Hijabagent

Hijabagent
part129


__ADS_3

setelah makan Azzam dan Melva pun pergi dari Rumah makan itu


Azzam ngantuk, jika ngantuk tidur lah nanti Anty gendong " Ujar Melva


tidak anty, mataku masih kuat " Ujar Azzam menyengir


baik lah " Ujar Melva


mereka berdua pun masuk kedalam mobil dan pergi dari Rumah makan itu


Jarak jauh Nzi, wanita itu bukan wanita biasa, instingnya pasti kuat " Ujar Azka di earphonenya


Baik tuan " Ujar Enzi


tak butuh waktu lama Melva dan Azzam sudah sampai di komplek perumahan


Melva yang melihat spion mobil pun mengangkat alisnya


seperti nya motor itu mengikuti ku " Ujar Melva


Enzi kau berjalan lurus cepat seperti nya wanita itu curiga dengan mu " Ujar Azka


Baik tuan, kebetulan Rumah Andreas di kompleks ini " Ujar Enzi ia pun melajukan motornya menuju Ke rumah ujung


Kenapa anty " Tanya Azzam


Ah tidak boy, Anty pikir tadi kita diikuti ternyata pemikiran anty salah hehehe " Ujar Melva ia pun memencet klaksonnya agar Satpam yang menjaga rumahnya membuka pintu gerbang setelah pintu gerbang terbuka Melva Masuk kedalam rumah itu


kita susul Enzi " Ujar Azka Diangguki bobo


Saat melewati rumah itu Azka menatap ke dalam tepat Azzam sedang Ingin masuk kedalam rumah


Putra ku " Batin Azka


mobil bobo pun terparkir di halaman rumah Andreas


...


Tuan, ada apa sebenarnya, Enzi bilang Kalian bertemu dengan Tuan muda Azzam , dan dia berada di kompleks ini, " Ujar Andreas


ia Andreas, putraku tinggal di komplek ini " Ujar Azka


Tapi tuan selama 2 tahun ini saya tidak pernah bertemu dengan Tuan muda ataupun Nyonya " Ujar Andreas


Apalagi Rumah yang disebut kan oleh Enzi itu adalah Rumah Malvin dan4 Saudara nya jika memang Nyonya Ada di Rumah itu selama ini pasti saya tau Tuan, "ujar Andreas


Tapi jelas jelas, tuan muda ada disana Andreas " Ujar Enzi kekeh


tak lama istri Andreas keluar membawa kan minuman


Benar kata Enzi ndres , Azzam ada dirumah itu, Kami melihat nya sendiri dia bersama Wanita yang bernama Melva, orang yang selama ini kita cari " Ujar Azka dingin


Istri yang mendengar perkataan Azka dia bingung


Ini minumnya tuan " Ujar Istri Andreas


Tapi tuan Jika memang Nyonya ada Disina aku tak mungkin tidak tau, apalagi Melia Istri Malvin berteman dengan Istriku sudah cukup lama saat mereka kuliah " Ujar Andreas

__ADS_1


sebenarnya ada apa mas, kenapa mas menyebutkan nama Melia " Ujar Sang istri


Ini sayang, tuan Azka mengatakan jika istri dan anaknya tinggal dirumah Malvin selama ini " Ujar Andreas


Memang jika saya boleh tau, siapa nama anak serta istri tuan " Tanya Istri Andreas karena ia sering sekali mendengar cerita sang suami tentang bosnya ini tapi ia tidak pernah tau siapa nama istrinya


Arsyla dan Moreno Azzam " Ujar Azka


Mereka anak dan istri tuan " Ujar Istri Andreas terkejut


Iya, apa kau tau " tanya Azka


Sayang kamu tau dengan mereka " Ujar Andreas


Sang istri mengangguk


Aku pernah bertemu dengan kak Arsy saat Melia dan Malvin menikah, saat itu kamu masih ada di Amsterdam aku pernah cerita kan jika mereka menikah " Ujar sang istri Andreas mengangguk


Nah saat itu aku bertemu dengan mereka, Azzam saat itu masih berumur 3 tahun lebih kalau tak salah, itu pertama kali nya saat meta menikah 6 bulan itu kamu saat itu juga lagi keluar kota mas, aku bertemu lagi dengan kak Arsy bahkan kami sempat mengobrol cukup lama " Ujar Sang istri Andreas


