
1.5 tahun
Seorang pria berdiri dengan satu tangan memegang tongkat memandang keluar gedung
Sayang kamu dimana " Lirih sang pria
Assalamualaikum kak Azka " Ujar seorang gadis yang baru saja masuk ke dalam ruangan itu
waAlaikum salam, mau apa kau kesini Rose " Ujar pria itu dingin
Emb, aku ingin mengantarkan makanan kak, Kata Tante Eliza kakak belum sarapan tadi " Ujar Gadia itu yang bernama Rose
Pergilah, " Ujar Azka dingin
Baik, aku akan pergi setelah kakak sarapan " Ujar Gadis itu mendekati Azka ingin menyentuh bahu Azka
Jangan menyentuh ku Rose, Aku ini suami beristri " Ujar Azka tajam
Suami beristri, Kak kakak sadar Arsy sudah pergi dan membuang kakak, Ken" Ujar Rose terpotong dengan bentakan Azka
Cukup Rose, aku sudah muak dengan ucapan dan sifat mu selama ini ,Aku dan Arsy masih sah jadi suami istri " Bentak Azka
Azka , jaga nada bicaramu " Ujar Seorang wanita paruh baya Yang baru saja masuk ke ruangan itu
Bawa wanita ini keluar ma " Ujar Azka dingin
Tidak, mama tidak akan membawa Rose keluar karena memang dia pantas untukmu " Ujar Eliza
Ma, aku ini masih Suami Arsy ma, Apa apaan mama memantaskan dia untukku " Ujar Azka tajam
Azka, apa kamu tak juga sadar nak, wanita Bi*****b itu Tak pantas untukmu , dia sudah menceraikanmu disaat kondisi mu kritis Nak " Ujar Eliza marah
Maksud mama apa, Als menceraikan ku " Ujar Azka menatap mamanya terkejut
Iya wanita itu menceraikan mu disaat kondisi mu kritis Bahkan ia dengan terang terangan datang bersama laki laki lain Azka " Ujar Eliza marah
Tidak mungkin ma, Als tidak mungkin menceraikan ku ma " Ujar Azka tak percaya
__ADS_1
Lihat ini Azka lihat, disaat nyawa mu di ujung tanduk Dia malah memberikan surat ini kepada mama " Ujar Eliza memberikan Map berisi surat perceraian
Azka pun membukanya seketika seluruh tubuhnya melemas saat membaca isi surat itu
Tidak als, kenapa kamu melakukan ini " Ujar Azka lirih air matanya mengalir keluar
Ini, aku tidak pernah menandatangani ini, " Ujar Azka ketika ada tanda tangan miliknya
Mama menyuruh Reyhan yang menanda tangani nya agar kau dan wanita itu pisah mama tak Sudi mempunyai menantu yang seperti itu " Ujar Eliza sengit
Ma, kenapa mama melakukan nya ma " Ujar Azka menatap nya sendu
Azka, mama melakukan nya demi kamu nak, dia wanita tak tau diri dia pergi meninggalkan mu dan menyia nyiakan perjuangan mu malah datang bersama laki laki membawa surat perceraian " Ujar Eliza teriak emosi membuat Azka diam
namun tiba tiba kepalanya sakit
kak, kakak Kenapa " Ujar Rose memegang tangan Azka dan menundukkan kepalanya agar melihat wajah Rose jika dilihat dari jauh seperti mereka berciuman
bertepatan dengan pintu yang terbuka
Baba " Teriak anak kecil yang ingin turun dari kursi stoler nya namun langsung di cegah oleh seorang wanita
Als " Ujar Azka yang sadar jika ada beberapa orang yang ada di depan pintu
Sebaiknya kita pulang Bie, maaf mengganggu tuan nona Dan Nyonya Eliza " Ujar pria yang ada disamping wanita itu, mereka pun pergi dari pintu itu
Als, tunggu Als " Ujar Azka yang ingin mencoba mengejar Mereka namun ditahan oleh Eliza
Jangan untuk apa kau mengejarnya, ha, lihat dia bersama Laki laki itu nak sadarkan dirimu dia bukan wanita baik untukmu " Ujar Eliza
Cukup ma cukup, " Ujar Azka menatap Kearah mamanya
