
sesampainya mereka semua di mansion mereka langsung menuju kekamar masing" untuk membersihkan diri
ponsel Azka pun masih menyala dan menampilkan sang istri yg masih terbaring
" aku bersih" dulu oke sayang"@ ujar Azka tersenyum walaupun orang dsebrang sana tak merespon
setelah bersih dan membereskan semua baju nya dilemari yg sudah disiapkan tak sengaja Dy melihat foto sang istri di pegang foto itu
" kapan kamu seperti ini sayang tersenyum dan menatap ku "@ ujar Azka lirih ya Dy berada di dalam kamar Arsy ya iyalah kamar Arsy wong wes sah kok
" sayang lihat nih aku lihat foto mu ternyata istriku cantik banget ya uhhh aku gx rela kalau muka istriku di lihat orang lain ya walaupun km sering gonta-ganti make up biar gx ada yg sadar kalau itu km tapi ya tetep aja aku gx rela sayang senyum mu matamu dan wajah mu yg berseri nan buat candu orang yg melihat mu termasuk aku "@ ujarnya
" Abang angkasa itu ada" aja ya sayang masa aku diancem sama dy kalo macem" atau berpaling dari kamu aku diseret ke pengadilan coba.. hehehe
mana bisa aku berpaling atau macem-macem sedangkan istriku aja secantik nan sebaik gini sia sia dong perjuangan aku selama ini buat nemuin dan dapatin kamu "@ ujar Azka terkekeh
tak lama pintu diketuk Azka pun membuka kan pintu ternyata pelayan
" assalamualaikum maaf tuan ditunggu di meja makan
untuk makan siang "@ Azka pun mengangguk Dy pun keluar menuju ke arah meja makan dengan masih menggenggam hp di tangannya
setelah selesai makan
" besok kau sudah mulai aktivitas mu ka "@ ujar raja
"iya bang sudah lama jg aku absen"@ujarnya
ya selama ini Lukas yg mengurus semua urusan Azka dikampus namun beberapa hari ini Dy absen karena agent membutuhkan nya karena raja dan ratu blm jg pulang
"ya sudah "@ setelah itu mereka pergi masing" meninggalkan Lukas dan Azka
" makasih ya bang udah ngurusin kuliah ku"@ ujar Azka
" kau adikku jg jadi sepantasnya aku mengurusi mu sama halnya aku yg dibuat pusing oleh istrimu yg sering absen tak jelas tapi ya untungnya otak Dy encernya gx ketolong jadi ya gk susah susah amat lah "@ ujar Lukas
" besok kau masuk pagi bareng aku"@ ujar Lukas
"loh emng Abang blm lulus"@ujar Azka bingung pasal nya yg Dy tau Lukas sudah lulus universitas itu
"udah tapi gua ngambil jurusan yg sama kayak km karena atas perintah Abang lucky sama bie biar tau sama agama katanya"@ ujar Lukas
"bie yg nyuruh bang"@ tanya Azka
" bukan nyuruh tapi maksa lebih tepatnya dan bang lucky jg malah setuju LG ya sudah lah finally permintaan Dy adalah mutlak bagi bang lukcy "@ ujar Lukas
" mutlak kok geh"@ ujar nya bingung
Lukas pun mengangguk dan tersenyum
" bagi bang lukcy dan aku permintaan Dy adalah kemutlakan karena tanpa ada Dy kami tak bisa seperti ini Dy wanita yg hebat dan kau beruntung memiliki nya kau mau denger cerita tak kenapa itu jadi kemutlakan"@ ujar lukas
dan diangguki oleh Azka karena Dy ingin mengetahui semua masalalu istrinya itu
" bie yg telah menolong kami dari maut saat itu bagaimana kedua orangtua ku dibunuh dengan tragis di depan kami saat itu umurku masih 10 thn dan Abang sudah 15 thn kami melihat bagaimana orang" itu membunuh kedua orang tua kami termasuk bie yg tak sengaja Dy bersembunyi di atas pohon "@ ujar Lukas
" bersembunyi diatas pohon "@ beo Azka
" iya saat itu bie kabur karena ketahuan oleh deba memainkan pistol milik deba"@ ujar raja yg nimbrung obrolan mereka
" Dy melihat semua kejadian itu dan menghubungi aku agar menyuruh kami semua kesana karena Dy melihat ada pembunuhan bukannya nunggu bala bantuan Dy malah duluan masuk kearae itu "@ ujar raja
