydh kita duluan ntr Dy nyusul udah keburu malem gx enak udah ditungguin disana"@ ujar sang kakek yg tau kemana 3 cucu nya itu makanya tak bisa dihubungi


"ya udah xel kami berangkat jangan kemana" have un anteng dirumah jangan dag-dig-dug.an ya tunggu jawaban dari kami"@ ujar sang papi meledek


" huh iya Pi iya "@ ujar Axel


" ydh kami berangkat assalamualaikum"@ ujar serentak mereka dan pergi keluar


" waAlaikum salam"@ ujar Axel


" ni 3 anak kemana LG susah banget dihubungi nya "@ ujar Axel


tak lama


" gak usah ngeromet bang nih kita udah siap tinggal berangkat tapi si bie ketinggalan sesuatu"@ ujar angkasa yang duduk di sofa tengah


" astaghfirullah ucap salam kenapa asa dan sejak kapan kalian dsitu"@ ujar Axel kesal


" hehe maaf bang assalamualaikum abangku"@ ujar angkasa dan darel bersamaan


" orang LG gerigo ya gini orang ucap salam gak kedengaran kupingnya orang duduk dari tadi dsini jg gx sada"@ batin darell


" ngomong apa kamu darr"@ ujar Axel tajam


" eh gak gak bang "@ ujar darel gelagapan


" Abang gx boleh marah" gitu lah"@ ujar Arsy yg keluar dari lift


" salam dulu bie km jg langsung masuk" aja gx ngucapin salam"@ ujar Axel kesal


"lah kok bie yg disalahin sih kan Abang yg dari tadi ngelamun gx jelas di belakang pintu sambil maenin hp kok malah nyalahin sih gak tau lah bie pamit assalamualaikum "@ ujar Arsy mencium tangan ny lalu pergi


" nah kan ngambek tu princess bang Abang sih dah ya kami berangkat dulu assalamualaikum tenang" dirumah "@ teriak angkasa langsung lari mengejar kedua sepupunya


"waAlaikum salam lah kok gua yg diambekin sih "@ujar Axel bingung


skip kediaman Seno alrich


mobil sudah terpakir rapih dan keluar lah keluarga Wijaya satu persatu yg disambut oleh keluarga alrich dan Nugraha


"assalamualaikum "@ ujar sang kakek


" waAlaikum salam lama kita tak bertemu mas"@ ujar sandi salaman


" hahaha iya sekalinya ketemu malah jadi besan hahaha "@ ujar sang kakek

__ADS_1


" hahaha iya iya benar itu hayuk kita masuk kedalam "@ ujar dino dengan ramah


" sabar atuh Dino ketiga cucuku masih dibelakang tuh nanti kalau ditinggal malah berabe"@ ujar kakek mengarah pandangan ke mobil Buggati La Voiture Noire


warna hitam memasuki pekarangan


dan keluar lah 2 lelaki memakai pakaian formal berwarna silver dan tak lama keluarlah si bungsu memakai gamis


yg serasi dengan ke 6 Abang ny berwarna silver jg


sekedar Outfit nya intinya warna silver


para lelaki wijaya




outfitnya bie



outfitnya reyna dan kawan-kawan





"waAlaikum salam tak apa" nak ayok kita masuk "@ ujar sandi menyambut mereka dengan senyuman


"ini sepatu gak enak banget lah dipakek ribet banget tau kak afelly ini loh"@gumam Arsy didengar oleh kedua abangnya yg disamping dan azka Sean yg ada dibelakang


" udah jangan ngomel aja sini gandeng tangan Abang biar gak jatuh"@ ujar angkasa sambil menggandeng tangan adiknya lalu masuk tak sengaja darel berhenti membuat mereka pun berhenti


" kenapa "@ujar angkasa


"perasaan gua gak enak"@ ujar darell


" udah jalanin aja dulu insyaallah gx ada apa"@ujar Arsy meyakinkan padahal ia pun merasakan apa yg abangnya rasakan


skip langsung


" kedatangan kami disini ingin melanjutkan ucapan yg telah putra sulung kami sampaikan kemarin untuk melamar putri tuan Seno alrich sebagai pendamping putra kami dan menjadi kesempurnaan ibadahnya"@ ujar sang baba dengan sopan nan bijaksana


"jika dari kami setuju" saja tuan tapi jawabannya ada di putri kami sendri karna dia lah yg akan menjalani nya"@ ujar Dady Seno dan tak lama sheyla keluar dengan didampingi kawan kawan nya duduk di tengah" Dady dan mommy nya


