
Arsy pun tersenyum mengangguk
" jadi kita akan mengumumkan nya bahwa bayi kecil ini adalah cucuku"@ ujar baba mencium Azzam
" putraku tanggung jawab mu bertambah sekarang"@ ujar regan berbisik dan diangguki oleh Azka..
"persiapkan untuk semuanya jangan ada yg gagal terutama masalah penjagaan dan pengawasan"@ ujar Ari dan diangguki oleh mereka
" siap master laksanakan"@ ujar mereka serentak
Azzam terkejut karena suara mereka yg mengganggu tidurnya
oek oek oek
"cup cup cup anak ganteeeng anty sama uncle nya ribut banget ya sayang maaf ya"@ujar Arsy tersenyum tulus membuat mereka semua menatap arsy tersenyum jg
"akan aku pertahankan senyuman ini"@batin Azka tersenyum melihat sang istri tersenyum bahagia
" no anty ya tapi mommy len"@ ujar elen tersenyum
" bener tu manggil Dady no uncle oke boy"@ ujar Sean
" ya udah terserah mau dipanggil momy mama Mimi bunda Dady papi papa ayah terserah kalian yg penting jangan baba sama Uma aja apalagi ibu karena itu panggilan untuk kami berdua dan ibu kandungnya"@ ujar Azka
" siap baba"@ ujar Arsy sambil memainkan tangan Azzam
mereka pun berbincang sampai saat waktu sudah sore
" ganteng nya omamy kita mandi dulu yuk ini udah sore "@ ujar mymom memainkan tangan Azzam
" ya udah yuk Azzam mandi dulu sama omamy omah dan granna ya udah sore sayang "@ ujar mama eliza yg menggendong sang cucu mereka bertiga berdiri dan memandikan sang cucu dikamar arsy
" jadi kalian berdua setelah ini bagaimana "@ujar Regan
" Azka terserah als aja pah mau nya gimana dan nyaman nya kemana yg penting Dy seneng"@ ujar Azka menatap wajah sang istri tersenyum manis menurut nya itu lebih dari segalanya
"loh kok als ms "@ujar Arsy bingung
" sayang sekarang yg utama itu kenyamanan km dan Azzam jadi menurut km mau kemana ms nurut "@ ujar Azka tersenyum
" makasih ms makasih dimana aja asal sama ms sama Azzam als nyaman kok"@ujar Arsy tersenyum memeluk sang suami
" sebaiknya untuk sementara waktu kalian tinggal disini dulu toh kesehatan bie masih terus harus dipantau apa LG dengan Azzam setidaknya disini bisa gantian menjaganya"@ujar Edward
" ya benar kata kakek mu bie ka "@ ujar oma
__ADS_1
" ya sebenarnya sih mau Azka gitu tapi terserah di als nya.. gimana sayang"@ ujar Azka yg masih memeluk arsy
" ya sudah gimana baik aja ms als ikut"@ ujar Arsy tersenyum
" bang Alex bang arkans gak mau ngmng nih apa bie yg ngomng "@ ujar Arsy tersenyum
" ngmng apa bie"@ ujar Arkansas gugup
" gx ada yg mau diomongin kok"@ ujar Alex
" km jg gx mau ngmng nih bang Rey "@ ujar Azka tersenyum
" lah kenapa sama dengan ku jg"@ ujar Rey bingung
" walaupun menyukai lawan jenis dalam diam itu masih dikategorikan zina kan bie"@ celetuk Zakiyah
" ya dong zina hati namanya"@ ujar darel tersenyum jahil
" bang Axel "@ panggil Arsy
" yes sayang kenapa"@ ujar Axel
" apa kita mempunyai saudara laki-laki yang Cemen tak bernyali bang"@ sindir Arsy
mereka pun tertawa terbahak-bahak kecuali Alex Arkansas dan reyhan
" anda jg sadar diri "@ ujar Arkansas menoyor kepala farell
" loh kalo saya mah sudah ngmng ya tapi kata pihak orang tua nunggu yg lebih tua dulu dan kebetulan Felly nya setuju Dy jg nunggu kakak kembarnya dulu"@ ujar farell menyindir LG
" terus ketawa terus"@ ujar Alex kesal
" ya terus terus gantung terus zina hati terus"@ sindir Arsy tersenyum dan membuat mereka terbahak bahak LG sampai Celine ingin ketoilet
" duh Sampek beser aku bhahaha"@ ujar Celine dan berlari ketoilet
sedangkan Azka tersenyum lembut menatap sang istri yg tertawa bahagia tanpa beban
" tak kan ku biarkan ada air mata luka lagi diwajahmu sayang"@ batin Azka menatap Arsy tanpa berkedip
" apapun itu asal kau bahagia seperti ini akan Abang lakuin de"@ celetuk Arkansas tersenyum
mereka yg tertawa seketika terdiam saat Arkansas berkata Arsy pun tersenyum kearah abng nya itu
