
Ke esokan hari nya
Azka Sudah bersiap siap untuk pergi
Mas, mas beberapa lama di Indonesia " Tanya Arsy dengan tangannya merapihkan Baju sang suami yang di pakai
1 Minggu sayang " Ujar Azka Tersenyum menatap Arsy Walaupun sejujurnya ya Khawatir dengan keadaan sang istri
Baiklah, cepat lah kembali setelah itu " Ujar Arsy tersenyum menatap Azka mereka saling bertatapan
Pasti, dan pastikan Istri mas ini baik baik saja, apapun yang terjadi dan apapun yang kamu dengar Diluar sana percayalah bahwa suami mu ini Akan kembali " Ujar Azka dengan mengelus pipi sang Istri
Arsy mengangguk tersenyum
Iya Mas, Als Akan menunggu mas dan akan percaya dengan suami als ini " Ujar Arsy, ia memeluk suaminya
Rasanya mas, enggan untuk meninggalkan mu Sayang " Batin Azka
Oek oek oek
Boy, Baba mu baru saja memeluk Umma kamu untuk perpisahan kamu sudah Menangis ,. " Ujar Azka Ketika pelukan Sang istrinya terlepas dan melihat sang istri menghampiri sang putra yang menangis
Baba, aku juga ingin dipeluk, sebelum baba pelgi " Ujar Arsy menirukan suara bayi
Baiklah kemari Baba akan memeluk Ratu dan pangeran baba biar adil " Ujar Azka merentangkan tangannya untuk memeluk sang istri yang menggendong putranya
Satu Minggu oke, Abang jangan rewel jangan membuat Umma Kelelahan " Ujar Azka Mengelus kepala sang putra
Iya baba, Abang Azzam gak rewel dan gak bakal bikin Umma kelelahan " Ujar Arsy menirukan suara bayi
Azka mencium kening putra nya dan mencium pucuk kepala Arsy
Sayang berjanji lah Untuk selalu baik baik saja, satu Minggu mas tak mau mendengar kamu kenapa kenapa " Ujar Azka lirih, ia berat sangat berat meninggalkan Istrinya itu
Iya mas iya, " Ujar Arsy tersenyum lembut
tak lama terdengar suara ketukan pintu
Ka, udah siap belum ini sudah waktunya berangkat " Ujar Armanza dari luar
Ya bang, " Ujar Azka, ia pun melepaskan pelukannya
Jangan ikut kebandara tetap disini Saja,. " Ujar Azka
Tapi mas " Ujar Arsy ingin menolak ,ia ingin mengantar kan Suami nya ke bandara
Mas tak mengizinkan sayang jadi menurut oke " Ujar Azka tak ingin dibantah
Baiklah, Hati hati dijalan " Ujar Arsy diangguki oleh Azka,
Azka pun keluar dari kamar menuju kebawah
Bie tak ikut " tanya armanza tatkala melihat Azka turun sendiri
Tidak bang, lebih baik dia tidak ikut, agar aku juga meninggalkan nya tak berat " Ujar Azka
Baiklah, Ayo, kita berangkat sekarang, Bang Alex ia sudah menunggu Di jet nya " Ujar Armanza
__ADS_1
Ayo,. " Ujar Azka
mereka berdua pun pergi menuju ke bandara sesampainya dibandara
Terlihat semua keluarga kumpul disana
Loh Bie tak ikut mengantar " Tanya Reyna
tidak lebih baik dia beristirahat,. " Ujar Azka dingin
Ku harap kau tak terlibat lagiReyna, Jika itu terjadi aku tak bisa memaafkan mu, walaupun saudaraku sendiri yang meminta nya kepadaku " Gumam Azka menatap wajah Reyhan didepannya, Gumaman itu pun dapat didengar oleh Reyhan dan Reyna
Flashback
Dia terlibat " Ujar Azka
Ya, Abang nya saja terlibat pasti adiknya juga terlibat " Ujar Sean sinis
Tapi dia tak setuju akan hal itu ka " Ujar Reyhan membela