" dan menyeret kami berdua agar lari kami hanya menurut saja saat itu Dy mengajak kami berlari kearah hutan mereka (penjahat) pun mengejar kami dan saat itu kami disuruh ngumpet disemak" awalnya kami berdua enggan tapi Dy memaksa@ ujar Lukas
flsbk
" kalian masuk kesemak semak itu ngumpet biar aku ngalihin fokus mereka ""@ ujar Arsy
Lukas dan Lucky pun enggan
" tidak kita ngumpet bareng" "@ ujar lucky
__ADS_1
"nooo kalo kita bareng" mereka bisa menangkap kita"@ ujar Arsy
" terus bagaimana dengan mu kalau kita berdua sembunyi pastinya kau akan tertangkap "@ ujar Lukas masih dengan berlari
" tenang aku hanya mengulur waktu saja orang tua dan para Abangku akan kesini jadi bersembunyi lah cepat"@ ujar Arsy dan mendorong mereka ke semak" itu
" maafkan aku jika aku mendorong kalian terlalu kencang"@ ujar Arsy lirih dan Dy pun berlari sambil memencet jam tangan GPS nya dan earphone
" huh earphone ku jatuh kemana lagi aduh "@ ujar nya yg masih berlari dan Dy pun bersembunyi dibalik pohon
" Abang cepat dong "@ gumam Arsy
ambil mengintip ke arah penjahat salah satu dari mereka ke arah semak" itu
"duh malah kearah sana LG"@ ujar Arsy dengan gerakan cepat Dy menembak kaki orang itu
dor
"argh kurang ajar kau bocah kecil"@ ujar ny
" jangan panggil aku bocah paman"@ ujar Arsy tersenyum dan berlari
mereka pun mengikuti Arsy tak sengaja Dy terjatuh karena tersandung akar
"aduhhh "@ ringis arsy
" kok aduh sih astaghfirullah bie "@ ujarnya membenarkan kata" nya
"kena kau bocah dimana anak" itu cari mereka sekarang "@ ujar bos dari mereka
Arsy yg sudah tau bahwa keluarga nya sudah menyusul dia langsung teriak agar mereka cepat datang
"huaaa baba bie jatuh baba huaaa"@ ujar nya teriak
baba Dady para Abang termasuk raja pun langsung kearah suara bie mereka mendengar jelas bahwa bie terjatuh dan itu membuat mereka panik setengah mati
" diam kau bocah "@ teriak bos itu yg didengar oleh keluarga nya membuat mereka semua naik pitam
"berani" nya membentak putri ku keparat "@ ujar Dady murka
baba dan yg lainnya pun menghujani para penjahat itu
bie yg mengetahui suasana sudah aman pun langsung berjalan kearah lukcy dan Lukas sedikit pincang
"kalian GPP kan maaf ya tadi bie dorong nya kekencangan"@ ujar Arsy merasa bersalah
" GPP makasih ya sudah menolong kami "@ ujar lukcy
" kita sesama manusia harus tolong menolong yuk kita kesana mereka udah ditangkap tu sama orang tua ku sama Abang"ku jg "@ ujar Arsy
mereka bertiga pun menghampiri babanya
"sudah dad ba nanti mereka mati gimana Dady sama baba bisa masuk neraka loh karna dosa membunuh orang"@ ujar Arsy lembut
Dady dan baba pun yg mendengar suara sang putri pun berhenti
" Dede GPP sayang "@ ujar sang baba langsung memeluk putrinya
" Dede baik" saja ba tadi Dede cmn jatoh karena panik"@ ujar Arsy
baba pun menggendong putrinya
" ba mereka diajak kerumah ya kasian bie tadi lihat orangtuanya dibunuh ba"@ bisik Arsy dan diangguki oleh sang baba mereka semua pun langsung ke atas menujuh mobil ternyata semua keluarga ternyata ikut
" ba Dede GPP kan "@ ujar khawatir sang Ami
" gpp kok Ami jangan khawatir oke mi mom Dede baik" saja "@ ujar Arsy meyakinkan kedua ibunya yg terlihat panik
mereka pun masuk kemobil dan menuju mansion sesampainya di mansion
" kamu gpp sayang "@ ujar sang omami
__ADS_1
" bie baik" saja omami hanya luka kecil dimana deba"@ ujarnya
" tuh deba mu nungguin km "@ ujar sang omami menunjuk sang suami yg duduk disofa
Arsy pun didudukkan ke sofa
