
jam menunjukkan pukul satu malam
seorang gadis bangun dari tidur yang cukup tidak nyenyak
Dy meraih hp dan menghubungi seseorang
" hallo assalamualaikum "@ ujar sang gadis
"waAlaikum salam sy"@ ujar seseorang yg diujung telpon ya gadis itu ada lah Arsyla
" Abang baik" aja "@ujar Arsy dengan sedikit gelisah ntah fikiran ny sedari tadi mengarah ke orang ini
" emb seperti nya tidak sy"@ ujar seseorang itu
" beri tanda ke"@ sebelum melanjutkan perkataannya Arsy mendengar suara tembakan yg cukup nyaring membuat dia langsung bergegas berdiri dan bersiap"
tanda merah itu topengnya
dengan gerakan cepat Dy buka tirai jendela kamarnya dan melompat dari lantai 4 ke lantai satu dan mendarat dengan sempurna seblm itu Dy sudah mengirimkan pesan kepada keluarga karna Dy tau jika saat Dy melompat nenekny melihatnya
dengan cepat Dy mengendarai motor trail nya
dan melajukan motorny keluar mansion gx lewat gerbang ya tapi lewat jalan rahasia karna lebih mempercepat waktu
__ADS_1
sedangkan didalam Mansion
dengan tergesa" seorang wanita baya yg tak lain sang nenek menaiki lift dan berlari kearah kamar cucunya dan seketika Dy melihat sang cucu sudah tak ada LG dikamar dan melihat layar laptop cucunya terbuka dan terdapat tanda bahaya segera Dy meneriaki semua orang yg dsana
" kenapa nek tengah malem teriak" ini masih malem kalau mau bangunin buat subuhan mah "@ujar angkasa
" ada apa sayang kenapa ibu teriak" hemm"@ujar sang kakek yg masih dengan muka ngantuk nya
"Arsyla salshabiella Az-Zahra putri Wijaya gak ada dikamar nya dan lihat ini ada tanda bahaya yg disematkan untuk para anggotanya cari cucuku jangan sampai Dy terluka "@teriak sang nenek membuat mereka semua sadar dan tergopoh-gopoh sedangkan sang kakek itu hanya santai dan melihat hp ny ternyata cucunya sudah memberikan pesan terlebih dulu
" Axel periksa siapa orang yg terakhir dihubungi adikmu Dy tak mungkin pergi dan membuat sang nenek mu kehebohan seperti ini jika itu bukan orang dalam"@ ujar sang kakek yg paham betul tabiat sang cucu
dengan gerakan cepat Axel melacaknya
"terakhir yg dihubungi nomor yg tak tercantum atas nama siapa kek namun titik keordinasi Dy berada di di bagian Utara"@ ujar Axel
" coba hubungi Reyna apa Dy tau tentang ini"@ ujar sang baba dengan gerakan cepat armanza menelpon reyna
" Rey bie dmna"@ ujar armanz
" gua ketemu koordinasi nya Dy **** andres Andres sempat yg Dy hubungi dan setelah itu sinyal Andres hilang "@ ujar Arlen
"kalian fokus dengan titik koordinasi terus berikan itu ke kami dan hubungi Enzi dan bobo "@ ujar Axel yg mengambil alih telpon itu dan Dy langsung pergi bersama para saudaranya
"sedangkan di kediaman dirgantara
"kenapa perasaan ku tidak enak ya Allah ada apa ini ya Allah lindungilah keluarga ku dmna pun berada termasuk putri ku"@ ujar sang bunda menitikkan air matanya
di markas
Enzi bobo dan para anggotanya sedang berusaha melacak keberadaan Andres dan Arsyla yg hilang tanpa jejak
__ADS_1
" kemana mereka ini kenapa membuat dunia menjadi heboh dan Andres letak koordinasi di sini tapi kenapa ngilang gitu aja "@ujar Enzi yg bingung karna pasal nya letak koordinasi Andres berada di belakang markas tapi kenapa tak ada petunjuk lain setelah itu
xela dan Felly yg baru sampai pun langsung pergi ke belakang markas
" apa ada petunjuk zi"@ ujar Felly
" belum nona bersih tanpa ada jejak "@ ujar zi tak lama pesan masuk dari Ridwan
💌
jangan terkecoh itu bukan titik keordinasi yg sebenarnya titik koordinat yg tepat ada di danau yg tak jauh dari markas Utara tenang lah aku bersama bie
" syukurlah...bie tak sendri ada dwn bersama nya Andres kemungkinan diculik dan sipenculik mengecoh titik koordinat ny dan sekarang pertanyaan yg harus dipecahkan kenapa si penculik ngulik Andres "@,ujar Felly
" besar kemungkinan karna orang yg jadi petunjuk sudah berada di kami nona tadi pagi Andres membawany kemarkas kemungkinan mereka pun sama" mengincar orang itu dan menculik Andres hanya sebagai umpan timbal balik"@ ujar Enzi masih sambil berjalan mengarah kedanau bagian utara
" hemm 😊 ternyata pintar jg ya orang" bermain licin tak kusangka dan tak ku duga "@ ujar Axela yg sambil mengamati danau itu dengan gerakan mata yg cepat Axel menangkap bahwa ada orang dibalik pohon itu
dengan bidikan yg tepat orang itu jatuh
" kau hebat sampai mengecoh kami semua "@ ujar Felly
sinis
" tapi sayang nya kami lebih dulu melangkah kedepan 2 jalur di depan kalian "@ ujar xela
dan tak lama kemudian datang lh CeViKA sheyla Bella Reyna Alex Axel dan yg lain
" bagaimana apa ada petunjuk "@ ujar Axel
" bie dengan dwn kemarkas mereka... kita susul tapi seblm itu aku minta untuk kalian ber7 jangan menggunakan kekuatan kalian yg kalian punya karna aku tak mau membuat dunia heboh "@ ujar xela
__ADS_1
"hemm kami pun tak kan memakainya dengan sembarangan bocah"@ujar Alex sinis dan mendapatkan plototan dari xela
"sudah ayo kita bergerak aku tak ingin bie terluka sedikitpun "@ujar Arkansas yg mulai khawatir tentang adikny