Hijabagent

Hijabagent
part115


__ADS_3

Ke esokan hari nya


Azka Sudah bersiap siap untuk pergi


Mas, mas beberapa lama di Indonesia " Tanya Arsy dengan tangannya merapihkan Baju sang suami yang di pakai


1 Minggu sayang " Ujar Azka Tersenyum menatap Arsy Walaupun sejujurnya ya Khawatir dengan keadaan sang istri


Baiklah, cepat lah kembali setelah itu " Ujar Arsy tersenyum menatap Azka mereka saling bertatapan


Pasti, dan pastikan Istri mas ini baik baik saja, apapun yang terjadi dan apapun yang kamu dengar Diluar sana percayalah bahwa suami mu ini Akan kembali " Ujar Azka dengan mengelus pipi sang Istri


Arsy mengangguk tersenyum


Iya Mas, Als Akan menunggu mas dan akan percaya dengan suami als ini " Ujar Arsy, ia memeluk suaminya


Rasanya mas, enggan untuk meninggalkan mu Sayang " Batin Azka


Oek oek oek


Boy, Baba mu baru saja memeluk Umma kamu untuk perpisahan kamu sudah Menangis ,. " Ujar Azka Ketika pelukan Sang istrinya terlepas dan melihat sang istri menghampiri sang putra yang menangis


Baba, aku juga ingin dipeluk, sebelum baba pelgi " Ujar Arsy menirukan suara bayi


Baiklah kemari Baba akan memeluk Ratu dan pangeran baba biar adil " Ujar Azka merentangkan tangannya untuk memeluk sang istri yang menggendong putranya


Satu Minggu oke, Abang jangan rewel jangan membuat Umma Kelelahan " Ujar Azka Mengelus kepala sang putra


Iya baba, Abang Azzam gak rewel dan gak bakal bikin Umma kelelahan " Ujar Arsy menirukan suara bayi


Azka mencium kening putra nya dan mencium pucuk kepala Arsy


Sayang berjanji lah Untuk selalu baik baik saja, satu Minggu mas tak mau mendengar kamu kenapa kenapa " Ujar Azka lirih, ia berat sangat berat meninggalkan Istrinya itu


Iya mas iya, " Ujar Arsy tersenyum lembut


tak lama terdengar suara ketukan pintu


Ka, udah siap belum ini sudah waktunya berangkat " Ujar Armanza dari luar


Ya bang, " Ujar Azka, ia pun melepaskan pelukannya


Jangan ikut kebandara tetap disini Saja,. " Ujar Azka


Tapi mas " Ujar Arsy ingin menolak ,ia ingin mengantar kan Suami nya ke bandara


Mas tak mengizinkan sayang jadi menurut oke " Ujar Azka tak ingin dibantah


Baiklah, Hati hati dijalan " Ujar Arsy diangguki oleh Azka,


Azka pun keluar dari kamar menuju kebawah


Bie tak ikut " tanya armanza tatkala melihat Azka turun sendiri


Tidak bang, lebih baik dia tidak ikut, agar aku juga meninggalkan nya tak berat " Ujar Azka


Baiklah, Ayo, kita berangkat sekarang, Bang Alex ia sudah menunggu Di jet nya " Ujar Armanza

__ADS_1


Ayo,. " Ujar Azka


mereka berdua pun pergi menuju ke bandara sesampainya dibandara


Terlihat semua keluarga kumpul disana


Loh Bie tak ikut mengantar " Tanya Reyna


tidak lebih baik dia beristirahat,. " Ujar Azka dingin


Ku harap kau tak terlibat lagiReyna, Jika itu terjadi aku tak bisa memaafkan mu, walaupun saudaraku sendiri yang meminta nya kepadaku " Gumam Azka menatap wajah Reyhan didepannya, Gumaman itu pun dapat didengar oleh Reyhan dan Reyna


Flashback


Dia terlibat " Ujar Azka


Ya, Abang nya saja terlibat pasti adiknya juga terlibat " Ujar Sean sinis


Tapi dia tak setuju akan hal itu ka " Ujar Reyhan membela


Setuju atau pun tidak tapi lihat lah dia ada disana yang berarti dia berkhianat" Ujar Sean