" nak kemari lah "@ ujar sang kakek memanggil Arsy


dengan tenang sopan nan anggun berjalan dan duduk ditengah" kedua orangtuanya


" assalamualaikum kakak cantik"@ ujar Arsy tersenyum bahagia melihat sheyla orang yg pertama yg iya temui dan iya tolong dulu

__ADS_1


sheyla hanya tersenyum malu


" aku bersama keluarga kecil ku datang untuk melamar kakak menjadi kakak ku menjadi kesempurnaan ibadahnya abangku dan menjadi ratu diistanah hatinya dan menjadi putri untuk orang tua ku "@ ujar Arsy tak lama Dy berjalan dengan kedua lutut nya kearah sheyla dan menggenggam tangannya


" mau kah kau menerima nya kak sebagai pendamping hidup Abangku Devan Axelo Wijaya menemaninya saat dalam keadaan duka dan bahagia bersama"@ sambil mengeluarkan sebuah kotak perhiasan yg berbandul bulan sabit


semua orang yg melihat tersenyum dan memandang sheyla dengan penuh harap


" ya aku mau menjadi pendamping Abangmu Devan Axelo Wijaya saat dalam keadaan duka bahagia bersama"@ ujar sheyla yakin


"Alhamdulillah "@ujar semuanya berbahagia tak lama sheyla berdiri untuk di pasangkan perhiasan yg dipegang Arsy


"cucuku tak kan salah memilih tulang rusukny nya bahagia selalu sayang "@ ujar sang nenek mencium pucuk kepalanya dan memakai kan kalung dileher sheyla


" putri ku "@ ujar sang Ami mencium pucuk kepala sheyla dengan sayang setelah itu dia pakaikan gelang ditangannya perhiasan yg dipegang oleh Arsy sambil menitikkan air mata nya


" aku tak kan pernah meragukan pilihan putra dan putri ku cantik kau yg dipilihnya maka bahagia lah selalu sayang"@ ujar mymom mengecup kening sheyla dan memakaikan mahkota kecil di atas kepalanya


dan setelah itu Dy bergeser


" nak gantian dengan mu "@ ujar sang baba


"huh bentar "@ sambil menaruh kotak nya Dy membuka kotak kecil yg diberikan oleh sang abangnya kemarin malam


Dy genggam tangan sheyla dengan lembut


" bismillahirrahmanirrahim kak ku sematkan cincin ini sebagai tanda kau akan menjadi pendamping Abangku Devan Axelo Wijaya aku harap kau menjaganya danbersebar menunggu Abang ku mengucapkan ijab kobul dan sah hehehe"@ujar Arsy bercanda sambil menitikkan air matanya


" kamu ini ya "@ ujar sheyla sambil memeluk Arsy dengan sayang


"abis pada kaku semua kak kan aku nya dregdeg yg jadi penutup "@ ujar Arsy sambil memanyunkan bibirnya membuat semua ny yg ada dsana tertawa gemas melihat tingkah konyolnya


"hahaha ternyata cucu mu yg satu ini lucu sekali mas "@ ujar sandi


" hahaha iya Dy lah pelipur hati kami dengan tingkah dan ide ajaibnya"@ ujar sang kakek tertawa membayangkan saat Dy menelpon cucunya dan yg Dy dapatkan omel"an tak jelas dan berakhir merajuk dari cucu bungsu


" benar itu Dy tadi sebelum kesini sudah mengomel" karna Dy ditinggal dan berakhir merajuk agar kami perlambat jalan ny karna Dy malu plus deg-degan kalau masuk cuman sama kedua abangnya"@ ujar sang nenek


" hahaha istimewah sekali cucu mu mas "@ ujar Dino


" sangat Dy lah harta paling berharga kami"@ ujar sang kakek bangga sedangkan yg dibicarakan hanya merengut


"kek jangan kelamaan ketawa ntr aduh"@ ujar Arsy mengaduh kesakitan karna disenggol oleh Alex ampir saja Dy jatuh


" eh maaf deh gx sengaja "@ ujar Alex meminta maaf dan Dy sengaja menyenggol agar adiknya tak membuat kacau dengan omngn ny yg blak blakan


" Abang ini gak tau apa perjuangan ku buat jalan kesini pakek disenggol segala kalo jatuh gimana coba ini jg mani panjang tumitnya kayak Monas aja "@ omel Arsy dan membuat mereka tertawa terbahak-bahak


dan berbincang" lah mereka dengan para orang tua dibagian ruang keluarga dan para remaja di ruang tamu


taklama bunyi telpon Sean dan Reyhan berdering


✓[]✓[]]

__ADS_1


. Tiga hal penting untuk kebahagiaan dalam hidup adalah sesuatu untuk dilakukan, sesuatu untuk dicintai, dan sesuatu untuk diharapkan.


__ADS_2