
"percepat mobil mu Sean"@ ujar Azka dengan tegas nya masih memeluk wanitanya dengan erat
"bertahan lah al ku mohon.. ya Allah selamatkan Dy ya Allah aku blm siap ya Allah "@ Isak Azka
sesampainya di rumah sakit
"dokter tolong selamatkan Dy dok ku mohon"@isak Azka
" iya tuan saya akan berusaha tolong tuan tunggu diluar kami akan melakukan tindakan"@ ujar dokter Fera
"siapa gadis ini kenapa Azka sampai seperti itu "@ujar batin Fera
"assalamualaikum nak ada apa sayang tumben jam segini nelpon bukan nya dsana pastinya sudah malam"@ ujar sang mama
"waAlaikum salam ma Arsyla ma"@ Isak Azka
"Arsyla kenapa nak "@ ujar sang mama yg mulai panik
"Dy terluka ma Dy ngilundingin Azka tadi ma ma tolong Dy ma hiks hiks"@ Isak Azka
"kamu tenang oke sekarang km dimana kok bisa kamu sama Arsy bukannya Dy masih di Indonesia"@ ujar sang mama yg bingung
"aku "@ blm sempat Azka melanjutkan perkataannya
"Azka Dy butuh donor darah A+ kondisinya sangat kritis ka"@ ujar Fera panik
"ambil darah saya Tante saya mohon Tante selamatkan Dy Tante Fera saya mohon"@ ujar Azka terisak sambil memohon
__ADS_1
sedangkan telpon sang mama yg masih tersambung pun kaget
"itu Fera kan berarti Azka di Indonesia hello nak hello ka"@ ujar sang mama
Tut Tut panggilan terputus
"aku sebaiknya ke rmh sakit sekarang biar jelas"@ ujar sang mama
sedangkan di lain tempat mereka semua sudah bisa berjalan walaupun masih lemas
" apa yg terjadi bobo kenapa wajah mu seperti itu"@ ujar Arlen
" dimana bie bo"@ ujar elen khawatir
"bie terluka Len bie kritis"@ ujar bobo tercekat
" jangan becanda kau bo"@ teriak xela
"gak mungkin adik ku gak mungkin terluka bo"@ histeris Shela
"bo kau becanda bukan "@ujar Kiki
" RS ***** jika kalian tak percaya"@ ujar bobo dan Dy pergi
kantor
" loe ngomong apa barusan dwn adik gua gx mungkin kritis wan loe mau gua bunuh sekarang"@ murka Axel
__ADS_1
" jika loe gx percaya liat sendri xel liat"@ ujar Ridwan yg terbawa emosi
" Sampek loe bercanda abis loe sama gua bang"@ ujar Alex
di mansion
" putriku dimana Enzi "@ ujar sang Ami yg baru saja sadar dari pingsannya ya mereka bertiga pingsan saat Arsy tak sadarkan diri dan darah dimana"
"maaf nyonya kami gagal menjaga nona muda"@ ujar Enzi menunduk
"nona muda kritis nona di RS****"@ ujar Andres
"apa yg kau katakan Andres "@ teriak sang papi
" leluconan macam apa ini Andres apa kau tak sayang dengan tubuh mu "@ murka sang baba
"maaf tuan tapi memang begitu adanya nona Arsy Sekarang berada di RS**** dengan tuan Azka dan kondisi nona Sekarang keritis"@ujar Enzi
" putri ku hiks hiks maafkan bunda nak hiks hiks"@ Isak sang bunda
"sebaiknya kita pastikan leluconan dari mereka berdua ini jika mereka berbohong siap" kalian berdua"@ ujar sang papi
di kediaman dirgantara
" gak pasti kau salah Rafi "@ ujar Theo
" tapi memang itu adanya tuan muda nona terluka dan sangat parah sekarang Dy di rs******"@ujar Rafi
__ADS_1
" jangan bercanda bang adik ku tu kuat mana mungkin Dy terluka"@ ujar Arga tajam
" saya tak mungkin menyampaikan hal yg berbohong tuan tapi memang nona arsyla terluka parah Dy dibawa oleh tuan Azka Nugraha"@ ujar Rafi tegas ya dia kesal dengan ketiga orang bos nya ini