" bahagianya Dede melihat Abang bahagia dengan pilihan Abang jadi jangan menunda-nunda nya bang itu tidak baik"@ ujar Arsy
__ADS_1
" baiklah setelah selesai Azzam aqiqah kita akan membahas pernikahan Abang dengan kakakmu "@ ujar Arkansas tersenyum lembut
" gx lamaran dulu bang kans"@ ujar vei
" untuk apa lamar lamaran wong orangnya disini keluarganya dsini tinggal mintak aja terus dilangsungkan "@ ujar Arsy tersenyum dan menatap kearah Darren dan berjalan ke arahnya sheyla pun mengikuti Arsy berjalan ke arah ibu tiwi ya mereka berdua memang sudah berencana untuk melakukan nya namun kehalang dengan adanya masalah kemarin saat mereka duduk di hadapan Arsy dengan Darren sheyla dengan ibu tiwi
Eliza Diana dan Dania pun turun karena dapat pesan dari sheyla agar cepat untuk keruangan keluarga
" ajho Darren Hayes Aditama saya putri dari keluarga Wijaya Kusuma datang menghadap dirimu untuk melamar dan sekaligus meminta agar dirimu merestui keinginan Abang saya yg bernama Dion Arkansas Wijaya Kusuma untuk menikahi serta menjadi pendamping dari adik anda yg bernama Dwita Arlen Atmaja "@ ujar Arsy tersenyum lembut menatap Darren yg ada dihadapan nya
" dan ibu tiwi Atmaja saya menantu pertama dan kakak perempuan pertama dari keluarga Wijaya Kusuma saya duduk disini untuk meminta doa dan restu dari ibu untuk merestui adik ipar saya dengan putri pertama ibu yaitu Dwita Arlen Atmaja untuk menikah serta mendampingi adik ipar saya yaitu Dion Arkansas Wijaya Kusuma menemani dalam keadaan suka mau pun duka senang mau pun sakitnya "@ ujar sheyla tersenyum lembut menatap ibu tiwi yg berkaca kaca sedangkan Arlen Dy terkejut melihat dan mendengar perkataan bie dan sheyla
" gimana mbak direatuin gx ini lamaran "@ ujar Diana tersenyum sambil menggendong sang cucu
" eh iya ibu Sampek gx bisa berkata kata LG sangking kagetnya "@ ujar ibu tiwi berkaca-kaca
" ya nak ibu merestui adik ipar mu untuk menikahi putri pertama ibu ibu titip Dy tolong tegur Dy jika Dy salah Arkansas "@ ujar ibu tiwi menatap Arkansas
Arkansas pun langsung duduk disamping kakak iparnya dan memegang tangan calon mertuanya
" ya Bu insyaallah Arkansas akan menjaganya@ ujar Arkansas
" bang ini bie diterima gak ini udah pegel tau menunggu gini bie butuh jawaban dan restu ini dan jawaban nya harus iya"@ujar Arsy tersenyum
" lah kok gitu "@ ujar Darren bingung
" ya lah kak Arlen kan kakak ku jadi harus direstuin udah sih bang jawab ihhh "@ ujar Arsy gregetan pasalnya Dy deg-degan
" kans sini duduk dsamping adikmu ini"@ ujar darren Arkansas pun nurut
" Dion Arkansas adikmu ini baru saja melamar adik perempuan pertama ku untuk menjadi pendamping mu dan aku merestui mu tapi jika suatu saat kau sudah lelah atau bosan atau apalah itu kembali kan Dy kepadaku karena akulah keluarganya aku lah tempat Dy pulang jadi tolong jaga Dy lindungi Dy semana kau melindungi ke 4 wanita yg ada dikeluarga mu"@ ujar darren tegas
" ya Jho saya akan berusaha untuk memberikan yg terbaik untuknya dan insyaallah saya tak kan memulangkan nya dalam keadaan saya bosan lelah ataupun itu"@ ujar arkansa tenang
"baiklah duduk lah sana kalian berdua"@ ujar Darren
Arkansas kembali ketempat duduknya sedangkan Arsy menuju ke arah Arlen yg baru saja di peluk oleh Diana Dania dan sheyla
" selamat datang dikeluarga Wijaya Kusuma kakakku "@ ujar Arsy dan memeluk Arlen dengan erat
" terimakasih bie"@ ujar Arlen menangis
" jangan nangis dong duh ini bisa gagal kalo kakak nangis ntr batal restu dari ibu sama ajho nya "@ ujar Arsy panik
"ini bukan nangis karena sakit itu terharu Arsyla"@ ujar elen kesal dan mereka pun tertawa bahagia
__ADS_1
?!@($-)✓
letak kebahagiaan itu bagaimana kita bisa membahagiakan diri kita sendiri dan orang lain☺️