Hijabagent

Hijabagent
part27


__ADS_3

dengan motor besar berwarna putih



seorang gadis melaju dengan kecepatan sedang melajahi teriknya matahari menuju perkampungan


dengan santai dia memarkir motor whity ny didepan warung makan dan masuk mencari tempat duduk paling pojok dekat dengan persawahan


" nyaman "@ gumam ny sambil tersenyum dan meresapi angin yg Sepoi Sepoi menghantam wajahnya


tak berselang lama datang 2 pria menghampiri nya


"assalamualaikum nona "@ ujar salah satu dari mereka


"waAlaikum salam jangan terlalu formal bang "@ ujarnya tersenyum


" duduk lah nikmati saja dulu setelah itu baru kita mulai biar gk terlalu tegang ya gak bang andres "@ ujar Dy menekan nama salah satu dari mereka


" iii..yaa nona eh Arsy"@ gugup andres


tak berselang lama pesanan pun datang



" nih makanan nya udah Dateng jadi kita makan dulu klo kurang pesen lagi aja "@ujar Arsy


" nemen klo ini kurang syl sebanyak ini apa ya abis"@ ujar Enzi


" klo gx abis ya dibagiin sama yg lain lah kok repot to bang udah makan dulu"@ ujar Arsy


setelah selesai makan


" mbk "@ ujar Arsy memanggil salah satu pelayan


" iya de ada yg bisa saya bantu"@ ujar pelayan itu


" ini yg gx dimakan tolong bungkusin sama yg tadi ya mbk dan ini buat mbk"@ ujar arsy sambil memberikan uang 5lembar uang seratus kepada pelayan itu yg memang sedari tadi Dy yg melayaninya sedangkan kawan"nya hanya santai didalam

__ADS_1


" de gak usah ini jg terlalu banyak "@ ujar gadis itu menolak


" GPP mbk ini tips buat mbk "@ujar Arsy sambil memaksa


"udah MBK ambil aja Rezki MBK jangan ditolak pamali "@ ujar Enzi


" makasih ya dek "@ tersenyum dan langsung membereskan makanan dan pergi


" jadi bisa dijelaskan bang Andres"@ ujar Arsy menatap lurus ke arah persawahan


" maaf nona saya akui ini keteledoran saya tak menjaganya dengan baik"@ ujar Andres menunduk


" hanya itu kau tau mereka semua ingin menghajar mu saat itu jg jika aku tak datang tepat waktu bang"@ ujar Arsy dengan nada tenang


" maaf nona maaf saya terlalu sangat lalai saya mengakuinya nona dan saya sedang berusaha mencarinya "@ ujar Andres


" apa sudah ada tanda"nya atas usaha mu bang"@ ujar Arsy tersenyum menatap nya


hanya gelengan kepala yg dijawab oleh Andres


" iya dek apa yg bisa saya bantu "@ dengan tersenyum menatap Arsy


"rumah MBK dimana jauh ya dari sini "@tanya Arsy


" gak kok dek gx jauh dari sini de maaf ada apa ya de"@ ujar pelayan itu


" gk kok kak cmn tanya aja... apa disekitar rumah MBK ada kontrakan... MBK kebetulan teman saya ini sedang mencari kontrakan untuk Dy tinggal"@ ujar Arsy masih dengan senyuman nya dan membuat Enzi dan Andres bingung untuk apa Dy bertanya dan menyuruh salah satu dari mereka tinggal di kontrakan


" oh ada de kebetulan di samping rumah MBK ada kontrakan yg kebetulan salah satunya belum ada yg isi"@ ujar pelayan itu


" ya sudah nanti Dy (menunjuk arah Andres) ikut MBK buat liat" kontrakan itu ya "@ ujar Arsy tersenyum menatap nya dan mendapat anggukan dari pelayan itu


" makasih MBK "@ ujar Arsy dengan tulus


" iya dek saya harusnya bilang terimakasih maaf ya saya tinggal dulu "@ ujar pelayan itu karna terdengar suara panggilan ya ada pelanggan yg datang tak jauh dari Dy dengan anggukan Arsy menjawabnya


