Hijabagent

Hijabagent
part132


__ADS_3

Skip


Keesokan paginya, Setelah selesai Sholat subuh


Arsy keluar dari kamar dan berjalan turun kebawah Azka yang baru saja Pulang bersama para pria menatap kearah Arsy


Sayang mau kemana " Tanya Azka tatkala Melihat Arsy turun dengan Membawa tas kecil


Mau kepasar pagi mas, belanja untuk di restoran sama didapur " Ujar Arsy lembut


Sendiri " Tanya Sean


Mana mungkin aku di izinkan mereka ber5 untuk pergi sendiri mas, Aku akan pergi dengan Bibik dan 2 Orang yang berkerja di Restoran " Ujar Arsy


Mas ikut " Ujar Azka


Gak usah mas toh cuman sebentar, lagi pula kamu harus banyak istrahat untuk besok operasi, dan Nanti juga kan mereka semua datang, aku hanya membeli beberapa belanjaan " Ujar Arsy yang membujuk Azka tak ikut


Biar aku saja yang ikut " Ujar Seorang yang berada di atas tangga


Aku ikut hon " Ujar Sean tak mau kalah


Terus anak kau siapa yang jaga Hon " Ujar Selena menatap Sang suami


Sean menghela nafas panjang


Baiklah aku akan dirumah, tapi ingat ho" Ujar Sean belum Sempat menyelesaikan perkataannya sudah dipotong oleh Selena


Aku sudah memiliki anak Sean , " Ujar Selena menekan setiap kata


Sean menyengir


Ya sudah, sebaiknya kita berangkat, Aku tunggu kau diluar Len " Ujar Arsy diangguki oleh Selena


Ya aku tak ambil tas ku dulu " Ujar Selena dan berjalan ke atas menuju kamarnya


Sayang, yakin gak mau mas temenin" Ujar Azka lirih


Yakin mas, toh cuman kepasar ini " Ujar Arsy tersenyum di balik niqabnya


Bagaimana kalau saya saja yang menjaga Nyonya, Tuan " Ujar Bobo


Seperti nya aku hanya Belanja sayuran Bobo, bukan alat untuk berperang jadi tak perlu menjaga atau mengawal " Ujar Arsy terkekeh


Tak lama Selena sudah berada disamping nya


Ayo " Ujar Selena Diangguki oleh Arsy


Ayo bik, Kami berangkat Assalamualaikum " Ujar Arsy di ikuti oleh Selena


di depan pintu


Kita baik motor aja, Bibik Sama Mereka berdua Naik mobil Pick up Aja " Ujar Arsy


baik Non" Ujar Bibik


Ayo Len, kita naik motor itu" ujar Arsy


Let's go Baby" ujar selena semangat


Didalam mansion


Saya akan mengikuti nyonya tuan" ujar Enzi yang mengerti kegundahan hati bosnya itu


Pergilah, rekam semua kegiatan mereka " Ujar Sean diangguki oleh Enzi ia pun segera keluar dari Rumah itu menyusul Mereka


Malvin Hendra dan Hendry hanya menggelengkan kepalanya saja


Kau terlalu Posesif bang " Ujar Hendru

__ADS_1


Aku takut jika Kakakmu, kenapa kenapa ndru " Ujar Azka


membuat mereka terkekeh


itu tidak akan terjadi, " Ujar Hendra


...----------------...


Sejuknya bie, huh " ujar selena menikmati udara segar di pagi hari


tak butuh waktu lama mereka sudah sampai di pasar


Kalian Bertiga belanja Kebutuhan restoran, bibik dengan ku dan Selena, Belanja kebutuhan Dapur " Ujar Arsy


Baik Non " Ujar mereka


Mereka pun berpencar


Non bibik cari bawang bawang dulu ya " Ujar Sang bibik


Baik bik, aku tak kesana Cari lauk dulu " Ujar Syaci diangguki oleh bibik


Selena dan Arsy pun berjalan ketempat pasar ikan


Wih, bie ini Ikannya masih fress dan Besar besar, " Ujar Selena tersenyum


Ya jelas dong, tuh liat nelayan langsung Mengoper hasil tangkapan mereka ke si penjual, disini sistemnya begitu, jika Hasil penangkapan harus segera dijual dan si penjual langsung di dagangkan agar kualitas sayuran atau ikan seperti ini masih fress " Ujar Arsy diangguki oleh Selena


Mang Din, Sila mintak Ikan Tuna nya ya " Ujar Arsy


berapa neng kayak biasanya " Ujar Si penjualan


5 Kali lipatnya mang " Ujar Arsy


Tumben neng lagi ada acara ya " Ujar Si mamang


kebetulan Keluarga lagi kumpul" Ujar Arsy


Bie, udang itu juga mau " Ujar Selena


ah tidak a' bibik sedang belanja yang lain ini saya di temani oleh Kakak saya dan Saudara suami saya " Ujar Arsy yang melihat Enzi berjalan kearah mereka


Suami, " Ujar Pria itu


Ekhem, Bie Apa butuh bantuan " Ujar Enzi


Ah tidak, Enz , tapi boleh juga mintak kau telponkan mas Azka dia ingin lauk apa nanti " Ujar Arsy