" siapa nama kalian berdua boy "@ ujar sang deba tajam ya dy tak mempertanyakan keadaan atau kejadiannya karenady sudah tau dari anak buahnya
"nama saya lucky dan ini adik saya Lukas tuan"@ ujar Lucky
" jangan menatapnya seperti itu deba mereka akan takut"@ ujar Arsy kesal
" baik lah Sekarang mau mu apa"@ ujar deba menatap sang cucu karena Dy tau bahwa cucuny ini ada permintaan
" bik tolong bawa mereka ya tolong obati mereka jg "@ ujar Arsy sebelum menjawab pertanyaan sang deba dan diangguki oleh pelayan itu
"aku ingin mereka dianggap seperti keluarga disini
"@ujar Arsy namun perkataan Arsy dapat didengar oleh lukcy dan Lukas dan mereka pun berhenti
" nanti dulu bi sebentar "@ ujar lukcy Lukas dan lucky pun bersembunyi dibalik dinding
"tapi deba ada syarat untuk menerima mereka "@ujar deba tajam
" apa syaratnya kenapa pakek syarat" segala "@ ujar Arsy sedangkan semua keluarga hanya diam mendengarkan perdebatan yg sudah sering terjadi
" kau harus mematuhi perkataan mereka dan menyayangi mereka tanpa ada rasa kasihan"@ ujar deba
"lah gx usah diomongin LG dong deba itu mah pasti aku sudah menganggap keluarga jadi aku harus mematuhi dan menyayangi mereka seperti para Abang hanya itu doang"@ ujar Arsy
"kau akan tinggal di Ams bersama mereka dan kau akan masuk sekolah agent"@ ujar deba LG
"no dad putriku masih kecil"@ ujar baba tak terima
" ya dad Dy masih kecil aku tak mengizinkan Dy pergi jauh dad"@ujar Dady
"deal"@ ujar Arsy yakin
" nak jangan ikutin apa kata deba mu dong "@ ujar sang Ami memeluk putrinya
"Dede akan baik"saja mi percayalah "@ ujar Arsy tersenyum meyakinkan sang Ami
" aku setuju tapi tidak dengan ke 7 Abang mereka tetap dsini"@ ujar Arsy
" no Abang akan ikut "@ ujar Axel tak terima
" no bang aku ingin mandiri aku ingin berdiri di kedua kaki ku tanpa harus ada para abang dsana ada mereka jg kalau ada apa" mereka pasti akan menjaga ku ada kak Arlen dan kak elen disana jadi tak perlu khawatir"@ ujar Arsy
" no bie kami akan ikut"@ ujar Arkansas tegas
" hiks hiks Abang" gx sayang bie lagi bie gx mau selalu dimanja bie mau mandiri bie mau sukses pakek nama bie sendiri biar mereka itu tau kalau bie ini bukan anak yg gx berguna bie jg mau nenangin pikiran bie bang kalau bie di indo terus adanya ke inget terus "@ Isak bie
dan berlari ke arah kamar
" turuti permintaan nya aku pun berat menyuruhnya kesana semuanya yg ku katakan butuh pertimbangan yg mantang untuk Dy pergi namun bagaimana lg biarlah mentalnya di asah agar kuat selama ini mungkin kalian melihatnya baik" saja selalu ceria tapi itu hanya pura" xel mengerti lah posisi adik mu kau bisa mengawasi nya bukan dan disana pun ada keluarga Aditya yg akan menjaga adik mu jadi kalian tak perlu khawatir"@ ujar sang deba dan pergi
" bagaimana ba jujur aku tak rela Dy jauh ba"@ ujar Axel
sedangkan kedua ibu itu hanya menangis mereka merasa gagal untuk menjaga putrinya sampai saat ini Dy masih terluka
" biarlah Dy pergi biarlah Dy mengobati lukanya dengan caranya sendri jika kita memaksanya sama saja kita memberikan luka"@ ujar sang baba
" tapi bang "@ isak diana
" percaya lah putri kita akan baik" saja banyak yg menjaga nya dsana walaupun tidak ada kita didekatnya"@ujar baba
sedangkan dibalik dinding lukcy dan Lukas mendengar itu
" gadis kecil itu sangat lah baik bang kita dianggap keluarganya padahal Dy sama sekali tak mengenal kita"@ ujar Lukas
" maka dari itu kita harus menjaganya melindungi nya dan menyayangi ny jg "@ ujar lukcy
__ADS_1
"ya bang Dy berkorban untuk kita jadi Lukas jg ingin menjaganya walaupun dengan nyawa kita sekalipun"@ dan diangguki oleh lucky