"jadi selesaikan dengan cepat Dy ada di salah satu kontrakan itu aku tak mau dia lolos LG bang Dy petunjuk itu Dy blm pergi kemana" semenjak lolos

__ADS_1


karna reyna menyebarkan poster Dy jadi bergerak lah dengan cepat seblm Dy didapatkan oleh orang lain"@ ujar Arsy dengan tajam setelah itu Dy berdiri


" bang Enzi pesenan yg ku pesan tolong kasih ke Abang" yg lain aku pergi duluan assalamualaikum"@ ujar Arsy pamit


" bagaimana Dy bisa mendapatkan info sedemikian cepatnya zi sedangkan kita sudah berusaha melacaknya dari beberapa Minggu yg lalu blm jg ada hasilnya"@ ujar Andres bingung


"kau terlalu menganggap gadis" seperti mereka itu tak bisa apa" hanya mengandalkan dan hanya menyuruh saja bukan dan liat dengan remehan mu dy mendapatkan nya dengan mudah"@ sindir Enzi lalu pergi tak lupa Dy mengambil pesanan yg dibicarakan Arsy tadi


" MBK tolong antarkan teman saya itu ya nanti... kasian Dy blm dapat tempat tinggal dsini "@ ujar Enzi


"iya mas setelah ini sift saya selesai nanti saya antar"@ ujar pelayan tersebut sambil tersenyum


Enzi keluar dari warung itu matanya menatap ke arah mobil yg terpakir tak jauh dari nya dengan santai Dy melangkah kemobilnya dan melirik mobil itu


" sedang apa anda disini tuan Theo ingin mencari tau tentang apa yg dikerjakan oleh adik mu hahaha mustahil kau akan mendapatkan nya"@ ujar Enzi dan melajukan mobilnya pergi


sedangkan didalam warung seseorang sedang mencari adiknya ya pria itu adalah Theo Dy mendapatkan info dari orang suruhan ny bahwa adiknya ada dsini dan saat ini Dy mencari nya setiap sudut warung itu Dy jelajahi namun tak ada tanda" bahwa adiknya dsini


" apa Dy salah memberikan info tentang arsy atau Arsy sudah pergi tapi motor yg digunakan nya masih terpakir di luar "@ gumam Theo tak lama


Andres dan pelayan itu melewati nya tak sengaja Andres melihat Theo


" tuan Theo ternyata benar dy disini apa mencari nona hahaha mana bakal ketemu wong orang ny sudah pergi dari tadi"@ batin Andres smirk dan langsung pergi menggunakan motor yg dipakai Arsy tadi ya tadi Arsy memberikan kunci motornya untuk dipakai oleh Andres dan Dy pergi menggunakan mobil yg dipakai oleh salah satu anak buah Enzi ya Dy sudah tau bahwa Theo mengawasi nya saat Dy keluar dari mansion Wijaya


seorang pelayan mendatangi nya


"maaf tuan ini ada titipan dari pria yg baru saja keluar dari sini"@ ujar pelayan itu ya sebelum keluar Andres menitipkan pesan untuk Theo itupun atas printah dari enzi


"jika anda mencari adik anda itu akan membuang waktu anda dengan sia Sia tuan karna kaca yg sudah retak sulit untuk disatukan begitupun dengan adik anda jadi jangan terlalu berharap kami akan menjaganya dengan ekstra agar kaca itu tak kan hancur berkeping"


" shiit Arsy sebegitu sulit nya Abang ingin mendekati mu de"@ ujar batin Theo dengan kesal Dy keluar dan menatap kearah parkir motor yg Dy sangat ingat bahwa ada motor putih disini dan itu milik adiknya sudah tak ada disana


" ya Allah sesulit ini agar aku bisa dekat dengan adik ku sesakit itu kah adik ku sampai semua orang menghalangi ku untuk menemuinya"@ ujar Theo menitikkan air matanya


✓[]✓]


"terkadang orang lain bisa seperti Keluarga yg menyayangi kita selayaknya kita adalah bagian dari mereka"

__ADS_1


__ADS_2