Setuju atau pun tidak tapi lihat lah dia ada disana yang berarti dia berkhianat" Ujar Sean
Reyhan hanya diam dengan tangan mengepal
Apa Kau akan tetap menghukum nya Azka " Ujar Reyhan menatap tajam ke arah Azka
Kenapa Abang bertanya seperti itu kepada Azka, apa Abang menyukai Sahabat pengkhianat ku itu " Ujar Kiki yang baru masuk
Ya, dan aku minta Dengan sangat tolong keringananmu Ka " Ujar Reyhan lirih
Apa pendengaran ku tidak salah Reyhan, Kau menyukai Gadis pengkhianat itu " Ujar Sean Menatap Tajam ke arah Reyhan
Kita lihat Sejauh mana ia terlibat Dan Sejauh mana ia Berkhianat Jika Ia tetap terlibat Dengan masalah ini, Dia harus menerima konsekuensinya, Walaupun Kau menyukai nya Bang Rey, " Ujar Azka tegas
Reyhan berjalan kearah Azka dan berjongkok dihadapan nya
Ku mohon Azka, " Ujar Reyhan lirih
Bang " Teriak Kiki
Diam kiya " Ujar Reyhan tajam
Katakan padanya berhenti, namun jika dia masih terlibat dengan selanjutnya Maka Maaf, Aku tak ingin Melihara ular di Keluarga ku Bang Rey " Ujar Azka Tegas nan tajam setelah itu pergi dari sana meninggalkan mereka
Otak mu Konslet tah Rey " Ujar Sean menatap Reyhan jengkel
Udah Bang se, percuma jika sudah konslet karena cinta mah Kita saudaranya tak kan didengar,
Pastikan apa yang dikatakan oleh Azka tadi tidak terjadi bang sampai itu terjadi bukan hanya dia saja dihukum dirimu juga pastinya dihukum tanpa memandang Keluarga ingat Azka tak pernah main main fikirkan sebelum bertindak,Ingat Keluarga kita bang " Ujar Kiki Menarik Tangan Sean pergi dari sana
Rehyan hanya diam dalam kesendirian nya
Aku harus mengingatkan Reyna ,iya aku harus mencegahnya " ujar Reyhan, iapun pergi dari sana dan menghubungi Reyna untuk bertemu di kafe
Tak butuh lama Reyhan Sudah sampai di kafe dan di ikuti oleh Reyna Yang baru saja tiba dikafe
Kita keruangan VIP saja " Ujar Rehyan menarik tangan Reyna menuju Ruangan VIP yang sudah ia siapkan sebelum ia sampai
__ADS_1
Sesampainya di ruangan itu
Ada apa Kau menyuruh ku kesini dan menarikku kesini Reyhan " Tanya Reyna bingung
Hentikan Na, kumohon hentikan " Ujar Reyhan dengan suara tercekat
Hentikan , hentikan apa Han" Tanya Reyna yang tak mengerti arah pembicaraan Rehyan
Azka sudah mengetahui semuanya Na, Azka pun sudah mengetahui jika Kau Reno dan wanita itu yang melakukan itu semua " Ujar Reyhan,
Perkataan Reyhan membuat Tubuh Reyna menegang kaku
Ia tahu semua rencana yang kalian lakukan, Reno Sedang dalam pengejaran tadi bahkan Wanita yang menyamar Jadi Celine sudah ditangkap,. " Ujar reyhan
Ku Mohon hentikan Na, Aku tak ingin kau kenapa-kenapa, sampai itu terjadi aku tak bisa melindungi mu lagi " Ujar Reyhan Tercekat
Azka sudah menyuruh semua Anggota nya untuk menangkap abangmu, Bukan hanya anggota Nya saja Tapi Seluruh Anggota Wijaya Kusuma, Bayangan dan Alrich atau pun Nugraha " Ujar Reyhan
Aku harus Menyelamatkan Reno, Dia Keluarga ku satu satunya " Ujar Reyna yang ingin keluar dari sana namun dicegah oleh Reyhan
Jangan Na, Sudah cukup" Ujar Reyhan menahan Reyna
Lepas Han aku harus menyelamatkan Reno dia Abang ku dia Keluarga ku satu satunya " Ujar Reyna