Kamu yang cukup, dia itu wanita tak ******** wanita ******* " Azka " Teriak Eliza
Jaga bicara anda nyonya Eliza, " Ujar seorang laki laki yang berdiri dibalik pintu , laki laki yang sama yang berbicara tadi
Memang seperti itu bukan, Suaminya sedang bertaruh nyawa antara hidup dan mati dia malah melayangkan surat cerai untuk putra ku, dan membawa laki laki lain dan sekarang dia kembali untuk apa haaa, " Ujar Eliza berteriak kearah laki laki itu
__ADS_1
Nona datang hanya untuk memenuhi permintaan Tuan muda Azzam tak lebih,jika nyonya berfikir Nona Adalah wanita seperti apa yang anda katakan anda salah , ," Ujar Laki laki itu
Anda tau pasti bukan, saya siapa tuan Azka, saya adalah ke5 orang yang ikut bersama nona saat 1.5, tahun lalu, Saya membawa Nona pergi hanya untuk menenangkan nona, namun saat nona mendengar berita anda kecelakaan dan jatuh kejurang dia langsung Pingsan Dan bahkan di rawat di RS yang sama dengan anda, Saat itu nona ingin menjenguk anda namun Dia tak sengaja mendengar percakapan tentang anda yang berusaha mencari nona dan malah terjadi kecelakaan disitu nona merasa sangat bersalah karena penyebab anda kecelakaan itu karena dirinya ia pun memutuskan untuk bercerai bukan karena ingin meninggalkan tuan tapi agar jika tuan selamat tuan tidak akan tau apa yang ia perjuangkan untuk anda, tuan tidak akan tau dan tidak akan menyadarinya" Ujar Laki laki itu
Menyadari menyadari apa dan kenapa dia harus menceraikan ku dan pergi " Ujar Azka bingung
Agar anda tak menyadari jika suatu saat Ginjal yang ada ditubuh anda milik nona, " Ujar Laki laki itu
Ginjal yang ada ditubuh milik Azka adalah milik Arsy maksudmu yang mendonorkan ginjal itu Arsy " ujar Eliza
Iya yang mendonorkan ginjal itu adalah nona bukan wanita penipu ini, maka dari itu ia pergi meninggalkan tuan agar tuan tak menyadari hal itu dan agar tuan bisa hidup dengan tenang tanpa ada dirinya yang menjadi beban anda " Ujar laki laki itu ia pun berjalan kearah keluar
tunggu, itu tidak mungkin kan " Ujar Azka tak percaya
Untuk apa saya berbicara dusta tuan, saya yang ada disaat dia mendonor ginjalnya saya juga yang ada disampingnya setiap saat itu " Ujar laki laki langsung pergi begitu saja karena ia mendapatkan pesan jika nonanya pinsan
Sudah banyak ya, Adikku berkorban untukmu " Ujar laki laki yang masuk saat laki laki itu keluar
Saat kecil dia yang mendonorkan darahnya,sudah besar dia juga yang mendonorkan ginjal nya, " Ujar Theo
Tapi pengorbanan nya malah dipermainkan di injak injak ah, memang takdir adikku selalu buruk ntah dikeluarga ya ntah di suami serta kakaknya " Ujar lirih Theo
Sedangkan Azka hanya diam mematung menatap kosong ke arah lantai
Aku laki laki macam apa, aku suami yang mendzolimi istriku, ya Allah " ujar Azka lirih
Nak, maaf" Ujar Eliza menatap sang putra dengan rasa bersalah karena selama 1,5 tahun itu dia yang mengatakan keburukan tentang Arsy namun selalu Arsy tepis
Pergi " Ujar Azka
Azka " Ujar Lirih mama
Pergi ma pergi " Teriak Azka kencang membuat Eliza dan rose pergi sedangkan Theo masih stay di ruangan itu
Azka memukul mukul kepalanya membuat Theo tak tega
Hentikan bodoh kau melukai dirimu sendiri " Ujar Theo
__ADS_1
Aku aku, aku sudah berkali-kali menyakiti nya Bang, aku sudah mengkhianati nya dan Sekarang pun aku menambahkan luka di hatinya " Ujar Azka lirih