Reyhan hanya diam dengan tangan mengepal


Apa Kau akan tetap menghukum nya Azka " Ujar Reyhan menatap tajam ke arah Azka


Kenapa Abang bertanya seperti itu kepada Azka, apa Abang menyukai Sahabat pengkhianat ku itu " Ujar Kiki yang baru masuk


Ya, dan aku minta Dengan sangat tolong keringananmu Ka " Ujar Reyhan lirih


Apa pendengaran ku tidak salah Reyhan, Kau menyukai Gadis pengkhianat itu " Ujar Sean Menatap Tajam ke arah Reyhan


Kita lihat Sejauh mana ia terlibat Dan Sejauh mana ia Berkhianat Jika Ia tetap terlibat Dengan masalah ini, Dia harus menerima konsekuensinya, Walaupun Kau menyukai nya Bang Rey, " Ujar Azka tegas


Reyhan berjalan kearah Azka dan berjongkok dihadapan nya


Ku mohon Azka, " Ujar Reyhan lirih


Bang " Teriak Kiki


Diam kiya " Ujar Reyhan tajam


Katakan padanya berhenti, namun jika dia masih terlibat dengan selanjutnya Maka Maaf, Aku tak ingin Melihara ular di Keluarga ku Bang Rey " Ujar Azka Tegas nan tajam setelah itu pergi dari sana meninggalkan mereka


Otak mu Konslet tah Rey " Ujar Sean menatap Reyhan jengkel


Udah Bang se, percuma jika sudah konslet karena cinta mah Kita saudaranya tak kan didengar,


Pastikan apa yang dikatakan oleh Azka tadi tidak terjadi bang sampai itu terjadi bukan hanya dia saja dihukum dirimu juga pastinya dihukum tanpa memandang Keluarga ingat Azka tak pernah main main fikirkan sebelum bertindak,Ingat Keluarga kita bang " Ujar Kiki Menarik Tangan Sean pergi dari sana


Rehyan hanya diam dalam kesendirian nya


Aku harus mengingatkan Reyna ,iya aku harus mencegahnya " ujar Reyhan, iapun pergi dari sana dan menghubungi Reyna untuk bertemu di kafe


Tak butuh lama Reyhan Sudah sampai di kafe dan di ikuti oleh Reyna Yang baru saja tiba dikafe


Kita keruangan VIP saja " Ujar Rehyan menarik tangan Reyna menuju Ruangan VIP yang sudah ia siapkan sebelum ia sampai

__ADS_1


Sesampainya di ruangan itu


Ada apa Kau menyuruh ku kesini dan menarikku kesini Reyhan " Tanya Reyna bingung


Hentikan Na, kumohon hentikan " Ujar Reyhan dengan suara tercekat


Hentikan , hentikan apa Han" Tanya Reyna yang tak mengerti arah pembicaraan Rehyan


Azka sudah mengetahui semuanya Na, Azka pun sudah mengetahui jika Kau Reno dan wanita itu yang melakukan itu semua " Ujar Reyhan,


Perkataan Reyhan membuat Tubuh Reyna menegang kaku


Ia tahu semua rencana yang kalian lakukan, Reno Sedang dalam pengejaran tadi bahkan Wanita yang menyamar Jadi Celine sudah ditangkap,. " Ujar reyhan


Ku Mohon hentikan Na, Aku tak ingin kau kenapa-kenapa, sampai itu terjadi aku tak bisa melindungi mu lagi " Ujar Reyhan Tercekat


Azka sudah menyuruh semua Anggota nya untuk menangkap abangmu, Bukan hanya anggota Nya saja Tapi Seluruh Anggota Wijaya Kusuma, Bayangan dan Alrich atau pun Nugraha " Ujar Reyhan


Aku harus Menyelamatkan Reno, Dia Keluarga ku satu satunya " Ujar Reyna yang ingin keluar dari sana namun dicegah oleh Reyhan


Jangan Na, Sudah cukup" Ujar Reyhan menahan Reyna


Lepas Han aku harus menyelamatkan Reno dia Abang ku dia Keluarga ku satu satunya " Ujar Reyna