Kau menyelamatkan dia terus bagaimana dengan mu Na, Bagaimana dengan Bie dan diriku ha " bentak Reyhan Emosi membuat Reyna diam terkejut
Kau memikirkan Abang yang selama ini tak pernah memikirkan mu, Bagaimana Dengan Bie, yang selama ini ada untuk mu Membantu dirimu bangkit dan kau khianati dia, Terus sekarang Kau ingin Menyelamatkan Abangmu itu, Dan mempertaruhkan Nyawamu Apa kau fikir bie tak kan kecewa Na, dia kecewa Na, dia kecewa kau terlibat dalam masalah itu dia pun akan Sedih melihat kau dihukum dengan suaminya , dan diriku akan lebih kecewa dan Menyesal lagi ketika membiarkan dirimu bertingkah Bodoh seperti itu Na" Teriak Reyhan melepaskan genggaman tangannya Dan meninju dinding yang ada disampingnya
Aku mengerti posisi mu, dia memang Keluarga mu satu satunya tapi Coba kau renungkan Siapa Yang selama ini ada untukmu melindungi mu bahkan sampai sekarang dia Masih memikirkan dirimu, Agar kau Dan mereka semua tetap bersama Na, Jangan bodoh mengikuti Hawa Nafsu dan dendam Na " Ujar Reyhan Ia pergi dari sana namun saat ia membuka pintu ia berpapasan dengan Kiki
Mau Apa kau kemari " Tanya Reyhan
Meyakinkan calon kakak iparku agar Tak bodoh dalam berfikir dan berjalan, " Ujar Kiki
Ya sudah jaga dia, Aku pergi " Ujar Reyhan pergi
Ya pergilah Habisi emosi setan mu itu dan berteriak-teriak sesukamu " Ujar Kiki, yang sudah masuk kedalam melihat Reyna diam terpaku
Kak " Ujar Kiki lirih
Reyna menengok ke arah Kiki
mereka diam beberapa menit
Kenapa melakukan itu, bukan kah kakak yang dulu berpesan untuk menjaga Bie, kenapa kakak yang berkhianat padanya " Ujar Kiki lirih dengan mata berkaca-kaca
Maaf " Ujar Reyna tercekat
Tau kah kakak, Awalnya kami Semua tak percaya kak, Bahkan Bang Reyhan yang mengetahui akan hal itu lebih dulu Bungkam, Menutupi kelakuan Kakak, Karena Ia tak percaya Kakak berkhianat kepada Bie "Ujar Kiki
Namun Azka, Azka Sudah merasakannya Jika Kakak Sudah berkhianat, Azka mencari tau sendiri, Dan kakak masih ingat luka Yang ada dibibir Bang Rey beberapa Minggu lalu " Ujar Kiki diangguki oleh Reyna
Itu ia dapat Dari Azka Kak, Azka menghajar Bang Rey karena menutupi pengkhianatan kakak, Azka juga hampir ingin membunuh mu saat itu kak namun Bang Rey Mencegahnya , dan bertepatan juga Bie datang menangis meminta Azka untuk tidak menyakiti mu kala itu " Ujar Kiki Air mata yang ia tahan pun keluar
Tapi apa, Sekarang pun kau masih terlibat, dan membuat Azka geram dan ingin menghukum mu dan lagi lagi Abang Rey Mencegah nya ia bersimpuh di hadapan Azka meminta dirimu Agar tak ikut dihukum kak, Ia tak ingin wanita yang ia cintai selama ini harus terluka ataupun mati oleh saudaranya ia tak ingin itu terjadi, Jadi ku mohon kak, sudahi, biar lah Reno menerima hukuman nya karena itu patut ia dapatkan selama ini " Ujar Kiki Memegang tangan Reyna dengan isakan
Ku Mohon kak, sudahi, aku tak ingin melihat Abangku terluka lebih parah karena terus menerus membela kesalahan mu hiks hiks " Ujar Kiki terisak lebih kencang membuat Reyna tak kuasa dan menyesal
__ADS_1
Maafkan ku, maafkan kesalahan ku hiks hiks " Ujar Reyna memeluk kiki