Kamu tau dimana Nyonya Arsy tinggal yang " Ujar Andreas


dibandung sekarang juga Melia sedang dibandung, mereka tiap weekend atau bulan tertentu pasti ke bandung, " Ujar Istri Andreas


Mereka ber4 saling tatapan


Kami akan kebandung tuan" Ujar Enzi dan Andreas semangat


Sayang kamu tau tempatnya tidak " tanya Andreas menatap sang istri


dibalas dengan gelengan kepala


Bo, lacak " Ujar Azka


Bobo pun langsung melacaknya


Aku menemukan nya tuan " Ujar Bobo tersenyum


Ayo En, kita kesana kita selidiki dulu, tuan sebaiknya anda kembali ke rumah, biar kami Yang menyelidiki " Ujar Andres


Tidak aku ingin ikut, " Ujar Azka dingin


Tuan , kita berdua selediki dulu, jika memang benar benar positif baru kita akan mengabari tuan " Ujar Enzi membujuk Sang bosnya itu


Saya katakan tidak ya tidak, saya ingin ikut ke bandung, kau bobo tetap di Jakarta awasi putraku " Ujar Azka tajam mereka pun hanya pasrah mengangguk


...----------------...


...----------------...


Skip


Mereka sudah sampai Di Bandung sejak Pukul 4 dini hari


Bahkan mereka sudah berada di penginapan itu dan sekarang jam menunjukkan pukul 7 pagi


Enzi kau cari dimana istriku tinggal " Ujar Azka

__ADS_1


Baik tuan " Ujar Enzi namun sebelum itu mereka mendengar Suara mengaji


Mereka bertiga diam mematung


Apa kalian dengar itu, itu suara istriku " Ujar Azka pelan dia menoleh kanan kiri Mencari asal suara itu


Tuan, di disana " Ujar Enzi gugup menunjuk kearah Pondokan bambu yang tak jauh dari mereka


Deg


Azka dengan cepat berdiri dan berjalan dengan tertatih menuju Pondokan bambu itu saat sudah sampai ia langsung memeluk Wanita yang mengaji itu membuat wanita itu terkejut


Astaghfirullah " Ujar wanita itu


Sayang maafkan aku " Ujar Azka dengan suara tercekat


Wanita itu yang tau siapa orang yang memeluk nya langsung tubuh nya bergetar hebat


Mas El " Ujar lirih wanita itu dan jatuh pinsan


Sayang, sayang bangun " Ujar Azka panik menatap sang istri yang tiba tiba pingsan


Nona " Ujar Mereka Berdua


Kakak " Teriak Seorang wanita yang berlari menuju kepondok itu


Siapa kalian " Ujar wanita itu


astaghfirullah Kak Arsy, Mas Malvin " Teriak wanita itu memanggil suaminya yang sedang bermain dengan putranya


Sayang bangun sayang " Ujar Azka dengan suara bergetar


Ada apa sayang, " Ujar Malvin namun sedetik kemudian ia terkejut


Siapa kalian, kakak" Ujar Malvin. terkejut melihat kakaknya pinsan


Kau " Ujar Malvin terkejut melihat laki laki yang memangku Arsy


namun Azka sama sekali tak menggubris Malvin dia masih tetap menepuk pipi sang istri agar bangun


Melia, hubungi dokter Fani sekarang " Ujar Malvin,Melia pun langsung Berlari ke rumah dengan menggendong sang anak


Malvin tanpa babibu langsung menggendong Arsyla


Mau kau bawa kemana istri ku ha... "Marah Azka


Kakakku harus diperiksa, jika hanya dibiarkan seperti tadi bisa bisa nyawanya terancam " ujar Malvin melangkah pergi meninggalkan mereka bertiga


Malvin membawa Arsy ke rumah mereka bertiga pun mengikuti Malvin Azka yang tertatih Enzi dengan cepat mengambil Kursi roda sang bos


Tuan duduk lah " Ujar Enzi


Tidak Zi, akh " ringis Azka ia ingin jatuh namun Andreas yang ada di samping nya dengan gesit menangkap tubuh sang bos


Jangan ngeyel tuan, " Ujar Andreas menduduki sang bos setelah itu mereka bertiga mengikuti Malvin


sesampainya di dalam rumah

__ADS_1


Kenapa dengan kakak bang" Teriak Meta yang dari dapur ia terkejut melihat Malvin menggendong Kakaknya dengan menangis


Cepat Melia hubungi dokter Fani hiks " Ujar Malvin teriak dengan tangisannya


__ADS_2