Baik, saya akan Menelpon suami kau dulu , " Ujar Enzi


Ku pastikan, Azka Tidak akan diam dirumah menunggu " Ujar Selena berbisik


Maaf a' Saya duluan assalamualaikum " ujar Arsy ia pun menarik Tangan Selena pergi


Neng arsila tunggu " ujar pemuda itu ia ingin mengejar Arsy namun Enzi lebih dulu menahan nya


Jaga sikap anda, Dia sudah memiliki suami " ujar Enzi tajam


Bukankah selama ini dia janda anak satu sejak kapan dia sudah menikah " Ujar Pria itu


Istriku tidak pernah menjanda, aku dengan nya masih sah Kami tidak pernah bercerai ," Ujar Seseorang yang berada di telpon itu yang memang sengaja di lospeker


oleh Enzi


pria itu terkejut, namun dia bisa merubah rasa terkejutnya dengan sebuah senyuman menyeringai


Ampir 3 Tahun Sila tinggal disini dan selama itu dia membesarkan anaknya sendiri, aku tau pastinya kau memaksa dia agar kembali kepada anda, dengan beralaasan anak " Ujar pria itu sengit


Kau " Ujar Enzi naik pitam, Ia langsung meninju pria itu membuat pasar yang tadi ramai sibuk dengan urusan masing masing menjadi Riuh karena Enzi menghajar pria itu

__ADS_1


Bre*gsek kau , " Ujar Enzi Ingin melayangkan tinjunya namun Suara Yang ia kenal menghentikan aksinya


Denzio Hentikan " Ujar Suara lembut namun tegas membuat Laki laki itu diam ia menghempaskan tubuh pria itu


Sayang Pulang sekarang " Ujar Azka yang masih terhubung dengan Hp Enzi,Dan didengar oleh Mereka


Arsy menghela nafasnya


Bik, bibik yang belanja sendiri gak papa kan " Ujar Arsy menatap wanita paruh baya yang ada disampingnya


Tak apa Non, sebaik nona berdua pulang saja " Ujar Bibik diangguki oleh Selena Dan Arsy


Ayo, pengacau pulang" Ujar Selena menarik kerah baju Enzi


Duh nyonya, jangan seperti ini, dia yang mulai duluan yang " celoteh Enzi


Diam Enz" Ujar Arsy dingin


mereka keluar dari pasar dan pergi dari sana


Sesampainya dirumah Arsy masuk lewat belakang membawa belanjaan yang beberapa ia beli tadi


Diruang tamu


Dimana Istriku enzi " tanya Azka


Dia lewat belakang " Ujar Enzi


hanya diangguki oleh Azka, iapun menjalankan kursi roda nya kearah dapur


Saat dia sudah sampai di ujung dapur Ada pergerakan kecil dari belakang


Baba, jangan marahi Umma, Umma pasti sekarang sedang kesal " Ujar Anak kecil itu menghampiri Azka


Baba tidak akan memarahi umma Nak, hanya ingin bertemu dan memastikan umma nya Azzam baik baik saja " Ujar Azka tersenyum mengelus Kepala sang putra


Sedangkan di dapur Arsy Diam, ia mengeluarkan barang nya dan menaruh barang itu ke kulkas


Nona kenapa, tidak biasanya Nona diam seperti ini dan lagi suasananya kok jadi merinding gini sih " Bisik pelayan itu ke temannya


Sssttt " Ujar temannya


Kalian keluar lah sebentar " Ujar Azka yang baru masuk kedapur namun masih mendengar bisikan Pelayan itu


Baik tuan " Ujar mereka dan keluar dari dapur


Azka berdiri dari kursinya dan tertatih tatih berjalan kearah Sang istri yang sibuk memasukkan belanjaan dikulkas


Sayang maaf" Ujar Azka lirih ia duduk dilantai memeluk sang istri dengan lembut


Sayang jangan diam, maafin mas pria itu yang " Ujar Azka terpotong dengan perkataan Arsy


Aku tau mas kamu berfikir aku akan berpaling, jika memang aku ingin sudah sejak dulu aku berpaling dengan laki laki lain, " Ujar Arsy


Ia melepaskan pelukannya dan berjalan tanpa menoleh sang suami ia berjalan keluar


jangan temui aku, sebelum hati mu benar-benar yakin atas diriku " Ujar Arsy pergi dari sana


Arggggh, Azka kenapa kau bodoh sekali sih, Sudah tau istrimu lebih sensitif sekarang ini " rutuk Azka dengan mengacak rambutnya kasar ia berdiri dan tertatih tatih berjalan kearah Kursi roda


ia pun menjalankan kursi roda nya kearah pintu dapur


Boy kamu masih disini " Ujar Azka terkejut melihat sang putra masih didepan pintu dapur


Umma menangis Baba, Baba tidak menepati janji baba " Ujar Azzam dingin


Membuat Azka menelan Selvianya dengan susah


tatapan tajam yang dimiliki sang putra sama dengan tatapan milik Arsy padahal mereka tak sedarah

__ADS_1


Baba mintak maaf nak, " Ujar Azka menunduk


Umma bilang Umma butuh istirahat jangan diganggu " Ujar Azzam berlalu pergi dari hadapan Azka


__ADS_2