Kau menyelamatkan dia terus bagaimana dengan mu Na, Bagaimana dengan Bie dan diriku ha " bentak Reyhan Emosi membuat Reyna diam terkejut


Kau memikirkan Abang yang selama ini tak pernah memikirkan mu, Bagaimana Dengan Bie, yang selama ini ada untuk mu Membantu dirimu bangkit dan kau khianati dia, Terus sekarang Kau ingin Menyelamatkan Abangmu itu, Dan mempertaruhkan Nyawamu Apa kau fikir bie tak kan kecewa Na, dia kecewa Na, dia kecewa kau terlibat dalam masalah itu dia pun akan Sedih melihat kau dihukum dengan suaminya , dan diriku akan lebih kecewa dan Menyesal lagi ketika membiarkan dirimu bertingkah Bodoh seperti itu Na" Teriak Reyhan melepaskan genggaman tangannya Dan meninju dinding yang ada disampingnya


Aku mengerti posisi mu, dia memang Keluarga mu satu satunya tapi Coba kau renungkan Siapa Yang selama ini ada untukmu melindungi mu bahkan sampai sekarang dia Masih memikirkan dirimu, Agar kau Dan mereka semua tetap bersama Na, Jangan bodoh mengikuti Hawa Nafsu dan dendam Na " Ujar Reyhan Ia pergi dari sana namun saat ia membuka pintu ia berpapasan dengan Kiki


Mau Apa kau kemari " Tanya Reyhan


Meyakinkan calon kakak iparku agar Tak bodoh dalam berfikir dan berjalan, " Ujar Kiki


Ya sudah jaga dia, Aku pergi " Ujar Reyhan pergi


Ya pergilah Habisi emosi setan mu itu dan berteriak-teriak sesukamu " Ujar Kiki, yang sudah masuk kedalam melihat Reyna diam terpaku


Kak " Ujar Kiki lirih


Reyna menengok ke arah Kiki


mereka diam beberapa menit


Kenapa melakukan itu, bukan kah kakak yang dulu berpesan untuk menjaga Bie, kenapa kakak yang berkhianat padanya " Ujar Kiki lirih dengan mata berkaca-kaca


Maaf " Ujar Reyna tercekat


Tau kah kakak, Awalnya kami Semua tak percaya kak, Bahkan Bang Reyhan yang mengetahui akan hal itu lebih dulu Bungkam, Menutupi kelakuan Kakak, Karena Ia tak percaya Kakak berkhianat kepada Bie "Ujar Kiki


Namun Azka, Azka Sudah merasakannya Jika Kakak Sudah berkhianat, Azka mencari tau sendiri, Dan kakak masih ingat luka Yang ada dibibir Bang Rey beberapa Minggu lalu " Ujar Kiki diangguki oleh Reyna


Itu ia dapat Dari Azka Kak, Azka menghajar Bang Rey karena menutupi pengkhianatan kakak, Azka juga hampir ingin membunuh mu saat itu kak namun Bang Rey Mencegahnya , dan bertepatan juga Bie datang menangis meminta Azka untuk tidak menyakiti mu kala itu " Ujar Kiki Air mata yang ia tahan pun keluar


Tapi apa, Sekarang pun kau masih terlibat, dan membuat Azka geram dan ingin menghukum mu dan lagi lagi Abang Rey Mencegah nya ia bersimpuh di hadapan Azka meminta dirimu Agar tak ikut dihukum kak, Ia tak ingin wanita yang ia cintai selama ini harus terluka ataupun mati oleh saudaranya ia tak ingin itu terjadi, Jadi ku mohon kak, sudahi, biar lah Reno menerima hukuman nya karena itu patut ia dapatkan selama ini " Ujar Kiki Memegang tangan Reyna dengan isakan


Ku Mohon kak, sudahi, aku tak ingin melihat Abangku terluka lebih parah karena terus menerus membela kesalahan mu hiks hiks " Ujar Kiki terisak lebih kencang membuat Reyna tak kuasa dan menyesal

__ADS_1


Maafkan ku, maafkan kesalahan ku hiks hiks " Ujar Reyna memeluk kiki


__ADS_2